Kandidat Kuat Juara Piala Dunia 2022? Ini Kedalaman Skuad Timnas Argentina

spot_img

Lionel Messi kembali memimpin skuad Argentina melaju ke Piala Dunia 2022. Setelah kemenangan luar biasa di Copa America, Argentina kemudian merebut trofi Finalissima 2022 dengan mengalahkan Italia. Jadi tak heran apabila saat ini Argentina menjadi salah satu tim favorit untuk mengangkat trofi Piala Dunia di akhir Desember nanti.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni telah membangun tim yang bekerja sebagai satu kesatuan. Mengingat ini akan menjadi Piala Dunia terakhir bagi Messi, fans berharap pada Scaloni untuk memanggil pemain terbaik dengan harapan trofi Piala Dunia akan melengkapi lemari trofi milik La Pulga.

Dengan menjadikan Messi sebagai poros permainan, Argentina memiliki ambisi besar di Piala Dunia edisi kali ini. Pemain yang dipilih Scaloni untuk mendampingi Messi pun cukup menarik. Dan berikut Starting Eleven membedah kedalaman skuad Argentina, calon juara Piala Dunia 2022.

Daftar Isi

Kiper

Dimulai dari penjaga gawang, Lionel Scaloni membawa tiga nama terbaik yang dimiliki oleh Argentina saat ini. Mereka adalah Emiliano Martinez dari Aston Villa, Geronimo Rulli dari Villarreal, dan kiper senior, Franco Armani yang kini bermain di liga Argentina bersama River Plate. Ya, Scaloni sudah tak memanggil kiper veteran Sergio Romero yang sempat mengantarkan Argentina ke final Piala Dunia 2014.

Emiliano Martinez tampaknya akan menjadi kiper utama Argentina di Qatar nanti. Scaloni memilihnya karena Emi punya atribut lengkap sebagai penjaga gawang. Akurasi umpannya oke, cara dia memotong umpan silang apik, dan yang terpenting, Emi Martinez piawai dalam duel satu lawan satu dalam situasi adu penalti. Hal itu dibuktikan dengan permainan luar biasa di Copa América 2021 lalu.

Misalnya di semifinal saat melawan Kolombia. Emi tampil paripurna di babak adu tos-tosan. Mantan kiper Arsenal itu berhasil menepis tiga dari lima tendangan pemain Kolombia, termasuk tendangan Yerry Mina yang bikin Messi tak tahan mengejeknya. Di akhir kompetisi, selain meraih trofi Emi juga mengantongi empat clean sheet dari tujuh pertandingan.

Sedangkan untuk kiper kedua, seperti dilansir Goal, Scaloni lebih memilih Armani ketimbang Rulli. Kiper River Plate itu dirasa memiliki pengalaman laga internasional yang lebih baik ketimbang Rulli. Armani sendiri sudah mengantongi 18 caps bersama Albiceleste sedangkan Rulli baru empat pertandingan.

Bek

Soal lini pertahanan, Scaloni membawa sembilan nama. Pemain muda seperti Cristian Romero, Lisandro Martinez, Juan Foyth, Nahuel Molina, sampai Gonzalo Montiel, akan bahu membahu menjaga pertahanan Argentina bersama para senior macam Nicolas Otamendi, Marcos Acuna, Nicolas Tagliafico dan German Pezzella.

Meski sudah memasuki usia kepala tiga, Otamendi masih akan menjadi pilihan utama Scaloni di Piala Dunia kali ini. Apalagi performanya di Benfica terbilang konsisten. Duetnya bersama Antonio Silva membuat Benfica belum terkalahkan di liga dengan hanya kebobolan tujuh gol dari 13 pertandingan.

Di timnas, Otamendi akan diduetkan dengan bek Spurs, Cristian Romero. Setelah kedatangan Antonio Conte ke London, performa bek berusia 24 tahun itu terus meningkat. Posisinya di lini bertahan Spurs bahkan hampir tak tergantikan. Keduanya merupakan perpaduan yang pas. Soal duel darat dan udara akan menjadi bagian Romero. Sedangkan supply bola dan build up serangan akan menjadi tugas Otamendi.

Namun, Scaloni masih memiliki satu nama yang sedang menunjukan performa mengesankan bersama klub barunya. Dia adalah si tukang jagal, Lisandro Martinez yang siap memperjuangkan tempatnya di line up utama Argentina di Piala Dunia nanti.

Sedangkan untuk bek sayap, di kanan Scaloni memberi kepercayaan Nahuel Molina yang sudah mengantongi 20 caps bersama Argentina, sedangkan di kiri ada Nicolas Tagliafico yang masih belum tergantikan sejak Piala Dunia 2018. Sedangkan untuk rotasi, Scaloni masih memiliki Juan Foyth dan Marcos Acuna.

Gelandang

Argentina akan memberikan ancaman kuat dari sektor lini tengah, karena mereka memiliki nama-nama top dan berpengalaman di kancah sepakbola Eropa. Meskipun tanpa Giovani Lo Celso yang absen lantaran cedera.

Dalam formasi 4-4-2, Leandro Paredes dan Rodrigo De paul akan menjadi andalan Scaloni untuk menjadi double pivot di area tengah. Perpaduan antara De Paul sebagai pemotong serangan dan Paredes sebagai pengatur tempo permainan adalah kombinasi yang pas.

Mereka akan ditemani oleh gelandang kanan dan kiri. Scaloni biasanya akan menginstruksikan Angel Di Maria sedikit lebih turun untuk mengisi pos gelandang kanan. Punggawa Juventus itu menjadi alternatif selain Messi yang kreatif dalam membongkar pertahanan, terutama lewat sayap. Sedangkan nama baru seperti Alexis Mac Allister dipercaya untuk mengisi sektor kiri.

Nah, apabila Lionel Scaloni ingin menggunakan 4-3-3, Paredes akan diplot sebagai single pivot di belakang Mac Allister dan De Paul atau bisa memainkan Guido Rodriguez sebagai gelandang bertahan dan meletakan duo Paredes-De Paul sedikit lebih ke depan. Bahkan, jika ingin lebih bervariasi lagi, Scaloni bisa memainkan Lionel Messi atau Papu Gomez sebagai pemain nomor “10” untuk membentuk trio dengan Paredes dan De Paul.

Untuk pemain muda Enzo Fernandez dan Exequiel Palacios akan dipersiapkan untuk menjaga kedalaman skuad, dan barangkali menggantikan peran Paredes atau De Paul di lapangan apabila Scaloni membutuhkan penyegaran dalam skema permainannya. 

Striker

Lalu sektor lini serang Argentina jadi salah satu yang termewah di Piala Dunia 2022. Nama beken seperti Lionel Messi, Lautaro Martínez, Julián Álvarez, Joaquín Correa, Angel Di Maria, Nicolas Gonzalez, Papu Gomez, dan Paulo Dybala ada di sana.

Meski begitu, dalam setahun terakhir Scaloni hanya mencoba dua opsi saja, yaitu memakai dua striker maupun tiga striker. Dengan kata lain, di antara mereka pasti ada yang tidak terpakai, kecuali La Pulga.

Scaloni tampaknya kurang menyukai sistem yang menggunakan striker tunggal bertipikal nomor “9”. Dalam skema tiga penyerang saja, ia lebih sering meletakan Lionel Messi di tengah sebagai false nine ketimbang Julian Alvarez atau Lautaro Martinez yang notabene bertipikal striker murni. Nah, Joaquin Correa, Papu Gomez, Paulo Dybala, dan Angel Di Maria akan bergantian untuk menemani Messi di depan.

Apabila Scaloni ingin bermain dengan dua striker, ia akan memainkan Julian Alvarez atau Lautaro Martinez di samping Messi. Itu bisa dilihat di beberapa laga uji coba yang dilakoni Argentina. Namun, Scaloni justru menurunkan Alvarez-Messi di kemenangan 5-0 atas Uni Emirates Arab kemarin.

Dengan materi pemain seperti ini, Scaloni tentu tak perlu pusing untuk meramu komposisi terbaik. Karena perbedaan kemampuan para pemain Argentina memang tak jauh berbeda. Skuad inti dan skuad cadangan bisa dibilang sama kuat. Masalahnya tinggal bagaimana Scaloni mengatasi tekanan sebagai tim yang diunggulkan pada ajang Piala Dunia kali ini.

https://youtu.be/svcBFl0xAtY

Sumber: FFT, SI, Goal, Sporting News, The Athletic

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru