Asal Usul Tendangan Rabona

spot_img

Dalam permainan sepak bola, ada berbagai macam skill yang bisa dilatih, salah satunya adalah skill rabona. Skill ini sering menghiasai permainan indah nan menghibur para aktor lapangan hijau.

Secara umum, teknik menendang rabona merupakan cara menendang dengan menggunakan kaki primer yang disilangkan ke belakang kaki terlemah. Meski tampak mudah, kalian harus tetap berhati-hati jika ingin pamer skill yang satu ini.

Jika berhasil, maka penonton akan berdecak kagum. Namun jika gagal, kalian hanya akan malu dan bahkan bisa membuat kaki keseleo.

Rabona kerap dipakai bukan hanya untuk pamer skill, tetapi juga untuk memberikan umpan manis atau bahkan untuk mencetak gol yang tidak biasa.

Seperti pada gol cantik yang dicetak oleh Erik Lamela ke gawang Asteras Tripolis di fase grup Liga Europa 2014/15, sekilas gol tersebut tampak seperti gol pada umumnya. Namun, dalam tayangan ulang, Lamela menggunakan sebuah teknik spesial, yakni menembak bola dengan kaki kiri yang disilangkan ke belakang kaki kanannya. Gol itupun dinobatkan sebagai gol terbaik Eropa pada musim tersebut.

Setelah ditelusuri, teknik itu dilaporkan muncul pertama kali pada tahun 1948 dalam partai Liga Utama Argentina antara Estudiantes de la Plata dengan Rosario Central. Dalam satu kesempatan, striker Estudiantes bernama Ricardo Infante mampu mencetak gol dari jarak sekitar 35 meter menggunakan gaya kaki menyilang itu.

Sebuah majalah sepakbola Argentina, El Grafico, kemudian menerbitkan kartun yang menggambarkan gol tak lazim Infante itu dengan judul “El infante que se hizo la rabona”. Nama Infante sendiri dalam bahasa Spanyol berarti bocah, sementara rabona diambil dari hacerse rabona, sebuah ungkapan khas rgentina, yang berarti membolos sekolah.

El grafico sendiri memakai judul tersebut untuk menggambarkan seorang Infante telah melakukan sesuatu yang penuh tipu daya, layaknya seorang bocah yang membolos sekolah.

Dari situlah nama rabona lahir dan digunakan sebagai istilah rujukan untuk menyebut tendangan seperti yang dilakukan Infante.

Meski penyerang Argentina tersebut dinobatkan sebagai orang pertama yang melakukan teknik rabona. Namun, justru banyak orang yang lebih mengenal Rabona dalam diri Pele, pada tahun 1957, karena Pele sukses melakukan gerakan Rabona pertama yang berhasil di dokumentasikan.

Infante sendiri mengakui bahwa ia tidak mendapat kredit atau pujian seperti yang diharapkannya. Dia mengungkap bahwa saat itu televisi masih sangat jarang dan hanya ada sedikit media yang meliput pertandingan.

Hingga kini, sudah banyak pemain yang melakukan teknik tersebut. Alvaro Recoba, Ronaldinho, Cristiano Ronaldo, hingga Angel di Maria menjadi nama-nama beken yang sering melakukan skill rabona.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru