Piala Asia U-23: Uzbekistan Korban Indonesia Selanjutnya?

spot_img

Usai menyajikan drama yang membuat dag dig dug ser di laga kontra Korea Selatan, kepercayaan diri Timnas Indonesia sedang berada di level terbaik. Kala Erick Thohir menghampiri ruang ganti pun, punggawa Garuda Muda dengan lantang menyatakan bahwa mereka akan mencetak sejarah. Sekumpulan pemuda yang bersemangat itu bertekad untuk menjuarai Piala Asia U-23.

Namun, tak ada jalan mulus untuk mencapai target itu. Skuad asuhan Shin Tae-yong harus melewati laga sulit melawan Uzbekistan U-23 terlebih dahulu. Tim yang satu ini merupakan finalis di edisi sebelumnya. Tak heran apabila Uzbekistan merupakan kandidat juara Piala Asia U-23 tahun ini. Terlihat mengerikan, tapi Indonesia tak gentar.

Indonesia diperkirakan bakal terus memberikan perlawanan hingga titik darah penghabisan. Lantas, mampukah paruh dan cakar Burung Garuda mencabik-cabik Serigala Putih? Sebelum kita sajikan alasannya, kalian bisa subscribe dan nyalakan lonceng agar tak ketinggalan konten terbaru dari Starting Eleven Story.

Head To Head

Menariknya, Indonesia U-23 dan Uzbekistan U-23 jarang bertemu di kompetisi resmi. Menurut sejarahnya, Indonesia dan Uzbekistan baru bertemu sebanyak enam kali di semua jenjang umur. Sialnya, Skuad Garuda ternyata belum pernah meraih kemenangan jika menghadapi White Wolves.

Sementara di kelompok umur di bawah 23 tahun, mereka baru bertemu sekali. Laga tersebut tersaji di Asian Games 2022. Kala itu, Indonesia menghadapi Uzbekistan di babak 16 besar. Timnas Indonesia yang kala itu dipasrahkan kepada Indra Sjafri pun takluk dengan skor 2-0. Kekalahan ini sangat menyakitkan, mengingat Indonesia sebetulnya bermain cukup baik.

Selama 90 menit penuh, skuad Garuda Muda sebenarnya mampu menahan imbang Uzbekistan. Namun Indonesia kecolongan di babak tambahan waktu. Uzbekistan pun mengakhiri turnamen ini dengan status juara ketiga.

Nah, pertemuan kali ini kondisinya beda. Yang menangani Timnas Indonesia U-23 bukan lagi Coach Indra, melainkan STY. Pelatih berpaspor Korea Selatan itu memiliki track record apik kala menghadapi Uzbek. Pada tahun 2016, Coach Shin pernah mengalahkan Uzbekistan dengan skor 2-1 kala masih menukangi Timnas Korea U-23. 

Superioritas Uzbekistan

Sebelum akhirnya dipertemukan di laga semifinal, baik Indonesia maupun Uzbekistan telah melewati perjalanan yang menarik. Menjadi salah satu tim yang diunggulkan sejak awal turnamen, tim asuhan Timur Kapadze tergabung dalam Grup D yang relatif mudah. Menghadapi Malaysia, Vietnam, dan Kuwait, Uzbekistan sangat superior. 

White Wolves bahkan berhasil menyapu bersih tiga laga penyisihan grup dengan kemenangan. Uzbekistan selalu unggul telak dari lawan-lawannya. Vladimir Nazarof dan kolega bahkan menghujani gawang Kuwait dengan lima gol tanpa balas. Uzbek lolos ke fase gugur dengan status juara Grup D. 

Sementara di perempat final, Uzbekistan berhasil menaklukan Arab Saudi dengan skor 2-0. Ini jadi hasil yang cukup mengejutkan, mengingat Arab Saudi merupakan juara bertahan Piala Asia U-23. 

Laga tersebut jadi misi balas dendam yang sempurna, mengingat Uzbekistan adalah tim yang dikalahkan Arab Saudi di final Piala Asia U-23 tahun 2022. Hasil ini membuat Uzbekistan jadi tim yang belum terkalahkan dan belum kebobolan sebiji gol pun.

Indonesia Tak Kalah Istimewa

Tapi, perjalanan Indonesia di Piala Asia U-23 juga tak kalah membanggakan. Berbeda dengan Uzbekistan yang tergabung dalam grup mudah, Indonesia U-23 justru tergabung dalam grup A yang sulit mengingat adanya Australia, Jordan, dan Qatar selaku tim tuan rumah di situ. Dua diantaranya bahkan mencapai final di level senior kemarin.

Setelah menelan kekalahan di laga kontroversial melawan Qatar, Indonesia berhasil menaklukan Australia dengan skor 1-0 dan Jordan dengan skor mencolok, 4-1. Ini jadi sebuah kebangkitan yang sangat epic. Mengumpulkan enam poin, mereka lolos ke fase gugur dengan status runner up Grup A.

Sebagai sebuah tim debutan, lolos ke perempat final jelas sebuah prestasi yang perlu dicatat oleh sejarah. Tapi Indonesia tak dibiarkan berlama-lama merayakan kelolosan. Korea Selatan jadi lawan berikutnya di perempat final. Menjadi tim yang tak diunggulkan, Indonesia justru memberikan kejutan.

Bersua Korea, Indonesia menunjukkan mental pejuang. Marselino Ferdinan cs bahkan sempat unggul 2-1 di babak pertama. Meski akhirnya ditahan imbang 2-2, Garuda Muda mampu mengunci kemenangan di babak adu penalti. 

Pemutus Rekor Lawan

Namun, ketika nama Uzbekistan yang muncul sebagai lawan Indonesia di semifinal, catatan rekornya membuat beberapa orang mulai khawatir. Seperti yang sudah disampaikan tadi, Uzbekistan masih mengantongi statistik sempurna jelang duel melawan Indonesia. Tapi, menghadapi tim dengan catatan apik bukan suatu hal baru bagi Indonesia.

Statistik yang hampir sama juga dimiliki oleh Korea Selatan. Tapi kalian tahu sendiri bagaimana hasilnya. Indonesia tetap bisa mengalahkan Negeri Gingseng. Sebelum melawan Indonesia, Korea juga belum kebobolan sebiji gol pun. Tapi, pas lawan King Indo, Korsel langsung kebobolan dua kali.

Tapi Indonesia kan belum pernah menang lawan Uzbekistan? Tenang, sebelumnya Indonesia juga tercatat belum pernah menang dari Korea Selatan. Tapi Rafael Struick cs langsung mematahkan tren buruk tersebut di Piala Asia U-23. Hal serupa pun bisa saja terjadi kala menghadapi Uzbekistan.

Tak hanya menjadi kemenangan perdana, Indonesia juga memutus rekor Korea Selatan yang tak pernah absen dari Olimpiade selama 40 tahun terakhir. Maka dari itu, mau sesempurna apapun statistik yang dimiliki Uzbekistan, Indonesia diyakini mampu memutusnya.

Apalagi pertandingan antara Indonesia dan Uzbekistan akan dimainkan di Abdullah bin Khalifa Stadium. Venue yang dipercaya selalu membawa keberuntungan bagi Timnas Indonesia. Sejauh ini, sudah ada empat kemenangan yang diraih Indonesia di Abdullah bin Khalifa Stadium. Rangkaian hasil positif itu berawal dari Piala Asia senior kemarin.

Saat itu, Timnas Indonesia mampu menang 1-0 atas Vietnam. Tiket ke 16 besar Piala Asia 2023 pun berhasil diamankan berkat kemenangan itu. Sementara di Piala Asia U-23, Timnas Indonesia U-23 tiga kali berlaga di stadion yang menjadi kandang Al Duhail itu. Hebatnya, ketiganya berbuah kemenangan, yakni saat menghadapi Australia, Jordan, dan Korea Selatan. Uzbekistan pun diprediksi bakal jadi korban selanjutnya.

Calon Lawan Indonesia di Final

Apa pun hasilnya nanti, Indonesia masih akan memainkan satu pertandingan lagi. Bedanya, kalau menang lawan Uzbekistan mereka akan main di final, kalau kalah ya main di perebutan juara ketiga. Dengan begitu, setelah babak semifinal, ada dua kemungkinan lawan yang akan dihadapi. Antara Jepang atau Irak.

Keduanya merupakan tim yang diunggulkan dalam edisi kali ini. Irak yang sepakbolanya sedang berkembang pesat bahkan datang dengan status juara bertahan WAFF U-23 tahun 2023. Tapi, perjalanannya di Piala Asia U-23 tak begitu istimewa. Irak justru susah payah untuk menjadi juara Grup C.

Di laga pembuka, Singa Mesopotamia harus menelan kekalahan 0-2 dari Thailand. Ini membuat asa mereka sempat redup. Akan tetapi, kemenangan di dua laga terakhir memastikan posisi puncak klasemen Grup C jadi milik tim asuhan Radhi Shenaishil. Irak unggul head to head atas Arab Saudi. Sementara di perempat final, mereka cuma bisa menang 1-0 atas Vietnam.

Irak merupakan tim yang mengusung permainan efektif. Penguasaan bola bukan hal penting bagi mereka. itu dibuktikan dari laga melawan Arab Saudi kemarin. Irak mampu melepaskan 12 tembakan, lima diantaranya on target walau hanya memiliki 37 persen penguasaan bola.

Jepang juga jadi lawan yang patut diwaspadai oleh Indonesia. Meski tak menjadi yang terbaik di Grup B, Negeri Sakura tetaplah wajah sepakbola Asia. Wajah yang begitu tegas dan bermata tajam sehingga dapat menimbulkan rasa takut saat lawan mendengar namanya. Dari segi permainan, Jepang lebih berani mengambil inisiatif untuk menyerang lebih dulu.

Seperti saat memulangkan tim tuan rumah di perempat final. The Blue Samurai mampu unggul cepat di menit kedua. Jepang menguasai jalannya pertandingan dengan mencatatkan 73% penguasaan bola dan 667 operan. Itu menandakan bahwa Jepang selalu mengurung pertahanan Qatar. Jepang maupun Irak, pasti akan jadi lawan yang merepotkan. Mari kita tunggu, siapapun lawan Indonesia nanti. 

 

Sumber: Bola.net, Flashscore, Jawa Pos, Bolanas

 

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru