Ricky Kambuaya: Sosok Jendral Lapangan Tengah Timnas Indonesia

spot_img

Bumi Cenderawasih memang tak pernah habis melahirkan talenta berbakat di dunia sepak bola. Dari era Boaz Solossa, Titus Bonai, Patrich Wanggai, Okto Maniani, dan sampai hari ini Papua tak pernah absen mengisi pos pemain Timnas Indonesia. Di ajang Piala AFF 2020 kemarin saja, ada satu nama yang cukup mentereng.

Ia adalah Ricky Kambuaya, pemain dari Indonesia Timur yang sukses mencuri perhatian pecinta sepak bola Indonesia. Bahkan ia mampu mengubur popularitas dua nama beken di Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri dan Elkan Baggot.

Pria kelahiran Sorong, Papua Barat ini punya peran penting bagi Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Gelandang kelahiran 5 Mei 1996 itu berperan sebagai pendobrak yang beroperasi di lini tengah Tim Garuda. Kambuaya jadi salah satu pemain yang dipercaya di Timnas saat ini. Posisi gelandang 25 tahun bahkan seperti tak tergantikan di tangan Shin Tae-yong.

Hal itu wajar saja, karena performa Kambuaya sangatlah mengesankan di lini tengah Timnas Indonesia. Bersama Rachmat Irianto yang diposisikan lebih bertahan, membuat ruang gerak Kambuaya lebih luas untuk mengeksplor area sepertiga lawan. Ricky Kambuaya dikenal sebagai sosok yang tenang, ulet dan lugas. Tak jarang ia juga melakukan solo run demi membongkar pertahanan lawan.

Tak ayal, berkat kemampuannya itu, Ricky Kambuaya sukses memborong dua gelar man of the match pada pada pertandingan Piala AFF Suzuki Cup 2020. Gelar pertama ia raih saat mengalahkan Kamboja 4-2 di pertandingan pertama fase grup, kemudian Ricky pula yang meraih pemain terbaik di pertandingan terakhir Indonesia di Piala AFF saat melawan Thailand di final leg 2.

Namun, pemain yang mantap di bawah Shin Tae-yong tak banyak disorot sebelum AFF 2020 digelar. Bahkan tidak banyak yang menyadari kalau sebelum berseragam Bajul Ijo, Ricky Kambuaya sudah bermain di Liga 1 sejak 2019 bersama PSS Sleman.

Perjalanan Karir Ricky Ricardo Kambuaya

Ricky Richardo Kambuaya adalah anak kedua dari empat bersaudara. Sejak duduk di bangku SMP, dia sudah bermain sepak bola di lingkungan tempat tinggalnya. Menurut cerita sang kakak, semasa almarhum bapaknya masih hidup, Ricky Kambuaya selalu bermain bola. Sang bapak yang meninggal pada tahun lalu itu pernah mendampinginya, sebagai pelatih dan memberikan doa bagi Kambuaya.

Karir profesional Ricky Kambuaya dimulai dari tahun 2015 dengan bergabung di klub Pro Duta saat masih remaja. Lalu pada 2017 Kambuaya mulai menapaki karier senior di PS Mojokerto Putra. Bersama PS Mojokerto Putra, karirnya makin mantap. Sampai akhirnya di musim 2019/2020 ia diboyong PSS Sleman yang berlaga di Liga 1 bersama pemain kawakan, Jajang Sukmara.

Setelah merumput satu musim di Liga 1 bersama PSS Sleman, Pelatih Persebaya Surabaya, Aji santoso menyadari bahwa Ricky Kambuaya adalah pemain hebat. Bahkan Aji Santoso mengatakan bahwa sejak awal ia melihat permainan Ricky Kambuaya di PSS Sleman, ia sudah punya perasaan bahwa Ricky bakal jadi salah satu pemain besar di Indonesia.

Dari situ, akhirnya Coach Aji menebus gelandang asli Papua itu untuk bisa bergabung dengan Persebaya Surabaya pada tahun 2020.

Ajang Pembuktian Bagi Ricky Kambuaya

Penampilan ciamik dan konsisten Ricky Kambuaya akhirnya membuat mata Shin Tae-yong melirik ke arahnya. Kambuaya pun dipanggil untuk mengikuti seleksi Timnas Indonesia. Dan benar saja, Shin Tae-yong menunjukkan kalau dirinya tak pernah keliru memilih pemain.

Kambuaya pun menjadi andalan di setiap pertandingan Timnas Indonesia pada ajang turnamen AFF Suzuki Cup 2020. Ia selalu mendapat tempat di lini tengah Timnas Indonesia. Bahkan Kambuaya mampu menggeser nama-nama besar seperti Evan Dimas, Syahrian Abimanyu, dan Egy Maulana Vikri.

Puncaknya pada tanggal 28 Desember 2021 kemarin, Ricky Kambuaya masuk pada nominasi Breakout Stars of AFF Suzuki Cup 2020 berjajar dengan talenta-talenta muda dari negara kontestan AFF lainnya, seperti Kevin Hansen (Filipina), Nguyen Hoang Duc (Vietnam), Kogileswaran Raj (Malaysia), Phitiwat Sukjitthammakul (Thailand), Song Ui-young (Singapura).

Kabarnya setelah tampil cemerlang di Piala AFF 2020, Kambuaya berniat melanjutkan karir ke luar negeri. Konon banyak klub asing yang sudah melihat performanya di Piala AFF.

“Kalau memang saya dibawa coach Shin-Tae-yong ke luar [negeri], tentunya ini sangat baik bagi karir saya dan saya bersedia untuk bermain di luar negeri,” ucap Kambuaya.

Rekannya, Asnawi Mangkualam sudah lebih dulu mendapat rekomendasi dari Shin Tae-yong dan bermain di klub kasta ke-2 Liga Korea Selatan, Ansan Greeners. Maka, bukan sebuah hal yang mustahil kalau Ricky Kambuaya bakal menyusul ke luar negeri. Kita tunggu saja kabar selanjutnya apakah Ricky akan mengikuti jejak seniornya Yanto Basna untuk berkiprah di luar negeri, atau stuck di Liga “Terbaik Dunia” ini.

 

Sumber: AFFSuzukiCup.com, Kompas.com, Detik Sport,

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru