Major League Soccer (MLS) kembali dihebohkan dengan hadirnya seorang mega bintang yakni Lionel Messi. Tentu sudah banyak terungkap kenapa messi mau menuju MLS dan membela Inter Miami.
Di sisi lain, menarik untuk melihat sepak terjang para bintang yang berlabuh ke MLS selama ini. Ya, ketika beberapa dari mereka justru sempat ada yang balik lagi ke Liga Eropa dengan status sebagai pemain pinjaman. Lalu, siapa saja mereka? Dan apakah Messi akan mengikuti jejaknya?
Daftar Isi
David Beckham
Yang pertama ada David Beckham. Superstar Inggris itu setelah membela Real Madrid sempat menjadi ikon di MLS dengan bergabung ke LA Galaxy pada tahun 2007. Namun, setelah dua tahun Beckham membela LA Galaxy, tawaran menggiurkan lainnya datang.
Beckham ditawari bergabung dengan AC Milan pada Januari 2009, namun hanya dengan status pinjaman. Artinya, ia bisa kembali lagi ke Amerika tanpa memutus kontrak mahalnya dengan LA Galaxy.
Durasi waktunya pun cukup pendek, yakni hanya dua bulan. Namun kemudian, Beckham ternyata malah mengkhianatinya. Beckham baru kembali lagi ke La Galaxy pada bulan Juli 2009. Berkat itulah ia sempat dicemooh fans LA Galaxy ketika itu.
Milan sendiri keadaannya ketika itu sedang berupaya menggabungkan para bintang. Selain Beckham, di Milan ketika itu ada Ronaldinho. Tujuan Milan jelas, yakni bisnis. Karena setelah itu, terbukti pundi-pundi uang dari tiket makin meningkat di San Siro.
📅 On this day in 2009, David Beckham officially joined #ACMilan on loan from LA Galaxy…
— MilanData📊 (@acmilandata) January 7, 2020
🏴🔴⚫️ pic.twitter.com/CgKzLvFm9H
Beckham sering tampil reguler di bawah Leonardo. Dari 20 penampilannya, ia berhasil menyumbang 2 gol dan 6 assist. Kompetitifnya Serie A dibanding MLS, membuat performanya terjaga kembali.
Maka dari itu, selama masa peminjamannya di Milan ia sempat dipanggil lagi ke skuad timnas Inggris di bawah Fabio Capello. Namun, seiring dengan cedera tendon achilles yang dialaminya, langkah sang bintang membela Timnas Inggris di Piala Dunia 2010 pupus.
Landon Donovan
Pemain yang kedua adalah Landon Donovan. Pemain asli Amerika Serikat ini karirnya sejak muda pernah dihabiskan di Jerman yakni bersama Bayer Leverkusen. Namun setelah itu, ia memutuskan mengabdi di liga negeri kelahirannya dengan membela La Galaxy dari 2005 hingga 2009.
Sama seperti Beckham, Donovan di Januari 2009 mendapatkan tawaran dari klub raksasa Eropa yakni Bayern Munchen. Kedekatan Donovan ketika muda dengan kultur sepakbola Jerman, membuat ia menerima tawaran itu. Ia pun sama seperti Beckham, hanya sebagai pemain pinjaman dan tak memutus kontraknya dengan La Galaxy.
Landon Donovan – Bayern Munich🇩🇪 loan from LA Galaxy🇺🇸 (2009) pic.twitter.com/GIFkA15ubn
— Transfersthathappened (@actualtransfers) December 31, 2022
Ia akhirnya hijrah ke munchen dalam durasi peminjaman dua bulan. Kenapa sih kok masa peminjaman pemain MLS ke Eropa itu hanya dua bulan? Ya, karena di periode tersebut MLS sedang libur dan baru dimulai pada bulan Maret. Atas dasar itulah, para pemain MLS bisa mengisi waktu luang di periode tersebut.
Namun masa peminjaman Donovan di Munchen tak berjalan sesuai harapan. Ia hanya tampil 7 kali saja dan tak menghasilkan gol dan assist satu pun. Menit bermainnya pun tak banyak dan hanya jadi ban serep pelatih Jurgen Klinsmann saja.
Namun kisah Donovan pindah sebagai pemain pinjaman dari MLS ke Liga Eropa, juga terbukti pernah sukses. Ya, setelah gagal melakukannya di Munchen 2009, ia kembali mengulanginya lagi di periode Januari hingga Februari 2010 di Everton. Hasilnya lumayan, dari 13 kali bermain bagi The Toffees, ia menyumbangkan 2 gol dan 3 assist.
Clint Dempsey
Pemain yang ketiga yakni Clint Dempsey. Gelandang yang juga asli Amerika Serikat. Awalnya, namanya moncer ketika membela klub asal kota London, Fulham dari tahun 2007 hingga 2012. Ia menjadi kunci permainan Fulham dan bahkan sempat mengantarkan Fulham ke final Liga Eropa pada 2010.
Berkat kegacorannya itu, kemudian ia dibeli oleh Spurs di tahun 2012. Namun di The Lilywhites, umurnya tidak berlangsung lama. Karena di 2013 ia memutuskan pulang kampung membela klub MLS, Seattle Sounders.
Setelah setahun di sana, ia kemudian mengalami seperti apa yang dialami Beckham dan Donovan. Tepatnya pada tahun 2014, ia kangen pulang lagi ke klub yang membesarkan namanya Fulham. Ia ditawari untuk kembali ke Fulham dengan status pinjaman dari Januari hingga Februari 2014.
Photo confirmation of Clint Dempsey's two-month loan move back to Fulham. pic.twitter.com/ZSSd0FXQ8c
— Transfer Centre (@CentreTransfer) December 24, 2013
Ia pun dengan senang hati menerimanya. Fulham di bawah pelatih sementara mereka Rene Meulensten, juga dengan senang hati menerima Dempsey sebagai kekuatan tambahan disaat mereka sedang terpuruk setelah pemecatan Martin Jol.
Lantas bagaimana hasilnya? Ia hanya memenuhi hasrat nostalgianya belaka. Karena secara performa, ia hanya tampil 7 kali saja dan tak menciptakan gol dan assist satu pun.
Robbie Keane
Pemain yang keempat adalah Robbie Keane. Striker asal Irlandia tersebut tak dipungkiri adalah seorang pemain yang sudah makan asam garam Liga Inggris sejak muda. Wolves, Coventry, Leeds, Spurs, Liverpool, hingga West Ham pernah disinggahinya.
Namun ketika tawaran menggiurkan di masa tuanya untuk berlaga di MLS, ia pun menerimanya. Tepat pada 2011, ia hijrah ke MLS dengan membela La Galaxy. Namun setelah setahun di sana, ia tiba-tiba kembali ke sepakbola Liga Inggris.
Dan benar saja, pada Januari 2012 ia akhirnya menerima tawaran dari Aston Villa sebagai pemain pinjaman. Ia dipinjam The Villans selama dua bulan. Bersama pelatih Alex Mc Leish, Keane mampu tampil 7 kali, dan berhasil mencetak 3 gol dan 1 assist.
Robbie Keane – Aston Villa loan from LA Galaxy (2012) pic.twitter.com/JoZ44dZISA
— Transfersthathappened (@actualtransfers) June 24, 2022
Salah satu momen terbaik Keane di Aston Villa adalah ketika ia menciptakan brace yang membalikan keadaan 3-2 untuk kemenangan The Villans saat berjumpa Wolves di Liga Inggris pada Januari 2012.
Thierry Henry
Pemain berikutnya adalah Thierry Henry. Tak dimungkiri bintang Prancis itu adalah legenda hidup bagi Arsenal. Setelah mengabdi lama dan meraih banyak gelar di London, ia juga sempat meraih mahkota Liga Champions ketika berseragam Barcelona.
Seusai karirnya di Camp Nou habis, ia memutuskan mengais dollar di Amerika Serikat. Ia di masa senjanya menerima tawaran untuk gabung ke klub MLS, New York Red Bulls pada tahun 2010.
Namun kemudian, King Henry pada 2012 dikejutkan oleh tawaran untuk kembali membela klub kesayangannya, Arsenal. Arsene Wenger dan fans fanatik The Gunners benar-benar menyambut dengan pintu terbuka untuk kali kedua Henry berseragam Arsenal.
ON THIS DAY: In 2012, Thierry Henry returned to Arsenal on a short-term loan deal, scoring the winner just 3 days later in the club's FA Cup third round clash with Leeds 🤩⏪ pic.twitter.com/CbENPLAGPf
— Sky Sports Premier League (@SkySportsPL) January 6, 2023
Nostalgia itu pun benar terjadi. Tepatnya di Januari hingga Februari 2012, Henry kembali menginjakan kakinya di London. Selama dua bulan masa peminjamannya itu, ia mampu tampil 7 kali dan menyumbangkan 2 gol penting. Ya, momen dua gol Henry itu sangat penting karena membawa The Gunners meraih kemenangan.
Yang pertama terjadi ketika laga melawan Leeds di babak ketiga Piala FA. Ia datang dari bangku cadangan dan akhirnya mampu menciptakan gol yang menjadi gol satu-satunya kemenangan Arsenal 1-0. Hasil itu sekaligus mengantarkan The Gunners lolos ke babak berikutnya
On this day in 2012: Thierry Henry came off the bench, his first Arsenal appearance in 5 years, to score the winner in a 1-0 win over Leeds in the FA Cup third round.
— afcstuff (@afcstuff) January 9, 2023
“He may be cast in bronze, but he's still capable of producing truly golden moments.” 👑 pic.twitter.com/h7UXJmQUFX
Yang kedua adalah golnya di menit 90 ke gawang Sunderland pada laga Liga Inggris Januari 2012. Gol Henry itu menjadi sumbangan penting tiga poin bagi kemenangan 2-1 The Gunners atas sunderland
#OTD #Arsenal
— Arsenal History From Highbury To The Emirates (@4949Undefeted) February 11, 2023
🗓️ 2012 February 11,
🆚 Sunderland 2-1
🏆 #PremierLeague
🏟️ Stadium Of Light
Thierry Henry scored his final goal in his final match for Arsenal in the 91st minute against Sunderland. Ramsey scored the other in a run of 7 consecutive winspic.twitter.com/wk4co8HTLe
Sumber Referensi : planetfootball, transfermarkt, sportbible, theguardian, bleacherreport, bbc


