Pekan ke 3 Liga Inggris musim 2022/2023 telah usai. Gameweek ke-3 menghadirkan lebih banyak laga yang menghibur daripada pekan-pekan sebelumnya. Dengan 32 gol tercipta dalam satu pekan, gameweek ketiga jadi pekan tersubur sejauh ini.
Beberapa pertandingan sarat gengsi pun tersaji dalam pekan ketiga ini. Pertandingan yang paling menonjol tentu tersaji pada Selasa dini hari. Mempertemukan dua klub papan bawah yang tengah mencari kemenangan pertama Premier League, yakni Manchester United dan Liverpool. Bagaimana hasilnya? Berikut Starting Eleven akan menyajikan review yang terjadi di gameweek ketiga ini.
Daftar Isi
Chelsea Keok
Review kali ini diawali dengan kekalahan memalukan yang dialami oleh skuad asuhan Thomas Tuchel di Elland Road, markas Leeds United. The Peacock berhasil melanjutkan tren positif tak terkalahkan mereka di pekan ketiga Liga Inggris.
👀 Need something to watch tonight? Check out 𝘈𝘭𝘭 𝘛𝘩𝘦 𝘈𝘯𝘨𝘭𝘦𝘴 of Rodrigo’s latest goal with @HisenseUK pic.twitter.com/ZdpBs88erx
— Leeds United (@LUFC) August 22, 2022
Semua taktik yang digunakan oleh Tuchel tak berfungsi menghadapi skuad asuhan Jesse Marsch. Pada menit 33, high press yang diterapkan dengan baik oleh pemain Leeds membuat Edouard Mendy mati langkah. Blunder di depan gawang sendiri pun tak terhindarkan. Kesalahan Mendy membuat Aaronson berhasil memberikan keunggulan bagi Leeds.
Empat menit kemudian giliran Raheem Sterling yang melakukan pelanggaran tak perlu di dekat kotak penalti. Leeds pun tak menyia-nyiakan peluang tersebut dengan memaksimalkan skema tendangan bebas menjadi gol kedua yang dicetak oleh Rodrigo.
Di babak kedua, alih-alih menyamakan kedudukan, Chelsea justru kian kesulitan mengembangkan permainan. Leeds pun kembali menambah keunggulan melalui Jack Harrison di menit 69. Gol tersebut sekaligus memantapkan kemenangan 3-0 Leeds atas Chelsea.
Manchester City vs Newcastle
Pendukung Newcastle mungkin sudah pesimis ketika Ilkay Gundogan membawa City unggul di menit kelima. Namun, bermain di kandang sendiri nyatanya membuat Kieran Trippier CS tak patah semangat.
Tampil mengejutkan, The Magpies justru membalikan keadaan menjadi 3-1 di babak kedua melalui Miguel Almiron, Callum Wilson dan Kieran Trippier yang mencetak gol mengesankan. Saint-Maximin jadi aktor di balik dua dari tiga gol yang dicetak Newcastle. unggul 2 gol membuat Newcastle di atas langit.
🗣 “I’m absolutely delighted that he’s my team-mate.”@asaintmaximin 🤝 @trippier2 pic.twitter.com/cAfDDTg0mR
— Newcastle United FC (@NUFC) August 22, 2022
Namun, mereka lupa bahwa yang mereka lawan adalah tim bermental juara. Menit 61, Erling Haaland membalaskan satu gol. Lalu tiga menit kemudian, giliran Kevin De Bruyne yang menunjukan kelasnya. Ia mengirimkan umpan membelah pertahanan kepada Bernardo Silva yang berlari membongkar jebakan offside Newcastle. City pun berhasil menyamakan skor menjadi 3-3.
Dilansir BBC, berkat dua assist-nya, Saint-Maximin jadi bintang dalam laga tersebut. Tapi kita tak bisa menampik bahwa sepanjang laga, De Bruyne menunjukan performa yang membuat penonton tak berhenti berdecak kagum.
Arsenal Kokoh di Puncak
Kembali bergeser ke Kota London, Arsenal kian kokoh di puncak klasemen setelah meraih kemenangan 3-0 di laga tandang kontra Bournemouth. Sang kapten, Martin Odegaard menjadi pemain paling mencolok setelah menyumbangkan dua gol bagi The Gunners.
William Saliba juga menunjukan performa yang cukup apik. Selain solid dalam menjaga pertahanan Arsenal, Saliba mencatatkan total 76 operan dengan tingkat kesuksesan di angka 100%. Performanya dilengkapi dengan satu gol indah di menit 54.
Tiga kemenangan beruntun musim ini adalah awal terbaik Arsenal sejak musim 2005/2006, ketika mereka merasakan kemenangan di semua lima pertandingan pembuka mereka. Patut dinanti, apakah Arsenal bisa mempertahankan performa ini hingga akhir musim?
Fulham, Tim Promosi yang Belum Terkalahkan
Fulham jadi satu-satunya tim promosi yang belum menelan satupun kekalahan hingga pekan ketiga Premier League musim 2022/2023. Setelah hanya mendapat hasil imbang di dua pertandingan sebelumnya, Fulham akhirnya meraih 3 poin pertamanya setelah menumbangkan Brentford dengan skor 3-2.
The Cottages sebetulnya mampu mendominasi laga di babak pertama. Mereka berhasil unggul melalui dua gol yang dicetak Bobby Decordova-Reid dan Joao Palhinha. Namun, Fulham sempat goyah di babak kedua ketika Christian Norgaard kembali membangkitkan semangat The Bees setelah mencetak gol spektakuler.
Dilansir ESPN, laga Derby London Barat ini kian memanas ketika Ivan Toney mencetak gol penyeimbang di menit 71, dan meniru selebrasi ikonik milik Aleksandar Mitrovic di depan fans Fulham.
Laga yang hanya menyisakan beberapa menit, menghadirkan Mitrovic sebagai juru selamat Fulham. Tandukan kerasnya di menit 90 menuntaskan perlawanan Brentford di Craven Cottage.
Harry Kane Cetak rekor
Harry Kane jadi pemain yang paling sedikit menyentuh bola saat laga kontra Wolves. Kane berhasil kembali mencatatkan namanya di papan skor, setelah ia juga mencetak satu gol di laga melawan Chelsea pekan lalu.
Harry Kane merayakan satu dekade berlaga di Liga Inggris dengan mencetak gol penting. Golnya ke gawang Wolves adalah gol Harry Kane yang ke-250 untuk Tottenham Hotspur, dan gol ke 185 di Premier League. Catatan itu membuatnya melewati rekor Sergio Aguero dengan 184 gol Premier League selama bermain di Manchester City.
Selepas pertandingan, Kane merasa sangat senang bisa mencatatkan rekor baru di kompetisi tertinggi Liga Inggris tersebut. Namun, baginya kemenangan tim tetaplah yang terpenting.
MU akhirnya Menang
Jika Manchester City hanya bisa meraih hasil imbang, lain halnya dengan rival mereka, Manchester United. Setelah dipermalukan oleh Brighton dan Brentford, United akhirnya bisa meraih kemenangan kandang 2-1 atas Liverpool. Gol MU dicetak oleh Jadon Sancho dan Marcus Rashford. Sedangkan gol balasan Liverpool dicetak oleh Mo Salah.
Jadon Sancho: “Hasil ini sangat berarti. Dua laga pertama kami tidak berjalan dengan baik, jadi bagus untuk membalikkan keadaan hari ini. Pekan lalu sangat menyakitkan dan kami tahu kami harus bangkit kembali.” pic.twitter.com/l9KJg4f57T
— Manchester United World (@manutd_world) August 22, 2022
Meski tak bisa menjaga clean sheet, Lisandro Martinez jadi pemain yang paling menarik perhatian di laga ini. Sempat dikritik karena postur tubuhnya yang pendek, Martinez sukses membungkam para pengkritik dengan tampil agresif dan membuat para penyerang Liverpool frustasi.
Meski berposisi sebagai bek, Lisandro memiliki catatan 100% dribbling sukses. Ia juga membuat dua clearance dan satu blok penting di garis gawang untuk mencegah Bruno Fernandes mencetak gol bunuh diri.
Selain itu, adaptasi strategi dari Ten Hag juga patut di apresiasi. Selain tidak menurunkan Ronaldo dan Maguire sejak menit pertama, Ten Hag juga mengubah pendekatannya menjadi sepakbola reaktif. Yang mana membuat MU bermain lebih menunggu dan mengandalkan serangan balik. Jadi tak heran apabila Ten Hag lebih memilih Sancho dan Rashford yang notabene memiliki kecepatan di lini depan.
Brighton Kembali Raih hasil Positif
Meski ditinggal dua pilar utamanya yakni Marc Cucurella dan Yves Bissouma, tak membuat Brighton asuhan Graham Potter loyo di pekan-pekan pertama Liga Inggris. Tercatat hingga pekan ketiga, Brighton belum mencicipi satu kekalahan pun. Mereka justru menundukan West Ham dengan skor 2-0.
Meski bertindak sebagai tamu, Brighton berhasil mendominasi laga. Di menit 22, Brighton bahkan unggul lebih dulu melalui gol Alexis Mac Allister. Di babak kedua, West Ham mulai memberikan perlawanan. Namun, semua sepakan on target The Hammers selalu dimentahkan oleh Robert Sanchez.
Di laga ini, Brighton memang terbukti lebih dominan dan efektif. Penguasaan bola mereka di angka 51% dan mampu melepaskan 11 tembakan dan 2 diantaranya mengarah ke gawang. Yang mana keduanya menjadi gol. Sementara, West Ham tampil cukup tertekan karena cuma mencetak penguasaan bola 49% dan tak bisa membalas satu gol pun.
https://youtu.be/hKMOStCnezE
Sumber: Footballfaithful, Sportingnews, BBC, Dailypost


