Apa kabar Harry Maguire? Semoga baik-baik saja ya di MU. Mengingat situasi dan kondisi sekarang tak berpihak pada sang kapten. Ia kerap kali diparkir Ten Hag. Apa yang salah dengan Maguire? Buktinya di timnas Inggris pun dia tampil cukup baik.
Kenyataan bahwa dia sering blunder di MU memang iya. Dan Ten Hag pun tentunya tahu itu. Ten Hag juga tentu selalu mengevaluasi sektor lini belakangnya dengan serius.
Nah dengan berkurangnya menit bermain Maguire, kini banyak juga yang menyarankan bahwa ia sebaiknya pergi dari Old Trafford demi kebaikan bersama.
Harry Maguire on his future🗣:
“We have a lot of good centre-halves at Manchester United, there’s a lot of competition for places and I’ll keep fighting.” pic.twitter.com/pHylYn7nwP
— Players Sayings (@PlayersSayings) January 12, 2023
Daftar Isi
Masih Memiliki Kemampuan Terbaik
Maguire datang ke MU bukan sebagai bek biasa. Selain dengan bandrol sebagai bek termahal waktu itu, statistiknya yang mentereng di Leicester pun termasuk yang jadi pertimbangan manajemen MU untuk merekrutnya.
Today Today fof 2019, Harry Maguire bin wakka comot for Leicester City and e join Manchester United. 🏴🔴#MUFC #UEL pic.twitter.com/9wVmpUhJfa
— MUIP (@ManUtdInPidgin) August 4, 2020
Saat itu Ole tentu tahu apa yang akan diperbuatnya dengan hadirnya Maguire. Benar saja, Maguire di musim debutnya bersama Ole difungsikan dengan tepat. Ia berhasil menjadikan MU sebagai tim dengan kebobolan paling sedikit nomor tiga di Liga Inggris musim 2019/20 dengan 36 gol, di bawah Liverpool dan City. Itu adalah peningkatan yang pesat dari musim sebelumnya yang kebobolan 54 gol.
Sejak saat itulah Maguire telah menjadi bagian besar dari perkembangan lini belakang MU. Karena selama beberapa tahun, MU tengah berjuang untuk menemukan bek yang mapan, setelah beberapa kali bek tengah mereka inkonsisten karena dirundung masalah cedera seperti Eric Bailly, Phil Jones, maupun Chris Smalling.
Namun seiring berjalannya musim, penurunan demi penurunan terjadi pada dirinya. Tak dipungkiri beberapa cedera dan blunder konyolnya telah mengganggu mental bertandingnya. Sebagai kapten tim, ia terbukti sering gagal mengomandoi timnya. Beberapa miskomunikasi sering terjadi di lapangan.
Beda di United, beda pula di timnas Inggris. Southgate yang gaya permainannya lebih mengutamakan keseimbangan pertahanan, terbukti bisa memanfaatkan kembali kemampuan terbaik Maguire.
Mencapai Final di EURO 2020 dan kembali dipanggil Timnas Inggris di Piala Dunia 2022 di tengah performanya yang anjlok, menjadi bukti bahwa ia masih dibutuhkan oleh orang yang membutuhkan.
Harry Maguire In The England National Team Ultimately Becomes Maldin With A Touches Of Cafu And Glimpses Of Lahm..!
Maguire Wa Manjesta Na England Wakikutana Ngumi Zinarushwa Wallah 😂
Furaha Yetu Ni Soccer ⚽ pic.twitter.com/9QNz7igDfR— ChichaMandi (@Jumaallymwiguru) November 24, 2022
Mulai Disingkirkan Ten Hag
Lain yang memegang, lain pula kebijakannya. Di sisi Ole maupun Rangnick, menit bermain Maguire masih aman. Namun setelah kedatangan Ten Hag dengan sistem dan gaya permainan yang baru, singgasana Lord Maguire mulai dipertanyakan. Dua laga pembuka musim 2022/23 melawan Brighton dan Brentford menjadi bukti. Sejak saat itulah sang Lord akhirnya mendekam di bangku cadangan.
Is Harry Maguire being ‘disrespected’ by Erik ten Hag? 😳
— GOAL News (@GoalNews) January 10, 2023
Nah, saat ia duduk manis di bangku cadangan, sesama rekannya di bek tengah, Varane, Lindelof, maupun Lisandro Martinez mampu tampil meyakinkan. Makin celakalah nasib Maguire di tim inti MU.
Dan tak hanya performa rekannya yang membaik, kondisi timnya pun membaik. Setelah Maguire dicadangkan dan kemudian cedera hamstring, MU perlahan bangkit dan selalu menang. MU hanya dua kali kalah ketika tak ada Maguire, yakni ketika melawan City dan Aston Villa.
Lord Maguire sesuai catatan Transfermarkt hingga paruh musim Januari, hanya bermain 711 menit atau 14 kali bermain. Dan jangan salah, dari total 14 kali main itu, ia hanya menjadi starter sebanyak 7 kali, sisanya sebagai pengganti. Hal itu sudah menunjukan semakin tersingkirnya Maguire di MU. Kini tak dipungkiri Maguire hanyalah pilihan keempat dari Varane, Martinez, maupun Lindelof.
Luke Shaw Dijadikan Centre Bek
Memang dasarnya apes Maguire ini, saat ia sangat berusaha menembus tim utama setelah penampilannya bersama Timnas Inggris di Piala Dunia, ia ternyata malah menerima kenyataan sebagai pilihan keenam di bek tengah Setan Merah.
Ketika Lindelof cedera dan Martinez butuh istirahat setelah juara dunia, Ten Hag malah memilih seorang Luke Shaw yang secara naluri berposisi sebagai bek kiri ditarik sebagai bek tengah.
Since Luke Shaw’s returned to Manchester United after the World Cup, he’s…
⚽️ Scored his first goal of the season.
⛔️ Conceded 0 goals in 3 games whilst playing centre back & left back.‘Shawberto Carlos’ ➡️ ‘Shawberto Ayala’ 👀 pic.twitter.com/6Mqk8zSSXO
— GiveMeSport (@GiveMeSport) January 6, 2023
Waduh, makin suram saja nasib Maguire ini. Yang lebih parah, Luke Shaw mampu tampil brilian di posisi itu. Ia bisa solid dan mampu menjalankan tugas yang diinginkan Ten Hag.
Memangnya tugas yang diinginkan Ten Hag itu jika diisi oleh Maguire akan amburadul? Jawabnya bisa iya bisa tidak. Clean Sheet dan menang ketika menghadapi tim papan bawah Bournemouth di Liga Inggris serta Charlton Athletic di Piala Liga, memang jadi hasil yang menggembirakan bagi MU ketika Maguire bermain.
Namun, beberapa kesalahan yang dilakukannya di dua laga itu menunjukan ia belum sepenuhnya tampil konsisten. Terbukti beberapa intersepnya sering gagal dan lambat dalam transisi bertahan.
Maguire in his first match in the starting lineup and he’s producing shit. This guy needs to leave ASAP. pic.twitter.com/CLjQNqOCBY
— Mohammad Alsayad 🇵🇸 🔰🇾🇪 (@MohammadAlsaya5) January 4, 2023
Harus Segera Pindah?
Jika terus menjadi pemain cadangan harusnya sadar diri. Seniornya Rio Ferdinand pun mengatakan, Maguire harus mengambil sikap terkait apa yang ditunjukan Ten Hag padanya, harusnya ia segera pergi.
Rio Ferdinand’s response to Luke Shaw starting at centre-back over Harry Maguire 😬 pic.twitter.com/AnMdJ5pfvK
— LiveScore (@livescore) December 31, 2022
Namun Maguire seperti masa bodoh dan terus berupaya sekuat mungkin untuk tetap berambisi merangsek sebagai starter. Legenda MU lainnya, Paul Parker lebih parah lagi mengkritik Maguire. Ia bilang bahwa kini di sistem Ten Hag, ia tak lagi dibutuhkan.
Maguire dianggap lebih cocok di tim medioker yang gaya permainannya tak menuntut pertahanan yang tinggi. Dia lebih baik ketika bermain untuk tim yang bertahan dengan blok rendah. Karena dia terlalu gugup dan terlalu lambat untuk bermain di klub besar yang berkonsep menyerang.
🗣️ Paul Parker on Harry Maguire:
“Manchester United gave him the captain’s armband too early. It shouldn’t about who has the biggest transfer fee or the best player. He isn’t the right player to be a captain of United and has a lot in his game that needs rectifying.” 🤷♂️ #MUFC pic.twitter.com/LSY1OitC9R
— Man United News (@ManUtdMEN) November 10, 2021
Nasib Maguire kini dipertanyakan. Di satu sisi ia ingin berusaha dan bertahan, namun di sisi lain ia ingin menit bermainnya kembali. Aneh Maguire ini, kenyataannya ia tak lagi dipercaya Ten Hag, tapi masih ngeyel saja.
MU di masa depan tentu menghendaki kedalaman skuad yang mumpuni baik musim ini maupun musim depan ketika banyak kompetisi yang dijalani. Maguire tentu bisa jadi solusi. Namun realistis saja, ia hanya akan jadi pelapis.
Di sisi lain, Maguire sebenarnya masih ada potensi untuk diuangkan oleh MU. Ia bisa jadi opsi penjualan United di musim panas maupun opsi pinjaman di bulan Januari. Aston Villa yang ditinggal cedera parah Diego Carlos dan inkonsistensi Mings maupun Konsa berharap Maguire bisa bergabung.
Diketahui Maguire tertangkap kamera pernah berada dekat tempat latihan Aston Villa. Namun, di tengah rumor tersebut, Maguire tetap membantah. Maguire setia pada sikap awalnya, bahwa ia tetap akan berusaha memperbaiki penampilannya dan bertahan di MU.
Harry Maguire spotted with his agent near the Aston Villa training complex today 👀 pic.twitter.com/mZ0tN5YqTF
— UtdChronicles (@UtdChronicIes) January 8, 2023
Kini dengan keadaan seperti saat ini, jalan keluar terbaik mungkin adalah menentukan karir masa depan Maguire di klub lain. Toh, ia masih pada usia matang dan membutuhkan menit bermain lebih. Bukan tidak mungkin ia akan berkembang pesat di tim barunya yang tepat. Jadi, lebih baik pergi saja deh Maguire.
Sumber Referensi : planetfootball, sportbible, manutd.com, manchestereveningnews, breakingnews, manchestereveningnews


