Momen Spesial Semifinal Liga Champions yang Tak Terlupakan

spot_img

Partai semifinal Champions League musim 2021/2022 kali ini mulai dihelat. Partai semifinal biasanya menyimpan misteri tersendiri serta momen-momen yang tak terduga bagi klub dalam rangka bertarung mati-matian demi lolos ke partai puncak.

Langkah yang dilalui beberapa kontestan semifinalis ini terkadang berbuah cerita dramatis. Ada momen-momen spesial yang terjadi di beberapa tahun perhelatan semifinal Champions League. Berikut beberapa momen spesial tersebut.

Gol Hantu Luis Garcia (2005)

Saat itu 2005, All English Semifinal baik Chelsea maupun Liverpool sama-sama berpeluang lolos ke babak final karena pada leg pertama di Stamford Bridge berakhir imbang 0-0. Kemudian gol Luis Garcia muncul menjadi gol kemenangan bagi The Reds.

Gol ini bermula dari bola liar sepakan Milan Baros yang disergap oleh Petr Cech. Garcia yang melihat bola terlempar langsung menyambar bola. Saat bola bergulir di garis gawang, William Gallas sebenarnya sempat melakukan sapuan, tapi wasit tetap mengesahkan gol tersebut. Gol Garcia ini banyak diperdebatkan, belum adanya VAR sulit untuk menentukan apakah bola sudah melewati garis gawang atau belum. Inilah yang membuatnya disebut gol hantu.

Riquelme Gagal Penalti (2006)

Kisah manis Villarreal masuk semifinal Champions League pada tahun 2006 menyisakan pedih. Di leg pertama di kandang Arsenal, Villarreal takluk 1-0 oleh gol Kolo Toure.

Di leg kedua, skor 0-0 terjadi sampai menjelang berakhirnya pertandingan. Tragedi itu pun terjadi di menit-menit akhir babak kedua setelah Jose Mari dijatuhkan Clichy di kotak penalti. Riquelme sang algojo penalti tiba-tiba tidak mampu melesakkan gol setelah tendangannya ditepis oleh Lehmann.

Alhasil, Villarreal tak mampu menyamakan kedudukan dan gagal lolos ke final dengan agregat 1-0. Hal itu sampai sekarang bagi Riquelme adalah aib dan ia mengatakan trauma ketika melihat momen itu.

Tendangan Roket Scholes (2008)

Momen ketika MU pada 2008 mampu lolos dari hadangan Barcelona di semifinal. Bermain di leg pertama di Camp Nou, kedua tim sama kuat dan berakhir dengan skor 0-0. Pertemuan leg kedua di Old Trafford menyisakan momen spesial bagi MU.

Gol satu-satunya terjadi melalui tendangan roket jarak jauh Paul Scholes yang menghujam gawang Victor Valdes. Berawal dari kesalahan umpan clearance dari Zambrotta, bola mampir ke kaki Scholes. Dengan gol itu akhirnya Scholes mampu mengantarkan MU ke final dengan agregat 1-0

Sepakan Menit Akhir Iniesta (2009)

Momen spesial lain datang di semifinal 2009 ketika Barcelona jumpa Chelsea. Di leg pertama di Camp Nou skor 0-0 pun terjadi dan membawa pertarungan sesungguhnya di leg kedua di Stamford Bridge.

Satu gol keren sepakan voli dari luar kotak penalti Essien bertahan hingga 90 menit dan hampir meloloskan Chelsea. Akan tetapi, momen di menit 90+3 merubah segalanya. Berawal dari umpan Messi, Iniesta melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti dan menghempaskan Petr Cech. Skor 1-1 akhirnya mampu membawa Barca lolos ke final dengan dramatis dengan agresivitas gol tandang.

Seni Bertahan Mourinho (2010)

Era 2010 adalah eranya Jose Mourinho meraih treble winner bersama Inter. Kala itu di semifinal Champions League pasukan Mourinho menjadi buah bibir ketika mampu menyingkirkan Barcelonanya Pep.

Unggul 3-1 terlebih dahulu di leg pertama dengan pola permainan bertahan atau reaktif football. Pada leg kedua di Camp Nou, Inter mengusung format yang sama untuk tidak kebobolan. Barca pun kesusahan dan hanya mencetak 1 gol lewat Pique. Alhasil pola negative football ala Mourinho mampu mengantarkannya lolos ke final dengan agregat 3-2. momen bertahan Mou ketika itu sangat dikenal dengan istilah “parkir bus”.

Gol Sulap Torres Di Camp Nou (2012)

Pada semifinal 2012, Barcelona kembali bertemu Chelsea. Di leg pertama di Stamford Bridge, Chelsea mampu unggul 1-0 lewat gol Didier Drogba. Dan pada leg kedua, momen spesial itu pun terjadi. Barca membombardir gawang Chelsea demi misi comebacknya. Barca pun berhasil mencuri 2 gol terlebih dahulu lewat Busquets dan Iniesta.

Akan tetapi, gol Ramires sedikit menciutkan mental Barca dan merubah skor jadi 2-1. Barca terus memburu 1 gol tambahan untuk lolos sampai di menit akhir. Dan apa yang terjadi, lewat bola buangan dari bek chelsea ke depan, Fernando Torres muncul tiba-tiba di depan gawang Barcelona sendirian one on one dengan Valdes. Akhirnya, Torres mampu melesakkan gol dengan melewati Valdes dan mengubah skor menjadi 2-2. Chelsea pun lolos dramatis ke final dengan agregat 3-2

4 Gol Lewandowski (2013)

Dortmund di era Jurgen Klopp mampu mengguncangkan Eropa dengan menyingkirkan Real Madrid di tahun 2013. Momen lolosnya Dortmund ke final ketika itu terjadi berkat sumbangan fantastis 4 gol striker bintang mereka Robert Lewandowski di leg pertama di Signal Iduna Park dalam kemenangan telak 4-1.

Hasil itu tak mampu di comeback Real Madrid di leg kedua di kandang sendiri, karena hanya mampu menang 2-0 di Bernabeu berkat gol Benzema dan Ramos di menit akhir. Dortmund pun lolos ke final ketika itu dengan agregat 4-3.

Messi Hempaskan Boateng (2015)

Momen epic terjadi ketika Barcelona ditantang Bayern Munchennya Pep Guardiola di semifinal 2015. Bermain di leg pertama, Barcelona mampu unggul besar 3-0 atas Munchen. Gol Barca dicetak oleh Messi dengan 2 gol dan Neymar 1 gol.

Akan tetapi, gol kedua Messi itu menyisakan momen tersendiri. Ketika gocekan mematikan Messi mampu menenggelamkan bek Munchen, Jerome Boateng yang tersungkur berkat gocekan itu seolah ada yang menjatuhkannya.

Setelah gocekan itu pun, Messi langsung men-chip bola itu dan masuk dengan indah ke gawang Neuer. Sungguh gol yang luar biasa. Barca pun akhirnya lolos ke final setelah di leg kedua, Bayern hanya mampu menang 3-2, dan secara agregat Barca unggul 5-3.

Hattrick Ronaldo (2017)

All Spanish Semifinal terjadi di 2017 ketika Atletico dan Real Madrid berebut tiket menuju final. Momen spesial di partai ini terjadi di leg pertama ketika di luar dugaan Real Madrid mampu mencukur Atletico di Bernabeu dengan skor 3-0. 3 gol itu diborong oleh Cristiano Ronaldo. Itulah momen hattrick pertama Ronaldo di semifinal Liga Champions.

Hattrick ciamik itu menjadi modal awal yang penting bagi Madrid ketika tandang ke Atletico. Di leg kedua pun Atletico tak mampu membalas borongan gol Ronaldo tersebut, Atletico hanya mampu menang 2-1 dan Real Madrid berhak lolos ke final dengan agregat 4-2.

Comeback Liverpool Dan Spurs (2019)

Yang terakhir ada momen comeback luar biasa dari Liverpool dan Spurs di semifinal 2019. Liverpool yang tandang terlebih dahulu ke Camp Nou, Barcelona, seperti tidak punya harapan lagi di leg 2 setelah keok 3-0 tanpa balas.

Akan tetapi, di leg kedua semangat pasukan Klopp membara. Mereka berhasil unggul 4-0 tanpa balas lewat gol yang spesial di pertandingan itu. Masing-masing lewat dua gol Divock Origi dan dua lainnya melalui Wijnaldum. Akhirnya, Liverpool pun mengandaskan asa Barcelona ke final setelah menang agregat 4-3.

Comeback semifinal lainnya terjadi di kandang Ajax ketika Spurs mampu comeback dramatis melawan Ajax. Di leg pertama di kandang Spurs secara mengejutkan Ajax mampu menang 1-0 lewat gol Donny Van De Beek.

Menapaki leg kedua di Amsterdam Arena, Spurs tak tinggal diam. Ajax mampu unggul terlebih dahulu dengan 2-0 ketika sundulan Mattijs De Ligt dan sepakan Hakim Ziyech mampu menghujam gawang Hugo Lloris.

Peluang Spurs pun semakin tipis, Spurs harus mencetak 3 gol kalau ingin lolos. Ya, 3 gol itu benar-benar tercipta lewat aksi ajaib seorang Lucas Moura dengan gol terakhirnya yang dramatis di menit akhir babak tambahan waktu 90+5. Spurs pun mampu lolos ke final dengan agregat 3-3 unggul agresivitas gol tandang.

Sumber Referensi : theathletic, bleacherreport, sporf.com

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru