Beda Level Sama Indonesia! Mayoritas Pemain Keturunan Malaysia Hanya Setara Pemain Lokalnya

spot_img

Ide untuk menaturalisasi pemain keturunan yang dilakukan Indonesia saat ini dinilai banyak pihak cukup sukses. Bahkan beberapa negara Asia Tenggara juga sepertinya ingin meniru cara ini. Tak terkecuali Malaysia. 

Malaysia sering mengandalkan pemain keturunannya, yang konon katanya memiliki kualitas lebih mumpuni. Namun, jika kita lihat lebih dalam, ternyata banyak pemain keturunan Malaysia yang sebenarnya hanya setara dengan pemain lokalnya, lho! Mengapa begitu? mari kita bahas bersama.

Namun, sebelum itu kalian bisa klik tombol subscribe dan nyalakan lonceng notifikasi terlebih dahulu agar tak ketinggalan konten terbaru dari Starting Eleven Story.

Memburu Pemain Naturalisasi

 

Belakangan ini, Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) tengah gencar memburu para pemain keturunan di Eropa. Pada awalnya, delapan nama telah diisukan akan segera diproyeksikan menjadi pemain Timnas Malaysia. Hal itu juga diperkuat lewat perkataan Sultan Johor, Tunku Mahkota Ismail Sultan Ibrahim yang mengungkapkan terdapat tujuh hingga delapan pemain keturunan masuk radar timnas Malaysia. 

Sangat percaya diri, FAM menjelaskan bahwa empat pemain di antaranya tinggal menunggu pengesahan dari Pemerintah Malaysia, sementara empat nama sisanya dalam proses administrasi. Proses naturalisasi beberapa pemain ini untuk mendapat paspor Harimau Malaya juga dikabarkan sudah berada di tahap akhir. 

Kabar ini juga diperkuat oleh pernyataan pelatih Malaysia asal Australia, Peter Cklamovski. Setidaknya ada tiga pemain naturalisasi baru akan bergabung dengan Malaysia dalam waktu dekat. Sisanya menyusul pada Juni mendatang. 

Namun ternyata angin segar ini hanya harapan palsu belaka. Sebab, tak kurang dari dua bulan, Federasi Sepakbola Malaysia seperti diterjang banjir bandang yang memupuskan harapan mereka. Pemerintah Malaysia menolak proyek yang disusun FAM dan memilih untuk tidak melanjutkan proses naturalisasi delapan pemain keturunan itu dengan alasan tidak sesuai regulasi.

“Secara umum, kriteria untuk memilih pemain yang dinaturalisasi adalah telah bermain di liga nasional selama setidaknya lima tahun berturut-turut di bawah naungan Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM),” demikian pernyataan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Malaysia dikutip dari Malaymail.

Malaysia Umumkan Skuad Terbaru

Proyek untuk naturalisasi pemain baru Malaysia ditolak, alhasil pelatih Timnas Malaysia, Peter Cklamovski kembali memanggil pemain yang sebelumnya memperkuat skuad Harimau Malaya. Sejumlah 27 nama resmi diumumkan untuk berlaga di putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Nepal. 

Puluhan nama tersebut kombinasi pemain lokal dan pemain naturalisasi, mirip seperti Timnas Indonesia yang juga sudah mengumumkan skuad dengan 27 pemain. Namun, bagi Malaysia masih ada tiga pemain keturunan yang disebut-sebut juga akan bergabung dengan skuad Harimau Malaya.

Ketiga pemain tersebut harus menunggu karena proses naturalisasi yang masih berlangsung alias belum selesai. Menurut Peter Cklamovski, tiga pemain keturunan itu baru akan bergabung pekan depan.

Pemain Keturunan Dalam Skuad dan Kritik untuk Malaysia

Dari 27 nama itu, Peter juga memanggil dua pemain abroad Malaysia. Dion Cools yang bermain di Buriram United dan Endrick Dos Santos yang bermain di Ho Chi Minh City. Dion Cools mendapatkan panggilan lagi untuk Malaysia setelah absen di Piala AFF 2024 akhir tahun kemarin. Tak hanya itu, pelatih asal Australia itu juga turut memanggil pemain naturalisasi lainnya seperti Mohamadou Sumareh, Romel Morales dan Matthew Davies. 

Pemanggilan Mohamadou Sumareh ini justru menimbulkan perdebatan baru bagi para fans Harimau Malaya. Striker kelahiran Gambia itu hanya tampil sembilan kali di semua kompetisi musim ini dengan torehan hanya satu gol. Adanya Romel Morales juga sepertinya belum memberi harapan besar bagi fans Malaysia.

Padahal Romel sudah mencatatkan 6 gol dari 15 pertandingannya bersama Johor Darul Ta’zim. Endrick Dos Santos juga bisa dibilang tak berbeda jauh dengan para pemain lokal. Sebab dia baru bisa mencetak 2 gol dalam 16 pertandingannya bersama Hoi Chi Minh di Liga Vietnam. 

Menurut media Malaysia, Harian Metro hanya Dion Cools saja yang mempunyai Grade B. Ucapan ini juga diamini oleh pakar sepakbola Malaysia, Zakaria Rahim. Menurut Rahim, hanya ada tiga pemain keturunan yang masih layak membela Malaysia secara kualitas. Mereka adalah Dion Cools, Matthew Davies, dan Nooa Laine.

Ironisnya dan yang lebih memalukannya lagi, Malaysia sebenarnya akan menambah dua pemain keturunan, tapi justru belum juga membela Timnas Malaysia, keberadaan mereka dicibir. Hector Hevel dan Jon Irazabal akan segera mengantongi paspor Malaysia. Namun dua pemain ini malah kualitasnya dianggap tak beda jauh dari pemain-pemain lokal Malaysia.

Betapa tidak? Keduanya cuma main di liga-liga kelas teri di Eropa. Kita mulai dari Hector Hevel. Ia hanya bermain di kasta kedua Liga Portugal bersama Portimonense SC. Udah gitu, ia jarang dimainkan. Musim ini Hevel baru bermain enam kali. Satu-satunya yang mungkin bisa dibanggakan dari pemain ini adalah ia pernah satu tim dengan Denzel Dumfries di Timnas Belanda U-21.

Kalau sekadar pernah satu tim dengan pemain terkenal mah, Thom Haye juga bisa. El Prof bahkan pernah satu tim dengan Memphis Depay dan Nathan Ake. Sementara satu nama lain, Jon Irazabal juga tak kalah medioker. Pemain ini memang kelahiran Bilbao, Spanyol, tapi sekarang cuma memperkuat Sabah FK, klub kasta tertinggi di Liga Azerbaijan. Memang kasta tertinggi, tapi kompetisi Azerbaijan berada di ranking 34 UEFA. Berada di bawah Latvia dan Armenia.

Kemediokeran dua pemain itu bahkan diakui oleh media Malaysia sendiri, Harian Metro. Media itu menyebut Hector Hevel dan Jon Irazabal hanya berada di Grade B. Bahkan mereka menyebut kualitas kedua pemain tersebut tak jauh berbeda dengan para pemain lokal di Liga Malaysia. Tak hanya itu, Harian Metro juga menyebut bahwa kualitas para pemain naturalisasi tersebut jauh di bawah level yang dimiliki Timnas Indonesia.

Netizen Malaysia Kecewa

Kondisi ini tentu sangat membuat pencinta sepakbola Malaysia kecewa. Tak hanya kecewa, mereka juga semakin iri dengan kiprah mulus PSSI dalam mendatangkan pemain keturunan. Pecinta sepakbola Negeri Jiran ini berduyun-duyun menumpahkan kekecewaan setelah Malaysia mengumumkan daftar pemain untuk Kualifikasi Piala Asia 2027 itu.

Di Instagramnya, unggahan akun FAM diserbu warganet yang menyayangkan komposisi skuad racikan Peter Cklamovski tersebut. Hampir semua netizen Malaysia melontarkan kekecewaan yang sama, yakni tidak ada tambahan pemain keturunan asing untuk menambah kekuatan pasukan Harimau Malaya.

Menanggapi kekecewaan fans Malaysia, CEO Harimau Malaya, Rob Friend meminta para suporter Timnas Malaysia untuk bersikap realistis atas kesulitan PSSI Malaysia dalam mencari pemain keturunan. Dia mengakui bahwa menaturalisasi pemain keturunan untuk tim nasional tidak seperti semudah membalikkan telapak tangan dan tidak semudah merekrut pemain untuk klub. 

Rob mengakui bahwa rencana FA Malaysia merekrut para pemain keturunan adalah untuk membangun program jangka panjang, bukan hasil singkat yang hanya untuk memuaskan hati suporter.

Mantan pemain asal Kanada ini pun menyinggung Timnas Indonesia yang masif menaturalisasi pemain. Dia menyebut, kemudahan Erick Thohir dalam menarik pemain keturunan ada kaitannya dengan besarnya jumlah penduduk Indonesia jika dibandingkan dengan Malaysia.

 “Kita harus realistis, Malaysia bukan Indonesia, jumlah penduduknya jauh lebih banyak dari Malaysia dan penduduk Indonesia tersebar ke seluruh dunia,” katanya dilansir dari BolaSport. Perkataan ini mungkin hanya bentuk kecemburuan atas kesuksesan Timnas Indonesia dalam merekrut pemain berkualitas.

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru