7 Bukti Kebapukan Manchester United Musim 2021-2022

spot_img

Satu hal yang menjadi keunggulan Manchester United di musim ini adalah kemampuan mereka untuk terus memburuk dan mencapai titik terendah. Hampir setiap pekannya mereka meninggalkan cerita buruk bagi fansnya. Ada saja hal aneh yang menimpa United mulai dari pemainnya sampai hasil permainannya.

Beberapa catatan rekor dalam titik terendah klub diukir United musim ini. Hal ini secara langsung berdampak buruk bagi Curriculum Vitae perjalanan klub besar seperti United. Berikut beberapa catatan titik terendah United musim ini yang perlu diketahui, yang kalau kata fans United, itu bodo amat.

Start dan Kelanjutan Yang Buruk Pula

Yang pertama adalah start yang buruk dari pelatih ke pelatih lainnya. Pelatih United di awal musim yakni Ole, mempunyai banyak rentetan hasil buruk yang tak bisa diampuni. Ketika dikalahkan Leicester, dicabik-cabik oleh Liverpool di Old trafford, mengubah derby di Old Trafford menjadi pertandingan latihan untuk Manchester City, dan berakhir kemudian dengan dihancurkan 4-1 oleh tim degradasi Watford, sehingga Ole akhirnya benar-benar Out.

MU merasa seolah-olah mendapatkan nafas tambahan ketika mendapatkan manajer sementara yang katanya cerdas dan dianggap bisa menyelesaikan permasalahan di United. Di bawah pelatih interim Ralf Rangnick, masih saja United tampil buruk. Kalah lagi dari Manchester City, kedua kalinya oleh Liverpool dan Arsenal, bahkan gagal melakukan perlawanan ketika mereka kalah di Everton adalah catatan di luar ekspektasi United terhadap Rangnick.

Tapi, dibantainya di kandang Brighton 4 gol tanpa balas adalah yang terburuk. Mereka sudah mencatatkan rekor kebobolan empat gol sebanyak lima kali di Liga Inggris musim ini. Satu lebih banyak dari tim juru kunci Norwich City.

5 Tahun Tanpa Trophy

Titik terendah United berikutnya adalah sudah 5 musim penuh Manchester United tanpa satupun trofi. Sejak terakhir Jose Mourinho mendapatkannya pada musim 2016/17. United musim ini gagal total dalam kurang lebih 4 turnamen yang mereka lakoni. Piala FA, Piala Liga, Liga Inggris dan Liga Champions.

Manchester United musim ini menciptakan cerita unik yakni “hattrick gagal melaju ke perempatfinal” di tiga kompetisi antarklub yang berbeda yakni Piala FA, Piala Liga (Carabao) dan Liga Champions. Di Piala FA, MU gagal melaju ke perempatfinal setelah kandas di 32 besar atas Middlesbrough dengan adu penalti.

Pada ajang Piala Liga, United gagal ke perempat final setelah kandas juga di 32 besar atas West Ham. Kemudian di Liga Champions, United yang melaju ke babak 16 besar gagal ke perempatfinal setelah tidak mampu mengatasi wakil Spanyol, Atletico Madrid.

Dipastikan Tidak Mengikuti UCL Musim Depan

Selain tanpa trophy, Manchester United musim ini juga dipastikan mengukir paling tidak beberapa rekor terburuknya dalam sejarah tampil di Premier League, akibat performanya yang bapuk pada musim ini.

Dengan rentetan hasil buruk musim ini, akhirnya menempatkan Manchester United tertahan sementara di posisi 6 liga dengan 58 poin dan sudah bisa dipastikan mereka gagal merebut tiket ke Liga Champions musim depan.

Dengan menyisakan satu laga lagi musim ini, melawan Crystal Palace, United dipastikan tak lagi punya kesempatan menembus posisi big four. Jatah tiket Liga Champions pun melayang musim ini seperti yang pernah mereka alami di musim 2013-14, 2015-16, dan 2018-19.

Total Poin Terendah Premier League Dalam Satu Musim

Pencapaian terendah Red Devils musim ini lainnya adalah raihan poinnya yang baru 58 poin. Artinya, di atas kertas, poin maksimal MU di Premier League 2021-2022 adalah 61 poin. Jumlah 61 poin tersebut merupakan rekor terburuk buat Manchester United sepanjang sejarahnya tampil di era Premier League yang bergulir sejak tahun 1992.

Sebelum musim ini, raihan poin paling rendah dari United dalam semusim di Premier League adalah 64 poin. Raihan 64 poin itu diraih United pada musim 2013/14. Sebagai Catatan saja kalau soal poin, bagaimanapun rekor 81 poin yang diraih pelatih United Jose Mourinho pada musim 2017/18, masih merupakan performa liga terbaik United di era pasca Sir Alex Ferguson.

Kebobolan Terbanyak Dalam Satu Musim

Manchester United juga punya titik terendah lain di Premier League musim 2021-2022 ini. Ada satu torehan buruk lain yang menyiratkan bahwa Setan Merah sungguh berada di titik nadir.

MU dipastikan mengukir jumlah kebobolan paling banyak dalam semusim di Premier League. Dengan tambahan gol saat dilumat Brighton 4 gol tanpa balas, gawang Manchester United kini sudah kebobolan sebanyak 56 kali pada musim ini. Mengalahkan rekor United sebelumnya dengan kebobolan 54 gol di musim 2018/19.

Angka kebobolan 56 gol itu pun memecahkan rekor sebagai angka kebobolan terbanyak MU sepanjang keikutsertaan mereka di Premier League. Angka kebobolan 56 gol itu pun masih berpeluang bertambah lagi, mengingat United masih memiliki 1 laga sisa musim ini yakni menghadapi Crystal Palace di pekan terakhir Liga Inggris pada 22 Mei 2022.

Jumlah Kemenangan Paling Sedikit Dalam Satu Musim

Setan Merah juga akan menetapkan rekor kemenangan baru di Premier League. Saat ini United masih mencatatkan total 16 kali kemenangan. Dengan satu pertandingan away tersisa melawan Crystal Palace, United dijamin akan menyelesaikan dengan kemenangan lebih sedikit yakni 17 kali kemenangan, kalau menang atas Palace. Perlu diketahui bahwa United terakhir mencapai titik terendah dalam hal jumlah kemenangan yakni pada musim 2016-2017 dan 2019-2020 dengan 18 kemenangan dalam satu musim di Liga Inggris.

Jumlah Kekalahan Terbanyak

Selain titik terendah dalam jumlah kemenangan, United dihadapkan pada titik terendah lainnya yakni jumlah kekalahan terbanyak dalam satu musim. Jika Manchester United kalah dalam pertandingan di pekan terakhir Liga Inggris melawan Crystal Palace, mereka akan dipastikan mencatatkan rekor titik terendah lagi. Yaitu menyamai jumlah kekalahan terbanyak sepanjang masa mereka dalam satu musim di Liga Inggris dengan jumlah total 12 kali kekalahan, seperti apa yang telah terjadi pada musim 2013-2014 jaman Moyes dan Giggs.

https://youtu.be/ffqMm8vC4u0

Sumber Referensi : theatheltic, sportingnews, transfermarket

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru