Alejandro Garnacho Harus KELUAR dari Manchester United!

spot_img

Hanya butuh satu rezim presiden untuk menghancurkan sebuah negara. Sedangkan kalau di sepak bola hanya butuh satu rezim pelatih untuk merontokkan harapan seorang pemain. Demikian yang dialami Alejandro Garnacho. Musim 2023/24, Garnacho masih menjadi primadona saat MU dilatih pria berkepala licin.

Bahkan Garnacho meraih penghargaan Puskas Award berkat gol saltonya ke gawang Everton. Jika presiden bisa digulingkan lewat kudeta, seorang pelatih bisa disingkirkan begitu saja oleh klub. Setelah Erik ten Hag keluar, Ruben Amorim datang. Alejandro Garnacho kehilangan sentuhan terbaiknya.

Tak usah jadi dukun untuk bilang bahwa Garnacho telah habis di Manchester United. Jika talentanya tak mau terbuang begitu saja, Garnacho harus keluar dari MU. Namun malangnya, situasi yang lebih rumit dari kasus ijazah palsu sedang melahap Garnacho. Apa yang terjadi?

Diperpanjang Kontraknya hingga 2028

Sekitar Maret 2025 lalu, hidup indah dengan kucuran gaji tak sekecil UMR Banjarnegara menyapa Garnacho. Lembaran kontrak yang disodorkan pihak klub ia baca dan ia tanda tangani. Kontrak itu berisi penawaran untuk tetap bertahan di Manchester United hingga 2028. Kalian tahu berapa gaji yang akan diterima Garnacho? 50 ribu poundsterling per pekan.

Jumlah itu kurang lebih setara dengan Rp1,1 miliar. Dengan gaji sebanyak itu, sebulan sekali Garnacho bisa membeli satu unit rumah di daerah Lenteng Agung. Hanya bertahan di Manchester United sampai 2028, Garnacho juga tak perlu memikirkan macam-macam, termasuk biaya sekolah anaknya.

Manchester United merasa perlu memperpanjang kontrak Garnacho karena sang pemain memiliki determinasi yang luar biasa, terutama saat dilatih Erik ten Hag. Tapi Ten Hag jelas berbeda dengan Ruben Amorim. Bukan hanya yang satu gundul, yang lainnya tidak. Namun juga lantaran Amorim tak melihat perlu ada Garnacho di timnya.

Gejolak Usai Gagal di Final Liga Eropa 2025

Gejolak terjadi setelah Manchester United terkapar di final Liga Eropa musim 2024/25. Hubungan Garnacho dan Amorim memanas. Di final itu sendiri, Garnacho sebetulnya dimainkan. Ia masuk di babak kedua tapi tak lebih berfungsi dari tutup botol.

Laporan BBC menyebut, Amorim mengatakan pada Garnacho kalau kariernya di Manchester United telah habis. Dan kalian tahu apa yang paling menyakitkan? Pernyataan itu dilontarkan kepada Garnacho di depan rekan-rekan setimnya di Manchester United. Imam Syafi’i saja pernah berpesan bahwa menasehati seseorang di depan orang lain adalah bentuk pelecehan, apalagi ini.

Yang dilakukan Amorim bukan hanya menasehati, tapi seakan memecat Garnacho di depan khalayak ramai. Barangkali saking frustrasinya kali ya, Mas Amorim kelepasan bilang begitu. Dari sisi Garnacho memang dia tidak cocok dengan skema sang pelatih. Tapi apakah cuma itu masalahnya?

Dicemooh Fans

Harga cabai mahal bukan sebatas karena banyak yang suka makanan pedas sebagaimana masalah Garnacho tak sesederhana apa yang terlihat dari luar. Garnacho bukan cuma berselisih dengan Amorim, sebab nyatanya fans Manchester United juga sudah berubah pandangannya terhadap Garnacho. Semula fans memuja-muji Garnacho, tapi kini berbalik membencinya.

Ego yang seluas samudera membuat Garnacho dikritik oleh fans. Beberapa kali kita tahu, Garnacho menunjukkan permainan yang egois di atas lapangan. Ia enggan berbagi bola. Bahkan ketika posisi temannya lebih terbuka untuk mencetak gol.

Fans bahkan menyebutnya lebih buruk dari Jadon Sancho. Unggahan-unggahannya di media sosial menjadi sasaran empuk fans United yang otaknya kadang masih tertinggal di lemari kelurahan, untuk menghina, mencibir, dan mencaci maki Garnacho.

Perpecahan dengan Ruben Amorim serta fans yang tak lagi menaruh percaya padanya, kendati boleh jadi tidak semuanya begitu, cukup untuk mendorong Garnacho agar ia keluar dari Manchester United. Buat apa bertahan di klub yang hobi menghancurkan potensi pemain? Mending seperti Scott McTominay atau Antony yang akhirnya kembali gacor di tempat lain.

Ketertarikan Napoli

Di situasi itu, sejatinya muncul ketertarikan dari klub lain yang, seharusnya, lebih besar dan lebih baik dari Manchester United. Tak main-main, klub itu adalah Napoli, sang juara Liga Italia musim lalu. Setelah sukses dengan Scott McTominay, Aurelio de Laurentiis yang “i”-nya harus ditulis dua, tampaknya kebacut tresno dengan pemain MU.

Presiden Partenopei itu yakin, dengan pindah ke Estadio Diego Armando Maradona, performa terbaik Garnacho akan kembali. De Laurentiis yakin kecepatan dan bakat Garnacho sangat berguna buat Napoli. Pria yang juga produser film itu juga sampai mencemooh MU karena tak becus memaksimalkan potensi Garnacho.

Pelatih Napoli, Antonio Conte juga kabarnya telah lama kesengsem pada Garnacho. Ia melihat penggemar Cristiano Ronaldo itu sebagai pengganti yang tepat untuk Khvicha Kvaratskhelia. Well, dengan munculnya berita ketertarikan dari presiden dan pelatih Napoli, apakah tim ini akhirnya mengajukan tawaran ke MU?

Sejumlah media Inggris termasuk Mirror dan Manchester Evening News melaporkan bahwa Partenopei telah meminta United melepas Garnacho di angka 45 juta poundsterling. Setan Merah sendiri, yang pada Maret lalu memperpanjang kontrak Garnacho, mengubah rencana untuk menjual sang pemain demi proyek baru Ruben Amorim.

Tapi melepas pemain yang kontraknya baru akan habis tiga tahun lagi dengan nominal tersebut tidak pernah terpikirkan oleh Setan Merah. United mematok harga lebih tinggi untuk sang pemain, yakni 70 juta poundsterling. Walau begitu, tidak menutup kemungkinan MU akan melepas Garnacho di angka 60 juta poundsterling.

Masih cukup mahal untuk pemain yang akan dibuang. Angka 45 juta poundsterling sejatinya sudah pas buat Garnacho. Jadi mestinya Setan Merah melepas saja Garnacho ke Napoli dengan banderol segitu. Tapi masalah berikutnya hadir. Apa itu?

Garnacho Masih Ingin Main di Inggris

Tak berapa lama setelah ketertarikan Napoli pada Garnacho muncul di media-media Inggris, pakar transfer kesayangan kita, Fabrizio Romano justru membantah klaim ketertarikan Napoli pada Garnacho. Mas Fab bilang, tidak benar Aurelio de Laurentiis memberi komentar tentang Garnacho.

Masih dari Mas Fab, bahwa Napoli ternyata tidak sedang mengerjakan kesepakatan untuk Garnacho. Di tubuh United sendiri, rekan setim Garnacho, Amad Diallo masih berharap pemain Timnas Argentina itu bertahan di Old Trafford. Lalu bagaimana dengan Garnacho itu sendiri?

Dari sudut pandang Garnacho, ia terbuka untuk meninggalkan Setan Merah. Namun dasar pemain problematik, yang jadi persoalan, Garnacho memang bersedia keluar dari Manchester United namun ia masih ingin bermain di Liga Primer Inggris.

Kalau begitu, Garnacho tinggal pindah ke klub lain di Liga Inggris, dong?

Nggak semudah itu, Malih!

Garnacho nggak mau pindah ke klub seperti Bournemouth dan Fulham. Pindah ke salah satu dari dua tim itu adalah penurunan karier. Sementara tim-tim raksasa seperti Liverpool, Tottenham Hotspur, atau Manchester City tidak tertarik pada Garnacho. Sang spesialis runner-up juga tak sekalipun melihat Garnacho sebagai opsi menarik.

Justru Arsenal mendatangkan Noni Madueke untuk menambah daya gedor di sektor sayap. Ada sih satu yang kabarnya tertarik, yakni Chelsea. The Blues bisa menjadi opsi bagi Garnacho untuk tetap bermain di level tertinggi Liga Inggris. Tapi persoalannya, The Pensioners hanya bilang tertarik tapi saat narasi ini ditulis, belum mengajukan tawaran apa pun pada Manchester United.

Opsi terakhir cuma Napoli. Untuk bisa keluar dari tempat yang lebih menyiksa dari neraka wail, Garnacho mesti berharap agar Napoli benar-benar mengajukan tawaran untuk membawanya ke Naples. Siapa tahu ditangani Antonio Conte, penampilan Garnacho pulih kembali. Eh, tapi kan, dia nggak mau main di luar Inggris? Yaelah… repot banget dah ah.

Sumber: Goal, Detik, MEN, ESPN, Goal, UIF, BBC, Mirror, TNT, utddistrict

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru