Pertarungan Panas dan Balas Dendam di Perempat Final Liga Champions 2024/25

spot_img

Setelah terpotong oleh deretan jeda internasional, Liga Champions akan kembali tersaji tengah pekan ini. Memasuki babak perempat final, 8 tim terbaik yang tersisa akan saling bentrok demi bisa menapak anak tangga final di Allianz Arena dan jadi raja Eropa musim ini. 

Babak delapan besar kali ini digaransi akan menampilkan pertandingan yang sarat drama, intrik, dan kisah seru yang menyertainya. Mulai dari sebuah tim yang berupaya menjaga nyala api harapan untuk merengkuh treble. Pertandingan yang mengingatkan pada replay final edisi terdahulu. Sampai misi balas dendam seorang pelatih atas mantan timnya. 

Khusus untuk football lovers, Starting Eleven sudah menyiapkan preview seluruh laga perempat final Liga Champions musim 2024/25. 

Bayern Munchen vs Inter Milan

Laga pembuka di delapan besar ada duel Bayern Munchen versus Inter Milan. Saat hasil undian ditakdirkan mempertemukan kedua tim ini, seketika kenangan melayang ke final edisi 2009/10. Kini, 15 tahun sejak partai puncak di Madrid, kedua tim kembali dipertemukan, kali ini di fase perempat final. 

FC Hollywood pimpinan Vincent Kompany sedikit lagi untuk kembali ke pelukan trofi Bundesliga usai tak mendapat gangguan berarti dari sang juara bertahan. Sementara Nerazzurri asuhan Simone Inzaghi terlibat persaingan yang begitu alot dengan Napoli dalam perebutan tahta capolista Serie A.

Sempat tergusur dan kembali menyalip dengan selisih hanya 1 poin saja, saat ini Inter unggul dengan jarak 3 poin. Keadaan seperti ini diprediksi akan terus menghinggapi Inter hingga giornata pamungkas Mei nanti. 

Menuju persiapan dari kedua kesebelasan, Bayern menyongsong pertandingan dengan kehilangan Jamal Musiala. Musiala terpaksa ditarik usai mengalami ketidaknyamanan pada area otot hamstringnya saat menghadapi Augsburg. 

Absennya Musiala menambah deretan daftar pemain yang menepi akibat cedera setelah sebelumnya Manuel Neuer, Dayot Upamecano, Hiroki Ito, dan Alphonso Davies sudah lebih dulu masuk ruang perawatan. Belum lagi Kingsley Coman dan Leon Goretzka yang sudah dipastikan tak ikut serta dalam skuad. 

Sementara di kubu Inter, secercah cahaya timbul di tengah badai usai Lautaro Martinez tertangkap kamera sudah berlatih bersama rekannya. Bintang asal Argentina ini sempat absen di beberapa laga penting di klub maupun timnas karena menderita cedera hamstring di kaki kirinya. Kembalinya Lautaro memberi angin segar bagi fans jelang duel lawan Bayern karena melengkapi kepingan line-up yang sempat rumpang di sektor serang. 

Secara head to head di pentas Eropa, kedua tim sudah bersua sebanyak tujuh kali sejauh ini. Bayern masih unggul di atas kertas dengan mengoleksi empat kemenangan, berbanding dua untuk Inter, dan baru sekali laga berakhir tanpa pemenang. Pertemuan terakhir berlangsung di fase grup C musim 2022/2023 di Allianz Arena dengan kemenangan 2-0 untuk Bayern, masing-masing lewat gol Benjamin Pavard dan Eric Choupo-Moting. 

Arsenal vs Real Madrid 

Berikutnya duel Arsenal vs Real Madrid. Bagi Mikel Arteta, laga kontra Madrid adalah keniscayaan yang mau tak mau harus tetap dilakoni, sekalipun kondisi Arsenal sedang tidak baik-baik saja. Sempoyongan mengejar laju Liverpool yang begitu ngebut dan tumbang di dua kompetisi piala lokal. 

Belum lagi dengan kondisi Arsenal yang defisit pemain kunci setelah dihantam musibah cedera. Gabriel Magalhaes jadi nama baru yang turut menyusul Gabriel Jesus, Kai Havertz, Takehiro Tomiyasu, dan Ricardo Calafiori ke meja operasi dokter. Pantas rasanya kalau Arteta menekankan kepada anak asuhnya untuk lebih kuat menghadapi cobaan saat lawan Madrid. 

Bandingkan dengan Madrid yang datang dengan wajah begitu sumringah akhir-akhir ini. Pasukan Carlo Ancelotti bersiap menerima tantangan Arsenal, berbekal hasil yang cemerlang di Spanyol. Salah satunya saat berjaya mengamankan tiket ke final Copa Del Rey usai menundukkan Real Sociedad dengan agregat 5-4.

Kabar gembira juga menaungi sang juara terbanyak jelang lawatan ke Emirates Stadium. Komite Etika dan Disiplin UEFA resmi mengonfirmasi bahwa mereka tidak jadi menjatuhkan sanksi kepada Kylian Mbappe, Vinicius Jr, Dani Ceballos, dan Antonio Rudiger atas perilaku keempat pemain yang dinilai kontroversi pada derby Madrid saat babak 16 besar lalu. Keputusan yang jelas menguntungkan Ancelotti dan makin membuat Arteta pusing. 

Berbicara statistik, pertemuan di Liga Champions, para Gooners setidaknya bisa sedikit sombong karena tim kesayangan mereka sejauh ini unggul secara head to head. Dari dua kali tanding, Arsenal menang sekali saat leg pertama 16 besar musim 2005/2006 di Santiago Bernabeu lewat gol semata wayang dari Thierry Henry. Sedangkan leg kedua di London hanya berkesudahan dengan skor kacamata. 

Barcelona vs Borussia Dortmund

Jika Madrid mendapat halang rintang dari Meriam London, Barcelona dipertemukan dengan si lebah dari wilayah Westfalen, Borussia Dortmund. Blaugrana dapat giliran lebih dulu menjadi tuan rumah pada 10 April di Estadio Olimpic Lluis Companys. Kedua tim punya misi tersendiri jelang bertemu kali ini. 

Barca bersama Hansi Flick siap untuk mempertahankan harapan untuk menggondol predikat treble winner di akhir musim ini. Sejauh ini, Barca masih merecoki Real Madrid di liga. Ditambah lagi dengan lolos ke final Copa Del Rey yang akan menghadirkan laga El Clasico. Menang Liga Champions di akhir kompetisi tentu bisa melengkapi pencapaian indah Barca setelah terakhir kali mencicipi treble pada musim 2014/2015 silam. 

Sementara bagi Dortmund, laga menghadapi Barca jadi ajang pembuktian kalau mereka masih diperhitungkan di level Eropa. Musim Ini, Dortmund tampil bak anomali karena bapuk di kancah Bundesliga, tapi lajunya lumayan lancar di Liga Champions. Die Schwarzgelben bahkan harus ganti juru kemudi di tengah berjalannya musim dari Nuri Sahin ke Niko Kovac. 

Namun, misi Dortmund untuk bangkit bersama pria Kroasia agaknya terhalang dengan catatan pertemuan yang lebih berpihak ke raksasa asal Catalan. Dari tiga kali perjumpaan, Barca menorehkan hasil dua kali kemenangan, sementara satu laga berujung seri. 

Menariknya, pertemuan terakhir kedua tim berlangsung di Signal Iduna Park babak awal musim ini, yang dimenangi Barca dengan skor dramatis 2-3. Tiga gol Barca dicetak Ferran Torres yang sumbang brace dan Raphinha, sedangkan tuan rumah hanya bisa membalas lewat Sehrou Guirassy. 

PSG vs Aston Villa

Terakhir, ada pertemuan antara Paris Saint-Germain melawan kuda hitam dari Inggris, Aston Villa. Laga ini diprediksi akan menjadi underrated dan worth it untuk ditonton karena kedua tim yang menarik perhatian dan baru pertama kali bertemu. Mulai dari PSG dulu. Les Parisiens terus menuai hasil positif di bawah bimbingan Luis Enrique. 

Tetap saja terlalu perkasa atas peserta liga petani, masih berada di jalur perburuan Coupe de France, dan yang paling epik, tentu saja saat menghancurkan mimpi Liverpool di Liga Champions. Semua itu diraih dengan komposisi skuad yang merata dan tidak ada yang merasa lebih bintang. Ambil contoh adalah trio KDB (Kvaratskhelia, Dembele, dan Barcola) yang muncul sebagai trio penyerang subur dan mengerikan, bukan hanya di Prancis tapi juga di Eropa. 

Sementara dari Aston Villa, The Villans berkunjung ke Paris dengan mengusung misi balas dendam yang dibawa oleh dua orang yang jadi korban dari PSG. Mereka adalah Marco Asensio dan sang manajer Unai Emery. Asensio adalah punggawa PSG yang sedang dipinjamkan ke Villa untuk menambah menit bermain. Hasilnya, pemain asal Spanyol menunjukkan bahwa manajemen PSG salah besar telah menyingkirkannya. 

Sedangkan bagi Emery, inilah waktu yang tepat untuk membuktikan pada mantan timnya kalau dia sosok pelatih yang ciamik. Diketahui Emery pernah ditunjuk sebagai pelatih PSG selama dua musim, yakni dari musim 2016/17 hingga 2017/18. Malangnya, ia jadi korban pemecatan setelah tidak memuaskan ekspektasi bos dari Qatar.

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru