Antonio Rudiger jadi salah satu karakter yang menarik di sepak bola saat ini. Memiliki banyak energi, mau bertarung, dan punya personaliti yang bagus. Tidak butuh waktu lama bagi bek tengah itu untuk menjadi pemain yang dicintai publik Santiago Bernabeu. Rudiger juga sedang berada di masa puncak karirnya. Bermain untuk Real Madrid dan tergabung dalam skuad Jerman di Piala Dunia 2022.
Meskipun dikenal sebagai preman di lapangan, Rudiger ternyata tetap berhati baik. Dirinya dikabarkan akan menyumbangkan sebagian penghasilannya di Piala Dunia untuk anak-anak di Sierra Leone, sebuah negara di Afrika Barat. Uang itu akan digunakan untuk mendanai operasi anak-anak yang tidak terlahir normal di negara itu. Rudiger mengungkapkan bahwa sulit untuk membayangkan tumbuh dengan kondisi seperti anak-anak itu.
“Sangat menyakitkan untuk melihat keadaan di mana anak-anak Sierra Leone harus tumbuh. Di Jerman, saya telah diberikan banyak kemudahan dan kesempatan yang tidak bisa didapatkan di Sierra Leone. Dan saya sangat mensyukuri keistimewaan yang telah saya dapatkan selama ini” ungkapnya dikutip dari Daily Mail.
Mendirikan Yayasan
Ini bukan kali pertama bagi Rudiger melakukan aksi sosial di Sierra Leone. Dirinya sudah mendirikan yayasan di negara tersebut pada bulan Januari lalu. Dengan yayasan tersebut, Rudiger telah membantu banyak anak-anak kurang beruntung di Sierra Leone untuk menjalani prosedur operasi yang memadai.
I’m speechless – these people are crazy 🤣 Thank you from the bottom of my heart for this overwhelming welcome, Sierra Leone 🇸🇱 God bless you all 🤲🏾💚🤍💙 🤲🏾 #Hustle #AlwaysBelieve pic.twitter.com/SykiLL5GlI
— Antonio Rüdiger (@ToniRuediger) January 25, 2022
Rudiger mengatakan justru suatu kehormatan baginya untuk bisa membantu anak-anak kurang beruntung di Afrika. Ia juga mengaku sangat ingin lebih banyak mendirikan yayasan – yayasan dan proyek-proyek lain yang bisa lebih banyak membantu.
“Membantu disini adalah suatu kehormatan bagi saya. Dan saya ingin menerapkan lebih banyak proyek lagi di Sierra Leone bersama dengan keluarga saya”
Sebelumnya, Rudiger juga sudah pernah membantu anak-anak Sierra Leone dengan proyek lainnya. Di tahun 2020, Rudiger sudah menyumbangkan uang sebanyak 101.000 dollar. Uang tersebut digunakan untuk membantu fasilitas pendidikan gratis bagi anak-anak Sierra Leone.
Masa Kecil Rudiger
Tidak mengherankan bila Rudiger memilih untuk membantu negara Sierra Leone. Perlu diketahui, orang tua Rudiger adalah imigran dari negara tersebut sebelum pindah ke Jerman. Jadi, Sierra Leone sudah seperti rumah kedua bagi Rudiger.
Pindah ke Jerman bukan berarti kehidupan masa kecil Rudiger jadi langsung berubah. Dirinya masih hidup susah dan jauh dari kenyamanan. Tumbuh sebagai anak seorang imigran membuat Rudiger harus bisa belajar bertahan diri di jalanan. Itu juga yang mempengaruhi gaya bermain Rudiger di lapangan yang bak seorang preman.
“Bagi saya ketika masih anak-anak, bertarung atau berkelahi di jalan itu sudah jadi hal normal. Pada akhirnya, di daerah dimana saya tumbuh, siapa yang kuat dialah yang bisa bertahan. Dan itulah diri saya yang sekarang. Menyerah tidak ada di dalam DNA saya, dan saya tidak suka kalah”
Mengetahui masa kecil Rudiger yang berat itu, jadi tidak heran dengan dirinya yang sekarang. Tangguh dan keras kepala. Seringkali Rudiger terlihat jadi pemain yang paling agresif di lapangan. Ceritanya tidak diragukan sangatlah inspiratif. Bisa sukses dari situasi sulitnya di masa lalu sampai bisa bermain untuk klub sebesar Real Madrid.


