Apabila kita melihat jersey yang dipakai oleh para pesepakbola saat bertanding di kompetisi tertentu, seringkali kita menjumpai lambang selain logo klub dan logo apparel sponsor dari klub tersebut.
Contohnya seperti yang ada di Serie A, kita bisa menemukan lambang berbentuk perisai kecil berwarna sama dengan bendera negara Italia, yang tersemat di bagian dada baju tanding Inter Milan musim ini. Lambang tersebut dipasang sebagai penanda bahwa Nerazzurri telah menjuarai Liga Italia pada musim sebelumnya. Lambang tersebut bernama scudetto.
Skuad Inter Milan untuk Knock Out Liga Champions: Ketambahan Robin Gosens dan Felipe Caicedo https://t.co/JsRmitlsPu pic.twitter.com/vgBPU2fXdx
— INFO⭐INTER (@Info_INTER) February 3, 2022
Sebenarnya bukan hanya Inter saja yang pernah memakai lambang kehormatan tersebut, sebelumnya ada Juventus yang sudah memakai lambang tersebut selama sembilan tahun lamanya. Selain kedua klub tersebut, sejatinya sudah banyak klub Serie A yang pernah mendapatkan lambang kehormatan tersebut seperti AC Milan, Roma, hingga Torino.
Namun, sebenarnya apa makna dan bagaimana asal-usul lambang scudetto yang dipakai oleh para klub Serie A itu?
Asal-Usul Scudetto
Menurut media Italia, Fokus.it, scudetto merupakan badge atau lambang kehormatan bagi tim juara bertahan kompetisi level tertinggi Italia. Lambang tersebut dulunya dibuat oleh tokoh sastra Italia bernama Gabriele D’Annunzio, yang kebetulan ia juga menggemari olahraga sepak bola.
Pada tahun 1887 silam, Gabriele D’Annunzio muda membeli bola kulit di London, Inggris. Ia membeli bola tersebut di pabrik yang sama dengan pabrik yang menyuplai bola pada kompetisi sepak bola di Inggris, yaitu Football League. Akhirnya, bola tersebut digunakan Gabriele untuk bermain sepak bola bersama teman-teman kampung halamannya di pantai di Pescara.
Di awal tahun 1920, Gabriele tergabung dalam tentara militer Italia. Kala itu tentara Italia berhasil mengakuisisi wilayah bekas Kota Fiume yang masuk wilayah kekaisaran Austria-Hongaria, yang kini bernama Rijeka, Kroasia.
Saat itu mereka menggelar sebuah pertandingan sepak bola antara pasukan militer Italia melawan warga sipil setempat, Gabriele yang sangat antusias dengan pertandingan tersebut akhirnya menyarankan agar tim militer Italia mengenakan lambang khusus berbentuk segitiga yang berwarna hijau, putih, dan merah khas warna bendera negara mereka.
Lantas, Lambang khusus segitiga milik tentara Italia tersebut lah yang kemudian diadopsi menjadi lambang berbentuk perisai bernama scudetto, hingga sekarang. Lambang scudetto hanya dipakai oleh penyelenggara kejuaraan sepak bola Italia.
Penggunaan Lambang Scudetto
Setelah empat tahun berselang, tepatnya pada tahun 1924, Ide perisai scudetto milik Gabrielle D’Annunzio itu menarik perhatian Federasi Sepakbola Italia. Akhirnya federasi sepak bola Italia menyetujui konsep dan memberikan penghargaan lambang perisai itu pada jersey dari tim yang menjuarai Liga.
Menurut catatan sejarah, penggunaan lambang scudetto pertama kali kala Genoa memenangkan gelar kedelapan mereka di Liga Italia. Kala itu, kompetisi Liga sepak bola Italia belum bernama Serie A. Sayangnya, sejak saat itu Genoa belum pernah lagi menggunakan lambang scudetto. Karena kini Genoa tak lebih dari sekadar klub semenjana di Liga Italia.
💪 | IVAN
Ivan #Perisic è stato coinvolto in sette gol in 12 sfide contro il Milan in Serie A (due reti, cinque assist), contro nessuna avversaria ha fatto meglio nella competizione.#ForzaInter pic.twitter.com/KTmHusV8nA
— Inter 🏆🇮🇹 (@Inter) February 6, 2022
Jika kita melihat seragam Inter Milan musim ini, seragam mereka memiliki lambang bendera Italia berbentuk perisai. Ya, itu yang dinamakan dengan lambang scudetto. Dalam bahasa Italia, penyebutan scudetto sendiri memiliki arti “perisai kecil”, istilah tersebut berasal dari kata “scudo” yang memiliki arti perisai atau lambang.
Hingga sekarang simbol atau hiasan berwarna bendera Italia dengan bagian pinggir diberi aksen warna emas itu dikenakan oleh klub yang menjuarai kompetisi tertinggi Liga Italia, Serie A, pada musim sebelumnya. Nah, yang memakai simbol perisai pada musim ini adalah Inter Milan, ya karena mereka berhasil menjuarai liga pada musim lalu.
Jadi, scudetto itu cuma penyebutan bagi lambang atau badge berbentuk perisai yang terpasang di jersey tim juara bertahan, bukan nama lain dari trofi Serie A itu sendiri. Namun, istilah scudetto sudah sebegitu melekat pada gelar juara Serie A, seakan-akan 20 klub sepak bola di Serie A hanya memperebutkan badge kecil saja, bukan sebuah trofi. Padahal yang diperebutkan oleh 20 kesebelasan selama satu musim penuh adala trofi Serie A Italia.
Karena apabila klub Serie A dapat menjuarai kompetisi Liga lebih dari satu kali secara beruntun, penyebutanya sudah beda lagi, sebagai contoh saja saat Juventus berhasil menjuarai Liga Italia selama sembilan tahun berturut-turut, fenomena tersebut dapat disebut scudetti, karena dalam bahasa Italia, scudetti sendiri adalah bentuk jamak dari scudetto.
Simbol Lain Penanda Juara Serie A
Nah, selain scudetto, kita juga kadang bisa melihat penggunaan simbol bintang yang dipasang tepat di atas logo kesebelasan. Bagi sepakbola Italia sendiri, satu bintang akan diletakkan di atas logo sebuah klub, apabila kesebelasan tersebut berhasil memenangkan 10 gelar Serie A.
Juventus dapat dijadikan sebagai contoh kembali, ya namanya juga klub kaya yang sering juara. Juventus ini berhak memakai tiga bintang di atas logo kesebelasan mereka. Karena Juventus kini telah mengoleksi 36 trofi juara Liga Italia.
Beda halnya dengan duo Milan, yang hanya berhak menambahkan satu buah bintang di masing-masing logo kesebelasan mereka, karena AC Milan baru mengoleksi 18 gelar, sedangkan Inter masih mengoleksi 19 gelar Serie A. Apabila Inter kembali menjuarai Liga musim ini, Inter berhak mendapatkan satu tambahan bintang diatas logo kesebelasan mereka.
Definizione “Il debutto perfetto”: pic.twitter.com/SRt7nDzGrt
— Lega Serie A (@SerieA) February 6, 2022
Meski FIFA sejatinya tidak pernah mengeluarkan peraturan atau kebijakan khusus terkait penggunaan tanda bintang. Namun, sejumlah konfederasi sepakbola di belahan dunia menerapkan aturan yang berbeda-beda terkait penambahan bintang pada logo suatu klub.
Seperti di Bundesliga, aturan penambahan jumlah tanda bintang dalam logo klub, hitungannya lebih rumit. Tanda bintang pertama bisa didapat apabila klub tersebut berhasil meraih tiga gelar Bundesliga, lalu bintang kedua didapat seusai meraih gelar kelima, dan bintang ketiga, bisa didapat setelah klub meraih sepuluh gelar. Sedangkan bintang keempat akan didapat jika sudah mengumpulkan 20 gelar.
Beda lagi dengan yang dilakukan oleh klub-klub Indonesia, penggunaan tanda bintang bagi klub Indonesia lebih bersifat inisiatif dari klub yang bersangkutan. Sebab, tidak ada regulasi khusus dari federasi sepak bola Indonesia terkait penggunaan tanda bintang yang disematkan di atas logo klub. Mereka akan menambahkan satu bintang setiap satu kali menjuarai Liga Indonesia. Namun, PSSI pun juga tak melarang penggunaan tanda bintang tersebut.
https://youtu.be/K5xmK0Ftgkw
Sumber: MilanLegend, Panditfootball, Kompas


