Antony Investasi Bodong MU, Titik!

spot_img

El Gasing, begitulah para fans Manchester United menjuluki Antony di media sosial. Dibeli dengan uang yang tak sedikit, yakni 95 juta euro atau lebih dari Rp1,6 triliun pada tahun 2022, Antony dinilai belum sebanding dengan uang yang dibayarkan Manchester United ke Ajax. Yang dia tahu hanya skill muter-muter andalannya.

Erik Ten Hag menganggap penandatanganan Antony bisa membantu merevolusi Setan Merah yang sedang kehilangan jati diri sejak ditinggal Sir Alex Ferguson. Sayang, ambisi yang diusung oleh sang pelatih tak diindahkan oleh Antony.

Ia justru menghancurkan reputasinya sendiri di Manchester. Pemain bernomor punggung 21 itu hanya bagus di awal sebelum akhirnya jadi bahan gunjingan fans dan pengamat sepakbola yang mulai muak. Lantas, sudah layakkah menyebut Antony sebagai investasi bodong Manchester United?

Awal yang Menjanjikan

Di penghujung waktu bursa transfer musim panas 2022, Manchester United berhasil merampungkan transfer Antony dari Ajax Amsterdam. Dengan waktu yang terbilang mepet, pemain yang berasal dari Brazil itu tak bisa masuk skuad United di laga pembuka musim 2022/23 menghadapi Leicester City.

Antony baru tersedia di laga kedua saat Setan Merah bertandang ke Emirates Stadium guna menantang Arsenal. Ten Hag pun langsung menarik keluar nama Cristiano Ronaldo dan memasukan nama Antony ke starting line-up. Ia dipasang di sebelah kanan, berseberangan dengan Jadon Sancho yang bermain di sektor kiri.

Terlihat begitu menjanjikan ketika melihat Antony menyisir sisi kiri pertahanan Arsenal. Pemain kelahiran tahun 2000 itu memanfaatkan lebar lapangan guna memecah konsentrasi bek lawan. Pergerakan Antony membuat Oleksandr Zinchenko dipaksa mengover area yang lebih luas sehingga dia kewalahan.

Tak butuh waktu lama bagi Antony untuk membuat penonton yang hadir berdecak kagum. Baru 35 menit berada di lapangan, Antony sudah merobek jala gawang Aaron Ramsdale guna membawa United unggul di babak pertama. Sayang, dengan alasan rotasi, Antony ditarik keluar menit 58.

Tak berhenti di situ, Antony kembali mencetak gol di dua pertandingan berikutnya melawan Manchester City dan Everton. Dengan catatan tiga gol dalam tiga pertandingan awal, Antony langsung jadi buah bibir. Ia dianggap sebagai kepingan yang selama ini hilang. Beberapa media menganggap kalau kengototan Ten Hag untuk mendatangkannya itu adalah keputusan terbaik pada musim itu.

Ternyata Cuma Sesaat

Namun, di tengah harapan fans yang mulai membumbung tinggi, Antony justru tak mampu memenuhi gairah tersebut. Usai mencetak gol ke gawang Everton, pemain asal Brazil itu absen cukup lama dari daftar pencetak skor untuk Manchester United. Di Liga Inggris, ia baru mencetak gol lagi kala United menang 2-0 atas Nottingham Forest bulan April 2023.

Itu berarti Antony tak berkontribusi apa pun untuk Manchester United selama lebih dari 21 pekan di musim 2022/23. Jika dilihat statistiknya, Antony justru lebih sering absen dan tak terlihat dari skuad. Tercatat, sembilan kali Antony tak muncul di skuad Manchester United musim tersebut. Alasannya cedera, tapi tak ada kejelasan cedera apa yang dialami sang pemain.

Secara keseluruhan, Antony mencatatkan 44 penampilan di semua kompetisi musim 2022/23. Dalam periode tersebut, Antony hanya mencetak delapan gol dan tiga assist. Itu jadi statistik yang tak memuaskan bagi siapa pun yang menjadi bagian dari Manchester United.

Gaya Bermain Antony 

Sebetulnya hal semacam ini sudah bagaikan tradisi di dalam keberlangsungan hidup Manchester United. Tak sekali dua kali, Manchester United terbilang sering mendatangkan pemain mahal namun justru akhirnya flop. 

Namun, Antony ini patut diberikan perhatian lebih serius lagi. Daripada dianggap sebagai pesepakbola, Antony justru lebih dikenal sebagai pria yang menunjukan aksi akrobatik di lapangan. Antony dianggap sebagai sosok yang bisanya cuma memamerkan aksinya mengolah si kulit bundar tanpa visi dan misi bermain yang jelas.

Bahkan berkat aksi nyelenehnya itu, salah satu legenda Manchester United, Paul Scholes tak ragu menyebut Antony seorang badut. Bagaimana tidak? Antony kerap asik sendiri dengan bola yang berada di kakinya. Permainannya kurang efisien. Bola yang seharusnya bisa diolah dengan satu atau dua sentuhan, justru ia putar ke kiri, ke kanan, bahkan sesekali memutar seperti gasing.

Tentu tak ada yang melarang jika pemain sepakbola menunjukan kebolehannya dalam mengolah bola. Apalagi Antony berasal dari Brazil yang memang dikenal kerap mencampurkan unsur tarian samba ke dalam sepakbola. Tapi ya harus diimbangi dengan produk akhir yang bagus juga. Entah itu umpan kunci, crossing, assist, atau syukur-syukur bisa jadi gol.

Tapi yang dilakukan Antony sedikit berbeda. Pengambilan keputusannya belum matang. Ia seperti lebih berfokus untuk melewati lawan ketimbang harus bermain taktis dan efisien dalam menciptakan peluang dari sektor sayap. Jadi, Manchester United sering kehilangan momentum untuk mencetak gol ketika bola sudah di kaki Antony.

Selain tanpa visi, Antony juga dikenal sebagai pemain yang tempramental. Emosinya tak bisa dikontrol. Ia kerap menampilkan emosi yang berlebih apabila keputusan wasit tak berpihak padanya. Jika ini terus dipertahankan, emosi Antony bisa jadi bom waktu yang siap meledak kapan pun dan bisa merugikan timnya sendiri.

Komentar Legenda

Nyatanya performa Antony yang jauh di bawah standar tak hanya disadari oleh Paul Scholes saja. Beberapa legenda MU yang lain juga memberikan komentar negatif terhadap performa Antony. Andy Cole contohnya. Dilansir Goal, mantan penyerang Manchester United itu berkomentar sambil menempatkan dirinya apabila menjadi rekan Antony di lini depan. 

“Apakah Antony menciptakan ruang bagi rekan setimnya? Tidak juga. Apakah ia berkontribusi dengan mencetak gol? Tidak juga. Jika saya bermain sebagai penyerang tengah dan tak mendapat umpan cukup serta punya rekan seperti Antony, saya tentu tak akan senang,” ucap Andy Cole.

Rio Ferdinand dan Gary Neville lebih pedas lagi. Keduanya mempertanyakan keberadaan dan fungsi Antony di skuad Manchester United. Menurut mereka, pemain timnas Brazil itu dinilai tidak memiliki kontribusi lebih terhadap tim. Neville bahkan sempat menambahkan kalau uang puluhan juta euro yang diinvestasikan pada Antony berakhir mubazir.

Musim 2023/24 Makin Buruk

Dihujani kritik dan sindiran dari berbagai penjuru nyatanya tak membuat Antony Santos sadar diri. Bukannya memperbaiki performa, di musim 2023/24 performa sang pemain justru makin awur-awuran. Antony makin sulit menunjukan performa apiknya karena sering tak masuk skuad utama Manchester United.

Nama baiknya makin hancur karena Antony tak kunjung mencetak gol di musim 2023/24. Sudah memainkan 21 pertandingan di semua kompetisi, Antony belum sekalipun mencetak gol maupun assist untuk Setan Merah. Gol terakhirnya tercipta pada 16 April 2023 saat United menaklukan Nottingham Forest 2-0.

Melihat itu Ten Hag pun pasang badan. Menurutnya, keringnya gol Antony musim ini disebabkan oleh beberapa hal. Selain kondisi fisik yang belum 100% fit, Antony juga diganggu oleh permasalahan di luar lapangan. Seperti yang kita ketahui, di awal musim ini Antony sempat dikaitkan dengan kasus kekerasan terhadap mantan kekasihnya. Itu membuat konsentrasi sang pemain terganggu.

Tapi, mau sampai kapan Ten Hag pasang badan untuk pemain kesayangannya itu? Jika Ten Hag terus mentolerir pemain yang performanya jeblok, maka kredibilitas sang pelatih lah yang harus dipertaruhkan. Tampaknya, sudah waktunya Sir Jim Ratcliffe yang mengambil tindakan. Karena Antony telah membuat klub rugi besar. 

Sumber: Goal, The Sun, Team Talk, Transfermarkt

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru