Nasib 11 Pemain Yunani yang Menjuarai Euro 2004

spot_img

Yunani mengejutkan semua orang ketika bisa menjuarai Euro 2004. Perjalanan negeri para dewa di turnamen tersebut hampir terasa seperti mitos yang tidak akan terulang lagi. Gilanya lagi, Yunani berhasil memenangkan Euro setelah mengalahkan Portugal di final dengan skor 1-0.

Padahal Portugal adalah tim unggulan yang diperkuat bintang seperti Luis Figo dan Cristiano Ronaldo. Ditambah lagi, Portugal juga merupakan negara tuan rumah Euro 2004. Bisa dibayangkan berapa banyak orang yang kalah taruhan pada saat itu?

Tapi, pertanyaan yang lebih menarik adalah bagaimana nasib para pemain Yunani setelah mereka berhasil menjuarai Euro? Berikut daftar nasib 11 pemain Yunani yang pernah menjuarai Euro 2004.

Antonis Nikopolidis

Yang pertama adalah sang penjaga gawang andalan, Antonis Nikopolidis. Ia tampil hebat bersama Yunani selama Euro 2004. Dirinya bahkan terpilih sebagai penjaga gawang terbaik di turnamen tersebut. Ia tentu jadi penjaga gawang terbaik Yunani sepanjang masa, apalagi setelah mencatatkan 90 penampilan bersama negaranya.

Setelah Euro berakhir Nikopolidis pindah dari klubnya, Panathinaikos ke Olympiacos. Di klub tersebut ia bertahan sampai tahun 2011, dimana usianya sudah mencapai 40 tahun saat itu. Setelah pensiun, Nikopolidis sempat menjadi asisten pelatih Olympiacos. Ia juga sempat melatih timnas U-21 Yunani hingga tahun 2019.

Giourkas Seitaridis

Di posisi bek kanan ada Giourkas Seitaridis. Ia mencuri perhatian setelah penampilan apiknya di Euro 2004. Kemampuannya menjaga Thierry Henry dan Cristiano Ronaldo membuat ia dilirik klub besar. Saat itu bahkan dirinya dikaitkan dengan raksasa Spanyol, Real Madrid. Namun, ia akhirnya berlabuh ke Portugal untuk memperkuat FC Porto.

Kiprah Seitaridis di Porto tidak terlalu lama. Dirinya hanya bertahan satu tahun di sana sebelum pindah ke klub Rusia, Dynamo Moscow. Lalu sempat pindah ke Atletico Madrid sebelum akhirnya pensiun di tahun 2013.

Traianos Dellas

Fakta menarik dari mantan bek tengah AS Roma ini, ia adalah satu-satunya pemain yang pernah mencetak silver goal di pertandingan antar-negara. Silver goal adalah peraturan dimana tim yang bisa mempertahankan keunggulan sampai babak pertama atau babak kedua perpanjangan waktu berakhir, adalah pemenangnya.

Dellas mencetak gol tersebut di laga semifinal melawan Republik Ceko dan membuat Yunani melangkah ke babak selanjutnya. Dari kejadian itu pula yang menyebabkan silver goal dihilangkan. Sebab dianggap tidak adil ketika Dellas yang mencetak gol di babak pertama perpanjangan waktu langsung membuat Yunani menang. Tidak memberikan kesempatan Republik Ceko untuk membalas di babak kedua.

Terlepas dari itu, Gol Dellas menjadi penyelamat Yunani. Setelah menjuarai Euro, Dellas masih tetap di AS Roma sampai tahun 2005. Setelah di Italia, ia menghabiskan tujuh tahun sisa karirnya di klub-klub Yunani sebelum pensiun di tahun 2013.

Michalis Kapsis

Kapsis adalah duet Dellas di posisi bek tengah Yunani saat itu. Ia sudah berseragam timnas Yunani sejak 2003 sampai 2007, mencatatkan sebanyak 37 pertandingan di semua kompetisi. Setelah Euro 2004, ia berpindah-pindah klub sampai akhirnya pensiun di tahun 2012. Ada rumor mengatakan bahwa dirinya beralih profesi menjadi pemadam kebakaran setelah pensiun.

Takis Fyssas

Saat final Euro 2004, Takis Fyssas adalah pemain dari Benfica. Artinya Ia bermain di rumahnya sendiri, karena stadion yang digunakan untuk laga final adalah Stadion Benfica. Setelah Euro 2004 berakhir, ia masih bertahan di Benfica sampai tahun 2005. Lalu ia sempat pulang ke Yunani untuk membela Panathinaikos sebelum akhirnya pensiun di tahun 2008.

Setelah pensiun ia sempat menjadi direktur teknis tim nasional Yunani dan membantu timnas Yunani di Piala Dunia 2010. Di tahun 2019, ia terjun ke dunia politik dengan menjadi kandidat Partai Demokrasi di negeri para dewa itu.

Theo Zagorakis

Kapten Yunani saat itu sekaligus pemain terbaik Euro 2004, Theo Zagorakis. Ia sempat bermain untuk Leicester sampai tahun 2000. Setelah mengangkat piala Euro, ia pindah dari Athens ke Bologna. Hanya setahun di Italia, ia akhirnya balik ke Yunani untuk memperkuat PAOK sebelum akhirnya pensiun di tahun 2007.

Sama seperti Takis Fyssas, dirinya juga terjun ke dunia politik setelah pensiun dari dunia sepak bola. Di tahun 2021, ia terpilih menjadi presiden federasi sepak bola Yunani.

Angelos Basinas

Angelos Basinas adalah pemain yang memberikan assist di laga final melawan Portugal. Ia sudah mencatatkan 100 penampilan bersama tim nasional Yunani sepanjang karirnya dari tahun 1999 sampai 2009. Ia masih bermain untuk Panathinaikos setelah menjuarai Euro. Baru setahun kemudian, atau tepatnya di tahun 2005 ia pindah ke Mallorca.

Tiga tahun di Spanyol, ia kembali ke negaranya untuk memperkuat Athens. Ia sempat pindah ke Portsmouth di tahun 2009, tergabung dalam skuad Avram Gram mencapai final FA Cup. Namun malah terkena relegasi ke divisi kedua di musim setelahnya. Basinas akhirnya pensiun di tahun 2011.

Kostas Katsouranis

Kostas Katsouranis sudah membela Yunani di tiga Euro dan dua Piala Dunia. Yaitu di Euro 2004, Euro 2008, Piala Dunia 2010, Euro 2012, dan Piala Dunia 2014. Ia sudah Mencatatkan 116 penampilan bersama timnas selama 13 tahun dirinya berkarir.

Setelah menjuarai Euro 2004, dirinya masih setia bersama klubnya, Athens. Namun di tahun 2006 ia akhirnya pindah ke Benfica. Meskipun menandatangani kontrak selama 4 tahun, Kostas sudah hengkang dari Benfica di tahun 2009. Ia lalu kembali ke negaranya untuk bermain bersama Panathinaikos.

Setelah pensiun di tahun 2015, dirinya menjadi direktur teknis di klub pertamanya, Panachaiki. Hebatnya, Kostas sempat menjadi duta besar PBB meskipun kemudian mengundurkan diri setelah hanya satu tahun menempati posisi tersebut.

Stelios Giannakopoulos

Stelios, pernah bermain untuk Bolton Wanderers untuk jangka waktu yang cukup lama. Setelah menjuarai Euro 2004, dirinya masih setia bersama Bolton. Sampai di tahun 2008, ia pindah. Mengakhiri 5 tahun karirnya bersama Bolton untuk bergabung ke klub Inggris lainnya, Hull City.

Di Hull City, dirinya jarang sekali dimainkan. Hanya dua kali ia bermain di klub tersebut. Akhirnya, pada tahun 2009, ia pindah ke AEL Larissa di Yunani sebelum memutuskan untuk pensiun di tahun 2010. Setelah itu ia sempat menjadi presiden federasi sepak bola Yunani menggantikan mantan rekan setimnya, Antonis Nikopolidis. Lalu, Stelios sempat menjadi asisten pelatih timnas Yunani di tahun 2019.

Angelos Charisteas

Di klubnya Werder Bremen, Angelos Charisteas adalah penyerang pelapis yang sering menjadi pemain cadangan. Tapi di tim nasional Yunani, dirinya adalah pahlawan setelah mencetak gol di laga final melawan Portugal.

Tidak hanya di partai final, ia menjadi tumpuan serangan Yunani sepanjang turnamen. Di Euro 2004, hanya Milan Baros, Wayne Rooney dan Ruud van Nistelrooy yang bisa mengungguli torehan tiga golnya.

Performa apiknya di Euro 2004 membuat kepercayaan diri Angelos naik. Ia percaya dirinya akan menjadi andalan di Werder Bremen. Namun nyatanya tidak, Ia kalah saing dengan Miroslav Klose dan Ivan Klasnic.

Ia lalu pindah ke Ajax di tahun 2015, kemudian ke Feyenoord di tahun setelahnya. Angelos sempat pulang ke Yunani bersama Panathinaikos di tahun 2011. Namun di tahun setelahnya ia malah pindah ke klub Arab, Al Nassr. Di tahun 2022 ini ia menjadi wakil presiden kebijakan digital untuk wilayah Makedonia Tengah.

Zisis Vryzas

Zisis adalah penyerang utama skuad Yunani di Euro 2004, meskipun dirinya hanya mencetak satu gol di turnamen itu. Gol tersebut juga datang saat Yunani kalah melawan Rusia di babak grup.

Ia bermain untuk klub Fiorentina yang saat itu masih bergulat di Serie B. Sempat dipinjamkan ke Celta Vigo sampai tahun 2005. Sebelum akhirnya pulang ke klub pertamanya PAOK, sekaligus gantung sepatu di sana pada tahun 2008.

 

Sumber referensi: UEFA, Daily, Goal, Planet, Libero

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru