Transformasi Aaron Ramsdale yang Mengejutkan di Arsenal

spot_img

Ketika Arsenal berencana membeli kiper baru, muncul banyak pro dan kontra yang menyertainya. Bagaimana tidak, kiper incaran mereka hanyalah Aaron Ramsdale. Harganya pun terbilang cukup mahal untuk ukuran kiper lokal yang usianya baru 23 tahun. Apalagi, Ramsdale tengah menyandang status hina kala itu.

Ramsdale memegang rekor sebagai kiper pertama yang merasakan pahitnya terdegradasi dari Premier League dalam 2 musim beruntun. Ia merasakannya kala berseragam Bournemouth dan Sheffield United. Sebelumnya Ramsdale juga pernah merasakan pahitnya turun kasta saat berseragam Chesterfield. Oleh karena itulah ia juga dijuluki kiper spesialis degradasi.

Itulah mengapa kedatangan Aaron Ramsdale ke Emirates Stadium diragukan banyak pihak. Arsenal dinilai bakal apes dan bernasib sama dengan 2 tim terakhir yang dibela Ramsdale, yakni terdegradasi dari Liga Primer. Maka ketika Mikel Arteta kemudian ngotot menebusnya dengan harga 28 juta euro dari Sheffield United, nada sumbang yang merendahkan The Gunners tak terbendung lagi.

Diragukan Sebagai Kiper, Ramsdale Langsung Catat Cleansheet di Laga Debutnya

Sebelum memutuskan mengangkut Aaron Ramsdale ke Emirates Stadium, The Gunners memang tengah dalam kondisi memprihatinkan. Mereka tengah dirundung dan ditertawakan fans lain usai kalah memalukan dari tim promosi, Brentford di pekan pertama Liga Primer Inggris.

Di 2 pekan berikutnya, anak asuh Mikel Arteta juga memetik hasil yang sama. Mereka dipermalukan Chelsea di kandangnya sendiri kemudian diajari sepak bola oleh Manchester City yang membantai mereka dengan skor 5-0. Dalam 3 laga pertamanya musim ini, anak asuh Mikel Arteta gagal mencetak 1 pun gol dan gawang Arsenal sudah bobol 9 kali.

Usai 3 kekalahan beruntun itulah Aaron Ramsdale diberi kesempatan tampil di pekan keempat Premier League kala Arsenal berjumpa dengan Norwich City. Namun, seperti yang sudah disinggung, kehadiran Aaron Ramsdale pada awalnya begitu diragukan. Selain statusnya sebagai kiper spesialis degradasi, catatan statistiknya kala membela Bournemouth dan Sheffield United juga kurang meyakinkan.

Ramsdale menderita kebobolan 62 gol dalam 37 penampilannya saat mengawal gawang Bournemouth di musim 2019/2020. Di musim tersebut, ia mencatat 120 saves, tetapi persentase penyelamatannya hanya 67,8%. Nilai Goals Prevented-nya juga menyentuh minus 0,3.

Musim lalu, catatan statistik Ramsdale saat mengawal gawang Sheffield United juga tak jauh berbeda. Gawangnya bobol 63 kali dalam 38 pertandingan. Jumlah savesnya memang mencapai 145, tetapi persentase penyelamatannya hanya sebesar 70,7% dan nilai Goals Prevented-nya hanya menyentuh angka +1,9.

Selama 2 musim membela Bournemouth dan Sheffield United, Aaron Ramsdale hanya berhasil mencatat masing-masing 5 cleansheet. Catatan statistik itulah yang membuatnya begitu diragukan untuk mengawal gawang Arsenal yang sangat rapuh di awal musim ini.

Ramsdale secara resmi menjadi penggawa Arsenal pada 20 Agustus 2021. Kiper Inggris bertinggi badan 191 cm itu mendapat kontrak hingga 30 Juni 2025 dan langsung disertai opsi perpanjangan. Ini menunjukkan betapa Mikel Arteta percaya akan potensi besar yang dimiliki Ramsdale.

Ramsdale mendapat debut pertamanya pada 25 Agustus 2021 kala membantu Arsenal menumbangkan West Bromwich Albion 6-0 di ajang Carabao Cup. Ia kemudian baru mendapat debut di Premier League di pekan keempat saat diturunkan sebagai kiper utama melawan Norwich City.

Mantan kiper timnas Inggris U-19 itu langsung mencatat cleansheet di penampilan pertamanya dan membantu Arsenal meraih kemenangan perdana di Premier League musim ini. Ia kemudian kembali tampil bagus di pekan kelima saat membantu Arsenal menumbangkan Burnley.

Ramsdale baru merasakan kebobolan di pekan ke-6 saat tampil di North London derby. Di laga tersebut, ia membuat 3 saves krusial dan membantu Arsenal menang 3-1 atas Tottenham Hotspur. Sejak saat itu, Aaron Ramsdale sah menjadi kiper utama Arsenal dan terus tampil hingga matchday 11 Premier League.

Statistik Mengejutkan Ramsdale Bersam Arsenal

Banyak yang berpendapat kalau membaiknya performa Arsenal, khususnya di sektor pertahanan juga dipengaruhi oleh penampilan apik Ben White dan khususnya kehadiran rekrutan anyar asal Jepang, Takehiro Tomiyasu. Namun, jangan lupakan kalau di belakang mereka ada Ramsdale yang tampil sangat gemilang.

Sejauh ini, Aaron Ramsdale sudah tampil dalam 8 pertandingan Liga Primer Inggris. Selama gawangnya dikawal Ramsdale, Arsenal belum lagi merasakan kekalahan. The Gunners sudah mencatat 6 kemenangan dan 2 hasil imbang pasca menelan 3 kekalahan beruntun di 3 pertandingan pertamanya di Liga Primer Inggris musim ini.

Di 8 penampilan tersebut, Ramsdale baru merasakan gawangnya bobol 4 kali dan telah mencatat 5 cleansheet. Sebuah catatan yang menyamai statistiknya saat berseragam Bournemouth dan Sheffield United. Bedanya, Ramsdale berhasil menyamai rekor tersebut hanya dalam 8 pertandingan.

Catatan statistik Ramsdale musim ini juga melesat jauh dan mengalami peningkatan drastis. Sejauh ini, ia sudah membuat 25 saves dengan persentase penyelamatan mencapai 86,2%. Angka tersebut tentu sangat mengejutkan, sebab sebelum membela Arsenal, persentase penyelamatan yang dicatat Ramsdale tak lebih dari 71%.

Nilai Goals Prevented per 90 menit yang dicatat Ramsdale juga jauh melampaui catatan-catatan sebelumnya. Ia berhasil mencatat nilai Goals Prevented per 90 menit sebesar +0,27. Angka statistik tersebut jadi yang terbaik di antara kiper Liga Inggris lainnya dan sukses mengungguli Edouard Mendy, David de Gea, Jose Sa, Alex McCarthy, hingga Alisson Becker.

Tampil Bagus, Ramsdale Dipanggil Timnas Inggris dan Masuk Nominasi Premier League Player of the Month

Kini, posisinya sebagai kiper utama Arsenal tak tergoyahkan lagi. Peningkatan performa yang sangat luar biasa dari Aaron Ramsdale sukses membuat dirinya menggeser posisi Bernd Leno yang kini terpaksa hanya mendapat jatah tampil di Carabao Cup.

Selain kehebatannya dalam mengawal gawang, faktor lain yang membuat Ramsdale berhasil menggeser posisi Leno adalah kecocokannya dengan gaya taktik Mikel Arteta. Ramsdale punya kemampuan sebagai seorang “Ball Playing Goalkeeper “, yakni jenis penjaga gawang yang tak hanya bagus dalam membuat penyelamatan, tetapi juga punya kemampuan kontrol bola yang cukup baik.

Ramsdale punya kemampuan distribusi bola yang cukup bagus. Ini jadi poin penting, sebab skema taktik Arteta kerap dimulai dari belakang. Distribusi bola yang bagus, jangkauan umpannya yang luas, dan kemampuan olah bolanya yang bagus sangat membantu fase build-up serangan The Gunners. Selain itu, alasan Arteta ngotot mengontrak Ramsdale adalah karena mentalitas kuat yang ia miliki.

“Saya menonton banyak klip dan momen setelah dia kebobolan gol, membuat kesalahan atau momen yang sulit. Dan itulah salah satu alasan besar kami membuat keputusan untuk mengontraknya, karena dia bisa mengatasinya,” kata Mikel Arteta dikutip dari The Guardian.

Penampilan impresif Ramsdale memang sangat mengejutkan. Meski begitu, ia telah sukses membayar kepercayaan Mikel Arteta. Performa bagusnya ini juga seolah membuktikan talenta besar yang ia miliki. Dengan tampil bagus, Ramsdale juga berhasil membungkam pihak-pihak yang dulu meragukannya.

Performa gemilang Aaron Ramsdale bersama Arsenal musim ini juga telah berbuah pemanggilan dirinya ke timnas Inggris. Lebih dari itu, kini ia masuk dalam nominasi pemain terbaik Premier League bulan Oktober. Dapat atau tidak, Aaron Ramsdale telah sukses mengubah caci maki menjadi pujian. Dulu, ia memang dipandang remeh, tetapi kini Ramsdale layak disebut sebagai pahlawan kebangkitan Arsenal.

“Kami menginvestasikan uang dalam talenta dan orang-orang yang kami yakini bisa menjadi hebat untuk masa depan klub. Aaron memiliki beberapa penampilan yang menggembirakan, dan melawan Leicester dia melakukan beberapa penyelamatan luar biasa. Dia perlu terus melakukan itu, dan ini baru permulaan.” kata Mikel Arteta dikutip dari DailyMail.


***
Sumbe Referensi: Tifo Football, FBREF, Transfermarkt, DailyMail, The Guardian.

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru