5 Klub Premier League Tersukses, Walau Minim Popularitas

spot_img

Popularitas suatu klub pasti akan datang seiring klub tersebut mampu meraih gelar demi gelar. Di Premier League, Manchester United adalah contoh nyata. Klub yang bermarkas di Old Trafford itu telah mendulang popularitas yang luar biasa usai meraih gelar-gelar bergengsi.

Liverpool juga sama. The Reds bahkan menjadi klub terpopuler nomor satu di Inggris, berdasarkan survei Statista tahun 2021. Liverpool juga memiliki sekitar 95 juta pengikut di seluruh media sosialnya. The Reds menguntit Chelsea yang berada di posisi kedua dengan jumlah pengikut di media sosial sekitar 99,5 juta.

Entah Chelsea atau Liverpool, tidak etis rasanya kalau kita menanyakan soal gelar keduanya. Karena tentu gelar yang diperoleh Liverpool dan Chelsea masih mengungguli Brentford, Watford, bahkan klub-klub dari London Utara, terutama yang jersey-nya berwarna putih.

Fans-fans mereka yang banyak adalah hal lumrah dan tidak luar biasa. Karena gelar-gelar yang diperoleh suatu klub pasti akan berimbas pada membludaknya fans. Namun, hal itu rasanya tidak berlaku bagi lima klub Premier League berikut ini.

West Ham United

Tidak ada salahnya kita mulai dari yang paling banyak penggemarnya di daftar ini. Yups, klub tersebut adalah West Ham United. Dari survei Decathlon, sepanjang 2021/22, West Ham menempati urutan kesembilan klub Premier League yang memiliki pengikut di media sosial terbanyak.

West Ham memiliki setidaknya 6,6 juta pengikut di seluruh media sosialnya. Walaupun masuk dalam sepuluh besar, namun jumlah followers West Ham masih kalah dari Leicester City bahkan Tottenham Hotspur.

Sementara survei Statista tahun 2021, West Ham justru tidak masuk sepuluh klub di Inggris yang populer. The Hammers hanya mendapat suara 24%. Persentase itu bahkan masih di bawah Leeds United (28%), Aston Villa (28%), dan Newcastle United (25%).

Namun, ihwal prestasi, penggemar The Irons perlu berbangga hati. Titel yang diraih West Ham ternyata juga tak kalah banyak dari Manchester City. West Ham telah menjuarai Piala FA tiga kali, pada tahun 1964, 1975, dan 1980.

West Ham juga tercatat pernah merebut satu trofi Piala Super Inggris tahun 1965. Di Eropa West Ham juga sempat menggondol satu gelar Piala Winner UEFA tahun 1965, dan Piala Intertoto tahun 1999.

Jika kamu bertanya, “Mana trofi Premier League?” Yup, betul, West Ham adalah klub medioker yang sampai saat ini masih sulit mengangkat trofi Premier League.

Aston Villa

Aston Villa bersama Steven Gerrard hari ini sedang memperbaiki reputasinya di kancah Liga Premier Inggris. Update per 6 Februari 2022, Aston Villa masih berada di klasemen 11 di bawah Leicester. Meski poinnya kini sama dengan The Foxes.

Terlepas dari itu, The Lions sebetulnya adalah klub yang sudah punya nama baik, dengan 7 gelar Premier League.

Ketujuh trofi Liga Inggris itu diraih Aston Villa pada tahun 1894, 1896, 1897, 1899, 1900, 1910, dan 1981. Aston Villa juga meraih Piala FA 7 kali, dan Piala Liga 5 kali.

Musim 1980/81 tampaknya menjadi musim tersukses Aston Villa. Karena pada waktu itu selain menjuarai Liga Utama Inggris, Aston Villa juga menjuarai Piala Super Inggris dan semusim setelahnya menjuarai UEFA Champions League.

Di final UCL musim 1980/81 itu, Aston Villa menaklukkan Bayern Munchen 1-0 lewat gol mantan pelatih Timnas Indonesia, Peter Withe. Semusim setelah itu, Aston Villa juga menyabet Piala Super Eropa musim 1982/83.

Sayangnya, tingkat popularitas Aston Villa hanya 28%. Penggemar mereka juga tidak terlampau banyak. Di seluruh media sosial, Aston Villa hanya memiliki sekitar 6,4 juta followers, atau masih di bawah West Ham.

Newcastle United

Sungguh membosankan mendengar bahwa Newcastle United akan punya banyak prestasi ketika Pangeran Arab turut berinvestasi. Karena nyatanya performa Newcastle United masih berjalan seperti siput, dan cuma bisa menggembosi klub-klub yang selevel.

Lagi pula kalau ngomongin prestasi mah, Newcastle United sudah dari dulu kali. 14 gelar sudah diraih The Magpies sampai musim 2019/20 tuntas. Bahkan sampai tahun 2020, Newcastle menduduki posisi kesembilan dari 10 klub tersukses di Inggris.

Newcastle setidaknya sudah 4 kali juara Liga Inggris, walau sebelum bernama Premier League. Yaitu pada tahun 1905, 1907, 1909, dan 1927. Selain itu, 6 trofi Piala FA juga sudah jadi pajangan di lemari trofi Newcastle United. Yang hebat, dari enam itu, dua di antaranya diraih secara berurutan, yaitu musim 1950/51 dan 1951/52.

Di kancah Eropa, Newcastle hanya mampu mengoleksi satu gelar Piala Intertoto musim 2005/06. Well, capaian-capaian Newcastle United tadi jelas mustahil terekam di otak penggemar karbitan yang baru ngefans Newcastle ketika diakuisisi Pangeran Arab.

Banyak yang berspekulasi kalau Newcastle bakal mengalami peningkatan jumlah fans setelah datangnya investor. Ya… seperti Manchester City gitu.

Sayangnya, survei Statista berkata lain. Survei yang dipublikasikan 31 Januari 2022 itu menempatkan Newcastle United di posisi 11 klub paling populer di Premier League. Jumlah pengikut Newcastle United di seluruh media sosialnya juga tak lebih dari 4,9 juta.

Leeds United

Per 6 Februari 2022 Leeds masih tercecer di peringkat 15 klasemen Premier League. Bahkan pada 22 Januari 2022, mereka kalah atas Newcastle United 0-1. Marcelo Bielsa tampaknya masih kesulitan untuk mengembalikan Leeds ke masa kejayaan.

The Peacocks pernah berada di titik terbaik sebelum masuk tahun 2000-an. Kala itu, klub yang bermarkas di Elland Road kerap membawa pulang trofi. Seperti tiga gelar Liga Inggris tahun 1969, 1974, dan 1992.

Leeds juga mengoleksi satu Piala FA yang diraihnya tahun 1972, dan Piala Liga tahun 1968. Gelar di kompetisi domestik dilengkapi Leeds United dengan dua kali meraih Piala Super Inggris tahun 1970 dan 1993.

Akan tetapi, prestasi cemerlang Leeds tidak sampai ke level elit Eropa. Paling mentok mampu menjuarai kompetisi seperti European Fairs Cup dua kali. Itu diraih pada tahun 1968 dan 1971.

Yang paling mengesankan adalah di European Fairs Cup 1970/1971, atau edisi terakhir. Waktu itu, Leeds mampu mengalahkan Juventus karena unggul gol tandang, meski bermain imbang di dua leg. Leeds mampu cetak dua gol di kandang Juve, sedangkan Bianconeri hanya mampu cetak satu gol di Elland Road.

Catatan itu jelaslah tidak banyak diingat. Sebab, Leeds bukan termasuk klub Inggris yang tersohor. Jumlah fansnya di media sosial tahun 2021 hanya berkisar 2,8 juta. Angka itu membuat Leeds masuk ke lima klub Premier League dengan pengikut terendah di media sosial.

Soal popularitas, Statista menempatkan Leeds United di peringkat kesembilan, dengan 28%. Yhaaa memang lebih populer dari Newcastle dan Everton.

Wolverhampton Wanderers

Persentase popularitas Wolves memang sedikit, hanya 22%. Angka itu membuatnya berada di posisi 14 klub populer di Premier League. Wolves masih kalah dari Southampton, West Ham, sampai Arsenal. Meskipun di media sosial, penggemar Wolverhampton tidak sedikit-sedikit amat.

Nggak masuk 10 besar sih, tapi setidaknya pengikut Wolverhampton Wanderers di seluruh media sosial mencapai 5,9 juta. Nah, klub yang bermarkas di Molineux Stadium juga menjadi klub yang cukup produktif.

Walaupun hampir seluruh gelar Wolves dikumpulkan pada era 1900-an. Misalnya, 3 gelar Liga Inggris tahun 1954, 1958, dan 1959.

Wolverhampton juga punya 4 gelar Piala FA, 2 Piala Liga Inggris, dan 4 kali Community Shield. Di piala domestik dan kasta tertinggi, prestasi Wolves memang tidak cukup bagus.

Namun, Wolverhampton juga mengoleksi gelar di liga-liga di bawah Premier League. Seperti 4 kali menjuarai Liga Divisi Dua atau EFL Championship termasuk pada tahun 2009 dan 2018. Di Eropa, Wolves hanya mampu mencapai final UEFA Cup musim 1971/72.

Nah, itu tadi lima klub Premier League tersukses, meski minim popularitas. Daftar ini sengaja hanya memasukkan klub-klub yang masih berada di Premier League musim 2021/22. Jadi, jangan tanya yang enggak ada, ya…

Sumber referensi: statista.com, decathlon.co.uk, sportbrowser.net, wikipedia.org, transfermarkt.com

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru