Timnas Israel ke Indonesia, Emang Boleh?

spot_img

Ketika mengajukan diri sebagai tuan rumah sebuah event olahraga, setiap negara harus menerima konsekuensinya. Tapi tampaknya, Indonesia belum siap untuk hal itu. Baru-baru ini saja, berita kedatangan Timnas Israel U20 ke Indonesia untuk Piala Dunia U20 Mei 2023 nanti menjadi polemik. Tak sedikit pihak yang memblokade kedatangan mereka. 

Kehadiran Timnas Israel tersebut dinilai bakal mencederai amanah Undang-Undang Dasar dan sikap Indonesia terhadap Israel di mata negara lain. Namun, pemerintah beserta federasi sepakbola Indonesia belum mengambil keputusan terkait pro dan kontra yang terjadi pada Timnas Israel. Nah, yang jadi pertanyaan sebenarnya boleh nggak si Israel ikut serta meramaikan Piala Dunia U-20 yang diselenggarakan di Indonesia nanti?

Indonesia Akan Kedatangan Israel

Sebetulnya Piala Dunia U-20 akan diselenggarakan pada tahun 2021 kemarin. Akan tetapi, dengan situasi pandemi di seluruh dunia, terutama di Indonesia yang belum membaik, FIFA memutuskan untuk menunda ajang tersebut. Indonesia tetap menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 setelah sempat muncul kekhawatiran risiko pembatalan buntut Tragedi Kanjuruhan Oktober lalu.

Nah, setelah serangkaian drama yang sudah Indonesia lewati untuk tetap menjadi tuan rumah ajang dua tahunan tersebut, kini muncul masalah baru soal keikutsertaan Timnas Israel. Baru-baru ini, ramai di media sosial perihal Skuad Israel U-20 telah diberikan hak untuk mengikuti gelaran Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia. Keputusan itu menuai pro dan kontra.

Di saat yang sama, pihak yang kontra beralasan tim nasional Israel tidak berhak mengikuti perhelatan akbar itu, terutama karena Piala Dunia diadakan di Indonesia. Apalagi hingga saat ini pemerintah RI menjaga jarak dengan Israel. 

Perjalanan Israel Menuju Piala Dunia U-20

Awalnya, tim nasional Israel diprediksi kesulitan untuk lolos ke Piala Dunia U-20 mengingat saingannya sangat berat. Seperti yang kita ketahui, meski terletak di Asia, Timnas Israel tidak tergabung di Asian Football Confederation (AFC). Federasi Sepak bola Israel kini bergabung di Union of European Football Association (UEFA). 

Secara politis Israel tidak diterima dan diboikot oleh negara-negara anggota AFC. Akibat dari berbagai penolakan tersebut akhirnya Israel berpindah keanggotaan dari AFC ke UEFA. Jadi wajar saja apabila banyak yang mengira Israel nggak bakal lolos ke Piala Dunia karena akan bersaing dengan tim-tim Eropa.

Namun, perkiraan tersebut meleset. Sepakbola di Israel telah mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir, tak terkecuali di level usia muda. Timnas Israel U-20 sebelumnya tak pernah tampil di Piala Dunia U-20 sejak ajang tersebut pertama kali digelar pada 1977. Jadi, ini merupakan kali pertama Israel berpartisipasi di putaran final Piala Dunia U-20.

Timnas Israel U-19 lolos ke Piala Dunia U-20 melalui jalur Piala Eropa U-19. Meski bersaing dengan tim-tim Eropa, performa mereka tak bisa dianggap remeh. Israel menempati peringkat kedua Grup B tepat di bawah Inggris serta mengungguli Austria dan Serbia. 

Hasil tersebut sudah cukup bagi Israel untuk lolos ke babak semifinal dan mendapatkan satu tiket langsung ke Piala Dunia U-20. Kabarnya, Benua Eropa memang punya kuota empat tim di ajang tersebut.

Berbenturan dengan Undang-Undang?

Lolosnya Timnas Israel U20 seketika membombardir headlines pemberitaan Indonesia. Keberhasilan Israel ini mengundang pertanyaan apakah mereka benar-benar bisa berlaga di Indonesia. Pasalnya, Indonesia dikabarkan tak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel akibat konflik Israel dengan Palestina.

Beberapa pihak beranggapan kalau Indonesia membolehkan Timnas Israel bermain di Piala Dunia U-20, itu dianggap bertentangan dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 2006 dan diperbarui pada tahun 2019 lalu. 

Kementerian Luar Negeri sendiri menegaskan Indonesia tak memiliki hubungan diplomatis dengan negara Israel melalui Peraturan Kementerian Luar Negeri Nomor 3 Tahun 2019 di Bab X tentang Hal Khusus. Dalam peraturan tersebut, Indonesia menolak segala bentuk hubungan diplomatis dengan Israel dan menentang penjajahan yang dilakukan oleh Israel atas Palestina. 

Dengan adanya peraturan itu, apakah Indonesia melarang untuk terkoneksi dengan Israel? Hmmm…. tidak juga. Indonesia menuliskan beberapa pengecualian yang harus melewati prosedur tertentu. Indonesia tetap boleh menjalin hubungan secara tidak resmi dengan Israel namun dengan syarat tak mengirimkan surat dengan kop surat resmi dan tidak menerima delegasi Israel secara resmi. Selain itu Indonesia melarang penggunaan atribut kebangsaan Israel di wilayah Indonesia. 

Maksud kedatangan Israel pun perlu perhatian khusus. Indonesia boleh menjalin hubungan dengan Israel, apabila negara tersebut tak membawa implikasi pengakuan politis terhadap Israel dan kunjungan warga Israel pun hanya boleh menggunakan paspor biasa. Pemberian visa pun memerlukan proses yang panjang hingga melibatkan Kementerian Hukum dan HAM dan Kedutaan Besar Indonesia di Singapura atau Bangkok.

Pro Kontra

Maka dari itu banyak yang menolak kedatangan Timnas Israel ke Indonesia. Penolakan itu muncul dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan organisasi masyarakat seperti FPI sampai GNPF, bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Mereka mengecam kedatangan Israel yang mana merupakan perwakilan negara zionis.

Bahkan dari Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Gerindra, Fadli Zon juga menyatakan keberatan apabila Timnas Israel bertanding di Indonesia. Menurutnya, Israel merupakan negara penjajah. Sebagai negara yang jelas dalam konstitusi menjunjung sikap anti-penjajahan, anti-apartheid, kedatangan Timnas U-20 Israel harus ditolak.

Meski demikian, Ketua PSSI yang baru, Erick Thohir sudah memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan kepada para atlet Timnas Israel. Pria yang masih menjabat sebagai Menteri BUMN itu menuturkan, Indonesia sebagai tuan rumah wajib menjamin setiap tim nasional negara mana termasuk Israel.

Erick Thohir meminta supaya persoalan olahraga ini tidak disangkutpautkan dengan politik internasional ataupun sikap negara Indonesia terhadap Israel. Terlebih Indonesia sebagai tuan rumah sudah sepakat dengan FIFA untuk menerima siapa pun peserta Piala Dunia U-20 2023. Jika tidak, wajah Indonesia bakal tercoreng di mata dunia.

Lantas Nasib Israel Gimana?

Kementerian Luar Negeri buka suara soal lolosnya Israel ke Piala Dunia U-20 2023. Seirama dengan Erick Thohir, Kemenlu juga akan memastikan Israel akan tetap bisa bertanding di Indonesia walau tak ada hubungan diplomatik. Dikutip dari Liputan6, jubir Kemenlu Teuku Faizasyah mengonfirmasi terkait event internasional dan Indonesia sebagai tuan rumah, biasanya menggunakan pihak ketiga untuk mengatur itu semua.

Keikutsertaan Israel di Piala Dunia U-20 sangat mungkin karena undangan berasal dari pihak ketiga atau badan-badan internasional, dalam hal ini yang berperan adalah FIFA yang menyelenggarakan turnamen tersebut. Fenomena serupa juga pernah terjadi di cabang olahraga bulu tangkis. 

Pada tahun 2015 silam, atlet bulu tangkis asal Israel, Misha Zilberman hampir gagal tanding di Kejuaraan Dunia yang berlangsung di Indonesia. Pada saat itu, Mischa kesulitan mendapatkan visa ke Indonesia. Ia akhirnya baru bisa datang di saat-saat akhir jelang pertandingan. Jadwal tandingnya pun diubah menjadi lebih awal dengan alasan keamanan.

https://youtu.be/baPBJ97e9xU

Sumber: Berita Satu, CNN, Detik, Liputan6, Box2box, JDIH

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru