Review EPL Gameweek 4 : Liverpool Menggila, MU Mulai Konsisten

spot_img

Pekan ke-4 Liga Inggris usai sudah. Laga Forest vs Spurs yang dimenangkan oleh spurs 2-0 menjadi laga penutup akhir pekan. Beberapa laga pembuktian terutama tim Big Six mulai terlihat di pekan ke 4 ini. Tentu, salah satunya yang mencengangkan adalah apa yang terjadi di Anfield pada laga hari Sabtu.

Dari beberapa hasil positif yang diraih para tim Big Six, dari segi klasemen pun mulai menunjukan apa yang disebut “Big Six” sebenarnya. Namun tentu, di luar tim Big Six banyak juga hasil-hasil yang penuh kejutan. Apa saja hasilnya? Berikut review lengkap pekan ke 4 Liga Inggris versi tim Starting Eleven.

Kebangkitan Kembali Pasukan Klopp Cukur Bournemouth

Hasil minor di tiga pekan awal, Liverpool dihadapkan pada situasi sulit. Bertemu Bournemouth di Anfield, mau tidak mau harus menjadi harga mati bagi kemenangan pertama The Reds musim ini di Liga Inggris.

Liverpool kembali tampil dominan sejak awal laga. Dikira Bournemouth akan bermain “low block”, tapi ternyata mereka banyak meninggalkan area kosong. Dan di hukumlah mereka. Sundulan Luis Diaz membuka pesta gol Anfield setelah menerima umpan dari Firmino.

Dua gol berikutnya dari Elliot dan Arnold dihasilkan lewat tendangan dari luar kotak penalti. Tak cukup sampai di situ, Firmino dan Van dijk menambah pundi-pundi gol The Reds sehingga skor 5-0 terpampang nyata sampai turun minum.

Di babak kedua, pasukan Klopp sepertinya sudah menikmati permainan ini. Bournemouth juga tak banyak berubah dari segi permainan. Alhasil gol demi gol kembali lahir dari para pemain The Kop, gol bunuh diri bek Bournemouth Mepham, gol tambahan dari Firmino, Fabio Carvalho, dan akhirnya pesta gol The Reds ditutup dengan sundulan juga oleh Luis Diaz di menit 85. Skor 9-0 menjadi bukti nyata kebangkitan kembali mental Liverpool.

Manchester United Kembali Konsisten Secara Hasil

Sebelumnya di St Mary’s markas Soton, MU bermain tandang dengan kembali mencadangkan sang kapten, Maguire dan CR7. Sebagian besar skuad kemenangan atas Liverpool kembali dipakai Ten Hag.

Bermain sesuai kapasitasnya, MU di babak pertama terus menekan pertahanan Soton. Soton yang kali ini bermain agak tertutup, menjadi sulit bagi United yang lemah dalam merobek pertahanan lawan lewat skema “open play”.

Soton juga bukan tanpa peluang, mereka sesekali mengincar counter maupun memanfaatkan set pieces yang menjadi andalan mereka melalui Ward Prowse. Namun skor kacamata masih menandai babak pertama usai.

Di babak kedua dengan kembali menguasai pertandingan. MU di menit 55 akhirnya mampu menciptakan gol melalui crossing dari Diego Dalot yang diselesaikan oleh sepakan Bruno Fernandes. 1-0 untuk MU. Sayang MU di sisa-sisa babak kedua tak kunjung bisa “kill the game”. Justru Soton lah yang terus mengurung MU. Pertahanan MU pun teruji, save-save dari De Gea juga patut diapresiasi. Kemenangan 1-0 ini paling tidak kembali menaikan mental anak asuh Ten Hag dalam mengarungi laga-laga ke depannya.

Arsenal Masih Tak Terbendung Meskipun Susah Payah Tembus Tembok Fulham

Kemudian beralih ke Emirates. Pemuncak klasemen sementara Arsenal ditantang Fulham, klub promosi yang belum terkalahkan. Arsenal langsung tancap gas dengan mendominasi permainan seperti biasa meskipun minus Zinchenko dan Thomas Partey.

Pola dan gaya permainan Arteta masih terbukti konsisten. Di partai ini, Fulham masih dengan permainan “low block”-nya, serta intensitas pressing tinggi. Dengan itu mereka mampu menahan gempuran Meriam London di babak pertama. Para pemain Arsenal dipaksa tak terlalu lama memegang bola. Hasilnya, Arsenal kesulitan menciptakan peluang matang.

Benar saja, di situasi “Deadlock”, Arsenal kebobolan oleh blunder Gabriel yang dimanfaatkan oleh Mitrovic. 1-0 Fulham memimpin. Dengan hasil itu, Fulham tampaknya langsung ancang-ancang memakai strategi parkir bus.

Namun tak lama berselang, performa apik mantan kiper Arsenal, Bernd Leno pupus sudah oleh sepakan kapten Arsenal, Martin Odegaard. Arsenal mampu menyamakan kedudukan 1-1. The Gunners mau tak mau harus “All Attack” di sisa waktu yang ada demi raih 3 poin.

Tiga poin itu akhirnya datang di menit 86, setelah Gabriel menebus blundernya dengan memanfaatkan kemelut di depan gawang. Comeback yang dramatis dari Arsenal ini mengantarkan mereka sementara kembali kokoh di puncak klasemen.

Hattrick Pertama Haaland Di Liga Inggris Antarkan City Raih 3 Poin

Dari Etihad Stadium, anak asuh Pep Guardiola ditantang pasukan Patrick Vieira. City punya memori kelam musim lalu kalah di kandang sendiri. Hal itu ternyata kembali berulang berkat 2 gol Palace di babak pertama lewat skema set pieces. Skor 2-0 sementara mampu membungkam publik Etihad.

City adalah City, strategi terus mengurung lawan adalah senjatanya. Mereka terus tak kenal lelah merobek pertahanan lawan. Di babak kedua, gol akselerasi “Cut Inside” Bernardo Silva memantik pasukan City untuk comeback. Benar saja, selang 10 menit kemudian Erling Haaland mampu menyamakan kedudukan 2-2.

Dua gol tambahan dari perkasanya Erling Haaland membuat dirinya mencatat rekor hattrick pertamanya di Premier League. Sekaligus mengantarkan The Citizens meraih 3 poin. Skor 4-2 menjadi akhir dari partai ini. Comeback yang fantastis dari City terutama pembuktian Haaland sebagai calon top skor liga musim ini.

Racikan Potter Membuat Brighton Masih Tak Terkalahkan

Konsistensi Brighton kembali diuji setelah 3 pekan tak terkalahkan. Kali ini mereka melawan Leeds, yang sama-sama belum menelan kekalahan. Racikan gaya main Graham Potter pun kembali terbukti konsisten. Meskipun dari segi peluang, penyakit Brighton ini kembali kambuh seperti musim lalu. Penyakit dari segi xG(Expected Goal). Expected Goal The Seaguls di partai ini lumayan tinggi yakni 1,61, tapi sering gagal dimanfaatkan menjadi gol.

Hanya 1 gol yang tercipta lewat Pascal Gross di menit 66. Hasil 1-0 itu mampu bertahan sampai peluit akhir dibunyikan. Hasil ini mengantarkan Brighton ke posisi 4 klasemen. sementara, sekaligus memperpanjang rekor belum terkalahkan.

Kemenangan Pertama Anak Asuh David Moyes

Dari partai Aston Villa melawan West Ham, anak asuh David Moyes kembali dihadapkan pada situasi sulit dengan mengemban misi meraih 3 poin pertamanya musim ini. Pasalnya mereka harus berjibaku melawan pasukan Steven Gerrard yang juga masih haus kemenangan.

Moyes di partai ini memakai format tiga bek dan menurunkan langsung rekrutan anyar mereka, Emerson Palmieri sebagai wing back kiri. Sedangkan Villa meskipun bermain di kandang sendiri, mereka gagal menunjukan performa apiknya. Mereka sering gagal menciptakan peluang matang untuk menghasilkan gol. Termasuk gol Konsa yang dianulir karena offside.

Alhasil mereka malah dihukum lewat skema counter dari West Ham di babak kedua melalui sepekan indah Pablo Fornals dari luar kotak penalti di menit 74. Aston Villa yang menekan di sisa babak kedua pun akhirnya tak berhasil, dan menyerah juga dengan skor tipis 1-0. Target kemenangan pertama West Ham musim ini pun berhasil. Mereka kini mulai menjauh dari papan bawah.

The Foxes Masih Belum Bisa Menang Dan Terdampar Di Dasar Klasemen

Dari Stamford Bridge, Chelsea menang tipis atas Leicester, 2-1 lewat brace yang dicetak bintang baru mereka Raheem Sterling. Kemenangan Chelsea atas Leicester ini dapat dikatakan belum cukup memuaskan dari segi permainan.

Anak asuh Tuchel masih belum menunjukan performa yang konsisten dari segi permainan. Terbukti dari segi expected goals (xG), The Blues kalah atas The Foxes. Leicester mampu mencipta banyak peluang meskipun main tandang yakni di angka 1,96. Dibanding Chelsea yang hanya di angka 1,75.

Namun dengan hasil itu, tak bisa mengantarkan Leicester dari keterpurukan di awal musim ini. Pasukan Brendan Rodgers masih terdampar di dasar klasemen sementara dengan mengoleksi 1 poin. Mereka belum pernah menang dari 4 gameweek ini.

Sumber Referensi : premierleague, nbcsports, livescore

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru