Para Pesepakbola Yang Berpindah Agama, Siapa Saja Mereka?

  • Whatsapp
Para Pesepakbola Yang Berpindah Agama, Siapa Saja Mereka
Para Pesepakbola Yang Berpindah Agama, Siapa Saja Mereka

Sejak dulu kala, agama selalu jadi bagian paling penting dalam kehidupan manusia. Saat manusia terlahir ke dunia, kebanyakan akan secara otomatis mengikuti keyakinan yang telah dipeluk oleh orangtuanya. Namun, seiring berjalannya waktu, tak sedikit pula manusia yang mendapat pencerahan baru dan memutuskan untuk berpindah keyakinan.

Seperti yang dilakukan oleh para pemain bola berikut ini. Meski ada pro dan kontra yang mengiringi pergantian keyakinan itu, hal tersebut tak membuat para pesepakbola ini mundur dari agama baru yang dipeluknya. Siapa saja mereka? 

Bacaan Lainnya

Djibril Cisse (Islam => Katolik)

Djibril Cisse merupakan pemain yang pernah membela Liverpool. Pemain yang lahir pada 12 Agustus 1981 di Arles, Perancis itu, telah menghabiskan sebagian besar hidupnya dengan menganut agama Islam.

Namun, kemudian ia memilih berpindah agama dari Islam ke Katolik pada 2007, setelah menikah dengan Jude Litter pada 2005. Pernikahan itu sendiri membuahkan tiga orang anak, yaitu Cassius, Prince Kobe, dan Marley Jackson.

Hingga sekarang, Cisse masih menganut kepercayaan barunya itu meskipun telah bercerai dengan Litter pada 2014. Cisse bahkan memiliki tato Malaikat Gabriel di punggungnya. Dia juga semakin religius saat karirnya nyaris hancur karena dua kali alami patah kaki parah di kaki kanan maupun kiri. 

Paul Pogba (Kristen => Islam)

Gelandang Manchester United, Paul Pogba dikenal sebagai seorang muslim yang taat.

Sebelumnya, agama yang dianut Pogba adalah Kristen. Pemain bernama lengkap Paul Labile Pogba ini memutuskan untuk menjadi mualaf pada tahun 2012 silam.

Dalam wawancara di podcast LifeTimes pada Juni 2019, Paul Pogba mengaku bahwa semuanya bermula dari ia yang memiliki banyak teman muslim. Dari sini, Pogba mengaku jika muncul banyak pertanyaan dalam dirinya. Dia pun akhirnya melakukan penelitian sendiri. Lalu, suatu ketika ia dan teman-teman muslimnya sholat bersama, saat itu Pogba merasakan sesuatu yang berbeda. Hingga akhitnya memutuskan untuk memeluk agama Islam.

Pogba kerap mengunggah aktivitas religiusitasnya di media sosial. Salah satunya adalah saat ia mengunggah potretnya ketika sedang melaksanakan ibadah umrah.

 

George Weah (Kristen => Islam => Kristen)

George Weah adalah salah satu penyerang terhebat di era 90-an. Ia dianggap sebagai penyerang terbaik di Afrika dan Eropa, sejumlah penghargaan pun diraihnya seperti pemain terbaik di dunia versi FIFA dan Ballon d’Or.

Weah memulai hidupnya sebagai seorang Kristen Protestan. Namun, pemain berkebangsaan Liberia yang pernah memperkuat AC Milan itu disebut-sebut tiga kali ganti keyakinan.

“Saya seorang Kristen sekarang. Tapi, saya mempraktikkan Islam selama 10 tahun sebelum pindah ke Kristen (lagi),” kata Weah kepada BBC Sport pada 2001.

Pria yang saat ini menjabat sebagai presiden Liberia itu diketahui sangat berharap baik Muslim maupun Kristen dapat menemukan perdamaian.

Roberto Baggio (Katholik => Budha)

Roberto Baggio pernah melegenda bersama Timnas Italia. Salah satu yang paling dikenang dari seorang Baggio ialah kegagalannya mengeksekusi penalti pada partai final Piala Dunia 1994, yang berakibat gagalnya Italia menjadi juara.

Baggio dikabarkan berpindah agama setelah ia mengalami cedera parah pada tahun 1985. Sering keluar masuk meja operasi dan mendapat hujatan dari media karena permainannya yang buruk, Baggio jadi lebih banyak menghabiskan waktunya dengan membaca buku ajaran Budha. Ia pun tertarik dan memutuskan meninggalkan agama Katolik untuk memeluk ajaran Budha.

Striker yang pernah membela Fiorentina itu mempraktikkan Buddhisme Nichiren dan juga merupakan anggota dari organisasi Budha Internasional Soka Gakkai. Meski sudah memeluk Budha, Baggio tetap menggunakan tradisi Katolik saat menikahi pacarnya, Andreina Fabbi, pada 1989, dan dilaksanakan di Gereja Katolik Roma. 

Franck Ribery (Katholik => Islam)

Franck Ribery, pemain yang membawa Prancis ke final Piala Dunia 2006 memutuskan untuk menjadi mualaf setelah mempersunting istrinya yang merupakan wanita Aljazair, Wahiba Belhami pada 2002.

Ribery menambahkan nama ‘Bilal’ pada nama tengahnya menjadi Franck Bilal Ribery. Sejak memeluk Islam, Ribery mengaku menjadi pribadi yang lebih kuat baik mental maupun fisiknya.

Namun begitu, pergantian keyakinan itu tak serta merta membuat hidup Ribery lurus 100%. Bersama Karim Benzema, ia sempat tersandung skandal prostitusi di bawah umur yang melibatkan seorang PSK bernama Zahia Dehar pada tahun 2009.

Samuel Kuffour (Kristen => Atheis => Kristen)

Sammy Kuffour lahir dari keluarga Kristen di Ghana. Namun, masa kecilnya yang diliputi kemiskinan membuat keyakinannya pada Yesus Kristus hilang. Kuffour memilih untuk jadi Atheis, saat tiba di Eropa untuk bermain di tim junior Torino pada 1991 dan Bayern Munchen pada 1993.

Kuffour makin mantap hidup tanpa keyakinan tatkala ia tahu jika di Jerman populasi Atheis jauh lebih besar dibandingkan Kristen dan Islam.

Namun, semuanya berubah pada 2003 ketika sang putri yang berusia 15 bulan, Godiva, meninggal karena tenggelam di kolam renang di rumahnya di Accra, Ghana. Kepergian Godiva menjadi awal titik balik Kuffour kembali memeluk Kristen. Ia bahkan berharap suatu hari nanti akan menjadi pendeta.

“Saya yakin suatu hari nanti saya akan menjadi pendeta. Saya akan berdiri di depan ribuan orang dan membagikan firman Tuhan kepada mereka,” ucap Kuffour.

Setelah pensiun, Kuffour menepati janjinya. Namun, ia tidak menjadi pendeta, melainkan pengkhotbah. Setiap Minggu di sela-sela kesibukannya sebagai CEO Kumasi Assante Kotoko Football Club, dia menyempatkan diri mengunjungi sejumlah gereja di Ghana untuk menceritakan pengalaman spiritualnya.

Eric Abidal (Katholik => Islam)

Kisah perpindahan agama Eric Abidal mirip dengan Franck Ribery. Abidal juga masuk Islam karena menikahi seorang perempuan muslim asal Aljazair, yang bernama Hayet Kebir. 

Meski begitu, mantan pemain belakang Barcelona ini mengaku bahwa agama Islam membuatnya untuk terus bekerja keras demi memperkuat timnya.

Abidal juga mengadopsi nama Bilal seperti Ribery saat masuk Islam. Hanya saja, berbeda dengan Ribery yang pernah tersandung kasus dengan wanita penghibur, Abidal benar-benar menjalankan keyakinan barunya dengan baik. 

Philippe Senderos (Kristen => Islam)

Philippe Senderos merupakan salah satu pesepakbola top yang memutuskan untuk masuk Islam. Bek yang pernah membela Arsenal itu memutuskan mualaf di pusat agama Islam di Manchester pada 2012 lalu.

Ketertarikan Senderos kepada Islam tidak datang secara tiba-tiba. Bermula dari Senderos yang sering mengkaji persoalan agama, lulusan sarjana teologi itu akhirnya menjatuhkan pilihan untuk memeluk Islam. Sebelumnya, ia dilaporkan banyak telah mengkaji pelajaran tentang agama-agama di dunia. 

Nicolas Anelka (Kristen => Islam)

Anelka merupakan pesepakbola muslim eks Timnas Prancis yang sempat dikenal bengal di lapangan. Tahun 2004, Anelka memeluk Islam dan menyandang nama baru: Abdul Salam Bilal. Ia menjadi mualaf di Uni Emirat Arab.

Striker yang saat itu sedang memperkuat Manchester City ini mengaku selaras dengan ajaran agama Islam.

“Saya sudah hidup dengan prinsip yang sama: menjadi orang benar, memiliki nilai. Saya dulu berpuasa selama Ramadhan karena saya mengagumi orang-orang yang berpuasa di sekitar saya. Apa yang membuat saya menjadi mualaf adalah saya memiliki keyakinan bahwa Islam adalah untuk saya. Saya merasakan hubungan ini dengan Tuhan, dan itu mencerahkan hidup saya,” ucap Anelka.

Nicolas Anelka mengaku sangat antusias menyambut bulan suci Ramadhan. Ia bersemangat menunaikan puasa, bahkan ketika sedang menjalani kompetisi bersama klub maupun ketika harus memperkuat tim nasional.

 

Sumber Referensi : Hopz, Indosport, Libero, Suratkabar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *