Tak terasa, ketatnya persaingan meraih gelar Liga Inggris tinggal dua pekan lagi. Siapa yang akan jadi juara? Hmm… masih susah ditebak seperti sifat perempuan. Liga Inggris musim ini masih seru dinanti juaranya hingga laga terakhir. Arsenal dan Manchester City adalah dua kandidat terkuat. Namun jika melihat sisa laga kedua klub, siapa yang berpeluang besar tersenyum di 19 Mei nanti?
Arsenal win ✅
Manchester City win ✅Where will the Premier League title end up this season after this dramatic run-in? 👇 pic.twitter.com/h3PZKXllCf
— Sky Sports Premier League (@SkySportsPL) April 28, 2024
Sebelum membahasnya, jangan lupa ya..subscribe dan nyalakan loncengnya agar tak ketinggalan konten menarik dari Starting Eleven Story.
Daftar Isi
Ketat! City Untung Satu Laga
Hingga pekan 36, Liga Inggris masih dipimpin oleh Arsenal. Mereka unggul satu poin dari Manchester City. Musim ini Liga Inggris tinggal menyisakan dua laga saja. Namun bagi Manchester City, mereka masih menyimpan satu laga sisa berkat penundaan laga saat melawan Tottenham Hotspur.
Sedianya City dijadwalkan bertemu Tottenham Hotspur di pekan 34 tanggal 20 April lalu. Namun karena di hari tersebut City kebetulan melakoni laga semifinal Piala FA melawan Chelsea, maka laga melawan Spurs tersebut ditunda dan dijadwalkan kembali pada tanggal 15 Mei dini hari mendatang.
Tottenham Hotspur have confirmed that the home Premier League fixture against Manchester City, initially scheduled for Saturday 20 April, has been postponed due to our opponents’ involvement in the Emirates FA Cup.
A new date and kick-off time for the match will be confirmed. pic.twitter.com/jaCQ9JOmjB
— Sheffield/Doncaster Spurs (@davison_trace) March 18, 2024
Jadi, City masih akan melakoni laga lebih banyak dari Arsenal di sisa musim ini. Artinya, walaupun kini City tertinggal poinnya dari The Gunners, di atas kertas mereka masih bisa mengejar.
Sapu Bersih, City Juara
Manchester City akan menghadapi Fulham, Spurs dan West Ham di sisa musim ini. Sementara Arsenal hanya akan menyisakan dua laga saja yakni melawan MU dan Everton. Kalau bicara peluang, superkomputer Opta memprediksi bahwa City akan keluar sebagai juara dengan persentase 65,2%, sedangkan Arsenal hanya 34,8%.
According to Opta’s Premier League predictor model chances:
👉Manchester City – 65.6% win of the league
👉Arsenal – 34.4% win of the league pic.twitter.com/jeq0np6Kbm— Nana Yaw Obed (@realnanayawobe) April 17, 2023
Berdasarkan hitung-hitungan realistis, jika City menang di tiga laga sisa, mereka akan mengoleksi 91 poin di akhir musim. Sementara kalau Arsenal juga sapu bersih dua laga sisa, mereka hanya akan mengoleksi 89 poin. Nah loh!
Dengan kemungkinan hasil tersebut, tampaknya Arsenal memang harus legowo melihat kembali City berpesta juara Liga Inggris. Kemenangan pasukan Arteta di dua laga sisa, tak bisa menjadikan mereka juara, kalau The Citizens juga menang terus.
Speaking from Manchester United viewpoint, who should win the league between Arsenal and City? 👇 pic.twitter.com/23471p4PZV
— United Radar (@UnitedRadar) May 5, 2024
Penggemar Arsenal kini hanya bisa bermunajat semalam suntuk agar City terjegal di salah satu laga sisa. Jika City seri satu kali saja, maka itu akan membuat Meriam London punya harapan menjadi juara.
Poin Sama, Arsenal Juara?
Jika The Citizens di tiga laga sisa hanya meraih dua kali kemenangan dan satu hasil seri, maka di akhir musim mereka akan mengumpulkan 89 poin. Poin yang sama jika The Gunners di lain tempat memenangkan dua laga sisa.
Jika demikian, gelar Liga Inggris akan ditentukan dari jumlah selisih gol. Nah, jika begitu, Arsenal yang akan menjadi juara. Pasalnya secara selisih gol, Arsenal hingga pekan ke-36 masih unggul 6 gol dari City.
The title race is becoming sweeter and sweeter, Arsenal will play Manchester United at OT and Manchester City will pray for Fulham. pic.twitter.com/VQkzJIg3xz
— AFC_ Dave (@AFC_davee) May 6, 2024
Hal itulah yang buat Pep ketar-ketir. Skenario mereka menjadi juara dengan poin sama, akan susah terwujud. Apalagi Arsenal juga kalau menang sering dengan skor banyak. Jumlah kebobolan Arsenal musim ini juga paling sedikit.
Harus Lewati Spurs
Potensi City terjegal musim ini, kemungkinannya ada saat melawan Spurs. City selalu kesulitan kalau hadapi Spurs. Musim ini saja, City belum bisa mengalahkan Spurs di Liga Inggris. Belum lagi pertandingan tersebut bakal digelar di Tottenham Hotspur Stadium. Jika bermain di markas Spurs, City acap kali kesulitan. Tahun 2018 adalah terakhir kali City menang melawan Spurs di kandangnya di Liga Inggris.
🤔 Pep Guardiola at the Tottenham Hotspur Stadium:
🏟️ Games: 5
❌ Losses: 5
⚽ Goals scored: 0
🥅 Goals conceded: 7 pic.twitter.com/AEHHHrWK0w— Football Tweet ⚽ (@Football__Tweet) February 5, 2023
Namun tenang saja fans City, di musim ini setidaknya misteri itu dipecahkan. Walaupun hanya di laga Piala FA, City sudah bisa menang lagi di kandang Spurs. Ini akan menjadi modal modal bagus bagi mental pasukan Pep dalam melakoni laga nanti. Apalagi kini kondisi pasukan The Lilywhites dibawah Ange Postecoglou sedang amburadul.
Pep Guardiola’s record at the Tottenham Hotspur Stadium:
◎ 6 games
◎ 5 managers faced
◎ 5 defeats
◎ 1 draw
◉ 1 goal
◉ 1 winAnge Postecoglou is the first Spurs manager to not beat him at the ground. 🙃 #EmiratesFACup pic.twitter.com/Qu1Ff8wru1
— Squawka (@Squawka) January 26, 2024
Empat laga terakhir di Liga Inggris, mereka selalu kalah. Skuad mereka juga pincang di lini belakang. Bek kiri Udogie cedera dan sampai harus memainkan Emerson Royal yang notabene bek kanan.
Beda dengan City yang masih superior. Mereka konsisten meraih kemenangan di enam laga terakhirnya di Liga Inggris. Ditambah jelang akhir musim ini skuad mereka kembali komplit tak ada lagi cedera yang melanda.
Spurs Rela Arsenal Juara?
Arsenal boleh saja berharap kemungkinan Spurs bisa menjegal City. Namun apakah Spurs rela, jika mereka menahan City lalu Arsenal jadi juara?
Spurs yang dipecundangi Arsenal di kandang musim ini, bisa jadi tak mau musuh bebuyutannya itu jadi juara Liga Inggris. Spurs bisa jadi tak akan bermain ngotot ketika hadapi City nanti. Namun, kalau itu yang mereka lakukan, justru mereka sendiri yang akan kehilangan kesempatan bermain di Liga Champions musim depan.
Sebab, Spurs yang menyisakan tiga laga, masih berpotensi merebut tiket UCL dari tangan Aston Villa. Pasukan Unai Emery masih unggul tujuh poin. Namun, mereka hanya menyisakan dua laga. Salah satunya melawan Liverpool. Jadi ini malah jadi kesempatan bagus bagi Spurs untuk menggusur posisi Aston Villa dan berlaga di UCL musim depan.
Aston Villa – P 36 Pts 67 GD 20
Spurs – P35 Pts 60 GD 11
–#AstonVilla #avfc #TottenhamHotspur #thick #ChampionsLeague pic.twitter.com/90LhX9B5SC— Villa Report (@villareport_) May 5, 2024
Old Trafford Mengancam Arsenal
Terjegalnya City atas Spurs memang yang dimau Arsenal saat ini. Namun apakah saat City terjegal, Arsenal tak bisa terjegal juga? Jawabannya, bisa saja. Pasukan Arteta akan mendapat ujian berat saat bertandang ke Old Trafford.
The Premier League title race is going down to the wire but with Manchester City holding a game in hand, leaders Arsenal have to beat Manchester United to keep their title hopes alive. 🏆
Can they get the vital points at Old Trafford on Monday? ⚽️ pic.twitter.com/LndLOHZfBO
— Unibet Australia (@UNIBETAustralia) May 7, 2024
Ingat lho, dalam dua musim ke belakang, mereka tak pernah menang kalau bermain di Theater of Dream. Jadi, jangan harap laga melawan tim peringkat delapan Liga Inggris ini, Arsenal akan menang mudah.
Kalau benar kejadian, tampaknya seperti dejavu bagi Arsenal. Musim lalu Arsenal juga terpeleset dari perburuan gelar liga di laga-laga pekan terakhir. Musim lalu mereka tumbang oleh Brighton dan Nottingham Forest di pekan 36 dan 37.
Laga Akhir Juga Krusial
Selain laga yang menentukan di pekan ke-37, jangan lupakan juga laga terakhir musim ini. Baik City maupun Arsenal akan bermain di kandang sendiri. City akan bertemu West Ham, sedangkan Arsenal akan bertemu Everton. Kesempatan meraih poin penuh pun sangat terbuka. Mereka pasti tak mau mengecewakan fans di laga kandang terakhirnya musim ini.
Tapi sebelum bola ditendang, peluang West Ham dan Everton untuk menyulitkan tetap ada. Everton di bawah Sean Dyche punya track record menyulitkan Arsenal. Sepakbola pragmatis ala Sean Dyche pernah dibenci Arteta. Ingat, gaya sepakbola Sean Dyche juga sempat mengalahkan Arteta musim lalu. Apalagi Everton jelang akhir musim ini sulit dibobol. Bahkan melawan Liverpool saja mereka bisa menang.
Since the start of April, only Man City and Arsenal (15 each) have won more Premier League points than Everton’s 14 🍬
During that spell Sean Dyche’s side have won four, drawn two and lost just once! #LUTEVE pic.twitter.com/RROa2HwFZf
— Premier League (@premierleague) May 3, 2024
West Ham yang tampil buruk akhir-akhir ini, sebenarnya juga masih punya peluang menyulitkan City, walaupun itu kecil. Mereka akan ditinggal pelatihnya David Moyes pasca laga ini. Jadi pasti akan berikan yang terbaik bagi perpisahan Moyes. Namun, mentalitas City sebagai juara Liga Inggris tak bisa diremehkan
⚽ GOAL: Manchester City 3 – 2 Aston Villa.
ILKAY GUNDOGAN TENAAAAAAAAAAA
🔵🦹♂️ pic.twitter.com/11SGZnJ8mo
— Chezalive (@Chezalive) May 22, 2022
Masih ingat City di musim 2011/12 dan 2021/22? City hampir saja kepleset jadi juara di laga terakhir, namun tetap bisa comeback di menit-menit akhir. Jadi, kalau melihat City yang di atas kertas berpeluang besar juara, mending nyerah saja nggak sih Arsenal?
Sumber Referensi : skysports, independent, reuters, sportingnews, aiscore


