MU vs Lyon: Mau Ngebadut Terus Apa Juara Eropa Nih, King Emyu?

spot_img

Siap atau tidak, Manchester United akan bermain lagi di Liga Malam Jumat alias Europa League. Setelah ngebanyol di leg sebelumnya, kini gantian King Emyu yang menjamu Lyon di Old Trafford yang masih suci dari hadas kekalahan di level Eropa musim ini. Sedari fase grup pertama sampai 16 besar, Theatre Of Dreams jadi satu-satunya stadion milik klub peserta Europa League yang masih angker.

Masalahnya, jelang pertandingan kali ini, United sebagai tuan rumah tak kunjung sembuh dari penyakit kronisnya yang sudah stadium akhir, yaitu ngebadut yang tak perlu di laga penting. Sementara itu, sang singa dari Prancis tampak serius untuk memberi luka sayat yang dalam yang pertama bagi Setan Merah di Europa League. 

Lantas, bagaimana persiapan kedua kesebelasan menuju pertemuan nanti? Benarkah Lyon punya kenangan manis saat bertandang ke Manchester? Mari kita bahas. 

Lelucon Itu Masih Saja Berlanjut

Baru saja gagal merengkuh kemenangan di leg pertama, bukannya malah berbenah, eh leluconnya malah tambah parah. Beberapa hari setelah kembali dari Groupama Stadium, United lakukan kunjungan ke St. James Park dalam lanjutan gameweek ke-32 Premier League. Sebelum pertandingan dimulai, Ruben Amorim sudah mendedahkan rencananya untuk merotasi sejumlah pemain saat lawan Newcastle. 

Posisi vital yang tak luput dari perhatian eks pelatih Sporting CP itu adalah penjaga gawang. Andre Onana yang tampil menawan dengan gagal menangkap bola dari Georges Mikautadze, beneran dicoret untuk laga tandang kali ini. Ceritanya, Amorim ingin memberikan hukuman pada kiper Kamerun, layaknya seorang ayah yang mengurung anaknya yang nakal di kamar dan tidak boleh main seharian. 

Sebagai gantinya, Amorim memasang si jangkung dari Turki, Altay Bayindir untuk diberi kepercayaan jalani debut bermain di Liga Inggris. Dengan dipakainya Bayindir dari menit pertama, awalnya fans masih punya harapan kalau setidaknya United bisa mencuri satu poin. Mengingat performa kiper setinggi 198 cm itu yang ciamik mengawal gawang sebelum harus menepi cukup lama karena cedera. Salah satunya saat Bayindir menjadi pahlawan kala melawan Arsenal di FA Cup. 

Tapi yang namanya setan selalu menghancurkan harapan. Memasang Bayindir dan memarkir Onana ternyata tak membuah hasil. Justru Bayindir tak berdaya atas gempuran sporadis para pemain The Magpies. Kiper Timnas Turki bahkan tak dinyana lakukan blunder fatal saat menyapu bola yang malah membentur Joelinton dan disambut oleh Bruno Guimaraes sebagai gol keempat dan terakhir Newcastle hari itu. 

Bayindir oh Bayindir. Mungkin seperti itulah nada kekesalan yang dilontarkan oleh fans Setan Merah di seluruh penjuru dunia. Bukannya memberikan rasa aman bagi barisan belakang, eks pemain Fenerbahce itu malah cosplay jadi Onana. Di laga itu, Bayindir menjadi salah satu pemain dengan rating terburuk, yakni 4,8. Rating kok 4,8, sholat aja lima waktu, lho! 

Kekalahan telak itu menjadi kekalahan ke-14 MU di Premier League musim ini, sekaligus membawa mereka ke posisi 14 di tabel klasemen. Jangan lagi ngomongin peluang untuk menyodok posisi di zona Eropa atau amankan sepuluh besar, karena United kini hanya berjarak beberapa poin saja dengan zona degradasi di sisa enam pertandingan. Ironis tapi ya memang begitulah kenyataannya. 

Cederanya Zirkzee dan Rotasi Formasi

Menuju persiapan hadapi leg kedua, Amorim yang rambutnya makin rontok karena stres ngurusin United masih harus dihadapkan dengan cederanya salah satu penyerang, yakni Joshua Zirkzee saat hadapi Newcastle.

Menurut informasi terbaru dari tim dokter, Mas Zikri alami masalah pada bagian hamstring yang cukup serius. Selain sudah dipastikan tak dapat berpartisipasi di leg kedua menghadapi Lyon, pemain berkebangsaan Belanda ini bisa saja mengakhiri musim ini lebih cepat dari koleganya. 

Sebagai tindak lanjut dari absennya Zikri, Amorim diprediksi akan menggunakan formasi 3-4-3 dengan mengandalkan striker Rasmus Hojlund yang ditopang oleh pergerakan Alejandro Garnacho di kiri dan El Capitano, Bruno Fernandes di sektor kanan. Tiga orang ini yang diharapkan jadi pemecah kebuntuan United ke gawang Lyon. 

Urusan tambahan tenaga, Mason Mount, Kobbie Mainoo, dan Ayden Heaven bisa jadi bala bantuan untuk masuk memberikan tekanan. Kembalinya Mainoo dan Ayden dari cedera jadi kabar baik di tengah peliknya kondisi United. Keduanya terlihat sudah duduk di bangku cadangan saat melawan Newcastle minggu lalu. 

Tifo Khusus Di Sir Alex Ferguson Stand

Perjuangan Bruno Fernandes cs untuk menjaga kesempatan meraih trofi satu-satunya musim ini dalam laga versus Lyon akan mendapat dukungan penuh dari para fans yang datang langsung ke Old Trafford. Menurut situs resmi United, manajemen bekerja sama dengan perwakilan elemen suporter sudah menyiapkan sebuah tifo atau spanduk dukungan khusus yang desainnya masih dirahasiakan. 

Bila menurut rencananya, tifo khusus tersebut akan dibentangkan di tribun Sir Alex Ferguson Stand sebagai bentuk dukungan kepada para pemain United yang berjuang habis-habisan di lapangan, dan meningkatkan atmosfer di Old Trafford agar pemain Lyon merasa diteror. 

Diketahui, inilah momen pertama kalinya United menyiapkan sebuah tifo khusus untuk menyambut sebuah pertandingan di Old Trafford. Mekanismenya, tifo ini akan dibentangkan dari bawah, kemudian dikerek ke atas hingga terkembang saat pemain dari kedua tim masuk lapangan. 

Rencana Tifo ini sudah diketahui kapten United, Bruno Fernandes. Bruno bahkan sudah di-spill desain tifo yang dibuat oleh kelompok suporter. Baginya, tifo bisa menambah bahan bakar semangat rekan-rekannya untuk tampil lebih serius dan lolos ke semifinal. 

Lyon dengan Kekuatan Penuh

Setelah puas menguliti persiapan United, sekarang kita menuju ke sisi seberang. Bila United tersandung di liga domestik akhir pekan lalu, beda cerita dengan Les Gones yang tetap di trek positif dengan mengalahkan Auxerre dengan skor 3-1. Tiga gol dipersembahkan Georges Mikautadze, Rayan Cherki, dan Alexandre Lacazette. 

Hasil baik ini menyiratkan pesan bahwa Lyon sudah sangat siap untuk memberikan kekalahan perdana bagi United di Europa League. Lagipula hampir tak ada pemain kunci yang absen dan tak dibawa untuk kunjungan ke Inggris. Termasuk gelandang Serbia, Nemanja Matic yang kembali menghirup udara Kota Manchester setelah memutuskan melanjutkan hidup di Prancis, dan ujung tombak Lacazette yang sudah pasti rindu menjebol gawang United di Inggris karena pernah melakukannya saat berseragam Arsenal dulu.

Lyon memang belum pernah menang dari Setan Merah ketika berlaga di Old Trafford. Namun, Theatre of Dreams sejatinya tak semenyeramkan itu. Pasukan Ruben Amorim bahkan kerap kalah dari tim-tim yang sebetulnya berada di bawah mereka. Bournemouth pernah membantai mereka di sini 3-0.

Kira-kira bisakah Lyon meniru Bournemouth menghabisi MU di rumahnya sendiri? Atau justru kenangan Liga Champions musim 2004/05 yang akan terulang kembali?

uefa.com, manutd.com, goal.com, ligue1.com

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru