Manchester United sudah kedatangan Erik Ten Hag sebagai pelatih baru musim depan. Ten Hag akan mengarsiteki Setan Merah dengan berbagai jurus yang ia miliki demi bangkitnya MU. Beberapa pemain pun diincarnya, ada juga yang akan didepak karena beberapa alasan.
Salah satu dampak kedatangan Ten Hag adalah nasib bintang MU, Cristiano Ronaldo. Antara akan dilepas atau dipertahankan. Dua jawaban yang seakan sulit untuk menjawabnya. Serba dilematis bagi Red Devils.
2003 ➡️ 2021
It all comes full circle for Cristiano Ronaldo and @ManUtd.
“I’m right here! I’m back where I belong! Let’s make it happen once again!” — @Cristiano pic.twitter.com/KHRZEiWH9i
— The Athletic (@TheAthletic) August 31, 2021
Daftar Isi
Ketergantungan
Ronaldo yang baru didatangkan musim lalu dari Juventus demi ambisi membantu United kembali meraih kejayaan masa lalu ternyata menemui jalan buntu. Apa yang diekspektasikan publik MU ternyata belum kesampaian. Performa Ronaldo terkadang angin-anginan. Disamping sudah uzur secara usia, peran Ronaldo juga tampak berkurang di dalam skema Rangnick sekarang.
Peluang ia untuk dilepas mencari klub lain terbuka. Pasalnya MU diyakini sering terpaku pada ketergantungan CR7 di lapangan. Sosoknya bahkan sering dijadikan centre of point ketika membangun serangan yang berakibat mudah dibaca oleh lawan.
Ronaldo seakan jadi sosok yang tak tergantikan, padahal secara performa jika kurang apik dalam satu match harusnya Ronaldo sadar diri dan pelatih harus mengambil keputusan tegas untuk menggantinya ataupun mencadangkannya. Hal ini sepertinya urung dilakukan karena alasan kesenioran, legenda, dan sebagainya.
Ketergantungan itu tampaknya menjadi hal yang harus dihindari, dan MU harus segera memutuskan untuk mendepaknya jika benar-benar ketergantungan itu akan membawa kehancuran ke depannya.
Reports suggest that Cristiano Ronaldo doesn’t have a place in Erik ten Hag’s Manchester United team 😱
16 Premier League goals this season. Just surpassed 100 #PL goals.
Three-time Ballon d’Or winner Marco van Basten believes ten Hag should build around Ronaldo.#OptusSport pic.twitter.com/C5W52ypyg9
— Optus Sport (@OptusSport) April 27, 2022
Gaya Melatih Ten Hag
Setelah kedatangan Ten Hag yang notabene adalah pelatih yang lebih menyukai membangun tim dengan para pemain muda, sosok Ronaldo mau tidak mau harus tersingkir. Hal itu sekarang tampaknya harus segera diputuskan oleh Ten Hag. Ten Hag harus tegas akan pendiriannya. Dia harus segera melapor ke manajemen bahwa dia sudah tidak butuh jasanya lagi musim depan.
Gaya melatih Ten Hag dengan pola pakem serangan 4-2-3-1, jarang memakai sosok yang menjadi centre of point akan tetapi lebih mengandalkan teamwork. Pergerakan semua pemain yang cair serta semua pemain diperlakukan sama adalah prinsip Ten Hag dalam melatih.
Atas dasar itulah kenapa kans Ronaldo untuk bertahan di MU sedikit, kemungkinan untuk meninggalkan United musim depan menjadi opsi, jika keberadaanya tidak masuk dalam rencana Ten Hag musim depan. Terlepas dari label bintang dan rekor-rekornya.
Erik ten Hag tells @trouw on working with Cristiano Ronaldo and stars: “I will stay myself in that. I won’t change my vision”. 🔴 #MUFC @TheEuropeanLad
“I will tell them [big players] their task and whoever does not meet those tasks will hear that from me, no matter who it is”. pic.twitter.com/jJAYYYeHiM
— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) April 22, 2022
Regenerasi
Hal lain yang menjadi titik fokus bagi Ten Hag adalah regenerasi di tubuh MU yang sampai saat ini sudah mulai berjalan bersama Rangnick. Atas dasar itu juga kehadiran Ronaldo nantinya hanya akan menghambat pertumbuhan para striker muda United yang sudah ada dalam masalah menit bermain.
Di bawah bayang-bayang seorang Ronaldo adalah sesuatu hal yang risih bagi para pemain muda. Ketokohannya sering menjadi bumerang ketika semua pemain tidak berani mengkritiknya ketika di lapangan. Seolah Ronaldo adalah segalanya bagi tim. Hal itu justru tidak disadari akan perlahan merusak tim itu sendiri.
Faktor Liga Champions
Hal lain juga yang memungkinkan untuk Ronaldo pergi dari Old Trafford adalah masalah MU yang tidak tampil di Liga Champions musim depan. Kini memang MU sedang bertarung dengan Arsenal, Spurs, dan West Ham untuk mendapat 1 jatah tiket ke Liga Champions di musim depan.
Kans itu masih terbuka sampai pekan terakhir meskipun secara hitung-hitungan peluang MU untuk meraih itu sulit. Hal itu dikatakan Rangnick usai kalah melawan Arsenal 3-1.
“It makes no sense to speak about the Champions League”
Ralf Rangnick says he no longer wants to speak about a possible top four finish – which he admits is out of Man United’s reach pic.twitter.com/J4VtV0Mipj
— The Sun Football ⚽ (@TheSunFootball) April 27, 2022
Melihat faktor tersebut, bagi Ronaldo mungkin akan menjadi pertimbangan untuk karirnya kedepan. Dia pasti masih ingin tampil di kasta tertinggi kompetisi sepakbola Eropa. Sebagai golongan mega bintang kelas wahid, gengsi nampaknya sebuah hal yang sulit dihindari. Tengok saja Messi, ia pun seperti itu.
Ronaldo Stay
Dari semua kemungkinan akan didepaknya Ronaldo, atau hengkangnya Ronaldo karena beberapa faktor tadi, baru-baru ini muncul secercah harapan bagi fans Ronaldo di MU untuk paling tidak menghabiskan sisa kontraknya 1 tahun lagi di MU alias “Ronaldo Stay”.
“Ronaldo Stay” mungkin akan lebih sering dijumpai di lini masa sekarang ini, meskipun setelah kedatangan Ten Hag. Ronaldo di bawah Ten Hag banyak yang meyakini akan diberi kesempatan untuk membimbing MU yang sedang dirombak secara besar-besaran di musim depan.
“Ronaldo stay” tampaknya lebih kepada pengaruh positifnya ke dalam tim sembari berbagi ilmu untuk para pemain muda maupun pemain baru yang akan didatangkan Ten Hag. Secara permainan di lapangan Ten Hag mungkin harus berpikir 100 kali untuk mempertahankan Ronaldo. Pasalnya ia sering sekali menolong setan merah dikala deadlock di musim ini.
VAN BASTEN:
“If Ronaldo continues to play like he did, for example against Norwich [hat-trick] scoring regularly, there is no reason to take him out of the team. As long as he continues to show results, I see Ten Hag having enough influence to make him play as he wants.” pic.twitter.com/FlZLMCvcYS
— CristianoXtra (@CristianoXtra_) April 25, 2022
Keran Gol MU
Hal yang perlu diperhatikan kenapa Ronaldo harus bertahan paling tidak 1 tahun lagi adalah dia sering menjadi penentu kemenangan dengan gol-golnya. Seperti apa yang ia sering tunjukan kala mengalahkan Norwich, Spurs maupun di kala kalah seperti melawan Arsenal di mana gol MU berasal darinya.
🤯Manchester United have only won 2 out of their last 10 games…
✅Both of them wins, Cristiano Ronaldo scored a hat-trick!
👀tHE pRoBLeM. pic.twitter.com/fjktMd3AEI
— SPORF (@Sporf) April 25, 2022
Tidak dipungkiri ia adalah yang nomor satu jika urusan menghabisi gawang lawan. Tak jarang ia dijadikan sebagai keran gol sebuah klub maupun di timnas. Di musim ini saja Ronaldo bersama MU sudah total menciptakan 22 gol di semua kompetisi sampai pekan ke 34 Liga Inggris. Ia menjadi top skor sementara MU di atas Bruno Fernandes dengan 9 gol. Ten Hag sekarang mau tidak mau harus memikirkan aspek itu.
Kepemimpinan Dan Keteladanan
Selain faktor CR7 menjadi sumber gol bagi United, faktor pengaruh kepemimpinan juga akan dipetimbangkan Ten Hag. Ten Hag akan berpikir dari apa yang sudah Ronaldo sumbangkan selama ini kepada United.
Pola kepemimpinan di lapangan, ketenangan, serta pengaruh untuk mendinginkan ruang ganti, menjadi keahlian tersendiri bagi Ronaldo. Ruang ganti MU yang selama ini sangat bermasalah, bahkan sempat terjadi kubu-kubu-an, sampai-sampai legenda MU Paul Scholes mengatakan ruang ganti United musim ini “dalam bahaya”.
Manchester United legend Paul Scholes has backtracked following his revelation of Jesse Lingard’s analysis of the club’s dressing room being a ‘disaster’. https://t.co/fbQ0URetUz
— Sportskeeda Football (@skworldfootball) April 26, 2022
Soal lain yakni keteladanan seorang Cristiano Ronaldo yang dibutuhkan Ten Hag untuk memberi contoh perilaku keprofesionalannya dalam lapangan kepada para pemuda. Keteladanannya di dalam maupun di luar lapangannya diharapkan Ten Hag dapat dicontohkan sekaligus ditularkan sebagai bagian dari psikologis mental para pemain mudanya.
Tidak dipungkiri juga dulu Ronaldo ketika baru datang ke Old Trafford tidak sungkan menimba ilmu dari para seniornya yang masih ada seperti Paul Scholes, Gary Neville maupun Rio Ferdinand. Situasi yang semacam itulah yang diinginkan Ten hag dari tujuan kemungkinan mempertahankan seorang Cristiano Ronaldo di Theater Of Dreams musim depan
Antara pergi dan bertahan, semua ada di tangan sang manajer baru Erik Ten Hag. Melihat dari beberapa faktor, semua kemungkinan antara pergi dan bertahan itu ada. Tinggal menunggu kalkulasi atau hitung-hitungan saja antara sikap pelatih baru dan tentu manajemen United soal nasib Ronaldo musim depan. Mana yang lebih menguntungkan United, pergi atau bertahan.
Sumber Referensi : foottheball, express.co, givemesport


