Mengapa Bench Pemain Cadangan & Pelatih Menggunakan Kursi Mobil Sport?

  • Whatsapp
Mengapa Bench Pemain Cadangan & Pelatih Menggunakan Kursi Mobil Sport?
Mengapa Bench Pemain Cadangan & Pelatih Menggunakan Kursi Mobil Sport?

Salah satu fasilitas yang harus ada di arena sepakbola profesional adalah bangku pemain cadangan atau (bench pemain).

Namun, tahukah kamu jika deretan kursi yang terletak di pinggir lapangan itu bukanlah bangku biasa?

Bacaan Lainnya

Kursi bangku pemain cadangan memang punya desain yang terbilang unik. Tak seperti jaman dulu yang menggunakan kursi plastik, saat ini kursi bangku cadangan tim-tim sepakbola kelas atas didesain lebih empuk dan nyaman, tak tanggung-tanggung desainnya mengadopsi dari jok mobil sport mahal.

Percaya tak percaya harga untuk satu kursi itu bisa mencapai 3.500 pounds atau setara Rp 67,9 juta. Harga yang relatif sepadan untuk sebuah kenyamanan. 

Lalu, bagaimana awal mula ide bangku cadangan yang seperti jok mobil sport itu muncul?

Awal mula munculnya bangku pemain mahal itu berawal dari keluhan seorang pelatih Kaiserslautern pada era 90-an, Karl-Heinz ‘Kalli’ Feldkamp. Feldkamp mengungkapkan jika punggungnya terasa pegal setelah menduduki kursi yang terbuat dari plastik.

Atas kejadian itu, Ulrich Putsch, memutuskan untuk menempatkan kursi baru di bench, khusus untuk Feldkamp. Perlu diketahui, jika Ulrich Putsch adalah pendiri sekaligus pemilik Recaro, sebuah perusahaan asal Jerman yang memproduksi kursi mobil dan pesawat. Selain itu, Putsch juga bagian dari jajaran direksi tim peraih trofi Bundesliga musim 1997/98.

Lantaran dinilai ‘kurang elok’ jika hanya menempatkan satu bangku khusus, maka Ulrich memutuskan untuk mengganti seluruh bangku cadangan dengan kursi mobil balap. 

Setelah itu, pada musim 1990/91 FC Kaiserslautern resmi tercatat sebagai klub pertama yang menggunakan jok mobil balap sebagai bangku cadangan pemain dan staf kepelatihan, tepatnya di Bundesliga, kasta teratas sepakbola Jerman.

Namun, keberadaan kursi mobil balap tersebut ternyata menimbulkan tim-tim yang bertandang ke Fritz-Walter-Stadium jadi iri. Menariknya, keirian mereka justru membuat perusahaan Recaro menuai banyak keuntungan.

Pasalnya, tim-tim tersebut jadi ikut-ikutan mengganti bangku cadangan mereka dengan jok balap. Selain itu, pada tahun 1994 produk buatan Recaro mulai menjadi tren di seluruh dunia. Bahkan, dari tahun ke tahun, banyak tim yang mengikuti langkah Kaiserslautern. 

Salah satu perwakilan perusahaan dari Recaro, Tilman Schaefer, mengatakan :

“Tim lain menjadi sangat bersemangat. Mereka memesan bangku dari kami (Recaro), sehingga menjadikan hal ini menjadi proyek penjualan khusus selama bertahun-tahun,”.

Bahkan menurutnya, hal ini jadi semacam standar di sepakbola, termasuk stadion bisbol di Jepang, plus kursi kelas bisnis di stadion. Ditambahkan oleh Schaefer, bahwa di Eropa dan Jepang, Recaro menjadi pemasok terbesar.

Tak kurang dari 70 tim sepak bola, mulai dari Ferencváros Budapest, sampai tim kelas atas seperti Borussia Dortmund, Real Madrid dan Lyon menggunakan produk Recaro.

Selain didesain khusus agar yang duduk merasa sangat nyaman, jok balap itu juga dilengkapi pemanas kursi untuk musim dingin. Tak heran jika kursi mobil balap tersebut mampu memberikan efek yang positif bagi setiap pemain maupun staf kepelatihan. Bahkan ada yang beranggapan bahwa penggunaan kursi mobil balap tersebut berdampak positif terhadap performa pemain.

Jadi bukan hal aneh jika kalian melihat staf pelatih, khususnya pemain, duduk berlama-lama di bangku pemain, seolah enggan beranjak selama pertandingan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *