Netherlands sekalipun sering disebut sebagai tuan runner up, tapi tak pernah kehabisan bakat hebat. Dari yang berposisi di bawah mistar gawang sampai yang berada di lini serang. Tak ayal, sampai hari ini Belanda masih melahirkan pemain hebat.
Di sisi lain, pemain-pemain Belanda tidak hanya hebat tapi juga bernilai mahal. Nah, masalahnya apakah harga mahal pemain-pemain Belanda itu sepadan dengan kualitasnya?
Daftar Isi
Donny van de Beek
Ngomongin soal pemain Belanda yang harganya mahal, tentu kurang afdol jika tidak memasukkan gelandang Manchester United ini. Yup, Donny van de Beek. Ia adalah produk Ajax yang tak hanya punya kualitas tapi juga menguntungkan.
Manchester United mengamankan jasa Van de Beek pada tahun 2020. Tak tanggung-tanggung, Setan Merah membeli Van de Beek dengan banderol 35 juta poundsterling (Rp630 miliar). Waktu itu, harga segitu sangat sepadan.
Donny van de Beek looks set for a loan move away from Old Trafford in January, Newcastle and Everton the most likely candidates for the Dutchman. He has only made 21 appearances since joining the Red Devils for £35M in 2020😬. #MUFC #NUFC #EFC pic.twitter.com/Kugh7N8wAD
— All Things Transfers (@AT_Transfers) November 17, 2021
Apalagi selama berseragam de Godenzonen, Van de Beek telah mencetak 41 gol dari 175 penampilannya di tim senior. Van de Beek juga turut ambil bagian ketika Ajax melenggang ke semifinal Liga Champions musim 2018-19.
Sayangnya, kiprah indah Van de Beek di Ajax belum berlanjut di Manchester United. Karena sejak datang, ia terbilang sangat sedikit bermain. Sejauh ini pria kelahiran Nijkerkerveen baru bermain 50 caps dan hanya mencetak 2 gol dan 2 asis.
Nathan Ake
Nathan Ake mungkin tak sepopuler bek-bek Belanda lainnya. Namun, pemain yang kurang populer itu justru menjadi amunisi pertahanan Manchester City. Pasukan Etihad membeli Nathan Ake dari klub semenjana, Bournemouth.
Kendati begitu, City mesti mengeluarkan uang 41 juta poundsterling (Rp739 miliar) untuk bisa menebus Ake pada tahun 2020. Pertanyaannya mengapa City membeli Ake? Dan kenapa semahal itu?
📝 DEAL DONE: Manchester City have completed the signing of Nathan Aké from Bournemouth for around £41m on a 5-year contract. (Source: @ManCity) pic.twitter.com/c6QXcwhdjW
— Transfer News Live (@DeadlineDayLive) August 5, 2020
Selama berseragam The Cherries, Ake memang tampil sangat baik. 121 caps sudah ia lakoni. Dan hebatnya, kendati berposisi sebagai bek, Ake sudah mencetak 11 gol untuk Bournemouth. Ia juga sudah mencatatkan 27 caps bersama Timnas Belanda.
Lalu, bagaimana Ake di Manchester City? Bersama The Citizens, sejauh ini Ake sudah bermain sebanyak 40 kali. Ia baru mencetak 4 gol. Meski begitu, sebagai seorang bek Ake cukup mumpuni. Musim lalu ia sudah melakukan 70 pressing, dan 23 di antaranya sukses. Intensitas keberhasilan tekelnya juga tidak terlalu buruk, yaitu 57,1 persen.
Memphis Depay
Memphis Depay menjadi salah satu pemain berharga mahal yang memperkuat Timnas Belanda. Manchester United pernah membeli Depay seharga 34 juta euro (Rp521 miliar). Namun penampilannya buruk ketika di Old Trafford.
Depay sama sekali tidak produktif di skuad Setan Merah. Pasalnya, sebagai seorang pemain depan, Memphis Depay hanya bisa mengemas 7 gol dari 53 pertandingan yang ia lakoni bersama Manchester United. Penampilan buruknya itu membuat MU menjualnya ke Lyon.
Memphis Depay is one goal away from becoming the third top scorer in the history of the Netherlands national team. pic.twitter.com/zcniE9bKS8
— Barça Universal (@BarcaUniversal) March 27, 2022
Sebaliknya, bersama Les Gones, Memphis Depay menemukan performanya kembali. 76 gol dan 55 asis dalam 178 pertandingan jadi bukti keganasan Depay. Harga Depay pun melonjak menjadi 45 juta euro (Rp690 miliar). Sayangnya, ia tak memperpanjang kontraknya dengan Lyon dan terpaksa pergi secara gratis ke FC Barcelona.
Berseragam Blaugrana, Depay baru mengemas 13 gol dari 38 caps. Kabarnya Depay akan dilepas Blaugrana. Namun harga Depay sudah tak semahal dulu, kini menurut Transfermarkt, harga pemain Belanda itu 35 juta euro (Rp536 miliar).
Arnaut Danjuma
Nama Arnaut Danjuma Adam Groeneveld melejit usai penampilannya yang mengesankan di Villarreal, terutama ketika berlaga di Liga Champions. Lolosnya Villarreal ke semifinal Liga Champions juga berkat seorang Arnaut Danjuma.
Maka wajar saja kalau harga Danjuma pun pada akhirnya melejit. Villarreal dulu membeli Danjuma dari Bournemouth seharga 23 juta euro (Rp352 miliar). Tetapi kini Villarreal bisa menjual Danjuma dengan harga 50 juta euro (Rp766 miliar). Naik lebih dari dua kali lipat.
Tak salah memang jika harga pemain Timnas Belanda itu naik sebegitu signifikan. Penampilannya bersama Villarreal menjawab hal tersebut. Danjuma begitu impresif di lini serang. Posisi naturalnya sebagai sayap, juga bisa berubah menjadi seorang striker.
Danjuma juga bisa berbahaya menjadi striker. Berseragam Yellow Submarine, Danjuma sudah mencetak 16 gol dari 34 penampilannya. Danjuma juga mempunyai kecepatan sebagai seorang sayap. Ia bisa berlari dengan kecepatan 34 km/jam.
Here are @Danjuma‘s stats in the @ChampionsLeague 💪!#UCL pic.twitter.com/hwXoVQ21TU
— Villarreal CF English (@VillarrealCFen) March 15, 2022
Frenkie de Jong
Frenkie de Jong merupakan salah satu pemain Belanda yang entah bagaimana sulit sekali untuk didatangkan Manchester United. Pasukan Erik ten Hag sangat menginginkan De Jong, tapi gelandang kreatif Belanda itu tak sudi bergabung ke Manchester United.
Terlepas dari betapa nestapanya MU mengincar De Jong, gelandang itu termasuk salah satu pemain termahal Belanda. Ajax, tim yang berhasil memoles De Jong menuai keuntungan dengan menjual sang pemain ke Barcelona pada tahun 2019.
Harganya fantastis, 65 juta poundsterling (Rp1,1 triliun). Ya, meskipun ketika berseragam Ajax penampilan De Jong biasa-biasa saja. Betul bahwa De Jong 89 kali bermain untuk Ajax dan meraih setidaknya dua trofi paling bergengsi di Belanda. Namun, sebagai gelandang jumlah asisnya tak lebih dari 13 asis.
Namun, Blaugrana sepertinya tidak rugi-rugi amat membeli De Jong. Selain ia kerap dimainkan di 140 pertandingan, De Jong juga sudah mengemas setidaknya 17 asis dan 13 gol. Tak hanya itu, rata-rata operan De Jong selama di Barca juga bagus.
Dalam satu pertandingan, setidaknya De Jong melakukan 61,9 operan. Persentase keberhasilan umpan De Jong menyentuh angka 92 persen. Kualitasnya itu pulalah yang bikin harga De Jong naik lagi. Maka wajar jika inginkan jasa De Jong, MU harus keluar uang 85 juta euro (Rp1,3 triliun).
Manchester United have reached full agreement with Barcelona for Frenkie de Jong, after further talks. Package worth €85m. Fee guaranteed around €75m plus add-ons. 🚨🇳🇱 #MUFC
Personal terms, still the issue to be resolved – as Frenkie’s priority is to stay at Barcelona. pic.twitter.com/aTYnV3cHkP
— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) July 14, 2022
Matthijs De Ligt
Matthijs De Ligt jadi salah satu bek termahal Belanda. Lagi-lagi, Ajax Amsterdam lah yang berjasa memoles bek yang kini berseragam Bayern Munchen itu. Dan Ajax sudah mendapat keuntungan ketika menjual De Ligt ke Juventus.
Sebab La Vecchia Signora harus membayar sekitar 67,8 juta poundsterling (Rp1,2 triliun) pada tahun 2019 untuk menebus bekas kapten Ajax itu. Ajax menjual De Ligt semahal itu bukan tanpa alasan. Pria kelahiran Leiderdorp termasuk dalam skuad Ajax besutan Ten Hag yang lolos ke semifinal Liga Champions musim 2018-19.
De Ligt juga pernah meraih penghargaan Golden Boy pada tahun 2018. Hebatnya lagi, ia menjadi bek pertama yang sukses merengkuh penghargaan tersebut. Prestasi lainnya, De Ligt ikut menggamit scudetto ketika debut pertamanya di Juventus.
Matthijs De Ligt juga setidaknya mengemas 117 penampilan bersama Bianconeri. Dengan prestasinya itu, maka tidak aneh kalau Die Roten akhirnya membeli De Ligt seharga 67 juta euro (Rp1,2 triliun) plus bonus sampai 10 juta euro (Rp179 miliar).
Matthijs #DeLigt has officially signed for #BayernMunich until 2027 for (€12M/year). #Juventus sold the Dutchman 🇳🇱 to the Bavarians for €77M (€67M + €10M in bonuses). De Ligt’s era at #Juve and in #SerieA therefore comes to an end after 3 seasons in #Bianconero. pic.twitter.com/wXHuQ0IxZA
— SiGN⚽️RE CALC10 🏟 (@SignoreCALC10) July 20, 2022
Virgil Van Dijk
Ngomongin pemain termahal Belanda, tidak etis rasanya kalau nama Van Dijk tidak masuk. Ia adalah salah satu pemain yang memegang label sebagai pemain Belanda termahal saat ini. Dulu Van Dijk diboyong Liverpool dari Southampton pada tahun 2018 dengan kesepakatan 75 juta poundsterling (Rp1,3 triliun). Kesepakatan itu pernah memecahkan rekor harga seorang bek.
Namun, Liverpool sama sekali tidak merugi mendatangkan Van Dijk. Karena si pemain turut menyumbangkan beberapa gelar termasuk Liga Champions, Liga Inggris, Piala FA, sampai Piala Liga. Van Dijk juga sangat kokoh dalam menjaga pertahan The Reds.
Came from Southampton for a record £75m, Virgil has been a colossus since day 1, scoring on his debut vs Everton, to helping us win the Champions League, Super Cup, CWC and the long waited Premier League. Best signing in Klopp’s era.
Happy 29th birthday, Virgil Van Dijk! 🇳🇱 pic.twitter.com/mGqicRa6vn
— Samuel (@SamueILFC) July 8, 2020
Setidaknya, Van Dijk cakap memenangi duel area dengan persentase 92 persen keberhasilan. Tak hanya itu, Van Dijk juga piawai dalam mengoper. Minimal dalam 90 menit, ia melakukan 74,42 operan, dengan persentase kesuksesannya mencapai 90 persen.
https://youtu.be/_WRm0rITztc
Sumber: TheFootballFaithful, Mykhel, Sportskeeda, WtFoot


