Jadi pelatih MU itu berat, biar Ten Hag saja. Ya, Ten Hag adalah pelatih terbaru MU yang sepakat menandatangani kontrak pada tahun 2022 lalu. Sudah banyak pelatih datang dan pergi di Theater of Dreams.
Ada suatu kebanggaan ketika seorang pelatih dalam CV-nya pernah menukangi klub sebesar MU. Tapi jangan salah, dalam perjalanan tim Setan Merah mencari seorang pelatih, ternyata mereka juga pernah ditolak lho oleh beberapa pelatih top. Tentu dengan berbagai alasan yang menyebabkannya.
Daftar Isi
Jurgen Klopp
Pertama adalah Jurgen Klopp. Siapa yang tahu jika pelatih berjuluk “The Normal One” itu sebelum datang ke Anfield pada tahun 2015, pada tahun 2013 ternyata sudah intens didekati oleh MU.
Tak main-main, yang mendekati bukan manajemen, tapi Sir Alex Ferguson langsung. Dilansir Sky Sports, Fergie di bulan April 2013 telah menghubungi langsung Klopp untuk menjadi suksesornya.
Manchester United almost signed Jurgen Klopp in 2013 #MUFC #LFC https://t.co/jea6J7IsvK pic.twitter.com/kRR2TMRheh
— Express Sport (@DExpress_Sport) June 29, 2020
Tapi Klopp mengatakan bahwa ia masih memikirkan musim depan bersama Dortmund. Menurut Klopp, bulan April adalah bulan sibuk-sibuknya bersama Dortmund. PR Klopp di Dortmund pun masih terlampau banyak yang belum diselesaikan.
Klopp mengungkap penolakannya tersebut baru pada tahun 2016. Perkataan Klopp itu terlontar ketika ia ditanya Sky Sports kenapa ia memilih bergabung dengan Liverpool. Klopp mengatakan bahwa ia merasa terhormat ketika langsung dihubungi oleh Fergie untuk jadi suksesornya. Banyak yang dibicarakan ketika ia ngobrol bersama Fergie. Namun waktu yang tidak tepat menurut Klopp, yang menjadikannya akhirnya menolak tawaran tersebut.
Carlo Ancelotti
Selain Jurgen Klopp, Carlo Ancelotti juga ditawari secara langsung oleh Fergie untuk jadi suksesornya. Namun Ancelotti pun menolak. Ia mengungkapkan sendiri penolakannya tersebut. Usut punya usut, ternyata tawaran melatih MU itu datang setelah Ancelotti sebelumnya mendapatkan tawaran menggiurkan dari Real Madrid. MU sepertinya kalah cepat dengan tawaran Real Madrid.
Ancelotti mengatakan di sebuah wawancaranya kepada Goal bahwa ia masih menjaga hubungan baiknya dengan Sir Alex Ferguson, walaupun pada 2013 lalu pernah menolak langsung jadi suksesornya. Ancelotti bahkan sudah bilang kepada Fergie bahwa ia tak bisa mengkhianati kesepakatan yang sudah terjalin dengan Real Madrid.
Dans une interview accordée au Times, Carlo Ancelotti révèle qu'il a refusé de rejoindre Manchester United en 2013 ! pic.twitter.com/5QI9oeq0cC
— BeFootball (@_BeFootball) May 15, 2016
Ia pun tak merasa menyesal membuat kebijakan tersebut. Toh, ia juga berhasil selama di El Real. Ia juga mengatakan bahwa MU bagaimanapun tetaplah tim yang fantastis dan bersejarah layaknya Milan maupun Real Madrid.
Arsene Wenger
Sudah pernah dengar ketika Arsene Wenger itu sebenarnya diinginkan untuk jadi suksesor Fergie? Bahkan menurut Manchester Evening News, Wenger sudah disiapkan sejak tahun 2001. Kita tahu pada musim 2001/02, tersiar kabar heboh ketika Fergie berniat untuk pensiun.
Kepada Fourfourtwo, Arsene Wenger sendiri yang mengungkapkan bahwa tahun 2001 ia sempat menolak MU. Alasannya adalah kecintaannya yang sudah terjalin lama bersama Arsenal. Hati Wenger sudah kadung bersama Meriam London.
Arsene Wenger Snubbed Offer From Manchester United to Replace Sir Alex Ferguson in 2002 https://t.co/Z1nQUIGaPX pic.twitter.com/gragep8kj8
— Mad About EPL (@MadAbout_EPL) October 2, 2016
Wenger mengakui ketika dengar sudah dipersiapkan sebagai suksesor Fergie, ia mulai mempertimbangkannya dengan matang. Namun, kata hatinya tak bisa bohong. Toh Fergie akhirnya mengurungkan niatnya untuk pensiun.
Mantan CEO MU, Martin Edwards pada tahun 2017 seperti dilansir Planet Football juga mengakui kalau Wenger sudah disiapkan untuk menjadi manajer Manchester United, melihat kesuksesannya di Arsenal.
Pep Guardiola
Pep Guardiola juga ternyata pernah menolak untuk menukangi Setan Merah. Menurut pengakuan Fergie, sejak 2012 Pep Guardiola sudah jadi pilihan utamanya untuk menjadi suksesornya.
Dilansir Telegraph, Fergie mengatakan bahwa suatu hari ia sudah mengajak makan malam Guardiola di New York pada 2012. Akan tetapi, ketika itu ia belum terbersit kapan Guardiola akan disiapkan jadi suksesornya. Intinya, Fergie hanya meminta Pep menjadi pelatih MU setelah dirinya. Ketika itu Fergie belum kepikiran akan pensiun di tahun kapan.
Pep Guardiola reveals Sir Alex Ferguson almost rumbled his move to Bayern Munich after bumping into Uli Hoeness in New York https://t.co/RhatEpYPqr pic.twitter.com/k1zmOAiryz
— Mail Sport (@MailSport) October 26, 2018
Setelah pertemuan empat mata tersebut, Fergie tak lupa menitipkan pesan kepada Pep. Pesannya kurang lebih berisi bahwa apabila Pep memutuskan untuk melatih lagi, untuk segera menelponnya. FYI aja, Pep ketika itu di 2012 masih cuti dari dunia kepelatihan setelah mundur sebagai arsitek Barca.
Namun sayang, setelah itu tak ada kabar lagi dari Pep. Pep ternyata tak menggubris pesan Fergie di pertemuannya itu. Yang kita tahu Pep langsung menerima pinangan untuk menukangi Bayern Munchen pada tahun 2013.
Alhasil Fergie pun akhirnya merelakannya. Fergie lebih memilih untuk fokus cepat mencari alternatif berikutnya. Seperti apa yang dilakukannya ketika mendekati Klopp maupun Ancelotti.
Luis Enrique
Teman Pep di Barca, Luis Enrique juga sempat didekati MU. Hal itu terjadi pada tahun 2021 ketika ia diminta menjadi suksesor Ole Gunnar Solskjaer yang telah dipecat. Namun posisinya Luis Enrique ketika itu sedang melatih timnas Spanyol untuk persiapan menuju Piala Dunia 2022.
Lagi-lagi, waktunya yang tidak tepat. Seperti dilansir Manchester Evening News, Luis Enrique mengatakan bahwa dirinya akan mati-matian membela negaranya di Qatar 2022. Mengetahui tawaran dari MU, bahkan Enrique malah berkelakar. “Apakah hari ini April Mop?” kata Enrique sambil tertawa.
🇪🇸 @LUISENRIQUE21 sobre el supuesto interés de @Cristiano para que sea el entrenador del @ManUtd
— Tiempo de Juego (@tjcope) November 21, 2021
😜"¿Es hoy el Día de los Inocentes?"
🇬🇧Noticia de @SkySports pic.twitter.com/SCPPZxpAHX
Enrique juga ditanya apakah sebenarnya ada keinginan dari dalam hatinya untuk menukangi klub sebesar MU? Eh, dia malah dengan cepat dan lantang menjawab bahwa La Furia Roja juga tim besar dan bahkan punya ribuan pemain.
Roberto Mancini
Selain Enrique, MU juga bergerak mendekati alternatif pelatih lain. Seperti pelatih yang sukses membawa Gli Azzurri meraih Piala Eropa 2020 yakni Roberto Mancini. Namun sama halnya dengan Enrique, waktunya yang tak pas.
Mancini ketika itu juga masih terikat kontrak untuk membawa Gli Azzurri ke Piala Dunia 2022. Walaupun akhirnya tak lolos, Mancini ketika itu mengatakan bahwa merasa terhormat dan mengungkapkan rasa terima kasih atas tawaran yang diberikan MU.
🚨 Roberto Mancini has emerged as a candidate to take the managerial reins at Manchester United next summer if Italy do not qualify for the World Cup.
— Transfer News Live (@DeadlineDayLive) November 30, 2021
(Source: Telegraph) pic.twitter.com/C4IBQlF7ZZ
Dilansir The Sun, Mancini menolak secara halus tawaran MU tersebut dengan dalih ingin fokus menyelesaikan tugas negaranya. Satu lagi faktor yang sepertinya tak bisa dihindari Mancini dalam penolakannya tersebut.
Ya, ia mungkin tidak ingin memperkeruh hubungannya dengan fans Manchester City yang merupakan rival utama MU. Di mana kita tahu Mancini pernah lama menjadi bagian penting dari kesuksesan The Citizens.
Zinedine Zidane
Begitupun Zinedine Zidane, pelatih yang selalu dikait-kaitkan untuk melatih MU. Bahkan sebelum Ole dipecat, nama Zidane sudah muncul digadang-gadang akan bergabung bersama Varane dan CR7, yang notabene mantan muridnya ketika sukses di Real Madrid.
Namun Zidane beberapa kali terbukti menolaknya. Alasannya macam-macam. Misal, ia lebih memilih menunggu untuk menukangi PSG jika Pochettino hengkang daripada melatih MU. Teman dekat Zidane seperti Emmanuel Petit juga menasehati Zidane bahwa ia tidak cocok melatih di Liga Inggris. Kata Petit, Zidane juga tak begitu fasih dalam berbahasa Inggris.
Dilansir Mirror dari media Spanyol El Partizado De Cope, Zidane juga mengatakan sendiri bahwa ia tak mau menguji dirinya di liga seketat Inggris. Ditambah juga alasan faktor keluarganya, seperti diungkapkan istrinya Veronique. Istri Zidane itu mengatakan bahwa ia tak mau hidup di Kota Manchester. Ia menyuruh suaminya itu untuk memilih libur panjang dan menolak apa pun bentuk penawaran sebagai pelatih di luar negaranya, Prancis.
Zinedine Zidane'ın eşi Veronique Zidane, Manchester'da yaşamak istemiyor. Zinedine’in adı son zamanlarda Manchester United ile anılıyordu.
— Club Regista (@ClubRegista) November 20, 2021
(@TimesSport ) pic.twitter.com/GH8q0gqBAH
Sumber Referensi : skysports, miror, thesun, MEN1, MEN2, planetfootball, 90min, express


