Peta Semifinalis UCL 2022: Bukan Sekadar Inggris vs Spanyol

spot_img

Liga Champions musim 2021/2022 telah memasuki babak akhir. Setelah menggelar fase grup, babak 16 besar, dan perempat final, kini kompetisi tertinggi di benua Eropa itu bakal segera memasuki babak semifinal. Liverpool, Manchester City, Real Madrid, dan Villarreal jadi empat tim yang memastikan tempat di fase 4 besar.

Hasil itulah yang membuat babak semifinal Liga Champions musim ini mempertemukan 2 wakil Inggris dengan 2 wakil Spanyol. Menariknya, berdasarkan hasil undian yang telah dilakukan di babak sebelumnya, masing-masing perwakilan Inggris dan Spanyol akan saling bertemu.

Manchester City dan Real Madrid akan bertemu di laga semifinal pertama. Sementara di semifinal kedua, Liverpool akan menghadapi Villarreal. Namun, meski mempertemukan 2 wakil Premier League dengan La Liga, semifinal Liga Champions musim ini bukanlah sekadar Inggris vs Spanyol.

Ada potensi untuk terciptanya juara baru mengingat Liverpool dan Real Madrid sudah pernah merasakan gelar juara. Sementara Manchester City dan Villarreal tengah mencoba meraih trofi Liga Champions pertamanya.

Real Madrid vs Manchester City

Perhatian jelas tertuju kepada duel antara Manchester City vs Real Madrid. Duel ini bakal jadi pertemuan dua tim terkaya di dunia. Kebetulan kedua tim juga tengah jadi pemuncak klasemen di liganya masing-masing .

Madrid lebih dulu memastikan tiket ke babak semifinal usai kandaskan perlawanan sang juara bertahan, Chelsea. Dalam duelnya melawan The Blues, sang pengoleksi trofi terbanyak Liga Champions itu juga menunjukkan magisnya.

Menang 3-1 di leg pertama, anak asuh Carlo Ancelotti nyaris kalah di leg kedua usai Chelsea berhasil mengubah agregat menjadi 4-3 berkat gol Timo Werner di menit ke-75. Namun, Real Madrid yang bermain di kandangnya sendiri berhasil membuat keajaiban jelang laga berakhir. Di menit ke-80, pemain pengganti Rodrygo berhasil mencetak gol yang membuat skor agregat menjadi sama kuat, 4-4.

Di babak extra time, Karim Benzema yang sebelumnya memborong 3 gol di leg pertama kembali menunjukkan tajinya sebagai striker haus gol. Benzema kembali mencetak gol di menit ke-96 yang mengubah skor agregat menjadi 5-4 untuk kemenangan Los Blancos.

Benzema jelas bakal jadi ancaman terberat Manchester City di partai semifinal nanti. Pasalnya, striker timnas Prancis itu sudah mengemas 12 gol di Liga Champions musim ini.

Selain Benzema, keberadaan Luka Modric yang justru tampil makin apik di usia 36 tahun wajib diwaspadai. Meski makin menua, daya magis Modric belum pudar, bahkan makin hari makin bersinar.

Akan tetapi, Manchester City juga punya modal yang cukup bagus. The Citizens melaju ke partai semifinal usai menundukkan perlawanan sengit rival sekota Real Madrid, Atletico Madrid.

Tampil dengan penguasaan bola tinggi yang dipadukan dengan umpan-umpan akurat, Manchester City hanya sanggup menang tipis atas Atletico Madrid. The Citizens melaju ke partai semifinal berkat kemenangan agregat 1-0.

Meski begitu, laju The Citizens di Liga Champions musim ini terbilang cukup mulus. Memuncaki Grup A di atas PSG, mereka menang agregat 5-0 atas Sporting Lisbon di babak 16 besar.

Selain itu, The Citizens yang lolos ke babak semifinal untuk kedua kalinya secara beruntun punya hasrat tinggi untuk meraih trofi Liga Champions pertamanya. Apalagi, mereka juga membawa misi balas dendam usai musim lalu kandas dari Chelsea di partai final.

City bisa berharap dengan tuah yang dimiliki Pep Guardiola, sebab ini bakal jadi semifinal kesembilannya di Liga Champions. Pep yang terakhir kali juara Liga Champions bersama Barcelona di tahun 2011 juga punya rasa hasrat tinggi untuk kembali mengangkat trofi Si Kuping Besar.

Amunisi utama Manchester City untuk mengobrak-abrik pertahanan Madrid ada dalam diri Riyad Mahrez. Sejauh ini, Mahrez jadi top skor The Citizens di Liga Champions dengan torehan 6 gol. Sosok Kevin de Bruyne sebagai playmaker juga bakal jadi amunisi penting The Citizens. Jika De Bruyne dalam kondisi prima, ia akan sangat sulit dihentikan.

Menurut catatan UEFA, Manchester City dan Real Madrid sudah bertemu sebanyak 6 kali. Head-to-head keduanya berimbang dengan masing-masing tim meraih 2 kemenangan. Menariknya, 2 kemenangan The Citizens atas Los Blancos didapat di 2 pertemuan terakhir mereka yang terjadi di babak 16 besar Liga Champions musim 2019/2020.

Dengan catatan rekor demikian, Manchester City patut diunggulkan. Namun, sekali lagi, City wajib mewaspadai Karim Benzema. Sebab, bomber berusia 34 tahun itu tercatat telah mencetak 3 gol dalam lima kali pertemuannya melawan City.

Selain itu, posisi Manchester City juga lebih berat. Hasrat dan rasa penasaran tinggi untuk menjuarai Liga Champions pertamanya dalam sejarah bisa jadi senjata makan tuan. Apalagi, Liga Champions adalah target utama The Citizens sejak diakuisisi oleh Sheikh Mansour.

Liverpool vs Villarreal

Meski duel antara Manchester City dan Real Madrid bakal jadi perhatian utama, tetapi duel antara Liverpool vs Villarreal di semifinal kedua tidak boleh dipandang sebelah mata. Justru, laga semifinal ini berpotensi untuk sulit ditebak. Ini tak lepas dari performa mengejutkan yang ditunjukkan Villarreal.

Kapal Selam Kuning berhasil memastikan tempat di semifinal usai sukses membungkam kesombongan Bayern Munchen di babak 8 besar. Di pertandingan leg pertama yang digelar di Estadio de la Cerámica, Villarreal berhasil membuat kejutan dengan menang 1-0 lewat gol tunggal Arnaut Danjuma.

Anak asuh Unai Emery kembali memberi kejutan saat bertandang ke markas Bayern Munchen di pertandingan leg kedua. Tertinggal terlebih dahulu lewat gol Robert Lewandowski di menit ke-52, Villarreal berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-88 lewat gol pemain pengganti, Samuel Chukwueze.

Gol tersebut sukses mengubah skor agregat menjadi 2-1 untuk kemenangan Villarreal dan membuat wakil Spanyol itu berhak menginjakkan kakinya di babak semifinal Liga Champions untuk kedua kalinya sepanjang sejarah.

Performa mengejutkan yang ditampilkan Villarreal itulah yang bakal jadi ujian bagi Liverpool yang melaju mulus di Liga Champions musim ini. The Reds berhasil memuncaki Grup B dengan rekor sempurna dan tanpa tersentuh kekalahan.

Meski sempat kalah di leg kedua babak 16 besar, tetapi pasukan Jurgen Klopp tetap menang agregat 2-1 atas wakil Italia, Inter Milan. Sementara di partai perempat final, Liverpool berhasil menang agregat 6-4 atas wakil Portugal, Benfica.

Modal nyaris sempurna itulah yang jadi bekal Liverpool untuk menghadapi Villarreal. Berdasarkan catatan pertemuan kedua tim, Liverpool juga lebih diunggulkan.

Liverpool dan Villarreal tercatat baru bertemu sekali. Pertemuan itu terjadi di semifinal Liga Europa musim 2015/2016. Kala itu, The Reds yang sudah dilatih Jurgen Klopp kalah di leg pertama, tetapi mereka berhasil membalas 3 gol tanpa balas di leg kedua.

Laga ini juga akan jadi pertemuan keenam Jurgen Klopp dengan Unai Emery. Di 5 pertandingan sebelumnya, Klopp selalu berhasil mempecundangi Emery. Seluruh kemenangan tersebut terjadi saat Emery masih melatih Arsenal.

Selain itu, Villarreal jelas yang paling tertinggal di antara semifinalis lainnya. Meski sukses membuat kejutan di musim ini, rekor mereka di Liga Champions adalah yang terburuk. Dari 44 pertandingan, mereka hanya menang 14 kali, dengan 15 kali seri dan 15 kali menelan kekalahan.

Apalagi, Villarreal merupakan satu-satunya tim underdog di babak semifinal. Ranking koefisien mereka adalah yang paling rendah. Villarreal ada peringkat 19, jauh di bawah Liverpool yang menghuni peringkat 3.

Akan tetapi, Villarreal punya amunisi penting untuk menghadapi Jurgen Klopp. Amunisi itu tentu saja Unai Emery. Musim lalu, ia sukses mempersembahkan trofi Eropa pertama untuk Villarreal usai mengalahkan Manchester United melalui adu penalti di final Liga Europa.

Namun, yang lebih penting lagi, satu-satunya kemenangan Unai Emery atas Jurgen Klopp terjadi pada laga final Liga Europa 2016. Usai menumbangkan Villarreal, Liverpool tumbang dari Sevilla yang kala itu dilatih Unai Emery yang kini berstatus sebagai pelatih Villarreal, lawan Liverpool di partai semifinal Liga Champions musim ini.

Jadwal Semifinal Liga Champions 2022

Itulah profil dan peta kekuatan dari semifinalis Liga Champions musim ini. Manchester City dan Real Madrid dijadwalkan bertemu di leg pertama pada 26 April mendatang. City akan bertindak sebagai tuan rumah di leg pertama. Sementara Madrid mendapat giliran sebagai tuan rumah di leg kedua yang akan digelar pada 4 Mei.

Sementara itu, leg pertama pertandingan Liverpool vs Villarreal akan digelar pada 27 April dengan Liverpool sebagai tuan rumahnya. Kemudian leg kedua akan digelar pada 3 Mei di markas Villarreal.

Pemenang di masing-masing laga tersebut berhak bertanding di partai final yang akan digelar pada 28 Mei 2022. Perebutan trofi Liga Champions musim ini bakal ditentukan di Stade de France.

Jadi, siapa yang kamu favoritkan untuk merengkuh trofi Liga Champions musim ini? Apakah Manchester City dan Villarreal akan jadi juara baru, Atau justru malah Liverpool dan Real Madrid yang kembali menambah koleksi trofi mereka?


***
Referensi: UEFA, UEFA, The Guardian, Sporting News, Si, ESPN.

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru