PSG vs Real Madrid: Big Match Rasa Reunian

spot_img

Paris Saint-Germain dan Real Madrid sama-sama ingin meraih kemenangan pada laga 16 besar Liga Champions. Leg pertama akan digelar di Parc des Princes, Rabu (16/2) dini hari WIB. Keduanya telah bertemu sebanyak 10 kali. Real Madrid mengantongi empat kemenangan dan tiga untuk PSG, sisanya hasil imbang.

Dua pertemuan terakhir antara kedua belah pihak terjadi pada babak penyisihan grup Liga Champions 2019/20. Le Parisien mencatat kemenangan 3-0 di Paris, sebelum hasil imbang 2-2 di Bernabeu dua bulan kemudian.

Pertemuan dua klub raksasa ini juga dibumbui reuni mantan pelatih dan pemain yang pernah bermarkas di PSG maupun Real Madrid. Startingeleven.id akan mengupas nama-nama pemain dan pelatih yang bakal reuni di partai nanti.

Carlo Ancelotti

PSG vs Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions bagi entrenador Carlo Ancelotti merupakan temu kangen dengan mantan klub yang pernah dilatih. Pelatih kelahiran Reggiolo Italia pernah menghuni bangku pelatih Les Parisiens sejak Januari hingga Juni 2013.

Enam bulan pertama di Paris, ia harus puas hanya menjadi runner up PSG up di Ligue 1. Pada perebutan Piala Coupe de France, Les Parisiens hanya melaju hingga perempat final usai ditaklukkan 1-3 oleh Lyon.

Pelatih tersebut pada musim berikutnya berhasil membantu tim memperoleh gelar Ligue 1 musim 2012/2013, dan mengantarkan Thiago Silva dkk dua kali ke perempat final Liga Champions.

Uniknya, skuad yang dipimpin olehnya selama 18 bulan kini hanya tersisa Marco Verratti. Pemain Italia itu direkrut dari Pescara pada musim kedua Ancelotti di PSG.

Komentarnya jelang bertandang Parc des Princes kali ini hanya mengkonfirmasi tentang jadwal istirahat pemain-pemain Real Madrid yang cukup untuk menghadapi PSG.  

“Saya tidak terlalu memperhatikan istirahat satu hari, sebab itu bisa terjadi kepada satu tim atau tim lainnya. Kami punya waktu tiga ekstra setengah hari untuk memulihkan diri untuk bersiap menghadapi pertandingan Liga Champions,” ucap Don Carlo.

Kesan “reuni” kali ini berbeda saat ia menukangi Bayern Munchen. Ancelotti dulu, amat antusias bertemu dengan mantan klubnya sembari melempar pujian kepada PSG yang kian berkembang.

“PSG banyak berubah sejak saya pergi. Klub sudah banyak berkembang dan lebih berpengalaman dalam mengelola investasi,” katanya sebelum pertandingan PSG vs Bayern Munich di Grup B pada September 2017.

Kedatangan Carlo Ancelotti sebagai tamu, mengusung misi untuk lolos ke fase 8 besar Liga Champions bersama Real Madrid.

Sergio Ramos

Pertemuan pertama dengan Real Madrid sebagai lawan di babak 16 besar menjadi laga emosional bagi Sergio Ramos. Pasalnya, ia telah 15 tahun mengenakan seragam Los Blancos.

Bek tengah kelahiran Camas, Spanyol itu merupakan salah satu legenda Real Madrid yang telah memenangkan banyak gelar. Ia telah membantu El Real memboyong 22 trofi antara lain 5 trofi La Liga, 2 Copa Del Rey, 4 Piala Super Spanyol, 4 Liga Champions, 3 Piala Super UEFA, dan 4 Piala Dunia Antarklub.

Keputusannya untuk hengkang dari klub ibu kota Spanyol ke PSG pada transfer musim panas 2021 membuat Si Putih harus kehilangan bek terbaiknya.  

Meski El Capitan masih menyimpan kenangan dan pencapaian buat Real Madrid, Sergio Ramos akan berusaha profesional di lapangan. Caranya dengan membantu pertahanan PSG pada duel dua leg nanti.

“Anda tahu kasih sayang dan cinta yang saya miliki buat Real Madrid. Sekarang adalah giliran saya untuk mempertahankan PSG dan melakukan segalanya. Ini adalah tim yang bertaruh kepada saya. Saya siap mati demi PSG,” ujarnya.

Ia menyatakan antusias saat babak 16 besar leg kedua yang akan dihelat di Santiago Bernabeu sebagai “laga perpisahan” yang tertunda bagi dirinya.

“Tentu saja saya tidak suka berkonfrontasi [dengan Real Madrid], tapi kembali ke Santiago Bernabeu adalah sebab dari kegembiraan ini karena saya tidak bisa melakukan perpisahan yang sesungguhnya akibat larangan Covid,” lanjutnya.

Reuni ini akan terjadi dengan syarat, keadaan El Capitan membaik sejak diterpa cedera otot setelah kepindahannya dari Madrid. Wajar bila Sergio Ramos baru terlibat dalam lima pertandingan kompetitif sepanjang musim ini. Baru dua kali Sergio Ramos tampil selama 90 menit dan membukukan satu gol.

So, semoga bisa sembuh dan diturunkan di salah satu laga untuk pesta perpisahan yang tertunda.

Keylor Navas

Penjaga gawang PSG Keylor Navas merupakan mantan pemain Real Madrid. Ia pernah menjadi pilihan utama mengamankan mistar gawang sejak 2014-2019.

Lima musim bersama Los Blancos, pria asal Kosta Rika telah memenangi gelar 12 gelar, antara lain 1 trofi La Liga Spanyol, 3 Liga Champions, 3 Piala UEFA Super Cup, dan 4 Piala Dunia Antar Klub.

Kegemilangan eks punggawa Levante selama menghuni Santiago Bernabeu telah bermain sebanyak 162 dan berhasil mencatatkan 52 clean sheet.

Kemesraan setengah dekade di ibu kota Madrid mulai retak, kala Real Madrid mendatangkan Thibaut Courtois. Navas akhirnya memilih meninggalkan Santiago Bernabeu. Dia melanjutkan kariernya di Prancis bersama PSG untuk mendapatkan menit bermain.

Mr. Save untuk ketiga kalinya akan bersua mantan klubnya di Liga Champions. Di dua edisi sebelumnya, PSG berhasil memenangkan sekali dan imbang di babak grup Liga Champions 2019/2020.

Angel Di Maria

Pemain asal Argentina itu pernah mengenakan seragam Los Merengues selama empat musim lamanya. Didatangkan dari Benfica pada transfer musim panas 2010, permainannya langsung nyetel dengan klub asal ibu kota Spanyol.

Di Maria telah menyumbangkan 94 gol dan 115 assist. Torehan ciamiknya dibarengi pencapaian bersama klub berupa 1 trofi La Liga, 2 Piala Copa del Rey,  Piala Super Cup Spanyol, 1 Piala Liga Champions, dan Piala UEFA Super Cup.

Usai empat tahun bersama Real Madrid, keputusan Di Maria pindah ke Manchester United. Petualangannya di Negeri Ratu Elizabeth hanya bertahan satu musim. Performanya pun yang tak kunjung meningkat sehingga mengambil keputusan hengkang ke PSG.   

Di PSG, Fideo telah menjadi andalan di posisi winger kanan selama enam musim dengan mengoleksi 91 gol dan 115 asis.

Pundi-pundi gol dan asis DI Maria dibutuhkan PSG untuk lolos ke babak 8 besar Liga Champions. Pertemuan pada Rabu mendatang merupakan kali ketujuh Di Maria bersua mantan klubnya. Mampukan Di Maria melakukannya?

Achraf Hakimi

Jebolan akademi Real Madrid ini rela berganti klub untuk mendapatkan menit bermain. Nasib Achraf Hakimi harus dipinjamkan ke Borussia Dortmund selama dua musim lalu di jual ke Inter Milan pada 2020.

Selama berseragam Los Blancos, pria asal Maroko hanya mendapatkan 17 kali kesempatan bermain. Jumlahnya tidak lebih banyak saat ia masih bermain untuk Real Madrid Castilla.  

Wajar bila ia lebih betah saat dipinjamkan ke Dortmund selama dua musim. Pasalnya di jerman, ia mendapat kepercayaan menjaga pos bek kanan sebanyak 73 kali dengan menorehkan 12 gol 17 assist. Usai masa peminjaman habis ia dijual ke Italia untuk membantu Inter meraih gelar Serie A, Hakimi pindah ke PSG pada bursa transfer musim panas lalu.

Dia sekarang menjadi andalan di sektor bek kanan yang akan membantu PSG untuk lolos dari 16 besar melawan mantan klubnya.

Referensi : transfermarkt, bola, goal.com, viva, bolasport,

 

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru