Menguntungkan! Ini yang Bisa Didapat Qatar dari Piala Dunia 2022

spot_img

Mengapa Piala Dunia seringkali menjadi ajang yang diperebutkan banyak negara? Apa gerangan yang membuat banyak negara ingin sekali menjadi tuan rumah Piala Dunia? Jawabannya sederhana, karena Piala Dunia adalah kompetisi akbar yang akan mendatangkan tak sedikit keuntungan bagi tuan rumah.

Begitu pula pada apa yang mungkin saja didapat oleh Qatar. Festival Piala Dunia edisi kali ini akan digelar di salah satu negara teluk tersebut. Qatar yang mendapat jatah tuan rumah Piala Dunia akan memperoleh tak sedikit keuntungan.

Mungkin karena itulah Qatar menghalalkan segala siasat untuk memenangkan tender jadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Jadi apa saja sih yang Qatar dapatkan dari gelaran akbar empat tahunan itu?

Otomatis Lolos ke Piala Dunia

Menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 sangat menguntungkan bagi Qatar. Tim nasional Qatar jadi tidak perlu susah payah melewati babak kualifikasi. Karena dengan menjadi tuan rumah, Qatar sudah otomatis lolos ke Piala Dunia. Hal yang sudah lama mereka impikan.

Sepakbola Qatar, dalam hal ini federasinya sendiri baru lahir tahun 1960. Lalu Asosiasi Sepakbola Qatar baru terdaftar menjadi anggota FIFA tahun 1963. Mulai dari situ The Maroon berusaha untuk bisa lolos ke Piala Dunia. Namun usaha Qatar selalu menemui jalan buntu.

Al-Annabi selalu gagal lolos ke Piala Dunia. Akan tetapi, kini mereka bisa tampil di Piala Dunia dengan jalan menjadi tuan rumah ajang tersebut.

Mendorong Teknologi di Bidang Olahraga

FIFA mengklaim bahwa Piala Dunia 2022 menjadi yang lumayan beresiko. Hal itu tidak lebih karena Piala Dunia 2022 berlangsung di negara dengan cuaca yang panas. Meskipun digelar di musim dingin. Akan tetapi, di sisi lain ini justru mendatangkan keuntungan, terutama bagi Qatar.

Piala Dunia 2022 di Qatar mendorong lahirnya inovasi teknologi baru di bidang olahraga, terutama sepakbola. Negara tersebut mencoba berinovasi dengan memberikan solusi agar peserta Piala Dunia, baik itu para pemain dan ofisial maupun penggemar bisa tetap nyaman mengikuti gelaran akbar tersebut, meski dengan suhu yang tinggi.

Salah satu inovasi yang dilakukan Qatar adalah memasang AC di setiap stadion yang dipakai di Piala Dunia. Pemasangan AC di dalam stadion terbilang inovasi baru. Tidak hanya itu, Qatar juga membuat area latihan sampai zona penggemar yang representatif.

Piala Dunia juga mendorong pembangunan stadion megah di Qatar. Dari yang sebelumnya tidak memiliki stadion berstandar Piala Dunia, berkat jadi tuan rumah, Qatar jadi memiliki stadion-stadion megah. Ya, walaupun nggak tahu juga, apakah setelah Piala Dunia akan tetap dipakai atau tidak.

Citra Positif Qatar di Mata Dunia

Qatar punya ambisi untuk meningkatkan citranya di mata dunia. Dan Piala Dunia ini menjadi salah satu corongnya. Selain mereka juga menginvasi tak sedikit klub elit di Eropa.

Piala Dunia 2022 jadi momentum Qatar untuk menunjukkan kebudayaan mereka. Ini adalah kesempatan berharga untuk memperlihatkan kepada dunia bahwa Qatar juga bisa menguasai sepakbola. Qatar juga bisa menampilkan kondisi sosial mereka di mata dunia. Salah satu negara teluk itu bisa dengan mudah berbagi budaya dan nilai-nilai dinamis mereka kepada dunia.

Ini penting karena untuk membangun warisan yang tahan lama. Selain itu dengan memoles citra lewat Piala Dunia, Qatar bisa menarik investor yang lebih besar. Apalagi investor asing, tak terkecuali merek global. Idealnya sih, begitu.

Namun Qatar sepertinya tidak sepenuhnya berhasil memahat citranya di muka dunia. Alih-alih mendapat citra positif, karena kontroversinya, penjenamaan yang coba dilakukan Qatar lewat Piala Dunia justru mengarah ke hal negatif. Mulai dari pelanggaran HAM, korupsi dan dugaan suap, sampai menjadikan Piala Dunia sekadar ladang bisnis.

Mendongkrak Perekonomian Qatar

Qatar boleh jadi tidak cukup berhasil mengukir citranya lewat Piala Dunia. Namun Qatar masih mendapat keuntungan lain. Salah satunya perekonomian yang terdongkrak akibat Piala Dunia 2022. Qatar telah memperoleh manfaat ekonomi yang luar biasa dari ajang Piala Dunia.

Rombongan penggemar yang datang ke Qatar membawa banyak kemakmuran bagi negara tersebut. Mulai dari industri pariwisata sampai perhotelan, semua mendapat berkahnya dari segi ekonomi. Tidak hanya itu, proyek Piala Dunia 2022 juga membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas.

Ada sekitar 1,5 juta pekerjaan baru di beberapa arena penting, seperti real estate. Tidak hanya itu para pekerja juga datang untuk menuntaskan proyek Piala Dunia 2022, termasuk pembangunan stadion. Oleh karena itu sudah pasti Piala Dunia akan mendatangkan miliaran riyal ke negara tersebut.

Bukan hanya itu, Qatar juga mendapat banyak keuntungan dari sponsor. Diproyeksikan pada Piala Dunia tahun ini pendapatan sponsor mencapai 4,7 miliar US Dolar atau sekitar Rp73,7 triliun. Wah, makin kaya nih Qatar.

Mendorong Perkembangan Sepakbola di Timur Tengah

Piala Dunia di Qatar juga dipercaya selain mendorong perkembangan sepakbola di Qatar, juga mendorong perkembangan sepakbola di Timur Tengah secara luas. Terakhir tercatat, Qatar sendiri menduduki peringkat 50 FIFA.

Sementara itu, satu-satunya negara yang memiliki ranking terbaik dari Timur Tengah adalah Iran. Negaranya Sardar Azmoun itu berada di ranking 20 FIFA. Iran bahkan berada di atas Serbia. Nah Piala Dunia di Qatar bisa mendorong seluruh pemuda di Timur Tengah untuk memacu perkembangan sepakbola.

Negara-negara tetangga seperti Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Kuwait, sampai Irak dan Yordania akan tergerak untuk memperbaiki sepakbolanya. Mereka bisa memanfaatkan Piala Dunia 2022 untuk memicu hal tersebut.

Mendorong dan Menyingkirkan Obesitas di Qatar

Sudah cukup lama Qatar terkenal dengan masalah obesitas di anak-anak mudanya. Para anak muda di Qatar memanfaatkan olahraga untuk mengurangi obesitas, salah satunya dengan sepakbola. Sepakbola dianggap bisa meningkatkan kesehatan di negara Teluk tersebut. Selain itu bisa menjadi cara ampuh untuk mengurangi obesitas.

Maka dari itu, Piala Dunia 2022 tentu saja akan menjadi pelecut untuk menyingkirkan obesitas di negara tersebut. Apalagi para pesepakbola yang akan hadir memeriahkan Piala Dunia memiliki tubuh yang ideal dan atletis. Itu bisa menjadi role model bagi penduduk di negara Qatar.

Apalagi di Qatar ternyata bukan hanya anak-anak yang mengalami obesitas. Namun tak kurang dari 70 persen orang dewasa di Qatar menanggung kelebihan berat badan. Pola makan yang tidak sehat dan gaya hidup yang tidak banyak bergerak menjadi penyebabnya.

FIFA pun mendukung hal itu. Qatar dan FIFA mencoba membuat momen Piala Dunia untuk mengurangi angka obesitas di negara tersebut. Salah satunya dengan mendorong anak-anak untuk mengirimkan video berupa tarian yang biasanya digunakan pemain untuk merayakan gol.

Sumber: Skift, NRVision, RiskLine, TheGuardian, BR, RFI, FIFA

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru