Cedera panjang bocil Barcelona, Pablo Gavira alias Gavi membuat Xavi dituntut untuk berpikir cepat mencari penggantinya. Namun Xavi juga harus memperhatikan beberapa hal untuk mencari pengganti Gavi.
Apakah hanya untuk jangka pendek saja, ataukah sekalian untuk jangka panjang? Mengingat dari segi keuangan, saku Barcelona musim ini masih kering. Kemungkinan untuk membeli pemain mahal di bulan Januari 2024 pun kemungkinannya kecil. Lalu siapa pemain yang realistis mampu didapat Xavi?
Daftar Isi
Thiago Alcantara (Liverpool)
Muncul nama bekas pemain La Masia dan Barcelona era Pep Guardiola, Thiago Alcantara. Bagaimanapun romantisme kepulangannya ke Barca masih dinanti publik Catalan. Menurut Mundo Deportivo, publik Catalan tak keberatan untuk bisa bereuni lagi dengan pemain yang sudah hengkang dari Camp Nou sejak tahun 2013 silam.
🚨 Barcelona are hoping to make a sensational swoop to resign Liverpool’s Thiago Alcântara when the January transfer window opens, per @sport 😮 🔴 pic.twitter.com/qtsndCjQr2
— OneFootball (@OneFootball) November 27, 2023
Kini usia Thiago sudah menginjak 32 tahun. Kontraknya di Liverpool juga akan berakhir Juni 2024 nanti. Ia sepertinya juga sudah tak dibutuhkan lagi di skuad Klopp. Bahkan musim ini Thiago tercatat belum bermain satu pun laga bersama skuad The Reds karena masalah kebugaran.
Dari situasi tersebut, kemungkinan Thiago hengkang dari Anfield makin terbuka lebar. Terlebih musim ini Jurgen Klopp sudah banyak berinvestasi pada gelandang muda. Disitulah Barca sebenarnya bisa masuk dengan berbagai penawaran. Baik dengan pinjaman atau opsi pembelian.
Xavi sudah sangat tau Thiago. Selain sesama Spanyol, mereka juga dulu pernah bermain bersama. Kebutuhan kedalaman lini tengah Barca akan terpenuhi dengan kehadiran Thiago. Gaya bermain Thiago juga cocok dengan apa yang dibutuhkan Xavi di sistemnya sekarang.
Berduet dengan Pedri, Gundogan atau Frankie De Jong, dapat menambah kesolidan lini tengah Barca. Kualitas umpan matangnya, ditambah pengalaman dan kepemimpinannya, dapat membawa banyak keuntungan bagi skuad Xavi.
Namun mengingat umurnya yang sudah tak muda lagi, ditambah riwayat cederanya kambuhannya, pembelian Thiago ini hanyalah tujuan jangka pendek bagi Barca. Di sisi lain, win-win solution sebenarnya dapat diperoleh beberapa pihak dalam transfer ini. Bagi Thiago ia dapat bereuni lagi dengan klub lamanya, lalu Liverpool mendapat untung dari penjualan, sedangkan Barca mendapat suntikan kedalaman skuad.
Giovani Lo Celso (Tottenham Hotspur)
Pemain berikutnya adalah Giovani Lo Celso. Gelandang Argentina yang sekarang berseragam Tottenham Hotspurs. Tak dipungkiri pemain ini sudah diincar Xavi sejak bursa transfer musim panas lalu. Sayang ia gagal bergabung karena pelatih baru Spurs Postecoglou menginginkan Lo Celso bertahan.
🚨🎖️| Barcelona’s favorite for January is Gio Lo Celso. [@martinezferran] #fcblive 🇦🇷 pic.twitter.com/we4DeQmWn3
— BarçaTimes (@BarcaTimes) November 23, 2023
Akan tetapi setelah bertahan, pemain yang tampil apik selama masa peminjamannya di Villareal musim lalu tersebut, tetap saja menjadi cadangan di skuad Postecoglou. Lo Celso kalah saing dengan gelandang macam Pape Sarr, Bissouma, dan Maddison.
Menurut Transfermarkt, pemain berusia 27 tahun tersebut musim ini masih bermain 5 kali saja bagi The Lilywhites. Dengan kondisi tersebut, Lo Celso bisa saja bersedia hengkang jika ditawari kontrak yang menjanjikan oleh klub lain.
Di sini Xavi bisa segera meminta manajemen Barca untuk kembali menyiapkan tawaran kepada pihak Spurs pada bulan Januari nanti. Dilansir Goal, kabarnya nilai tebus yang diinginkan Spurs hanya sekitar 12 juta pounds.
Kehadiran pemain Timnas Argentina ini di Barca bisa menambal peran Gavi. Selain sebagai gelandang yang rajin merangsek ke daerah pertahanan lawan, Lo Celso juga bisa produktif baik dari segi assist maupun gol. Apalagi atmosfer La Liga sudah tak asing lagi bagi Lo Celso. Lo Celso yang masih berusia 27 tahun bisa jadi pilihan transfer menjanjikan Xavi, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang sekalipun.
Jorginho (Arsenal)
Pemain berikutnya adalah Jorginho. Gelandang milik Arsenal yang kini berusia 31 tahun. Selama membela Arsenal, Jorginho jarang mendapat tempat inti. Datangnya Declan Rice malah semakin membuat nasib gelandang Timnas Italia itu tak jelas di Emirates.
Barcelona are eyeing a deal for Jorginho in the January window. [@ffpolo] pic.twitter.com/1holDM369H
— Gunners (@Gunnersc0m) September 6, 2023
Sejak bergabung dengan Meriam London Januari 2023 lalu, ia hanya tampil 31 laga bermain dan hanya hasilkan satu assist saja bagi The Gunners. Dari sisi Jorginho, ia pernah mengatakan bahwa tak menutup kemungkinan untuk mencari pengalaman baru di liga lain seperti La Liga. Dari kondisi itulah Barca bisa masuk untuk menawar Jorginho, baik dengan opsi pinjaman atau pembelian sekalipun. Toh kontrak Jorginho bersama Arsenal akan berakhir musim ini.
Xavi membutuhkan sosok seperti Jorginho untuk jangka pendek di lini tengah Barca. Selain itu, Xavi juga masih mendambakan sosok gelandang jangkar yang berpengalaman untuk mengatur tempo permainan.
Jika jadi datang, Jorginho akan dapat membentengi Pedri, Gundogan, maupun Frankie De Jong di lini tengah. Jorginho juga pandai dalam posisi double pivot yang terkadang juga dipakai oleh Xavi. Duetnya bersama Pedri atau Frenkie De Jong bisa jadi alternatif bagi Xavi untuk menopang Gundogan.
Gana Gueye (Everton)
Muncul juga nama Idrissa Gana Gueye. Gelandang milik Everton asal Senegal berusia 34 tahun. Mendatangkan Guaye adalah transfer jangka pendek bagi Xavi untuk menambah kedalaman lini tengah Barca ketika ditinggal Gavi.
Gana Gueye est le seul joueur d'Everton qui a réalisé un bon match
— SEY D. NA 天🇵🇹 (@SeydinaOfficial) November 26, 2023
Il a vraiment été au niveau. pic.twitter.com/kGriD29UtK
Pemain ini sempat ingin meninggalkan The Toffees musim lalu ke Saudi Pro League. Namun ia masih memilih berada di Goodison Park karena masih ingin bermain di liga dengan level tertinggi di benua Eropa.
Dengan kondisi Everton yang banyak masalah serta hukuman yang menimpa mereka, bisa jadi membuat mereka melepas beberapa pemainnya, termasuk Guaye. Apalagi kalau ditawar oleh Barca, bisa jadi ia akan kepincut dan segera meninggalkan klub yang sedang banyak masalah tersebut.
Guaye punya kemampuan yang solid mengawal lini tengah. Baik sebagai pemain Nomor “6” maupun “Nomor 8”. Xavi jika mendatangkan Guaye juga akan mempunyai pengganti yang sepadan dengan peran Gavi yang terkenal “grusa-grusu”.
Guaye sangat tangguh untuk bertempur di lini tengah dalam memenangkan duel. Karena menurut Fbref, pemain Senegal ini punya rataan tekel yang cukup tinggi yakni 3,32 atau 97 % per 90 menit.
Guido Rodriguez (Real Betis)
Pemain berikutnya ada gelandang Real Betis bernama Guido Rodriguez. Pemain asal Argentina berusia 29 tahun tersebut adalah salah satu bidikan Xavi musim panas lalu sebelum memboyong Oriol Romeu.
Guido tak tergantikan selama ini di lini tengah Real Betis. Namun kontrak Guido ini juga akan habis pada akhir musim ini. Mengenai masa depannya, ia juga masih bimbang untuk menentukannya.
Guido Rodríguez to Barcelona in January is a real option, as his transfer fee will not be high. The player's contract expires next June.
— Barça Universal (@BarcaUniversal) September 9, 2023
— @mundodeportivo pic.twitter.com/l5MjdFHWaY
Anak asuh Pellegrini ini adalah profil seorang gelandang jangkar atau double pivot yang pandai dalam hal duel, maupun mengatur tempo permainan. Kedatangan Guido ke Barca dapat menambah pilihan lini tengah Blaugrana yang kini ditinggal Gavi. Guido akan cocok dan saling melengkapi dengan membentuk trio bersama Gundogan, Frenkie De Jong, maupun Pedri.
Akan tetapi tidak mudah mendatangkan Guido. Butuh kerja keras dan upaya lebih untuk meyakinkan Real betis agar mau melepasnya. Pasalnya Guido ini adalah komoditi andalan Real Betis. Mereka tentu tak mau melepasnya dengan harga murah.
Transfer Guido bisa saja terjadi pada Januari 2024 ini jika Barca mampu membayar klausul yang diminta betis sekitar 68 juta euro. Kalau tidak, Barca harus menunggu sampai kontraknya habis, atau mencari opsi pemain lain.
Pemain La Masia
Nah, jika semua opsi mendatangkan pemain tersebut gagal terwujud, sebenarnya Xavi masih ada banyak pilihan untuk memaksimalkan potensi anak-anak muda binaan La Masia. Sebut saja seperti Fermin Lopez, Marc Casado maupun Aleix Garrido.
📸| Fermín López and Marc Casadó trained with Barça Atlètic ahead of their game against Nàstic Tarragon. pic.twitter.com/6mt9lOPj0O
— Barça Buzz (@Barca_Buzz) September 8, 2023
Namun untuk meletakkan beban berat kepada mereka untuk main bagus tiap pekannya, adalah sebuah hal yang keliru. Mereka masih butuh banyak berkembang dan jangan terlalu diforsir pada beban yang terlalu tinggi.
Maka dari itu, Xavi harus realistis apabila akhirnya akan mengandalkan pemain dari La Masia tersebut sebagai pengganti sementara Gavi. Jangan terlalu diforsir lagi seperti halnya Gavi, bisa-bisa nanti malah cedera lagi.
Sumber Referensi : goal.com, transfermarkt, theathletic, transfermarkt, goal.com, transfermarkt


