Bursa transfer musim panas kali ini tampaknya menjadi salah satu yang paling sepi bagi Liverpool. Bagaimana tidak? Setidaknya hingga 10 hari jelang penutupan bursa transfer, belum ada satupun pemain baru yang mereka perkenalkan di Anfield. Meskipun pada pekan pertamanya di Premier League, The Reds masih bisa meraih poin penuh.
Arne Slot banyak menelan pil pahit di bursa transfer pertamanya bersama Liverpool. Mantan pelatih Feyenoord tersebut banyak mengalami kegagalan ketika sedang mendekati pemain incarannya, baik karena sang pemain maupun ruwetnya klub yang memilikinya. Lantas, seperti apa sebenarnya performa mereka di bursa transfer kali ini?
Daftar Isi
Ketikung Lagi dan Lagi
Setelah musim lalu mereka dua kali ditikung Chelsea dalam transfer Romeo Lavia dan Moises Caicedo, kesialan soal tikung-menikung ini nampaknya masih terulang bagi Liverpool untuk bursa transfer musim ini. Meskipun bukan Chelsea lagi yang membajak transfernya.
Beberapa pemain incarannya musim ini gagal digaet karena dibajak klub-klub lain. Yang paling awal, Arne Slot mengincar seorang bek muda berbakat dari Ligue 1 bernama Leny Yoro. The Reds adalah klub yang mendekati Yoro bahkan sejak bursa transfer musim panas belum dibuka.
The Reds meyakini pemain yang musim lalu bermain sebanyak 44 kali bersama Lille tersebut adalah salah satu bakat terbaik di posisi bek tengah yang sedang tersedia. Mengetahui fakta tersebut, sudah jelas The Reds tak akan menjadi satu-satunya tim yang bakal mengincar jasa pemain yang tahun ini baru menginjak usia 19 tahun.
Tim kaya raya, Real Madrid masuk ke dalam lintasan pacu menyaingi The Reds yang sudah melaju lebih dulu. Seperti yang dilansir Goal, Los Merengues langsung menyalip posisi Liverpool dengan mudah. Real Madrid langsung mencapai kata sepakat dengan sang pemain.
Tak cukup sampai di situ, rival berat The Reds, Manchester United juga ikut masuk ke lintasan pacu. Sialnya, mereka langsung menjadi klub dengan posisi terdepan dalam perebutan Leny Yoro.
Mengetahui fakta tersebut, The Reds yang sudah bersusah payah akhirnya memutuskan untuk angkat tangan. Mereka melepas targetnya karena Real Madrid dan Manchester United sudah jauh mengungguli. Meski di awal Real Madrid berada di atas angin, saga transfer Leny Yoro berakhir ketika Manchester United keluar sebagai tim pemenang yang berhasil mengamankan jasanya.
Tak hanya itu, pembelian Teun Koopmeiners, pemain Atalanta yang pernah bermain di bawah asuhan Arne Slot di AZ Alkmaar tampaknya juga akan terbajak. Arne Slot sangat menginginkannya karena kedatangan Koopmeiners dapat meningkatkan kedalaman lini tengah The Reds. Terlebih, pemain Timnas Belanda ini juga sudah terbiasa dengan skema Arne Slot.
Namun, seperti yang dikabarkan One Football, Juventus malah sudah terlebih dahulu mencapai kesepakatan dengan Atalanta terkait transfer Koopmeiners. La Vecchia Signora dikabarkan sudah mencapai kata sepakat di kisaran 52 juta euro (Rp 892,7 miliar) plus beberapa uang tambahan dengan La Dea. Selain itu, sang pemain juga ternyata memilih pergi ke Juventus, daripada Liverpool.
Meskipun begitu, Arne Slot masih akan berusaha sekuat tenaga untuk menghentikan pembajakan dari Juventus. Sebab, kedekatan Arne Slot dengan Koopmeiners masih bisa jadi senjata rahasia untuk merayu pemain berusia 26 tahun tersebut. Selain Koopmeiners, Liverpool juga mengincar Ademola Lookman.
Namun, The Kop harus bersaing dengan klub kaya lainnya, Paris Saint-Germain. Klub asal Prancis tersebut serius meminati mantan pemain Everton itu. Terlebih PSG setelah kehilangan Kylian Mbappe, juga kehilangan Goncalo Ramos yang kabarnya menderita cedera. Sekali lagi, Liverpool kalah di sini.
Pemain yang menjadi pahlawan La Dea di final Europa League 2023/24 lalu itu dikabarkan sudah mencapai kesepakatan dengan PSG. TDR Football mengabarkan bahwa Lookman bahkan sudah meminta Atalanta untuk membiarkannya pergi. The Reds memang belum memutuskan angkat tangan. Tapi mereka harus siap incarannya itu berlabuh ke Parc des Princes, alih-alih Anfield.
Yoro was Liverpool’s 𝑷𝑹𝑰𝑴𝑬 𝑻𝑨𝑹𝑮𝑬𝑻, but #LFC are understood to have been convinced he only wanted to move to Real Madrid.
✍️ @ChrisWheelerDM pic.twitter.com/ZjDI3ovizd
— Anything Liverpool (@AnythingLFC_) July 17, 2024
Tim Pemilik yang Ruwet
Tak cukup dengan pembajakan dari klub lain, transaksi jual beli Liverpool juga terhambat akibat keruwetan klub yang memiliki pemain-pemain incarannya. Pertama, Newcastle United. The Reds memang merupakan pengagum Anthony Gorgon. Namun, keinginan Liverpool untuk mendatangkan mantan pemain Everton tersebut mungkin akan gagal.
The Reds sudah ngeri duluan melihat harga yang dipasang oleh The Magpies. Dilansir oleh Headtopics, Newcastle mematok pemainnya dengan harga 75 juta euro (Rp 1,28 triliun). Angka tersebut membuat Liverpool berpikir dua kali, sebab transfer Anthony Gordon dirasa belum begitu mendesak untuk skuad mereka musim ini.
Tak hanya itu, isu kepergian Joe Gomez membuat mereka juga harus mencari pemain penggantinya. Setelah gagal merekrut Leny Yoro, mereka berusaha mendekati mantan pemain incaran Real Madrid dan Manchester United, Jarrad Branthwaite.
Liverpool Echo menyebutkan bahwa bek tengah Everton tersebut sebelumnya dipatok dengan harga 70 juta euro (Rp 1,2 triliun). Namun, jika Liverpool sungguh-sungguh, Everton bisa jadi akan menaikkan nilai tawarannya. The Toffees tentu tak ingin sang rival abadi dengan mudah menggaet pilar pentingnya.
Pun dengan Giorgi Mamardashvili. Liverpool mengalami negosiasi yang alot dengan Valencia. Sang pemilik Valencia, Peter Lim sepertinya sedang memainkan The Reds. Mereka memaksa Liverpool berupaya keras hanya untuk membawa Mamardashvili ke Anfield.
Meski akhirnya menurut laporan Sky Sports, Liverpool berhasil merekrut sang kiper. Mamardashvili ditebus seharga 30 juta euro. Namun, Liverpool tidak akan memakai jasanya terlebih dahulu, melainkan dipinjamkan ke Valencia selama satu musim.
Everton reported stance on Liverpool and Jarrad Branthwaite links https://t.co/Yr0X7d8UlQ
— DaveOCKOP (@DaveOCKOP) August 19, 2024
Ditolak Incaran Utama
Yang paling pahit dari semuanya adalah ketika mereka ditolak mentah-mentah oleh Martin Zubimendi. Kebutuhan Liverpool akan pemain nomor 6 membuatnya melakukan pendekatan kepada Real Sociedad untuk membeli Zubimendi.
Namun, sang pemain menyatakan ogah bergabung ke Liverpool karena masih ingin tinggal di San Sebastian bersama Real Sociedad. Alhasil, Arne Slot harus memutar kepalanya dengan keras agar bisa mencari alternatif pengganti atau malah mencoba merayunya lagi. Sebab, posisi nomor 6 ini adalah titik lemah Liverpool yang belum ditambal, meski beberapa pemainnya bisa mereka paksa untuk bermain di sana.
🚨🚨| BREAKING: Martín Zubimendi has decided to stay at Real Sociedad and has REJECTED Liverpool’s proposal! 🔴❌
[@relevo] pic.twitter.com/rzQrut4QMz
— CentreGoals. (@centregoals) August 12, 2024
Arne Slot Menerima Kegagalan dengan Santai
Meski dipenuhi dengan kegagalan di bursa transfer, sang juru taktik, Arne Slot, tetap menghadapinya dengan santai. Dilansir dari The Independent, ia tetap yakin dengan skuad yang mereka miliki sekarang. Meski dirinya juga berharap bisa mendatangkan satu-dua pemain untuk menambal kekurangan dan memperkuat timnya.
“Saya sudah katakan berulang kali, skuad kami sangat kuat dan sangat sulit mencari pemain yang bisa menambah tim kami menjadi lebih kuat. Sejujurnya, Zubimendi merupakan salah satu dari pemain tersebut, namun dia ogah untuk datang. Kami akan berjuang dengan apa yang kami miliki. Kami dalam kondisi yang bagus,” ujar Slot dikutip dari Liverpool Echo.
Kelihatannya Arne Slot sangat berhati-hati dalam urusan mendatangkan pemain. Ia akan menimbang apa yang dibutuhkan dengan pemain-pemain yang tersedia di pasar. Bisa jadi, ini adalah alasan di balik pasifnya Liverpool pada transfer musim panas kali ini. Slot sangat memikirkan kualitas pemain dengan kebutuhan timnya sehingga Liverpool tak menjadi tim yang latah membeli pemain seperti Chelsea.
Liverpool transfer ‘surprise’ as Arne Slot closes in on first arrival#LFChttps://t.co/bTeqOowArT
— Liverpool FC News (@LivEchoLFC) August 21, 2024
https://youtu.be/Z3vMn1hLsw4
Sumber: Goal, One Football, Forbes, TBR Football, Head Topics, Liverpool Echo, The Independent, dan Sky Sport


