Apa Yang Dimaksud Versatile Dalam Sepakbola?

  • Whatsapp
Apa Yang Dimaksud Versatile Dalam Sepakbola?
Apa Yang Dimaksud Versatile Dalam Sepakbola?

Setiap orang tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ada orang yang mungkin pandai di suatu bidang tertentu, namun ketika di tempatkan di bidang yang lain ia tidak terlalu mahir. Kendati demikian, tuntutan zaman adakalanya membuat setiap orang harus memiliki banyak keahlian. Tidak hanya satu bidang saja yang ia kuasai, namun lebih dari itu. Hal ini juga berlaku bagi setiap pemain sepakbola. 

Kita sudah ketahui bersama bahwa sepakbola saat ini telah alami banyak perkembangan di segala lini. Sepakbola modern menuntut setiap pemain untuk bisa bermain lebih dari satu posisi.

Bacaan Lainnya

Versatile, itulah sebutan bagi pemain yang mampu bermain di sejumlah posisi. Versatile artinya pemain mampu tampil sama baiknya di posisi lain yang bukan posisi naturalnya. Di era sekarang, pemain Versatile sangat dibutuhkan. Hal ini tak terlepas dari kebutuhan taktik dan strategi yang jauh lebih kompleks dibandingkan sepakbola jaman dulu. Versatility seolah menjadi kemampuan yang wajib dimiliki pemain sepakbola di era modern. Pemain yang memiliki kemampuan bermain tak hanya pada satu posisi bisa memberikan dimensi berbeda dalam permainan.

Seorang pelatih sepakbola akan sangat diuntungkan bila mempunyai pemain bertipe versatile. Apalagi klub yang dilatihnya mengikuti banyak kompetisi atau jadwal yang padat. Pemain versatile bisa diandalkan kapan saja. Pemain harus mau dan siap ditempatkan di posisi manapun. Membangun skuad menjadi mudah karena pemain model seperti itu.

Dengan mahir bermain di berbagai posisi, pemain semacam ini sangat dibutuhkan bila sebuah tim dalam keadaan terdesak, misalnya banyaknya pemain yang alami cedera atau akumulasi kartu. Tim pelatih tentu tidak akan kebingungan bila banyak pemain yang cedera atau akumulasi kartu, sebab adanya pemain bertipe versatile.

Di era sepakbola modern seperti sekarang, pemain bertipe versatile cukup banyak ditemui dibandingkan dulu. Satu yang paling populer adalah Joshua Kimmich. Pemain asal Jerman tersebut sejatinya adalah gelandang bertahan. Posisi ini ia tempati sejak membela akademi Stuttgart. Namun demikian, seiring berjalannya waktu, Kimmich juga sering ditempatkan di posisi bek kanan ataupun bek tengah. Kimmich sama baiknya saat ditempatkan di berbagai posisi tersebut. Peran tersebut ia jalani saat bersama Bayern Munchen asuhan Pep Guardiola maupun di timnas Jerman.

Selain Kimmich, pemain versatile lainnya adalah James Milner. Dalam beberapa musim terakhir, Milner menjadi figur penting bagi Liverpool. Dia memang tidak selalu menjadi pilihan utama, tetapi selalu siap ketika tim membutuhkan. Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp sangat senang dengan Milner sebab kemampuannya dalam bermain di banyak posisi. Milner bisa bermain sebagai winger, gelandang, dan bek sayap. Kehadiran pemain seperti Milner amat penting untuk memuluskan perubahan strategi pelatih saat laga berjalan.

Pemain lain yang berstatus versatile adalah David Alaba di Bayern Munchen. Alaba sebelumnya terkenal sebagai seorang wing back kiri yang hebat, namun ketika Pep Guardiola menangani Die Roten, pemain asal Austria itu dapat berubah sebagai seorang bek tengah yang tangguh. Guardiola sendiri menjadi salah satu juru taktik yang dapat mengenalkan pemain versatile ini dengan jelas. Sosok asal Spanyol ini memang gemar merubah posisi pemain dari posisi aslinya. Dan tak jarang, pemain yang diubah posisinya itu tampil bagus.

Saat menangani Bayern, selain Alaba dan Kimmich, Philipp Lahm yang sudah multi posisi karena dapat bermain sebagai bek kanan maupun kiri dibuat menjadi gelandang bertahan yang hebat. Di Barcelona, Guardiola memiliki Mascherano, Lionel Messi, dan Cesc Fabregas. Sedangkan saat di Man City, Guardiola memiliki Oleksandr Zinchenko dan Bernardo Silva.

Mantan striker timnas Inggris, Wayne Rooney juga dikenal sebagai pemain versatile. Ia dikenal sebagai striker dan tak ada yang menyangka pemain ini punya kapasitas untuk berubah posisi. Dalam beberapa tahun akhir karirnya, Rooney lebih sering dimainkan sebagai gelandang serang karena visinya sayang jika disia-siakan. Bahkan dia sempat menjadi gelandang jangkar pada akhir musim 2015/16, bahkan bersama Timnas Inggris. Permainannya tergolong baik, walau Rooney sepertinya tak akan jauh-jauh lari dari pos gelandang serang atau striker.

Selain nama-nama yang telah disebutkan, para pemain lain yang dikenal karena bisa memerankan dengan baik di berbagai posisi adalah Emre Can, Saul Niguez, Ashley Young, Thomas Muller, dan Daley Blind. Jangan lupakan pula nama John O’shea. Eks pemain MU itu bisa bermain dengan sama baiknya di posisi bek tengah, kanan dan kiri. 

Intinya, pemain dengan tipe versatile ini sangat penting sekali ada di sebuah kesebelasan sepakbola. Pelatih tak perlu pusing jika punya banyak pemain bertipe semacam ini. Pelatih bisa mengubah taktik atau mengatur strategi dengan leluasa dan adanya pemain versatile ini menjadi sebuah keuntungan sendiri bagi suatu kesebelasan.

Sumber Referensi : Panditfootball, Quora, Libero, Kompasiana,

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *