Apa Kabar Dong Fangzhuo, Pemain China Pertama Yang Tampil Untuk MU?

spot_img

Ada saja cerita unik yang menyelimuti dunia sepakbola. Kali ini, meski sudah tergolong lama, pemain bernama Dong Fangzhuo pernah membuat geger warga Asia karena menjadi pemain asal China pertama yang tampil bersama Manchester United.

Tepat pada tahun 2004, dengan biaya senilai 500 ribu pounds, Dong Fangzhuo resmi menjadi pemain China pertama yang tampil untuk Manchester United.

“Dong dibeli pada waktu yang tepat, tetapi dia jauh dari mapan. Dia baru berusia 18 tahun dan hanya bermain beberapa kali saja di liga. Aku merasa kalau perekrutan Dong hanya untuk meningkatkan penjualan kaus United di sana,” kata Brandon Chemers, pemimpin redaksi Wild East Football (via bleacher report)

Setelah bergabung dengan Manchester United, dia tidak bisa langsung bermain untuk tim senior karena masalah izin kerja. Karena masalah itu pula, dia lebih dulu dipinjamkan ke tim divisi bawah Liga Belgia.

Bersama klub Belgia tersebut, Dong bermain baik. Pada musim pertamanya, ia membuat tujuh gol dari 22 pertandingan. Ia bahkan menjadi top skor klub pada musim keduanya dengan torehan 18 gol dan mencetak dua hattrick.

Pada tahun 2006, setelah izin kerja keluar, Dong Fangzhuo mendapat peluang untuk kembali ke United. Benar saja, United memberi kontrak kepadanya sampai tahun 2010, dan membuatnya dipulangkan ke Old Trafford. Dong merasa begitu senang karena berkesempatan main bersama tim sekelas MU. Sebaliknya, MU juga tampak yakin dengan bakat yang dimiliki Dong.

Namun sayang, semua harapan tersebut seketika sirna. Entah mengapa, Dong tidak pernah bisa bersaing dengan nama-nama seperti Wayne Rooney, Cristiano Ronaldo, Alan Smith, dan Ole Gunnar Solskjaer.

“Dong itu punya segalanya. Secara fisik, Dong punya kekuatan, kecepatan, dan lain-lain. Ferguson bahkan mengatakan kepada ku bahwa Dong adalah pemain luar biasa yang akan sempurna untuk Inggris. Ferguson bahkan menyebutnya sebagai pemain eksplosif,” kata Su Maozhen, penguji Dong ketika melakukan trial di United.

Kualitas bagus nyatanya tidak mampu membawa Dong masuk ke dalam persaingan. Dia hanya empat kali tampil dan tidak pernah mencetak gol. Memasuki musim 2008/09, Dong bahkan tidak diberi nomor punggung lagi, setelah nomor 21 yang dikenakannya diberikan kepada Rafael.

Sebuah perjalanan yang sangat singkat untuk seorang pemain Asia yang dikontrak oleh Manchester United.

Seperti yang sudah disinggung, Dong hanya mendapat kesempatan tampil dalam beberapa pertandingan saja. Dia tercatat pernah mendapatkan kesempatan tampil sebagai starter saat Manchester United bertemu dengan Chelsea di Liga Inggris. Ia tampil selama 73 menit di laga yang berakhir 0-0 itu.

Kemudian, pada kompetisi Liga Champions, Don diberi menit bermain kurang lebih 20 menit saat Manchester United bermain imbang 1-1 melawan AS Roma. Lalu, di Piala Liga Inggris, dia bermain penuh ketika Manchester United berhadapan dengan Coventry City. Saat itu Setan Merah tumbang dengan skor 0-2.

Setelah karirnya terbengkalai di Manchester, Dong kemudian pulang ke Cina untuk kembali bermain bersama Dalian Shide. Akan tetapi, pengalamannya bersama United dan Royal Antwerp seolah tidak berguna ketika kembali ke Cina. Dalam dua musim, Dong tidak bisa mencetak gol yang membuat namanya tidak lagi dipercaya untuk memperkuat tim nasional.

Namun, dalam hal ini, MU merasa tidak dirugikan dengan gagalnya Dong tampil bersama skuat utama Setan Merah. Dilaporkan, sejak awal MU ternyata telah membuat perjanjian dengan Dalian. MU meminta biaya transfer untuk dikembalikan bila mereka tidak senang dengan penampilan Dong. Dalian menyanggupinya karena yakin Dong bakal bersinar di Old Trafford.

Melihat performa Dong, MU tentu saja tidak puas. Dan sesuai perjanjian, Dalian pun harus mengembalikan uang yang mereka setor sebelumnya. Jadi MU sama sekali tidak rugi secara finansial.

Dari MU, Dong kembali ke Dalian Shide. Meski tergolong gagal, Dong sendiri selalu merasa bangga pernah bergabung dengan MU.

“Aku tidak frustasi. Selama bertahun-tahun, banyak pemain bertalenta yang meninggalkan klub. Itu kesempatan yang langka bagi pemain manapun bermain di MU, jadi saya sangat bangga,” katanya.

Sejak pergi dari MU, entah kemanapun itu, nasib Dong selalu berjalan tanpa arah. Dia selalu gagal, meski telah bermain bersama Legia Warsaw, Portimonense, hingga melancong jauh bersama Mika, kesebelasan Liga Armenia. Kegagalan ini mempengaruhi mentalnya yang membuat Dong menjadi pemain yang temperamen.

Dalam karirnya, ia tercatat pernah dihukum karena memberi jari tengah kepada pendukung Beijing Institute of Technology setelah ditarik oleh pelatih karena mendapat kartu kuning. Dia juga tak jarang keluar malam dan melakukan kebiasaan yang tidak seharusnya dilakukan oleh para pesepakbola.

Sejak tahun 2015, Dong tercatat tidak memiliki klub hingga putuskan pensiun pada tahun 2016 silam.

Beberapa hal kurang menyenangkan juga sempat melanda Dong akibat karir yang tidak terlalu cemerlang. Pada tahun 2016, Dong secara mengejutkan muncul di salah satu acara televisi di Tiongkok. Wajah Dong berubah. Mantan pesepak bola itu mengaku terpaksa melakukan operasi plastik untuk memodifikasi wajah karena sering diejek masyarakat Tiongkok.

Ia diejek masyarakat Tiongkok karena tidak sukses berkarir sepak bola di Eropa.

Kini, Dong tengah mencoba untuk menularkan pengalaman sepak bolanya kepada anak-anak, beberapa di antaranya berkebutuhan khusus. Dia mencoba untuk melatih anak-anak di Kota Xiamen, Fujian, China. Dia berharap agar bisa membawa kebahagiaan kepada anak-anak tersebut.

Dia mengaku sangat mendapatkan kepuasan tersendiri ketika menularkan ilmunya, terlebih kepada anak-anak yang berkebutuhan khusus.

“Aku merasakan kemurnian mata dan hati mereka. Dan meskipun mereka mungkin memiliki beberapa keterbatasan fisik, jenis konsentrasi, keseriusan mereka. Gairah itu benar-benar menggetarkan,” ujarnya.

https://www.youtube.com/watch?v=ZUQSMziFMTI&t=7s

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru