Tak Disangka! Pemain Bintang ini Dukung Klub Rival

spot_img

Biasanya, setiap pemain akan mengerahkan segalanya untuk tampil maksimal hingga memberikan dukungan penuh kepada tim yang dibelanya. Namun bagaimana jadinya bila seorang pemain yang bahkan berstatus bintang di tim tertentu malah menjadi pendukung tim rival?

Deretan bintang ini akan memberikan kalian pengalaman berbeda tentang bahwa tidak selamanya pemain andalan yang kalian idamkan di tim kesayangan, memiliki kecintaan 100% kepada tim yang dibela.

Vinicius Jr (FC Barcelona)

Sejak didatangkan Real Madrid dari Flamengo pada tahun 2018 lalu, Vinicius Jr perlahan mampu menjadi andalan di tim utama. Terlebih, pada musim ini bersama Carlo Ancelotti, bintang muda asal Brasil itu terus menunjukkan perkembangan performa menakjubkan.

Di kompetisi La Liga, sebanyak 7 gol dan 3 assist dari 12 pertandingan berhasil dicatat. Selain itu, dia juga berkontribusi 2 gol dan 4 assist di kompetisi Liga Champions Eropa. Melihat Vinicius yang kian ciamik membuat penggemar Real Madrid bahagia. Mereka menganggap bila pemain beraroma Samba itu bisa menjadi andalan dalam beberapa tahun ke depan.

Namun tahukah kalian, di tengah euforia penggemar Real Madrid akan kegemilangan Vinicius sejauh ini, pemain yang kini berusia 21 tahun itu ternyata merupakan seorang penggemar berat FC Barcelona.

Dikatakan oleh mantan pencari bakat Barcelona untuk Brasil, Andre Cury, Vinicius merupakan penggemar berat tim asal Catalan.

“Vinicius adalah penggemar Barcelona,”

“Dia menangis ketika Barcelona melakukan comeback atas PSG, ketika mereka menang 6-1.” ungkap Cury kepada Cadena Ser.

Tak sampai disitu saja, Vinicius juga disebut nyaris bergabung dengan FC Barcelona. Namun sayangnya, kesepakatan antar kedua belah pihak tidak pernah terjalin.

Luca Modric (FC Barcelona)

Luca Modric, kita tahu telah menjadi pemain andalan Real Madrid selama bertahun-tahun. Di usianya kini yang telah menginjak 36 tahun, Modric bahkan masih terus mengisi pos lini tengah el Real. Nyaris sepuluh tahun membela Real Madrid, Modric berhasil persembahkan banyak sekali gelar bergengsi.

Trofi La Liga, Liga Champions Eropa, dan yang lainnya berhasil memenuhi ruang di lemari pialanya. Malah, dia sempat dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia dengan meraih penghargaan Ballon Dor tahun 2018.

Namun meski namanya sudah sangat lekat dengan Los Galacticos, Modric memiliki darah Barcelona dalam dirinya. Modric dikenal sebagai pemain yang sangat mencintai Barcelona. Dia mengidolai Johan Cruyff dan nyaris bergabung dengan el Barca pada tahun 2008.

Sayangnya, entah apa alasannya, kepindahan itu gagal dilakukan hingga membuatnya terbang ke Tottenham.

Fakta ini juga dikonfirmasi langsung oleh rekan setimnya di Kroasia, Ivan Rakitic.

“Berkali-kali aku bercanda dengannya, menyuruhnya untuk tidak marah, karena dia bahkan lebih culé daripada aku. Ketika kami masih muda, kami semua memiliki tim favorit, dan bukan rahasia lagi bahwa Luka menyukai warna merah tua dan biru.”

Paul Pogba (Arsenal)

Paul Pogba telah mengawali karir mudanya bersama Manchester United pada 2009, tepat setelah dia digaet dari Le Havre. Sempat berjaya bersama tim asal Italia Juventus, Pogba kembali dipulangkan ke Old Trafford dengan mahar termahal di dunia.

Sampai saat ini, pemain asal Prancis itu pun masih tercatat sebagai andalan tim berjuluk Setan Merah.

Akan tetapi sebuah fakta mengejutkan kemudian terungkap ketika secara terang-terangan, Paul Pogba mengaku bahwa dia adalah penggemar berat Arsenal.

“Aku akan jujur. Jadi, pada awalnya, aku adalah penggemar Arsenal. Jelas karena Arsenal punya banyak pemain Prancis,”

“Aku dan saudara ku adalah penggemar berat Arsenal, sedangkan saudara ku yang lain adalah fans Manchester United,” kata Pogba.

Kecintaan Pogba kepada Arsenal memang tak lepas dari kumpulan pemain Prancis yang bermain disana. Apalagi di masa dia kecil dulu, Arsenal merupakan tim dengan segudang prestasi.

Lebih lanjut, Pogba menjelaskan bila dia sangat mengidolai sosok Thierry Henry. Baginya, Henry merupakan sosok yang sangat menginspirasi dan dicintai banyak penggemar Arsenal.

Andres Iniesta (Real Madrid)

Menjadi sebuah hal aneh ketika tahu bahwa Andres Iniesta merupakan seorang penggemar Real Madrid. Meski fakta itu tampak menyalahi takdir, Iniesta pernah mengakui hal tersebut secara terang-terangan.

Ketika usianya masih berusia 8 tahun, Iniesta bergabung dengan Albacete. Kemudian dalam suatu masa, klub kecilnya itu bertemu dengan Barcelona, dimana lantas el Barca berhasil memenangkan pertandingan dengan skor telak 7-1.

Karena kekecewaan itulah, Iniesta memutuskan untuk mendukung Real Madrid dan mengaku sangat membenci Barcelona. Kecintaannya kepada klub berjuluk Los Blancos kemudian kian berkilau usai el Real mendatangkan pemain berkelas macam Michael Laudrup pada tahun 1994.

“Ya, benar. Itu terjadi karena Barca mencetak tujuh gol saat melawan Albacete dan aku sangat marah. Itulah yang kemudian aku lakukan. Aku tidak suka dengan Barca karena telah melakukan itu pada Albacete,” ucap Iniesta.

Namun pada akhirnya, karena dorongan sang ayah, Iniesta lalu bergabung dengan akademi La Masia. Dalam hal ini, Iniesta mengaku sempat kesulitan untuk beradaptasi di Barca karena masih terus mengingat momen pembantaian yang dilakukan klub tersebut kepada Albacete.

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, jalan takdir bisa diterima olehnya.

Bergabung dengan Barcelona sejak tahun 1996, Iniesta yang masuk ke tim utama pada tahun 2002 berhasil menjadi legenda. Performa ciamik, prestasi mentereng, hingga kumpulan banyaknya momen spektakuler yang dia lakukan di Barca membuatnya jadi legenda klub tersebut.

Kevin de Bruyne (Liverpool)

Memulai karir di Genk, Kevin de Bruyne berhasil menarik perhatian Chelsea hingga membuat tim tersebut mengontraknya pada tahun 2012 silam. Sayangnya, pria Belgia tak pernah mendapat kesempatan hingga putuskan untuk berkarir di Jerman, sebelum akhirnya diboyong Manchester City dengan mahar 55 juta pounds atau setara lebih dari 1 triliun rupiah.

Sejak 2015 berseragam Manchester City, De Bruyne mampu menjadi andalan dan torehkan banyak gelar. Sampai sekarang, dirinya pun begitu lekat dengan nama klub Manchester Biru tersebut. Namun, dalam benaknya, De Bruyne tak bisa menyembunyikan fakta bahwa dirinya adalah seorang penggemar Liverpool.

“Aku adalah penggemar Liverpool sejak kecil. Semua keluarga ku yang tinggal di Inggris adalah penggemar Liverpool. Jadi, aku juga begitu,”

“Aku sangat mencintai Michael Owen karena aku kecil dan punya kecepatan. Aku selalu membandingkan diri dengan Owan saat kecil. Aku juga suka Zinedine Zidane dan Ronaldinho karena kemampuan olah bolanya,” ujar De Bruyne.

Namun begitu, kini, De Bruyne mencoba bersikap profesional dan mengatakan bila targetnya adalah membawa The Citizens menjuarai Liga Champions Eropa. Dia juga mengaku bahagia bisa membela salah satu klub terkuat di Inggris bahkan Eropa itu.

Raheem Sterling (Manchester United)

Raheem Sterling, penggawa Inggris yang begitu lekat dengan nama Liverpool dan juga Manchester City. Dia pernah menjadi bintang muda yang sangat diidolai ketika masih berseragam Liverpool. Sterling bahkan digadang-gadang bakal jadi bintang besar bersama Liverpool, sebelum akhirnya The Citizens datang memberi tawaran.

Tak menyia-nyiakan kesempatan, Sterling berhasil menggapai mimpi dengan meraih gelar Liga Primer Inggris bersama Manchester City.

Namun meski pernah mengukir cerita hebat bersama Liverpool dan Manchester City, siapa sangka bila dirinya merupakan penggemar berat Manchester United?

Kecintaan Sterling kepada MU bahkan terbalut dalam seragam Setan Merah yang dimilikinya di Piala FA pada tahun 2007 silam.

“Aku berada di final [FA Cup],”

“Aku seharusnya tak mengatakan ini – pastinya tidak sekarang! – tapi saat aku masih kecil, aku adalah penggemar berat Manchester United. Aku punya seragam lama United, saat mereka menjuarai FA Cup,” kata Sterling.

 

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru