Pemain Yang Hebohkan Jagat Sepakbola Italia, Romano Musollini Cicit Diktator Fasis Benito Musollini

spot_img

Romano Floriani Mussolini, belum lama ini namanya mendadak jadi bahan perbincangan di kalangan pecinta sepakbola Italia. Bukan karena prestasinya di atas lapangan, melainkan karena sang pemain adalah cicit dari Benito Mussolini. 

Seperti diketahui, Benito Mussolini adalah mantan perdana menteri Italia dari tahun 1922 – 1943. Dia adalah seorang diktator yang mengenalkan paham fasisme pada warga Italia sepanjang kurun waktu tersebut. Pria yang akrab disapa Il Duce itu juga diketahui sebagai sosok yang pernah menjadikan Italia sebagai salah satu kekuatan poros dunia bersama Jerman (Nazi) dan Jepang dalam perang dunia kedua.

Saat itu bisa dikatakan, masa-masa kepemimpinannya merupakan sejarah kelam bagi warga Italia, bahkan dunia.

Romano sendiri merupakan putra dari Alessandra Mussolini, yang merupakan cucu dari  Benito Mussolini dan Mauro Floriani. Pada awal Februari lalu, Romano diketahui telah menandatangani kontrak profesional di Lazio.

Namun, ternyata bergabungnya pemain kelahiran 23 Januari 2003 itu bersama Lazio, justru menimbulkan kekhawatiran di kalangan pecinta sepakbola Italia.

Mereka khawatir adanya keturunan Mussolini di Lazio akan menyuburkan kembali paham fasisme. Dimana basis pendukung garis keras klub tersebut cukup kental dengan paham fasisme. Hal yang dikhawatirkan dapat membuat Lazio kembali bermasalah dengan pihak berwenang seperti yang sudah pernah terjadi pada tahun 2018.

Saat itu, Lazio didenda € 50.000 oleh Federasi Sepak Bola Italia karena tindakan suporter yang mengotori Stadio Olimpico dengan stiker Anne Frank, seorang penulis buku harian muda Yahudi yang terbunuh dalam Holocaust.

Bahkan, selain itu, menurut berbagai sumber mereka juga kerap bersikap rasis pada pemain yang berkulit hitam.

Ditambah dengan fakta bahwa di Lazio, Romano berposisi sebagai pemain bek sayap kanan. Dimana hal tersebut lalu dikaitkan dengan basis suporter Lazio yang sudah dikenal luas beraliran sayap kanan.Yang mana di kancah politik paham fasisme juga dikenal sebagai ideologi sayap kanan. 

Kendati demikian, Lazio beranggapan telah mengambil langkah terbaik untuk mencegah masalah-masalah yang kemungkinan akan muncul di masa mendatang. Dan menurut klub Italia ini, biasanya insiden-insiden tidak menyenangkan hanya dilakukan oleh sebagian kecil fansnya.

Sedangkan untuk latar belakang keluarga Romano Mussolini itu sendiri tak menjadi masalah bagi Lazio. Bahkan pihak Lazio tidak begitu memperdulikan asal usul Romano. Mereka mengungkapkan jika mereka murni tertarik pada Romano karena pemain berusia 18 tahun itu menunjukkan penampilan impresif.

Pelatih Tim U-19 Lazio, Mauro Bianchessi, memastikan Romano adalah anak yang baik. Menurutnya, Romano adalah anak yang rendah hati dan tidak pernah mengeluh sekalipun selama dua tahun belakangan ini. Romano disebutnya terlihat cukup menjanjikan. Romano hanya butuh menambah jam terbang dan pengalaman untuk jadi pemain hebat. 

“Nama keluarga yang memberatkan? Saya tidak pernah berbicara dengan orang tuanya, dan satu-satunya hal yang penting adalah apakah seorang pemain layak bermain. Tidak ada lagi.” (Mauro Bianchessi via dailymail)

Karir sepakbola Romano sendiri telah dimulai di tim junior AS Roma sebelum pindah untuk bermain di Lazio ketika dia berumur 13 tahun. Sementara di Lazio, dia dipinjamkan pada tahun 2018 ke klub amatir Vigor Perconti. Ini terjadi setelah dia tidak mendapatkan waktu bermain di Lazio selama dua tahun, sebelum dia melakukan debutnya untuk tim U-17, kemudian bermain untuk tim U-18 dan sekarang bergabung dengan Lazio U19, meski sempat beberapa kali diikutsertakan dalam latihan tim utama Lazio.

Terlepas dari nama belakang dan garis keturunannya, Romano mengatakan dia tidak tertarik pada politik. Ibunya, Alessandra Mussolini adalah mantan anggota parlemen Italia. Alessandra mengatakan tidak mau ikut campur mengenai karier sepakbola putranya tersebut.

“Itu adalah sesuatu yang saya lebih suka untuk tidak ikut campur. Itu bukan urusan saya. Anak saya tidak ingin ikut campur dalam kehidupan pribadi atau pilihannya,” ucap Alessandra.

Sumber Referensi : Bola.okezone, Libero, Dailymail, Wikipedia

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru