Harry Maguire sendiri pasti tahu, tidak ada kejelasan atas masa depannya di Manchester United. Pemain berusia 29 tahun itu sudah kehilangan tempatnya di skuad utama setan merah sejak kedatangan Erik Ten Hag di musim panas lalu.
Setelah MU kedatangan Lisandro Martinez dan Raphael Varane, ditambah sudah ada Victor Lindelof, Maguire menjadi pilihan keempat untuk bek tengah. Akhir-akhir ini Ten Hag malah memasang Luke Shaw sebagai bek tengah.
Ia didatangkan dari Leicester City pada 2019 yang lalu dengan harga sebesar 80 juta poundsterling. Itu sempat menjadikannya transfer bek termahal di dunia. Tapi Maguire hanya sekali dimainkan sebagai starter dari empat kemenangan Liga Inggris setan merah setelah Piala Dunia. Padahal Maguire adalah pilihan utama Gareth Southgate selama Piala Dunia di Qatar. Tapi begitu Piala Dunia usai dan Maguire kembali ke klub, sang kapten Old Trafford sama sekali tidak terpakai.
Daftar Isi
West Ham Inginkan Maguire
Dengan kondisi seperti ini, banyak orang yang menyarankan Maguire untuk pergi dari Old Trafford. Salah satunya Ferdinand, yang mengaku iba dengan Maguire atas situasinya di OLd Trafford saat ini. Apalagi setelah Luke Shaw kini lambat laun berganti peran menjadi bek tengah.
“Kalau saya jadi dirinya, saya akan pergi sekarang. Bayangkan saja, Luke Shaw malah yang jadi bek tengah.” Ungkapnya dikutip dari metro.uk.
Perkataan mantan pemain setan merah itu memang tidak salah. Melihat nasib Maguire yang naas seperti ini, maka jalan terbaik adalah Maguire pergi dari Old Trafford. Itu akan jadi jalan yang terbaik untuk kedua belah pihak.
Baru-baru ini beredar kabar kalau West Ham tertarik untuk memboyong Harry Maguire dengan status pinjaman di bursa transfer musim dingin ini. Semifinalis Europa League itu masih mempertimbangkan opsi bek tengah. Pasalnya pemain bertahan andalan mereka, Craig Dawson sedang jadi target utama Wolverhampton.
Wolves sebenarnya sudah beberapa kali memberikan penawaran ke West Ham untuk memboyong Dawson. Namun Hammers menolak tawaran-tawaran tersebut. Menilai bahwa Dawson masih terlalu penting untuk skuad. Namun Wolves nampaknya masih belum menyerah untuk mendatangkan pemain berusia 32 tahun itu. Dan untuk mengantisipasi hal ini, West Ham akan berusaha untuk mengamankan kontrak peminjaman Maguire dari MU.
Manchester United pun tidak keberatan kaptennya itu dipinjam oleh West Ham. Ini justru jadi hal yang bagus untuk Ten Hag. Manchester United saat ini sedang tidak membutuhkan bek tengah tambahan, mengingat opsi untuk bek tengah sudah cukup banyak. Ditambah, Ten Hag juga sedang membutuhkan dana tambahan untuk membeli beberapa pemain incarannya di musim dingin ini.
West Ham Sedang Berada di Zona Degradasi
Erik Ten Hag dikabarkan bersedia untuk merugi apabila kesepakatan ini benar-benar terjadi. Tapi, dilema pasti tetap dirasakan oleh Maguire. Pindah ke West Ham tentu membuatnya akan mendapatkan lebih banyak menit bermain. Tapi pindah ke West Ham juga berarti adalah penurunan karir baginya.
West Ham memang tampil cukup memuaskan di musim sebelumnya. Di musim 2021/22 itu, anak asuh David Moyes berhasil melaju sampai ke semifinal Europa League. Mereka melaju ke semifinal setelah mengalahkan Sevilla dan Olympique Lyon sebelum akhirnya dikalahkan oleh tim kuda hitam asal Jerman, Eintracht Frankfurt.
Di musim ini, performa West Ham malah jadi jauh lebih buruk. Dari 19 pertandingan, anak asuh David Moyes hanya mampu mengumpulkan 15 poin saja. Mereka juga sudah 25 kali kebobolan di Liga musim ini. Untuk itu, The Hammers kini sedang berada di peringkat ke-18 Liga Inggris. Mereka sedang berjuang mati-matian keluar zona degradasi agar tidak terjun ke kasta kedua, Championship.
Maguire Ingin Bertahan
Maguire sendiri tentu tidak ingin pindah. Ia berkata bahwa dirinya senang bisa bermain di Old Trafford. Setidaknya ia bersyukur, karena setelah pulang dari Piala Dunia Maguire mengaku dalam kondisi yang tidak fit.
“Sayang sekali ketiak saya pulang dari Piala Dunia, saya malah sakit. Itu membuat saya harus beristirahat untuk satu atau dua minggu. Tapi sekarang saya sudah baikan. Banyak pemain tengah yang bagus di tim ini. Begitu banyak kompetisi dan saya harus tetap berjuang.”
Perjuangan, komitmen dan profesionalisme Harry Maguire memang tidak usah dipertanyakan lagi. Juga soal kesetiaannya dan komitmennya untuk terus bersama United. Meskipun sudah tidak jadi pilihan utama di Old Trafford, ia tetap bersumpah untuk tetap berjuang di klub. Ia selalu berusaha untuk tetap fit jika sewaktu-waktu dirinya dibutuhkan.
Keinginan Maguire sudah jelas. Ia ingin bertahan di Old Trafford, setidaknya sampai akhir musim. Setelah itu, ia baru bisa memikirkan pilihannya untuk pindah ke klub baru. Musim ini sepertinya akan menjadi musim terakhir Maguire di Old Trafford. Dia sudah berumur 29 tahun dan membutuhkan tempat di skuad utama.
MU Lebih Baik Tanpa Maguire?
Kita telah melihat bagaimana perjalanan Maguire musim ini. Bisa disimpulkan, selama di Manchester United, keinginan Maguire untuk masuk ke skuad utama tidak akan pernah terjadi. Jadi memang yang terbaik adalah dirinya bisa menemukan tim baru yang lebih membutuhkan jasanya.
Selain ini jadi keputusan terbaik untuk Maguire, ini juga jadi langkah yang baik untuk setan merah. Faktanya setan merah tampil lebih bagus ketika Maguire tidak bermain. Tingkat kemenangan anak asuh Ten Hag meningkat 10 persen ketika Maguire jadi cadangan.
Berdasarkan data dari planet football, dari 42 pertandingan bersama Maguire, Mu menang 20 kali. Sedangkan ketika tanpa Maguire, dari 33 pertandingan MU bisa menang 19 kali. Tingkat kebobolan pun menurun jika Ten Hag tidak memainkan Maguire. Mereka sudah kebobolan 62 kali jika Maguire diturunkan. Dan ketika tidak dimainkan, MU hanya kebobolan 33 kali.
Sumber referensi: MEN, Metro, Goal, Mirror, Sportskeeda


