Chelsea masih ingin melanjutkan belanja besar-besaran mereka di bursa transfer mendatang. Setelah di transfer musim dingin kemarin mereka sudah mengeluarkan uang lebih banyak daripada tim-tim lainnya di Eropa. Sang pemilik, Todd Boehly ternyata masih punya ambisi untuk merombak tim. Dan baginya, tim yang saat ini belum sesuai dengan keinginannya.
Di bulan Januari lalu, Chelsea telah menggelontorkan banyak uang. Pemain-pemain yang mereka beli diantaranya Enzo Fernandez dari Benfica, Mykhaylo Mudryk dari Shakhtar Donetsk, Benoit Badiashile dari AS Monaco, dan banyak lainnya. Menjadikan total 323 juta poundsterling. Itu jumlah yang lebih banyak daripada pengeluaran dari tim-tim di La Liga, Serie A, Bundesliga, dan Ligue 1.
Daftar Isi
Siapa Incaran Chelsea?
Lalu siapa pemain yang akan Chelsea beli di bursa transfer mendatang? Salah satu nama yang santer dikaitkan dengan Chelsea adalah Raphina dari Barcelona. The Blues sudah tertarik dengan pemain sayap itu sejak musim lalu. Tapi mereka keduluan oleh blaugrana dan Raphina pun pindah ke Camp Nou dengan harga 50 juta pounds.
Raphina menjadi pemain penting di Barca sejak saat itu. Ia mencetak sembilan gol dari 37 pertandingan di semua kompetisi. meskipun begitu Barca punya masalah mendesak yang lain. Klub sedang dililit masalah keuangan yang serius. Maka dari itu, diyakini dengan menjual Raphina musim panas nanti akan membantu meringankan beban keuangan Barca.
Tapi Chelsea tidak sendirian. Newcastle juga mengincar pemain berusia 26 tahun itu. Eddie Howe ingin menambah daya gedor Newcastle untuk musim depan. Dan mengingat Newcastle adalah klub kaya baru di Inggris, mereka akan jadi saingan berat untuk Chelsea.
Selain Raphina London biru juga tertarik untuk mendatangkan bintang muda Bundesliga, Manu Kone. Gelandang asal Prancis itu cukup tampil mengesankan bersama Borussia Monchengladbach musim ini.
Dilansir dari sportskeeda, Chelsea sudah berminat mendatangkan Manu Kone sejak bulan Januari lalu. Ia adalah incaran Chelsea sebelum akhirnya memilih untuk mendatangkan Enzo Fernandez. The Blues dipercaya masih mengawasi perkembangan Manu Kone sampai sekarang.
Butuh Dana Besar
Dua incaran pemain itu membuat Chelsea harus menyiapkan dana yang tidak sedikit. Belum lagi ada beberapa pemain incaran yang belum terungkap oleh media. Diprediksi akan ada banyak nama bermunculan menjelang bursa transfer musim panas nanti.
Tapi ambisi untuk mendatangkan banyak pemain itu juga mendatangkan masalah lain. Saat ini Potter sudah punya 30 pemain senior di ruang ganti mereka. The Blues juga berada di ambang sanksi financial fair play. Mengingat dua bursa transfer sebelumnya Chelsea sudah menghabiskan sekitar 500 juta pounds untuk membeli pemain.
Jadi, ada beberapa masalah yang harus Potter pikirkan sebelum bursa transfer musim panas dibuka. Pertama, Chelsea sudah punya terlalu banyak pemain. Namun masih ingin menambah skuad agar sesuai keinginan Potter dan Boehley. Kemudian, Chelsea juga butuh dana untuk belanja besar-besaran nanti.
Dilihat dari situasi itu, maka sudah jelas apa solusi yang harus diambil Potter. Yaitu menjual para pemain yang ia rasa sudah tidak butuhkan. Juga membuang para pemain yang kontraknya akan habis di akhir musim ini. Siapa saja mereka?
Jual Para Pemain Lama
Kandidat pertama yang akan dibuang Chelsea musim ini adalah para pemain yang sisa kontraknya tinggal sedikit. Klub akan berusaha untuk menjual mereka sebelum kontraknya habis dan bisa hengkang dengan status bebas transfer. Mereka adalah Mason Mount, Mateo Kovacic, Cesar Azpilicueta, Christian Pulisic, Ruben Loftus-Cheek, dan Pierre Emerick Aubameyang.
Dikutip dari the athletic, Chelsea juga akan menjual mereka yang punya sisa dua tahun di Stamford Bridge. Salah satunya adalah Ben Chilwell. Perpanjangan kontrak pasti akan tetap jadi opsi. Tapi bagi klub, itu bukanlah prioritas. Misi utamanya adalah menjual pemain untuk dapat lebih banyak pemasukan.
Chilwell masih berusia 26 tahun, dan dia adalah pemain berkebangsaan Inggris. Maka Chelsea bisa meminta bayaran tinggi untuknya. Chilwell juga rentan akan cedera. Ia menderita cedera lutut dan hamstring yangs erius sejak pindah ke Stamford Bridge. Itu menambah alasan Potter mengapa ia harus menjualnya.
The Blues telah membeli Marc Cucurella dari Brighton. Ia dinilai sebagai sosok yang senior dan berpengalaman untuk menggantikan posisi Chilwell. Potter juga punya pilihan pemain muda. Ada Lewis Hall yang telah membuat tujuh penampilan untuk tim senior musim ini. Selain itu, Chelsea juga punya Ian Maatsen yang tampil mengesankan saat dipinjamkan ke Burnley.
Chilwell Penting Untuk Chelsea
Menyadari hal itu, maka menjual Chilwell adalah hal yang paling masuk akal dan aman untuk Chelsea. The Blues akan punya tambahan dana. Juga tidak perlu membeli pemain baru karena sudah ada banyak penggantinya. Baik pemain berpengalaman maupun pemain muda.
Tapi pertanyaannya adalah, bijakkah Chelsea menjual Chilwell? Dia adalah aset utama Chelsea sejak kedatangannya. Terutama ketika bertugas sebagai bek kiri. Musim lalu performa Chelsea memburuk ketika dia dan Reece James yang beroperasi di kanan absen karena cedera. Chilwell dan Reece James sudah punya hubungan dekat di atas lapangan. Sudah seperti Trent Alexander-Arnold dan Andrew Robertson di Liverpool.
Dan saat ini, Chilwell terlihat sudah kembali ke performa terbaiknya. Tendangan Volinya yang luar biasa dalam kemenangan 3-1 atas Leicester sabtu kemarin adalah bukti nyata. Itu jadi gol ke-9 dan disertai 11 assist untuk klub.
Chilwell juga sudah mendapatkan rasa hormat dan kasih sayang dari publik Stamford Bridge. Para fans menyanyikan namanya dengan kalimat “Ben Chilwell telah memenangkan Piala Eropa”. Itu mengenang jasanya di kemenangan Liga Champions tahun 2021.
Dan terlebih lagi, Chilwell senang berada di Chelsea. Setelah laga lawan Leicester, yang merupakan mantan klubnya, ia berkata “Saya senang cara penggerma mendukung kami. Ini adalah musim yang sulit tetapi mereka tetap bersama kami. Itu menyenangkan bagi saya dan memberi saya dorongan.”
Kata-kata itu tidak mencerminkan seseorang yang ingin hengkang dari klub. Chilwell mengisyaratkan bahwa dirinya sangat mencintai Chelsea. Ia ingin membuktikan diri dan mengabdi di Stamford Bridge selama mungkin. Akan terasa pas jika Chelsea juga memikirkan hal yang sama.
Sumber referensi: ESPN, Daily, Athletic, Sportskeeda


