Yunani mengejutkan semua orang ketika bisa menjuarai Euro 2004. Perjalanan negeri para dewa di turnamen tersebut hampir terasa seperti mitos yang tidak akan terulang lagi. Gilanya lagi, Yunani berhasil memenangkan Euro setelah mengalahkan Portugal di final dengan skor 1-0.
🤔 Your earliest EURO memory?
🇬🇷 Greece at EURO 2004… pic.twitter.com/2UqzLs5zP0
— UEFA EURO 2024 (@EURO2024) May 19, 2020
Padahal Portugal adalah tim unggulan yang diperkuat bintang seperti Luis Figo dan Cristiano Ronaldo. Ditambah lagi, Portugal juga merupakan negara tuan rumah Euro 2004. Bisa dibayangkan berapa banyak orang yang kalah taruhan pada saat itu?
Tapi, pertanyaan yang lebih menarik adalah bagaimana nasib para pemain Yunani setelah mereka berhasil menjuarai Euro? Berikut daftar nasib 11 pemain Yunani yang pernah menjuarai Euro 2004.
Daftar Isi
Antonis Nikopolidis
Yang pertama adalah sang penjaga gawang andalan, Antonis Nikopolidis. Ia tampil hebat bersama Yunani selama Euro 2004. Dirinya bahkan terpilih sebagai penjaga gawang terbaik di turnamen tersebut. Ia tentu jadi penjaga gawang terbaik Yunani sepanjang masa, apalagi setelah mencatatkan 90 penampilan bersama negaranya.
🇬🇷 Who was Greece’s EURO 2004 hero?
👐 Antonis Nikopolidis
⏪ @EthnikiOmada pic.twitter.com/MP9ITZTNHy
— UEFA EURO 2024 (@EURO2024) June 24, 2020
Setelah Euro berakhir Nikopolidis pindah dari klubnya, Panathinaikos ke Olympiacos. Di klub tersebut ia bertahan sampai tahun 2011, dimana usianya sudah mencapai 40 tahun saat itu. Setelah pensiun, Nikopolidis sempat menjadi asisten pelatih Olympiacos. Ia juga sempat melatih timnas U-21 Yunani hingga tahun 2019.
Giourkas Seitaridis
Di posisi bek kanan ada Giourkas Seitaridis. Ia mencuri perhatian setelah penampilan apiknya di Euro 2004. Kemampuannya menjaga Thierry Henry dan Cristiano Ronaldo membuat ia dilirik klub besar. Saat itu bahkan dirinya dikaitkan dengan raksasa Spanyol, Real Madrid. Namun, ia akhirnya berlabuh ke Portugal untuk memperkuat FC Porto.
🇬🇷 Giourkas Seitaridis 🇬🇷
Seitaridis made his international debut at the young age of 20yo. He is known for his speed and lighting quick coverage, especially of Luís Figo and Cristiano Ronaldo during Euro 2004.
Follow us on IG for more info. #KingOttoMovie#GiourkasSeitaridis pic.twitter.com/8qinjg1JZ2
— King Otto Movie (@KINGOTTOMOVIE) February 22, 2022
Kiprah Seitaridis di Porto tidak terlalu lama. Dirinya hanya bertahan satu tahun di sana sebelum pindah ke klub Rusia, Dynamo Moscow. Lalu sempat pindah ke Atletico Madrid sebelum akhirnya pensiun di tahun 2013.
Traianos Dellas
Fakta menarik dari mantan bek tengah AS Roma ini, ia adalah satu-satunya pemain yang pernah mencetak silver goal di pertandingan antar-negara. Silver goal adalah peraturan dimana tim yang bisa mempertahankan keunggulan sampai babak pertama atau babak kedua perpanjangan waktu berakhir, adalah pemenangnya.
📅🇬🇷 Traianos Dellas’s extra-time winner sent Greece to the EURO final #OTD in 2004!
Your reaction? 😆😱😳#EURO2024 | @EthnikiOmada pic.twitter.com/SqHnKFdJPW
— UEFA EURO 2024 (@EURO2024) July 1, 2022
Dellas mencetak gol tersebut di laga semifinal melawan Republik Ceko dan membuat Yunani melangkah ke babak selanjutnya. Dari kejadian itu pula yang menyebabkan silver goal dihilangkan. Sebab dianggap tidak adil ketika Dellas yang mencetak gol di babak pertama perpanjangan waktu langsung membuat Yunani menang. Tidak memberikan kesempatan Republik Ceko untuk membalas di babak kedua.
Terlepas dari itu, Gol Dellas menjadi penyelamat Yunani. Setelah menjuarai Euro, Dellas masih tetap di AS Roma sampai tahun 2005. Setelah di Italia, ia menghabiskan tujuh tahun sisa karirnya di klub-klub Yunani sebelum pensiun di tahun 2013.
Michalis Kapsis
Kapsis adalah duet Dellas di posisi bek tengah Yunani saat itu. Ia sudah berseragam timnas Yunani sejak 2003 sampai 2007, mencatatkan sebanyak 37 pertandingan di semua kompetisi. Setelah Euro 2004, ia berpindah-pindah klub sampai akhirnya pensiun di tahun 2012. Ada rumor mengatakan bahwa dirinya beralih profesi menjadi pemadam kebakaran setelah pensiun.
Titular indiscutible en la zaga de la Grecia de 2004, el Girondins se lanzó a por él. Michalis Kapsis cumple 40 años. pic.twitter.com/C9YIW7YScj
— Julián Carpintero (@juli_carpintero) October 18, 2013
Takis Fyssas
Saat final Euro 2004, Takis Fyssas adalah pemain dari Benfica. Artinya Ia bermain di rumahnya sendiri, karena stadion yang digunakan untuk laga final adalah Stadion Benfica. Setelah Euro 2004 berakhir, ia masih bertahan di Benfica sampai tahun 2005. Lalu ia sempat pulang ke Yunani untuk membela Panathinaikos sebelum akhirnya pensiun di tahun 2008.
Here’s the latest piece I’ve written for the @SportsGazette – an interview with Greek legend Takis Fyssas
We talked about Greece’s chances in tonight’s playoff match, and how it was to win Euro 2004.#Greece #CROGRE #WorldCup https://t.co/p5PkvkKbYF… pic.twitter.com/QM1eYsWc4A
— Matt Horsman (@MattHorsman94) November 9, 2017
Setelah pensiun ia sempat menjadi direktur teknis tim nasional Yunani dan membantu timnas Yunani di Piala Dunia 2010. Di tahun 2019, ia terjun ke dunia politik dengan menjadi kandidat Partai Demokrasi di negeri para dewa itu.
Theo Zagorakis
Kapten Yunani saat itu sekaligus pemain terbaik Euro 2004, Theo Zagorakis. Ia sempat bermain untuk Leicester sampai tahun 2000. Setelah mengangkat piala Euro, ia pindah dari Athens ke Bologna. Hanya setahun di Italia, ia akhirnya balik ke Yunani untuk memperkuat PAOK sebelum akhirnya pensiun di tahun 2007.
Euro 2004 🏆🇬🇷
Greece captain Theo Zagorakis is the new chairman of the Greek FA.#Greece #Zagorakis https://t.co/AtA6jgN3C2 pic.twitter.com/8eurMHBELC— Derek Gatopoulos (@dgatopoulos) March 27, 2021
Sama seperti Takis Fyssas, dirinya juga terjun ke dunia politik setelah pensiun dari dunia sepak bola. Di tahun 2021, ia terpilih menjadi presiden federasi sepak bola Yunani.
Angelos Basinas
The goal that won Greece the 2004 EURO
In Greek, “Angelos” means “angel”
Angelos Basinas crossed, and Angelos Charisteas scored
From angel to angel, Greece ascended into football heaven
🏆🇬🇷🏆
🎥 : STEC#greece #Ελλάδα #Ελλαδα pic.twitter.com/gdEATgBTBS
— BocaGalactico™️ (@BocaGalactico) March 31, 2021
Angelos Basinas adalah pemain yang memberikan assist di laga final melawan Portugal. Ia sudah mencatatkan 100 penampilan bersama tim nasional Yunani sepanjang karirnya dari tahun 1999 sampai 2009. Ia masih bermain untuk Panathinaikos setelah menjuarai Euro. Baru setahun kemudian, atau tepatnya di tahun 2005 ia pindah ke Mallorca.
Happy 40th birthday to Angelos Basinas, ex #Panathinaikos and Euro 2004 winner with #Greece pic.twitter.com/MiXpwb7aJy
— Classic Football (@classic_1863) January 3, 2016
Tiga tahun di Spanyol, ia kembali ke negaranya untuk memperkuat Athens. Ia sempat pindah ke Portsmouth di tahun 2009, tergabung dalam skuad Avram Gram mencapai final FA Cup. Namun malah terkena relegasi ke divisi kedua di musim setelahnya. Basinas akhirnya pensiun di tahun 2011.
Kostas Katsouranis
Kostas Katsouranis sudah membela Yunani di tiga Euro dan dua Piala Dunia. Yaitu di Euro 2004, Euro 2008, Piala Dunia 2010, Euro 2012, dan Piala Dunia 2014. Ia sudah Mencatatkan 116 penampilan bersama timnas selama 13 tahun dirinya berkarir.
Happy 41st Birthday to the legend Kostas Katsouranis! 🎉
Club:
✔️ 636 games
⚽️ 107 goals
🏆 Taça da Liga 08/09
🏆 Greek Super League 09/10
🏆 Greek Cup 09/10International:
✔️ 116 games
⚽️ 10 goals
🏆 EURO 2004 pic.twitter.com/4DRdSQ2Pz0— Hellas Football (@HellasFooty) June 21, 2020
Setelah menjuarai Euro 2004, dirinya masih setia bersama klubnya, Athens. Namun di tahun 2006 ia akhirnya pindah ke Benfica. Meskipun menandatangani kontrak selama 4 tahun, Kostas sudah hengkang dari Benfica di tahun 2009. Ia lalu kembali ke negaranya untuk bermain bersama Panathinaikos.
Setelah pensiun di tahun 2015, dirinya menjadi direktur teknis di klub pertamanya, Panachaiki. Hebatnya, Kostas sempat menjadi duta besar PBB meskipun kemudian mengundurkan diri setelah hanya satu tahun menempati posisi tersebut.
Stelios Giannakopoulos
Stelios, pernah bermain untuk Bolton Wanderers untuk jangka waktu yang cukup lama. Setelah menjuarai Euro 2004, dirinya masih setia bersama Bolton. Sampai di tahun 2008, ia pindah. Mengakhiri 5 tahun karirnya bersama Bolton untuk bergabung ke klub Inggris lainnya, Hull City.
On this day, in 2004, Stelios Giannakopoulos and his son celebrated as Greece moved into the Euro 2004 final.#BWFC pic.twitter.com/Y69lxFiVBf
— Burnden Aces (@BurndenAces) July 1, 2017
Di Hull City, dirinya jarang sekali dimainkan. Hanya dua kali ia bermain di klub tersebut. Akhirnya, pada tahun 2009, ia pindah ke AEL Larissa di Yunani sebelum memutuskan untuk pensiun di tahun 2010. Setelah itu ia sempat menjadi presiden federasi sepak bola Yunani menggantikan mantan rekan setimnya, Antonis Nikopolidis. Lalu, Stelios sempat menjadi asisten pelatih timnas Yunani di tahun 2019.
Angelos Charisteas
Di klubnya Werder Bremen, Angelos Charisteas adalah penyerang pelapis yang sering menjadi pemain cadangan. Tapi di tim nasional Yunani, dirinya adalah pahlawan setelah mencetak gol di laga final melawan Portugal.
Tidak hanya di partai final, ia menjadi tumpuan serangan Yunani sepanjang turnamen. Di Euro 2004, hanya Milan Baros, Wayne Rooney dan Ruud van Nistelrooy yang bisa mengungguli torehan tiga golnya.
🇬🇷 Angelos Charisteas led Greece’s scoring efforts during their EURO 2004 victory with 3 goals 🏆
🥳 Happy birthday to the Greek scorer!#HBD | @EthnikiOmada pic.twitter.com/GiXn6CLPAB
— UEFA EURO 2024 (@EURO2024) February 9, 2021
Performa apiknya di Euro 2004 membuat kepercayaan diri Angelos naik. Ia percaya dirinya akan menjadi andalan di Werder Bremen. Namun nyatanya tidak, Ia kalah saing dengan Miroslav Klose dan Ivan Klasnic.
Ia lalu pindah ke Ajax di tahun 2015, kemudian ke Feyenoord di tahun setelahnya. Angelos sempat pulang ke Yunani bersama Panathinaikos di tahun 2011. Namun di tahun setelahnya ia malah pindah ke klub Arab, Al Nassr. Di tahun 2022 ini ia menjadi wakil presiden kebijakan digital untuk wilayah Makedonia Tengah.
Zisis Vryzas
Zisis adalah penyerang utama skuad Yunani di Euro 2004, meskipun dirinya hanya mencetak satu gol di turnamen itu. Gol tersebut juga datang saat Yunani kalah melawan Rusia di babak grup.
Hoy cumple años Zisis Vryzas.
Llegó cedido al @RCCelta en la temporada 2004-2005 y defendió durante una treintena de encuentros. Sus 7 goles contribuyeron al retorno del club, a Primera División, esa misma temporada.
Cumple 48 años
📸Uefa pic.twitter.com/OlGl324cW8— Mundo Celeste (@MCeleste1923) November 9, 2021
Ia bermain untuk klub Fiorentina yang saat itu masih bergulat di Serie B. Sempat dipinjamkan ke Celta Vigo sampai tahun 2005. Sebelum akhirnya pulang ke klub pertamanya PAOK, sekaligus gantung sepatu di sana pada tahun 2008.


