Pertandingan Paling EPIK Jurgen Klopp Selama Melatih Liverpool

spot_img

Lewat pernyataannya itu, Jurgen Klopp mengejutkan dunia. Liverpool akan kehilangan salah satu sosok pelatih yang telah membawa mereka dari kegelapan menuju cahaya. Lalu, apa jadinya Liverpool tanpa Jurgen Klopp?

Pernyataan itu juga menunjukkan bahwa musim ini adalah musim terakhir kita menyaksikan Jurgen Klopp berada di balik kemudi Liverpool. Tentu sebagai kopites ini menjadi masa-masa krusial. Ditinggal seorang pelatih yang telah mencurahkan segalanya, fans mana yang tidak sedih?

Selama menukangi Liverpool, telah banyak pertandingan hebat yang dijalani Jurgen Klopp. Di antara pertandingan-pertandingan hebat itu, berikut ini Starting Eleven rangkumkan pertandingan paling epik Jurgen Klopp selama melatih Liverpool. Ada yang masih ingat?

Liverpool 3-1 Chelsea (Liga Inggris 2015)

Klopp punya banyak pekerjaan ketika datang ke Liverpool pada 2015 silam. Menggantikan Brendan Rodgers, Klopp punya tugas untuk memperbaiki pola pikir kolektif Liverpool. Selain untuk membawa Liverpool ke kejayaan, terutama di Liga Inggris, sebagaimana di masa lalu.

Tantangannya di musim pertama, Klopp harus segera mendapat kemenangan pertama di Liga Inggris. Dua hari setelah kemenangan pertamanya di Liverpool, yakni ketika mengalahkan Bournemouth 1-0 di Piala Liga Inggris, 29 Oktober 2015, Klopp membawa anak asuhnya ke Stamford Bridge.

Di sana, Klopp mengincar kemenangan perdana di Liga Inggris. Tak peduli musuh yang dihadapi Chelsea asuhan Jose Mourinho. Namun, Liverpool gagal mencuri gol pertama. Justru Chelsea-nya Mourinho yang menghentak lebih dulu di menit ke-4.

Lewat aksi Ramires, Chelsea memimpin lebih dulu. Namun, Liverpool yang diasuh Klopp tak gentar. Para pemain terus menekan dengan gaya yang diminta sang manajer. Gol penyama kedudukan pun tercipta di injury time babak pertama.

Tendangan spektakuler Philippe Coutinho berhasil membuat The Reds menyamakan kedudukan. Di laga itu, Klopp mulai tak ragu menunjukkan gayanya. Ia tak bisa tenang di pinggir lapangan. Terus menyemangati para pemain dan terkadang memarahi mereka bila tak sesuai dengan yang dimau.

Klopp mengubah keraguan menjadi kepercayaan di Liverpool. Hasilnya, Liverpool membalikkan keadaan lewat gol kedua Coutinho. Di menit ke-83, alih-alih menyamakan kedudukan, Chelsea justru kebobolan lagi. Kali ini lewat Christian Benteke. Skor 3-1 berakhir hingga bubar. Ini menjadi kemenangan pertama Klopp di Liga Inggris.

Liverpool 5-4 Norwich (Liga Inggris 2016)

Awal tahun 2016, tepatnya tanggal 23 Januari, Liverpool mesti bertandang ke markasnya Norwich City di Carrow Road dalam lanjutan Liga Inggris musim 2015/16. Siapa sangka, laga melawan The Canaries ini akan menjadi salah satu kemenangan paling dramatis Klopp di Liverpool.

Kedua tim sama-sama buruk dalam bertahan. Sehingga gol mudah tercipta. Liverpool mencetak gol dulu lewat Roberto Firmino. Tapi Dieumerci Mbokani berhasil menyamakan kedudukan. Norwich berkali-kali menyerang sisi kiri pertahanan Liverpool yang lemah.

Mereka bahkan bisa berbalik unggul lewat Steven Naismith pada menit ke-41. Babak pertama menjadi milik Norwich. Di babak kedua Norwich malah makin menjauh lewat penalti Wes Hoolahan pada menit 54. Liverpool yang ketinggalan terus menekan. Semenit berselang Jordan Henderson memperkecil ketertinggalan.

Lalu, menit 63, Firmino menggandakan golnya sekaligus menyamakan kedudukan menjadi tiga sama. Kedua tim masih bermain terbuka. Menit 75, James Milner berhasil membawa Liverpool berbalik unggul. Sebelum akhirnya disamakan lagi oleh Sebastien Bassong pada 90+2.

Liverpool masih terus berupaya. Gol kemenangan pun hadir pada menit 90+5. Adam Lallana berhasil mencetak gol. Membuat semua pemain dan Jurgen Klopp sendiri bersorak. Ketika ditanya tentang pertandingan dramatis ini, Klopp bahkan tidak bisa berkata-kata. “Saya tidak tahu, saya tidak melihat apa pun.”

Liverpool 4-3 Dortmund (Liga Eropa 2016)

Comeback merupakan salah satu identitas Jurgen Klopp selama menukangi Liverpool. Salah satu yang paling diingat adalah ketika ia memimpin The Reds comeback atas mantan timnya sendiri. Dalam tajuk Liga Eropa musim 2015/16, Liverpool yang lolos ke perempat final bertemu Borussia Dortmund.

Klopp akhirnya kembali ke Signal Iduna Park di leg pertama pertandingan itu. Namun, Liverpool gagal mencuri kemenangan, begitu pula dengan Dortmund. Die Borussen yang dilatih Thomas Tuchel hanya bisa mengimbangi The Reds.

Hasil imbang ini harusnya menguntungkan Liverpool. Sebab leg kedua akan berlangsung di Anfield. Sayangnya, bahkan Liverpool tertinggal lebih dulu oleh Dortmund. Gol Henrikh Mkhitaryan, Pierre-Emerick Aubameyang, dan Marco Reus hanya bisa dibalas Divock Origi.

Skor 1-3 terpampang di Anfield. Agregatnya? 2-4. Dortmund melewatkan beberapa peluang, sedangkan Liverpool kesulitan mengatasi ancaman serangan mereka. Akan tetapi, di waktu tersisa, The Reds mulai memperbaiki permainannya.

Klopp meminta para pemain untuk terus memburu gol. Ia juga berbalik ke arah pendukung Liverpool. Meminta publik Anfield terus bergemuruh. Para pemain terpacu semangatnya. Kurang 25 menit di waktu normal. Namun, itu sudah cukup untuk membalikkan keadaan.

Dalam waktu kurang dari 25 menit, Liverpool bisa mengejar defisit dua gol. Bahkan berbalik menang. Coutinho, Mamadou Sakho, dan Dejan Lovren yang mencetak gol membuat Liverpool akhirnya menang 4-3 atas Dortmund.

Liverpool 4-0 Barcelona (Liga Champions 2019)

Comeback melawan Dortmund salah satu bentuk kejeniusan seorang Klopp. Tapi ada lagi comeback sensasional yang lebih memperlihatkan aura Klopp yang sesungguhnya. Ya, comeback ketika menghadapi Barcelona di semifinal Liga Champions 2019. Di leg pertama, Liverpool kalah 3-0.

Liverpool makin seperti di neraka karena di leg kedua, selain harus mengejar defisit tiga gol, mereka juga kehilangan pemain bintang seperti Mohamed Salah dan Firmino. Di kondisi semacam itu, wajar apabila Barca mengunjungi Merseyside dengan dada membusung.

Di leg kedua, Liverpool hanya mengandalkan Origi, Shaqiri, dan Sadio Mane di lini depan. Penyelesaian apik Origi di awal babak pertama memicu harapan penonton. Sebelum akhirnya Wijnaldum masuk dan berhasil mencetak dua gol di babak kedua.

Barca memang menguasai bola. Tapi Liverpool bermain lebih efektif. Sebelas menit jelang berakhirnya laga, tendangan sudut cepat dilakukan Trent Alexander-Arnold. Ia memberi umpan pada Origi untuk mencetak gol keduanya. Barca kehilangan semangatnya usai diberondong empat gol. Skor 4-0 menutup laga. Liverpool melaju ke final.

Liverpool 2-0 Tottenham Hotspur (Final Liga Champions 2019)

Di partai final, The Reds bertemu sesama tim Inggris. Ini adalah final ketiga Klopp di kompetisi Eropa selama melatih Liverpool. Juga final kedua Klopp di Liga Champions. Setelah dikalahkan Real Madrid di final pertamanya, Klopp tak mau kalah lagi.

Baru menit awal, Liverpool sudah unggul lewat Mo Salah. Meski Tottenham menguasai bola dan beberapa kali mengancam, tapi Liverpool kukuh mempertahankan keunggulan. Upaya Spurs berkali-kali digagalkan Alisson Becker.

Justru di menit-menit akhir, Liverpool berhasil menggandakan keunggulan lewat Origi. Skor 2-0 mengakhiri laga. Tanpa perlu perpanjangan waktu, Liverpool akhirnya memenangkan gelar Liga Champions lagi setelah 14 tahun. Klopp berhasil mempersembahkan trofi pertamanya buat Liverpool.

Liverpool vs Chelsea (Final Piala FA 2022)

14 Mei 2022, Liverpool sampai ke final Piala FA setelah lama tak sampai di sana. Klopp punya tekad untuk membawa Liverpool juara Piala FA, yang belum pernah diraih selama 16 tahun. Namun, musuh yang akan dihadapi adalah Chelsea asuhan Thomas Tuchel.

Laga pun berjalan alot. Kedua tim tidak mencetak gol dalam 120 menit. Sehingga harus berlanjut ke babak penalti. Di adu tendangan penalti, dua pemain Chelsea, Azpilicueta dan Mount gagal menunaikan tugasnya. Sementara di kubu Liverpool hanya Sadio Mane yang gagal.

Liverpool pun memenangkan Piala FA. Rasa dahaga gelar Piala FA bisa dipenuhi. Di musim yang sama, Liverpool juga menjuarai Piala Liga. Nah, itulah tadi pertandingan paling epik Jurgen Klopp selama melatih Liverpool. Mana yang paling berkesan menurutmu, football lovers?

https://youtu.be/0kHYO414M2U

Sumber: 90Min, ThisIsAnfield, SkySports, TheGuardian, ArabNews

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru