STY Buat Negaranya Nyesel! Indonesia Makin Dekat ke Olimpiade

spot_img

Kurang dari 15 jam sebelum sepak mula Indonesia vs Korea Selatan di Piala Asia U-23, jagad media sosial diramaikan oleh perdebatan sengit Tommy Welly dan Justinus Lhaksana.

Dua katalisator persepakbolaan Indonesia itu berdebat soal keputusan PSSI melobi Heerenveen agar memberi kesempatan Nathan Noel Romejo membela Timnas Indonesia U-23 di babak perempat final. Perkara sengitnya perdebatan dua manusia itu, kita bahas di lain waktu.

Jelang laga, ajakan untuk nobar memecah keriuhan di tengah perdebatan yang tidak bermutu-bermutu amat itu. Titik-titik nobar ada di kota-kota di seluruh Indonesia. Barangkali tempatmu salah satunya.

Hal itu membuktikan betapa antusiasme menonton Timnas Indonesia sedang mendidih. Semangat para pencinta Timnas Indonesia itu akhirnya dijawab dengan kemenangan dramatis atas Korea Selatan. Berikut ini adalah ulasannya. Namun, sebelum itu jangan lupa subscribe dan nyalakan loncengnya agar tak ketinggalan video terbaru dari Starting Eleven Story.

STY Bikin Nyesel Negaranya

Laga Korea Selatan vs Indonesia di Piala Asia U-23 dibumbui nuansa reuni antara Shin Tae-yong dengan negaranya. Isu betapa dilematisnya Shin Tae-yong menghadapi negaranya sendiri pun muncul ke permukaan. Laga melawan Korea Selatan disebut-sebut pembuktian bahwa Korea Selatan salah memecat Shin Tae-yong.

Selain itu, laga tersebut juga disebut-sebut pembalasan Shin Tae-yong atas perlakuan warga Korea Selatan terhadapnya. Dulu, setelah memulangkan Jerman di Piala Dunia 2018, Shin Tae-yong bersama Taeguk Warriors pulang ke Korea Selatan.

Sampai di Bandara Incheon, Shin Tae-yong dan timnya tidak hanya mendapat sambutan hangat tapi juga sebaliknya. Sebagian penggemar Taeguk Warriors kecewa dengan kegagalan Shin Tae-yong membawa tim lolos dari belenggu fase grup di Piala Dunia 2018. Kemenangan 2-0 atas Jerman tak cukup menjadi pelipur lara.

Sebagian penggemar yang kecewa melempari Shin Tae-yong dan timnya telur busuk serta guling. Kejadian memalukan itu membekas di sanubari Tae-yong. Namun, apakah Shin Tae-yong marah karena hal itu dan akhirnya menjadikannya motivasi untuk menekuk Korea Selatan?

Kejadian Lempar Telur Bukan Motivasi Mengalahkan Korsel

Jawabannya jelas tidak. Shin Tae-yong dididik dengan budaya ketimuran yang mengedepankan sopan santun. Warga Korea Selatan pada umumnya juga memegang erat unggah-ungguh. Meski kadang juga brengsek kalau sudah fanatik.

Alih-alih marah, Tae-yong justru tidak menjadikan insiden lempar telur itu motivasi untuk melumat Korea Selatan di Piala Asia U-23. Dengan kata lain, kemenangan Indonesia atas Korea Selatan bukanlah pembuktian Tae-yong atas perlakuan pencinta Taeguk Warriors di masa silam.

Kendati melawan negaranya sendiri, karena Shin Tae-yong sudah menerima tugasnya sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23, maka yang bisa ia lakukan adalah bekerja semaksimal mungkin. Dan ia membuktikannya dengan hasil yang membuat jamaah Sholat Jumat makin berbahagia.

Lebih Baik dari Hwang Sung-hong

Sempat menghadapi kesulitan di waktu normal dan dipaksa melakoni laga sampai adu penalti, Shin Tae-yong menularkan mentalitas pemenangnya ke anak-anak Garuda. Alhasil, di babak adu penalti, perlawanan Korea Selatan ditumpas.

Tae-yong yang berada di pinggir lapangan tersenyum melihat anak asuhnya mengalahkan negaranya. Kemenangan ini memangkas rekor kurang sedap STY atas Hwang Sun-hong.

Keduanya kerap bertemu kala Tae-yong dan Sun-hong masing-masing menakhodai Seongnam Ilhwa Chunma atau Busan I’Park dan Pohan Steelers. Dalam 12 pertemuan dari tahun 2009 hingga 2012, Shin Tae-yong cuma bisa menang dua kali atas Hwang Sun-hong.

Itu artinya kemenangan Timnas Indonesia U-23 di Stadion Abdullah bin Khalifa merupakan kemenangan pertama STY atas Hwang Sun-hong. Walaupun ini kemenangan pertama, tapi ini adalah kemenangan yang lebih dari spesial bagi Shin Tae-yong. Sebab kemenangan ini membuktikan bahwa di level tim nasional, Tae-yong mengungguli Sun-hong.

Apa yang dikhawatirkan pelatih Korea Selatan U-23 juga akhirnya benar belaka. Jelang laga Hwang Sun-hong memuji setinggi langit Timnas Indonesia U-23 sebagai tim yang kuat. Salah satu faktor mengapa Garuda Muda makin perkasa, kata Sun-hong, adalah Shin Tae-yong.

Rafael Struick Brace!

Hwang Sun-hong juga mencemaskan kualitas striker Garuda Muda bertalenta. Barangkali yang dimaksud Sun-hong adalah Rafael Struick, bukan Hokky Caraka. Di laga tersebut, pemain yang membela ADO Den Haag itu bahkan membuktikan bahwa ia layak disebut striker murni. Bukan pemain yang klemar-klemer doang.

El Klemer mencetak brace di laga tersebut. Bahkan salah satu dari golnya layak mendapatkan Puskas Award. Tidak cukup sampai di situ, dua golnya ke gawang Korea Selatan U-23 juga menjadikannya orang pertama yang bisa membobol gawang Korsel di kompetisi itu.

Sebelum laga perempat final, Korea Selatan asuhan Hwang Sun-hong belum pernah kebobolan. Mereka sudah mencetak empat gol. Tapi harapan Baek Jong-bum agar gawangnya tetap bersih sirna di kaki Struick. Coba bayangkan, ia menjadi orang pertama yang membobol gawang Korsel, pakai brace pula. Wow!

Indonesia Makin Dekat ke Olimpiade, Korsel Pertama Kalinya Gagal

Kemenangan atas Korea Selatan membuat Indonesia untuk pertama kalinya melangkah ke semifinal Piala Asia U-23. Prestasi itu makin silau karena Timnas Indonesia adalah debutan. Menjadi debutan tapi sudah bisa lolos ke semifinal. Haqqul yaqin semua masyarakat Indonesia pasti bangga, kecuali satu orang.

Peluang untuk lolos ke Olimpiade Paris 2024 pun terbuka lebar. Jika ingin otomatis lolos ke Olimpiade, Timnas Indonesia minimal menjadi juara tiga di Piala Asia U-23. Kalau tidak, Garuda Muda harus mengalahkan Guinea U-23 di babak play-off.

Guinea sendiri gagal otomatis ke Olimpiade Paris karena hanya menempati peringkat keempat di Piala Afrika U-23. Mereka ditaklukkan Mali di perebutan tempat ketiga. Well, lupakan soal pertandingan semifinal nanti. Lolos ke semifinal Piala Asia U-23 saja sudah membuat seluruh masyarakat tidur nyenyak.

Apalagi Garuda Muda lolos dengan mengalahkan Korea Selatan. Taeguk Warriors padahal tim yang langganan lolos ke semifinal Piala Asia U-23. Setidaknya di edisi 2013, 2016, 2018, dan 2020; Korsel tidak pernah absen di semifinal.

Selain menggagalkan Korsel ke semifinal, Timnas Indonesia juga mengubur harapan Korea Selatan tampil di Olimpiade untuk pertama kalinya. Sebelum ini Timnas Korea Selatan selalu ambil bagian di ajang multi olahraga itu.

Sembilan edisi Korsel tidak pernah tidak mengirim tim nasional sepak bolanya ke Olimpiade. Nah, di edisi yang harusnya menjadi yang kesepuluh, mereka gagal. Dan yang memupus harapan itu adalah Timnas Indonesia yang dilatih orang Korea Selatan itu sendiri.

Peluang Indonesia di Semifinal

Target ke perempat final supaya kontrak STY diperpanjang terpenuhi. Masuk ke final dan menjadi juara di Piala Asia U-23, siapa yang tidak mau? Kita boleh berharap setinggi itu. Namun, kalau boleh jujur, Timnas Indonesia cukup main nothing to lose saja di semifinal.

Calon lawan mereka Arab Saudi adalah juara bertahan. Sementara tim yang akan menjegal Arab Saudi, Uzbekistan sudah mempermalukan dua negara Asia Tenggara: Malaysia dan Vietnam. Tidak hanya itu, Uzbekistan U-23 termasuk salah satu tim terkuat.

Uzbekistan belum kebobolan satu pun gol di fase grup. Di lain sisi, Uzbekistan sudah mencetak 10 gol di babak grup. Baik Uzbekistan maupun Arab Saudi adalah dua tim yang mencetak gol terbanyak di fase grup.

Itu artinya dua tim ini layak membuat pencinta Timnas Indonesia bergidik ngeri. Bermain nothing to lose siapa pun lawannya nanti di semifinal, rasanya tidak masalah.

Namun demikian, api perjuangan perlu dijaga. Doa juga harus terus dipanjatkan. Dalam menempuh perjuangan, rintangan bagaimanapun pasti ada. Tetapi ingat kata Rhoma Irama, “Hadapilah semua dengan tabah, juga dengan kebesaran jiwa.”

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru