“Itu sebuah hal yang konyol!” Begitu kira-kira pemikiran Toni Kroos ketika kembali dipertontonkan selebrasi Aubameyang yang tak disukainya pada laga El Clasico Minggu lalu. Kroos memang dikenal sebagai pemain yang rapi berkelas dan elegan.
Namun, Aubameyang tetap melakukan selebrasi konyol itu. Bahkan ia bukan kali ini saja melakukannya. Auba sudah sering melakukan selebrasi-selebrasi yang nyeleneh. Tapi, sebetulnya apa sih yang bikin terus berselebrasi tidak biasa?
Daftar Isi
Selebrasi Akrobatik
Nah, selebrasi khas milik Aubameyang yang pertama adalah gerakan akrobatik salto ke depan. Tentu selebrasi ini tak menyalahi aturan apa pun, namun ada saja yang mempertanyakan kenapa Aubameyang melakukannya.
We’ll miss your iconic front-flip celebration. 😢 @Auba pic.twitter.com/BLBxrtiCwB
— afcstuff (@afcstuff) February 1, 2022
Ketika Aubameyang sedang diundang menjadi bintang tamu di channel Twitch resmi milik Arsenal, salah seorang fans menitipkan pertanyaan tersebut pada Aubameyang. “Dari sekian banyak opsi, mengapa ia memilih untuk melakukan selebrasi akrobatik flip ke depan? Kenapa tidak mencoba flip ke belakang?”
Aubameyang pun menjawab dengan santai bahwa selebrasi akrobatik itu mencerminkan perasaannya ketika mencetak gol. Ia merasa sangat luar biasa dan ketika ia melayang diudara di situlah ia merasa benar-benar bebas.
Bahkan dengan nada bercanda, ia mengatakan bahwa suatu saat nanti ia ingin mencoba selebrasi akrobatik flip ke belakang jika ia mencetak gol di partai final apa pun itu, dan berusaha tidak mematahkan punggungnya ketika melakukannya.
Secret Handshake
Yang kedua ada selebrasi Secret Handshake. Selebrasi ini mungkin lebih sering Aubameyang lakukan semasa berseragam Borussia Dortmund. Jenis selebrasi ini cukup populer di kalangan pemain sepak bola modern seperti Paul Pogba, Romelu Lukaku, Jesse Lingard Bahkan Kevin De Bruyne.
Selebrasi ini biasanya menampilkan kombinasi gaya bersalaman yang keren antara dua pemain tertentu. Sebetulnya ide selebrasi Auba ini terinspirasi dari rekan satu timnya, Marco Reus.
Marco Reus memang dikenal dengan si paling ngide untuk menciptakan secret handshake bersama beberapa pemain Dortmund, tak terkecuali dengan Aubameyang. Gaya bersalaman milik Aubameyang dan Reus cukup simpel, mereka bersalaman lalu mengangkat tangannya ke udara dan diakhiri dengan pelukan hangat.
Tampaknya kegemaran Reus untuk menciptakan gaya bersalaman yang unik juga menginspirasi Auba untuk melakukanya dengan pemain Dortmund yang lain. Bahkan Aubameyang juga sempat mempunyai Secret Handshake dengan beberapa pemain seperti yang ia lakukan dengan Julian Weigl
Selebrasi Superhero
Selain dikenal dengan selebrasi akrobatiknya, Aubameyang juga memiliki selebrasi khas yang cukup sering ia lakukan selepas mencetak gol. Selebrasi ini adalah selebrasi dengan mengenakan topeng karakter superhero.
Hal ini dilakukan karena Aubameyang menyukai film-film yang kerap menampilkan superhero sebagai tokoh utamanya. Aubameyang sudah melakukan selebrasi unik ini sejak bermain di Saint Etienne.
Aubameyang y Reus. Batman & Robin #BorussiaDortmund pic.twitter.com/n0VDyDUSCX
— Estadio10 (@Estadio_10) February 28, 2015
Yang cukup viral adalah ketika ia berselebrasi dengan mengenakan topeng Spiderman kala Borussia Dortmund bertemu Bayern Munchen di ajang Piala Super Jerman. Setelah Auba menggandakan keunggulan De Borussen, ia berlari sambil mengambil topeng Spiderman yang tersimpan di kaos kakinya.
Momen yang tak kalah ikonik juga, saat Auba melakukan selebrasi Batman dan Robin yang dilakukannya dengan Marco Reus. Tak ada alasan khusus di balik selebrasi tersebut.
Aubameyang hanya berpikir, ketika awal ia datang ke Dortmund ia langsung memiliki koneksi yang bagus dengan Reus. Hubungan mereka berdua layaknya sahabat baik di dalam maupun diluar lapangan, dan Auba ingin melakukan selebrasi unik bersama sahabatnya itu.
Oleh karena itu ia mencari topeng yang pas untuk digunakan oleh dua orang, jadilah topeng Batman dan Robin yang melambangkan persahabatan mereka berdua. Selebrasi tersebut terjadi pada saat mereka mengalahkan Schalke dalam lanjutan Bundesliga musim 2014/15.
Selain menggemari film-film superhero, Aubameyang melakukan hal itu untuk membuat putranya dan penggemar sepak bola muda lainnya senang ketika melihat ia mencetak gol.
Selebrasi Wakanda Forever!
Pada Maret 2019 lalu, saat ia masih bermain untuk Arsenal, giliran topeng Black Panther yang dikenakan oleh Aubameyang.
Topeng tersebut digunakan Auba untuk merayakan gol ketiga Arsenal ke gawang Stade Rennes. Gol yang membawa The Gunners lolos ke babak delapan besar Liga Europa 2018/2019.
Wakanda forever 🙏🏽🖤 #ripchadwickboseman 🙅🏽♂️ pic.twitter.com/yNtlIUugGq
— AUBA⚡️ (@Auba) August 29, 2020
Selebrasi Black Panther memanglah bukan hal baru di dunia sepakbola. Pemain seperti Jesse Lingard dan Paul Pogba juga pernah melakukannya di Manchester United. Saat itu mereka melakukan salam khas, ‘Wakanda Forever!’ untuk merayakan gol mereka.
Namun selebrasi yang dilakukan Aubameyang mengingatkan akan identitasnya, jadi memiliki makna lebih mendalam dibanding Lingard dan Pogba.
Selebrasi Black Panther ini memiliki arti yang mendalam bagi Auba dan masyarakat Gabon. Auba sendiri mengklaim bahwa Negara Gabon dikenal sebagai Black Panther di Afrika. Hal itu karena habitat dari harimau kumbang hitam tersebut berada di daerah Gabon.
Hewan tersebut juga menjadi binatang nasional bagi Gabon. Bahkan, Black Panther juga dipakai sebagai simbol negara Gabon. Harimau kumbang hitam dikenal sebagai sosok yang kuat, pemberani, dan pintar. Nilai-nilai itulah yang ingin diangkat oleh masyarakat Gabon.
Jadi selain karena ia gemar menonton film-film Marvel, selebrasi Black Panther ini juga mencerminkan identitas Timnas Gabon dan asal-usul dari seorang Pierre-Emerick Aubameyang.
Selebrasi Dragon Ball Z
Yang terbaru adalah selebrasi Dragon Ball Z. Selebrasi ini dilakukan Aubameyang bersama klub barunya, Barcelona ketika berhasil menggilas Real Madrid empat gol tanpa balas minggu lalu.
Selebrasi itu muncul saat ia mencetak gol keduanya dalam laga tersebut. Aubameyang pun mengungkapkan alasan mengapa ia melakukan selebrasi tersebut.
Pose yang dilakukan Aubameyang mengacu pada karakter utama di Dragon Ball Z, yaitu Goku. Pose itu juga mirip dengan “Goku Instant Transmission” yang mana itu merupakan salah satu teknik milik Goku untuk berteleportasi ke mana saja secara instan.
Aubameyang juga memegang bola naga yang sering kita temui di serial anime tersebut. Jika dalam serial Dragon Ball Z, bola tersebut bisa mengabulkan permintaan sang pemilik.
Hello from the finished player 🔵🔴
💪🏽 pic.twitter.com/MUPmsznoup— AUBA⚡️ (@Auba) March 21, 2022
“Saya punya satu keinginan, itu hanya untuk menang di sini. Saya berpikir tentang keluarga saya, terutama tentang kakek-nenek saya yang tidak lagi bersama kami. Tetapi disini, saya senang telah mencetak gol untuk mereka hari ini,” ungkap Auba ketika diwawancarai Bein Sport.
Sumber: Everything Barca, Mirror, Goal, Youtube, Liga Laga , Football London


