Siapa Calon Terbaik Penerus Mbappe Di PSG?

spot_img

“Semua terserah Luis Enrique. Dia yang lebih tahu kondisi tim.” Itulah perkataan bos PSG Nasser Al-Khelaifi ketika ditanya siapa yang cocok menggantikan Mbappe jika jadi hijrah ke Bernabeu.

Ya, kini klub kebanggaan Kota Paris itu sudah bersiap tanpa Mbappe musim depan. Les Parisiens harus segera move on. Toh, sudah ada beberapa nama calon penggantinya yang masuk radar. Lalu siapa yang lebih cocok?

Rafael Leao

Mbappe di PSG era Luis Enrique sering dimainkan di posisi striker tengah. Padahal, musim ini PSG sudah mendatangkan dua striker tengah seperti Randal Kolo Muani dan Goncalo Ramos.

Kalau Luis Enrique ingin lebih memanfaatkan dua striker tersebut, seharusnya sebagai pengganti Mbappe musim depan adalah tipe striker yang bisa bermain dari sisi kiri atau kanan.

Salah satunya yang gencar diincar adalah pemain AC Milan, Rafael Leao. Kubu Rossoneri juga sudah ngasih rambu-rambu kok. Ketika ada klub yang mampu membayar Leao 100 juta euro, maka mereka melepasnya. Uang segitu bagi PSG sepele. Apalagi Les Parisiens tak lagi harus membayar gaji selangit Mbappe lagi.

Leao adalah penyerang muda berbakat. Leao banyak dipuji soal kecepatan, dribbling, dan kemampuan mencetak golnya yang mengerikan. Nasser yakin, Leao adalah pemain yang tepat untuk menggantikan Mbappe.

Jika dibeli, Leao bisa menempati posisi striker kiri di format andalan Enrique 4-3-3. Ia akan ditopang striker tengah seperti Kolo Muani maupun Goncalo Ramos. Sedangkan di sisi kanan akan ditemani Ousmane Dembele atau Marco Asensio.

Ya, sebuah komposisi yang ideal. Leao bisa bergerak nyaman dan leluasa di sisi penyerangan kiri seperti yang biasa ia lakukan di Milan maupun Timnas Portugal. Nilai lebih Leao lainnya yakni tak lagi perlu beradaptasi dengan Ligue 1. Pasalnya ia adalah mantan pemain Lille.

Marcus Rashford

Jika PSG gagal mendapatkan Leao, mereka sudah mempunyai alternatifnya yakni pemain MU, Marcus Rashford. Pemain bergelar MBE ini sudah lama diincar. Bahkan menurut jurnalis Talksport, Laurens, Mbappe sendiri yang dulu menginginkan Rashford datang ke Paris. FYI aja, Mbappe ini sangat dekat dengan Rashford.

Namun sayang, kontrak Rashford akhirnya diperpanjang oleh MU. Rashford tak bisa menuruti kemauan dari Mbappe. Lantas apakah musim ini kesempatan Rashford menuju Paris akan kesampaian?

Tipe pemain kelahiran Manchester ini hampir mirip dengan Rafael Leao. Rashford adalah mesin gol yang lebih senang bergerak di sektor kiri penyerangan. Di sistem 4-3-3 Enrique, Rashford bisa dioptimalkan menjadi penyerang kiri yang ditopang Kolo Muani atau Goncalo Ramos di striker tengah, serta Dembele atau Asensio di penyerang kanan.

Kelebihan Rashford lainnya adalah soal penempatan bola dan finishing. Dua digit gol bisa saja jadi jaminan bagi PSG. Selain itu, kecepatan larinya juga tak kalah jago dari Leao. Namun yang minus dari Rashford dibanding Leao adalah etos kerja dan daya juangnya. Rashford sering terlihat malas atau kurang motivasi kalau di lapangan.

Victor Osimhen

Ketika Luis Enrique datangkan Randal Kolo Muani dan Goncalo Ramos, publik Paris berharap mereka bisa jadi mesin gol baru bagi PSG. Namun, apa yang terjadi sekarang tak sesuai ekspektasi. Jatuhnya, Mbappe lagi Mbappe lagi yang mencetak gol.

Kalau tak ada Mbappe lagi musim depan, apakah Enrique masih percaya kepada Kolo Muani dan Goncalo Ramos? Kalaupun masih ragu, bisa jadi kedua striker tersebut akan jadi tumbal. Luis Enrique akan mendatangkan striker tengah baru musim depan.

Nama yang terdepan adalah Victor Osimhen. Striker Napoli tersebut sangat diimpikan fans PSG untuk datang ke Paris. Setelah membawa Napoli scudetto, nampaknya pengalaman baru akan dicoba striker asal Nigeria tersebut musim depan. Presiden Napoli juga sudah mengatakan bahwa hanya PSG lah yang bisa menebus Osimhen dengan harga yang dipatok hampir 200 juta.

Kemampuan Osimhen menjadi mesin gol tak usah diragukan lagi. Ia adalah monster di depan gawang lawan. Sebagai target man, pemain kelahiran Lagos ini bisa dikatakan sebagai striker yang komplit. Kaki serta kepalanya sama kuatnya. Belum lagi kecepatan dan tubuh yang ideal untuk berduel.

Enrique sebenarnya sudah tergila-gila dengan Osimhen sejak menangani PSG musim ini. Dengan format 4-3-3-nya, Osimhen akan jadi striker tengah yang tak tergantikan bagi Enrique musim depan.

Striker bertopeng itu akan ditopang Asensio di sisi kanan penyerangan dan Dembele di sisi kiri penyerangan. Dengan komposisi tersebut, Enrique tak lagi takut PSG kekeringan gol ketika kehilangan Mbappe.

Lautaro Martinez

Selain Rafael Leao dan Osimhen, PSG ternyata juga kesengsem dengan bintang Serie A lainnya yakni Lautaro Martinez. El Toro yang sangat setia bersama Inter itu terus digoda Les Parisiens.

Sejak 2022 lalu, sebenarnya El Toro sudah sempat dibujuk gabung ke PSG oleh rekan senegaranya, Lionel Messi. Namun Lautaro ketika itu menolak dengan alasan masih ingin setia bersama Inter.

Nampaknya musim ini PSG kembali melancarkan pendekatan pada striker Argentina itu. Mendengar kabar pendekatan tersebut, pihak Inter ternyata diam-diam sudah menyiapkan alternatif pengganti jika Lautaro jadi diambil PSG. Inter sudah mendatangkan striker baru secara gratis musim depan dari Porto, Mehdi Taremi.

Tipe striker seperti Lautaro ini berbeda dengan Mbappe maupun Osimhen. El Toro adalah tipe striker mungil yang cepat. Ia tak jarang harus didukung oleh striker pendampingnya yang lebih besar secara fisik seperti Lukaku atau Marcus Thuram ketika di Inter.

El Toro sepertinya lebih cocok menjadi striker duet, bukan striker tunggal. Lalu dengan posisi yang dianut Enrique 4-3-3, apakah Lautaro bisa cocok? Kemungkinannya Lautaro Martinez jika jadi datang, akan menjadi striker tengah di format tersebut.

Namun ada alternatif lain jika Enrique berani mengubah pakem formasinya menjadi 4-3-1-2 atau 4-4-2. Jadi, Lautaro bisa berduet dengan salah satu dari Goncalo Ramos atau Kolo Muani.

Ya, semuanya kini terserah Enrique. Yang jelas mendatangkan Lautaro Martinez tak akan ada ruginya. Dia adalah striker yang pantas diburu PSG karena performanya sedang gacor-gacornya.

Mohamed Salah

Keadaan yang tak pasti di kubu Liverpool setelah ditinggal Jurgen Klopp musim depan, membuat nasib para pemainnya juga diragukan bertahan. Termasuk mesin gol mereka Mohamed Salah.

The King Egyptian yang kontraknya masih tersisa hingga tahun 2025, pasti sudah punya ancang-ancang untuk masa depannya. Liverpool sebagai pemilik juga tak mau pemain bintangnya itu pergi secara cuma-cuma 2025 nanti. Pasti The Reds mau menguangkannya.

Januari 2023 lalu, Presiden PSG dikabarkan sempat makan bareng dengan Mo Salah di Maroko. Isi pertemuannya tentang masa depan pemain Mesir tersebut. Nasser sangat ingin Mo Salah bergabung dengan PSG.

Jikalau terealisasi, Salah akan jadi pembelian menarik PSG musim depan. Ia bisa dijadikan mesin gol baru. Kualitasnya di usia 31 tahun, masih bisa segacor itu di Liverpool. Dengan Formasi andalan 4-3-3, Salah bisa jadi senjata utama baru Enrique di sektor penyerang kanan PSG.

Ia akan ditopang Kolo Muani dan Goncalo Ramos di striker tengah, dan Ousmane Dembele di penyerang kiri. Komposisi tersebut dinilai akan jadi wajah baru lini serang PSG yang lebih mengerikan musim depan. PSG akan punya maskot baru yang tak kalah gacor dari Mbappe.

Sumber Referensi : lagazzetta, footballitalia, theguardian, transferinsider, getfootballnewsitaly, dailymail

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru