Masa kejayaan Inter Milan ternyata harus musnah, dari pihak manajemen yang mendepak sang pelatih, Antonio Conte, menuju timnas Italia yang berhasil mengantarkan gelar Euro 2020 di lemari kebanggaan negeri Romawi. Namun, ada hal yang menjadi sebab terdepaknya Conte sampai pemain andalan yang dicintai para fans Nerazzuri hengkang ke klub yang meminangnya.
Apa yang menjadikan masa keemasan ini tenggelam dalam waktu yang singkat? Diusut dari berbagai media, bahwa pemilik Inter Milan, Steven Zhang, mengalami kerugian di perusahaannya yang menumbalkan pemain berkualitasnya untuk memperbaiki manajemen ekonomi. Hal ini menjadi intrik yang sangat panas di Italia, terutama bagi pendukung La Beneamata.
Daftar Isi
Suning Merugi, Pemain Inter Jadi Tumbal
Steven Zhang selaku CEO Suning Technology dan Inter Milan, dihantui kekelaman yang memaksanya menjual pemain bintang. Diawali dengan penjualan bek kanan asal Maroko, Achraf Hakimi, yang memikat dunia dari pengembaraannya ke Dortmund. Pemain 24 tahun dibanderol dengan harga fantastis oleh PSG, dimana mereka sedang menyiapkan skuad bintang menyusul Donnarumma dari rival sekotanya, AC Milan.
Hal ini mengejutkan media Italia, komentar dan kritik yang cukup pedas pun terdengar oleh manajemen Inter Milan. Keputusan yang cukup intrik itu berlanjut pada penjualan tandem terbaik dari Belgia, Romelu Lukaku, yang pulang kampung ke Stamford Bridge. Dari sini para fans mulai kecewa, banyak yang berkomentar di media sosial Inter Milan bahkan mengeluarkan aksi provokatif saat menjamu Parma di Ennio Tardini pada pertandingan pra-musim.
Antonio #Conte resigned from #Inter in May due to being aware that owners Suning would sell all players for whom sufficient offers arrived. Due to the pandemic and a liquidity crisis Suning have decided to respond to this by allowing key players to be sold if offers come along… pic.twitter.com/y4tKWhKivg
— ENJOY INTER (@EnjoyInter) August 6, 2021
Kekecewaan Fans Nerazzuri yang Semakin Ganas
Tidak hanya membuat onar di Ennio Tardini, hal protes dan cuitan yang pedas juga terus diluncurkan kepada Steven Zhang. Keputusannya yang agak mengejutkan sampai membuat fans marah, seakan fans Nerazzuri menginginkan Zhang keluar dari Inter atau membeli semua aset Inter Milan saja. Perlakuan sarkas inilah sampai diliput beberapa media dunia, bahkan sampai memberi sinyal bahwa Zhang harus menjual Inter saja. Tetapi, apakah Zhang akan bertahan atau bersiap melangkahkan kaki dari Inter Milan?
Absolute silence from the club, fair enough you want to get on with whatever business you got, but at least address the fans and keep us updated rather than let us speculate all the time. Very unprofessional and clumsy. #SuningOUT pic.twitter.com/KSmwroYLCk
— #ELJARDINERO🧉 (@J4FN1_) August 9, 2021
Jack Ma Digadang-gadang Mengganti Zhang
Rumor panas pun terjadi awal Agustus bahwa Zhang ingin menjual saham Inter Milan dan Jack Ma yang dikabarkan ingin menjadi pimpinan di manajemen Inter. Walau belum ramai dibicarakan namun setelah diusut bahwa Zhang adalah anak dari Jack Ma. Founder Alibaba ini belum terkonfirmasi secara pasti, namun rumor yang bertebaran di media seolah-olah ingin menggeser Zhang dari kursi pimpinan.
Conte dan Kegeramannya bersama Inter Milan
Belakangan ini terkuak misteri mengapa Antonio Conte pergi, ada hal kurang baik dari sang pelatih yang merapat ke Italia untuk memimpin di Euro 2020. Kabar mengejutkan itu ternyata menjadi jawaban telak mengapa Hakimi dan Lukaku pergi, alasannya bahwa Suning mengalami masalah finansial dan sebagai solusinya menjual pemain bintang yang membawa Scudetto 2020/2021.
Taroh di @tokopedia atau @bukalapak aja gmn? #SuningOUT pic.twitter.com/YybgPSRKxf
— Donny Novanto (@donnynovanto) August 9, 2021
Conte juga sudah tahu hal tersebut, bahkan ketidakharmonisannya dengan manajemen membuat ia hengkang dari Giuseppe Meazza. Ia kesal karena setelah didatangkan, manajemen diakui sangat lambat saat bursa transfer dan berlanjut pada penjualan pemain andalan. Sebenarnya CEO dan Direktur Olahraga Inter pun hendak angkat kaki, namun mereka berhasil mengamankan Lautaro Martinez dan pemain kunci lainnya.
Kejutan ini bisa terjadi jika Beppe Marotta dan Piere Ausilio mengikuti jejak Conte, namun di sisi lain ia tak mau Inter mengalami kemunduran secara instan. Rumor tentang pelepasan Stefan De Vrij dan Marcelo Brozovic yang diincar banyak klub pun bisa dibendung dengan mudah, dan musim ini Inter berhasil mengamankan bek kanan Belanda, Dumzel Dumfries dan pemain gratisan dari AS Roma, Edin Dzeko.
Meski Inter Milan kehilangan dua pemain, tapi mereka masih memantau bintang Napoli, Lorenzo Insigne yang diprediksi akan habis masa kontraknya tahun depan. Manajemen Napoli juga menyebutkan transfer Insigne ini disinyalir akan terjadi karena tidak ingin pemain asal Belgia itu hengkang tanpa pundi uang. Manajemen Napoli berharap Inter Milan bisa memberikan klausul dengan memberikan Alexis Sanchez sebagai penggantinya.


