Arsenal tidak mau setengah-setengah menantang Manchester City sebagai kandidat kuat juara Premier League musim 2023/24. Alhasil mereka tidak mau main-main di bursa transfer musim panas ini. Dana tak kurang dari 200 juta pounds pun rela dihamburkan Arsenal demi membangun skuad impian Arteta.
Arsenal adalah kejutan di musim 2022/23 kemarin. Sebab di musim 2021/22, Arteta hanya mampu membawa Arsenal di peringkat ke-5. Tidak ada yang menyangka the gunners bakal jadi penantang serius Premier League musim selanjutnya.
Tapi Arteta mampu membuat kejutan di awal musim 2022/23. Ia mampu membimbing meriam London memuncaki klasemen Liga Inggris. Namun di saat-saat genting, Arsenal tumbang dan Man City datang untuk mempertahankan gelar Premier League mereka.
Daftar Isi
Arteta Masih Sakit Hati
Arsenal menghabiskan waktu selama 248 hari di puncak klasemen. Sebelum akhirnya direbut kembali oleh Manchester City. Itu adalah rekor terlama pemuncak klasemen gagal mengangkat trofi Premier League.
Kenyataan itu masih menghantui Arteta sampai sekarang. Ia mengaku kalau dirinya masih sakit hati atas hasil yang ia dapat di musim lalu. Tapi ia sadar kalau skuad yang ia miliki saat itu diisi dengan para pemain muda. Jadi ia tetap bersyukur masih bisa jadi runner up.
“Hingga hari ini, itu masih sangat menyakiti hati saya. Tidak juara Premier League setelah berada di puncak klasemen selama 10 bulan bertarung dengan Manchester City. Tapi itulah permainan. Meskipun begitu, apa yang telah dicapai tim muda seperti itu adalah hal yang berharga. Itu jelas bagi saya.” Ucap Arteta dikutip dari Marca.
Sikap positif dari pelatih asal Spanyol itu adalah sikap yang benar. Meriam London telah mengalami peningkatan yang begitu terasa dan besar hanya dalam beberapa musim. Dan jika Arteta bisa terus menjaga dan meningkatkan tren di musim-musim setelahnya, maka masa depan Arsenal akan cerah.
Musim 2022/23 kemarin bukanlah akhir. Melainkan awal dari kita melihat Arsenal yang terlahir kembali. Arsenal yang siap jadi penantang juara Premier League. Arsenal yang merusak tatanan kekuasaan di Inggris.
Untuk itu, musim depan adalah musim yang penting untuk Arteta. Musim depan adalah saatnya Arteta memberikan hasil dan pembuktian atas proses yang ia jalani. Apalagi setelah ia menghabiskan anggaran yang tak sedikit di bursa transfer musim panas ini.
Belanja Gila Arsenal
Arteta bergerilya di bursa transfer musim panas ini. Tujuan utamanya jelas, memperkuat skuadnya. Langkah pertama yang ia ambil adalah dengan membeli Kai Havertz dari Chelsea. Arsenal membeli Havertz dari Chelsea dengan harga 65 juta pounds.
Kai Havertz adalah pemain berharga Chelsea. meskipun ia tidak pernah bisa konsisten, tapi ia selalu hadir sebagai pembeda di saat-saat penting. Seperti saat ia mencetak gol kemenangan di final Liga Champions 2021 dan final Piala Dunia Antar Klub 2022.
Arteta percaya kalau Havertz adalah pemain yang dibutuhkan Arsenal. Ia menyoroti keserbagunaan pemain jerman itu di banyak posisi.
“Kai adalah pemain hebat yang berkualitas. Ia bisa bermain di banyak posisi dan ia punya kecerdasan. Ia akan memberikan kekuatan ekstra di lini tengah kami dan keberagaman dalam permainan kami” Ucapnya dikutip dari Goal.com.
Sisi lini tengah memang posisi yang ingin diperkuat Arteta. Havertz diperkirakan akan menggantikan peran Granit Xhaka yang siap dilepas. Itu tentu akan jadi peningkatan buat Arsenal.
Arteta juga semakin dekat untuk dapatkan jasa Declan Rice. Arsenal sudah mempersiapkan dana sebesar 105 juta pounds untuk memboyong kapten West Ham itu ke Emirates. Itu akan memecahkan rekor transfer Grealish sebagai pemain Inggris termahal dalam sejarah.
Rice akan jadi peningkatan yang signifikan untuk lini gelandang bertahan Arsenal. Terlebih lagi Arteta yang sudah siap melepas Thomas Partey. Artinya Rice juga akan langsung masuk sebagai starting line up Arteta.
Tidak sampai disitu, Arteta jug semakin dekat untuk dapatkan tanda tangan Jurrien Timber dari Ajax. Kabarnya Arsenal dan Timber sudah mencapai kesepakatan pribadi. Bek berusia 22 tahun itu akan dibeli Arsenal dengan harga 40 juta pounds. Dengan begitu, Arsenal sudah menembus angka 200 juta poundsterling untuk belanja pemain di musim panas ini.
Tetap Pertahankan Pemain Kunci
Arteta terbukti sudah terbukti mendapatkan kepercayaan dari klub. Menyodorkan dana 200 juta dalam satu kali jendela transfer itu bukan Arsenal banget. Apalagi kabarnya anggaran Arsenal sebenarnya adalah 185 juta poundsterling di musim panas ini.
Tapi tiga pemain yang disebutkan tadi bakal jadi pembelian penting untuk Arsenal. Bukan hanya karena harga mereka mahal. Tapi pemain-pemain tersebut adalah pemain impian Arteta. Mereka punya kecocokan dengan sistem Arteta di Arsenal.
Arteta juga tidak lupa untuk mempertahankan pemain kunci yang sudah ia punya. Gabriel Magalhães sudah memperpanjang kontraknya di bulan Oktober lalu. Kontrak baru itu membuatnya tetap bertahan di Emirates sampai tahun 2027.
Gabriel Martinelli juga menandatangani perpanjangan kontrak yang sama di bulan Februari kemarin. Begitu juga dengan Ramsdale yang menandatangani kontrak sepanjang tiga tahun. Sedangkan Bukayo Saka telah memperpanjang kontraknya selama empat tahun. Tinggal William Saliba yang sedang melakukan negosiasi. Sumber dari Talksport menyebutkan kedua pihak telah setuju untuk perpanjangan kontrak.
Masih Punya Pemain Incaran
Arteta pernah mengeluhkan masalah utama timnya adalah konsistensi. Ia berkata kalau ia sudah memiliki tim yang penuh tapi konsistensi para pemainnya masih buruk. Dan itu membuat mereka masih belum bisa mengalahkan Manchester City.
“Ketika kami memiliki tim penuh, kami tidak konsisten. Begitu ada masalah datang, kami tidak bisa tetap konsisten. Lalu rival kami adalah tim terbaik di dunia. Mereka punya skuad terbaik dan dilatih oleh pelatih terbaik. Jadi kami tak punya pilihan selain menerima kekalahan.”
Musim depan tantangan Arsenal untuk konsistensi akan lebih berat. Mereka tidak hanya bertarung di kompetisi domestik tapi juga Champions League. Yang mana memiliki level yang jauh berbeda dengan Europa League. Jadi tidak heran jika setelah mendatangkan Kai Havertz, dan nantinya Rice dan Timber, Arteta masih mengincar pemain baru.
Gelandang Southampton Romeo Laiva adalah salah satunya. Pemain berusia 19 tahun itu kabarnya ingin hengkang setelah Southampton terdegradasi. Masalahnya adalah pemain asal Belgia itu dibanderol dengan harga 50 juta pounds. Laiva juga diincar Liverpool dan Chelsea.
Selain itu juga ada Moussa Diaby dari Bayer Leverkusen yang masuk radar Arteta. Rumor lain yang buat fans Arsenal bersemangat adalah kabar kalau Arteta ingin membeli Joao Cancelo. Musim lalu ia ditendang oleh Pep ke Bayern Munchen. Mendatangkan Cancelo tidak hanya memperkuat skuad Arteta. Tapi juga memperkuat mental juara Arsenal.
Melihat langkah Arteta di bursa transfer musim panas ini memunculkan indikasi bahwa Arsenal sedang memasuki era baru. Tapi itu juga membawa ekspektasi berat yang tak bisa dihindari.


