Setelah belanja gede-gedean setelah diakuisisi Todd Boehly, Chelsea sepertinya masih belum cukup. Maka, pada bursa transfer Januari, The Blues kembali mendatangkan pemain baru. Walaupun yang kemarin-kemarin saja belum kelihatan dampak positifnya. Pemain yang didatangkan itu adalah Joao Felix yang dipinjam dari Atletico Madrid.
Masalahnya, Chelsea sedang jeblok. Jumlah kemenangan mereka bahkan lebih sedikit daripada pemain yang didatangkan. Selain itu, Chelsea juga menyimpan tak sedikit stok penyerang. Pertanyaan pun muncul, apa perlunya mendatangkan Joao Felix, yang pada laga debutnya justru langsung kena kartu merah?
Daftar Isi
Mengapa Chelsea Datangkan Felix?
Demi mendatangkan Felix, Chelsea sampai menyalip Manchester United dan Arsenal. Tak main-main, meski pinjaman, Chelsea mengeluarkan fee 11 juta euro atau setara dengan Rp181 miliar. Itu angka yang lumayan tinggi untuk pemain pinjaman.
Agen Joao Felix, Jorge Mendes mengklaim ada beberapa klub yang sebetulnya berminat meminjam Felix. Tapi harganya yang terlalu mahal dan durasi pinjamnya hanya enam bulan jadi penghalang. Arsenal contohnya, mereka sangat menginginkan Felix, tapi tak mau membayar mahal. Begitupun United. Namun, Mendes menjamin bahwa pemainnya memiliki kualitas yang sebanding dengan harga pinjamnya.
✅🇵🇹 𝐎𝐅𝐅𝐈𝐂𝐈𝐀𝐋: João Félix joins Chelsea on loan until end of the season. pic.twitter.com/GrfNRSybui
— EuroFoot (@eurofootcom) January 11, 2023
Felix dibutuhkan Chelsea sebagai mesin gol. Sebab, produktivitas gol The Blues musim ini sedang menurun. Jadi, mendatangkan striker yang masih segar dipercaya bisa memberikan suntikan tenaga tambahan di sisa musim 2022/23.
Sebetulnya Graham Potter sudah mendatangkan striker baru, David Datro Fofana di bursa transfer musim dingin kali ini dari klub Norwegia, Molde. Namun, lantaran usianya yang baru 20 tahun, Potter belum mau memberikan beban berat kepadanya. Jadi Potter mencari penyerang siap pakai.
Pemain Bermasalah Gabung ke Klub Bermasalah
Yang menarik dari transfer ini adalah, Chelsea yang kini sedang banyak masalah justru mendatangkan pemain yang juga sedang bermasalah di klubnya. Dilansir Daily Mail, Joao Felix dikabarkan tak memiliki hubungan yang baik dengan pelatihnya di Atletico Madrid, Diego Simeone.
Kabarnya sang pemain tidak senang dengan gaya permainan Simeone yang cenderung lebih bertahan. Barangkali bisa disebut kalau Felix ini main di tim yang salah. Bagaimana tidak? Selama belasan tahun menangani klub La Liga itu, Simeone dikenal sebagai pelatih yang mengutamakan bertahan dan mengandalkan serangan balik apabila berhasil mencuri bola.
João Felix falando sobre como foi empatar com o Sub-20 do FC Bayern:pic.twitter.com/9KwPivNlxj
— FC Bayern Brasileiro 10x🏆 (@eFCBayernBR) December 1, 2020
Itu sangat kontradiktif dengan gaya bermain Felix yang lebih menggemari sepakbola menyerang. Ketidakcocokan Felix dengan skema Simeone terbukti dengan statistik permainannya. Sejak didatangkan dengan biaya selangit dari Benfica, pemain asal Portugal itu hanya memainkan 42% pertandingan liga yang dimainkan Los Rojiblancos.
Simeone lebih menyukai penyerang yang mau disiplin membantu pertahanan. Jadi situasi Felix yang berjalan meninggalkan lapangan dengan raut muka kesal setelah diganti oleh Simeone pun sudah jadi pemandangan sehari-hari di Wanda Metropolitano.
Hubungan tak harmonis antara keduanya juga diakui oleh CEO Atletico, Miguel Angel Gil Marin. Mengutip Sky Sport, Miguel yakin kalau Felix memiliki prospek yang cerah dengan Atletico Madrid, tapi hubungannya dengan Simeone terkadang mengganggu perkembangannya.
Demi mendukung perkembangan Felix, Miguel mengizinkan sang pemain untuk bergabung dengan Chelsea, tapi dengan satu syarat. Felix harus teken kontrak perpanjangan bersama Atletico terlebih dahulu sebelum terbang ke London. Sang pemain pun setuju, ia menandatangani kontrak tersebut untuk melancarkan kepindahannya ke Chelsea.
Sebegitunya Felix ingin bergabung dengan Chelsea sampai-sampai mempertaruhkan empat tahun karirnya. Jika gagal di Chelsea, maka bukan tak mungkin ia semakin tak laku dan harus terjebak di Atletico hingga 2027 mendatang. Padahal Chelsea juga sedang dalam kondisi tak baik-baik saja.
Stok Striker Melimpah Bos!
Joao Felix datang dengan keadaan Chelsea yang baru mendatangkan banyak pemain. Dari 11 pemain yang didatangkan musim ini, tiga diantaranya yakni Raheem Sterling, Pierre-Emerick Aubameyang, dan David Fofana merupakan penyerang. Felix menjadi penandatanganan keempat The Blues di lini depan musim ini.
Belum lagi Chelsea masih memiliki penyerang-penyerang kelas wahid hibahan era Roman Abramovich. Klub yang bermarkas di Stamford Bridge ini masih memiliki nama-nama seperti Kai Havertz, Christian Pulisic, dan Armando Broja. Di posisi gelandang serang, Chelsea juga masih memiliki Mason Mount dan Hakim Ziyech. Christopher Nkunku tidak termasuk, karena ia baru bergabung Juli mendatang.
Seru ya dukung chelsea tahun ini.
Naik – turun – naik – turun
Dag dig dug ser emang 😂😂😂
Lengkap, mulai dari para penyerang yang kurang kreatif ada.
Gelandang yg kreatifitasnya mati semua.Terakhir, pemain belakang yg terlalu sering ngelawak.
Yaa…. Nikmati aja transisi ini pic.twitter.com/QqxpROkqqi
— #PotterEra🎗️ (@ChelseafanIndo) August 30, 2022
Sebanyak itu kok masih beli striker lagi? Ternyata meskipun stok lini depan melimpah, Chelsea tengah dalam kondisi yang tak baik. Beberapa dari pemain mereka bahkan tengah menderita cedera yang cukup parah. Dari nama-nama tersebut, tercatat Sterling, Broja, dan Pulisic yang sedang menjalani pemulihan.
Sedangkan hubungan Aubameyang dengan pihak Chelsea sangat buruk. Dilansir Football365, sejak didatangkan dari Barcelona sang pemain mengaku tak bahagia di Chelsea, itu sudah terlihat sejak video pengumumannya yang terlihat tak bersemangat. Auba bahkan menekan klub untuk membiarkannya pergi di bursa transfer musim dingin kali ini.
Tapi menurut peraturan FIFA, tim lain yang boleh mendatangkan Auba hanya Barca. Karena dalam aturannya, seorang pemain maksimal berseragam dua klub dalam satu musim. Masalahnya, Barca juga terhalang regulasi sepakbola Spanyol. Federasi memiliki aturan kalau klub tidak boleh mendaftarkan pemain yang sama dua kali dalam satu musim. Makin ruwet, kan?
Siapa yang Diuntungkan?
Klub yang sedang bermasalah justru mendatangkan pemain yang sedang krisis kepercayaan diri setelah bermain di tim yang salah. Lantas siapa yang diuntungkan di transfer ini? Well, biar bagaimanapun Felix dan Chelsea sebenarnya saling membutuhkan.
Chelsea membutuhkan amunisi baru yang bisa memberikan aura segar di lini depan. Itu bertujuan untuk meningkatkan produktivitas gol tentunya. Sedangkan Felix, yang lari dari kenyataan dan bergabung dengan The Blues berharap mendapat menit bermain lebih serta gaya sepakbola yang lebih cocok dengannya.
Sebelum Red Card debutnya menit 58′, Perform Joao Felix di Chelsea patut diperhitungkan.
— Siaran Bola Live (@SiaranBolaLive) January 13, 2023
Tapi baru main 58 menit saat menghadapi Fulham, Felix udah kena kartu merah langsung aja nih. Jadi mau nggak mau Chelsea tak bisa memainkannya dalam tiga pertandingan Liga Inggris, yang mana Felix akan absen hingga Februari termasuk melewatkan pertandingan kontra Liverpool akhir Januari. Dengan rangkaian hasil buruk dan kesialan ini, fans Chelsea tampaknya harus tabah dan tawakal, menerima kalau klubnya memang tengah diambang kehancuran.
https://youtu.be/KNlLvVWOFwU
Sumber: The Athletic, The Guardian, FFT, Football365, Sporting News, Sky Sport


