Satu lagi wonderkid asal Brasil yang sukses bergabung dengan raksasa Spanyol Real Madrid, Lucas Silva. Tepat pada tahun 2015 lalu, Lucas Silva menyebut tawaran bergabung dengan Real Madrid adalah kesempatan yang datangnya sekali seumur hidup. Karenanya saat proposal transfer datang padanya dia sangat antusias menyambut.
Silva menjadi penggawa terbaru Madrid setelah ditransfer dari Cruzeiro dengan harga sekitar 14 juta euro. Dia yang saat itu berusia 21 tahun menapakkan kaki di Estadio Santiago Bernabeu dengan harapan yang begitu besar.
“Aku sangat berbahagia ketika bergabung dengan Real Madrid. Ini benar-benar mimpi yang jadi kenyataan,” ujar Lucas Silva pada 2015.
Lucas Silva Borges lahir di Bom Jesus de Goiás, Brasil, pada 16 Januari 1993. Dia mulai mengikat kontrak profesional dengan Cruzeiro pada 2012 lalu dan ikut mengantar klub tersebut menjuarai Liga Brasil dalam dua tahun terakhir. Dia juga terpilih sebagai gelandang bertahan terbaik Liga Brasil tahun 2014.
Saat masih bermain untuk Cruzeiro, Lucas Silva memang menjadi sosok yang sangat berbakat. Menurut sang presiden klub, Lucas Silva punya perkembangan yang luar biasa. Selain itu, dia juga memiliki kepribadian yang sangat baik. Potensinya sangat menjanjikan, dan lebih dari itu, Lucas Silva punya atribut terbaik untuk menjadi seorang pemain besar.
Pada 14 Februari 2015, Lucas Silva berhasil meraih debut pertamanya bersama klub berjuluk Los Galacticos. Ia melakoni debut hanya sebulan setelah perekrutannya, dalam kemenangan 2-0 lawan Deportivo La Coruna. Semua berjalan sesuai rencana Silva, dengan Los Blancos menggandakan keunggulan hanya beberapa menit setelah ia masuk.
Beberapa hari kemudian, ia main 90 menit penuh di babak 16 besar Liga Champions versus Schalke, dimana timnya kembali merengkuh kemenangan 2-0.
Sayang, ia tak mampu mendapat tempat reguler di Madrid dan dipinjamkan ke Marseille di musim berikutnya, di mana ini menjadi awal kemunduran karier Silva.
Meski awalnya berjalan baik di Prancis, Silva gagal mendapat tempat utama dan mendapati dirinya dibekukan di tim lantaran menolak permintaan Marseille untuk gabung Anderlecht di bursa transfer Januari.
Silva lalu kembali ke Madrid di akhir musim dan demi ambisi mendapat kesempatan main lebih banyak, ia menuju klub raksasa Portugal Sporting, tapi transfer itu kembali menemui jalan buntu, setelah hasil tes medis mendeteksi sang pemain mengalami detak jantung tidak teratur.
Ya, saat itu transfernya batal karena terdiagnosa penyakit arrhythmia, kelainan pada ritme jantung. Di usianya yang masih tergolong muda saat itu, yaitu 23 tahun, dia terkejut dan cenderung tidak bisa menerima kenyataan.
Tak kuasa menahan tangis, Silva menyatakan kalau dia hanya ingin pensiun dini dan mengubur semua mimpi.
“Banyak hal yang terjadi pada ku, salah satunya ketika harus pensiun dalam usia muda,” kata Silva (via Marca)
“Akan tetapi, dokter mengatakan bahwa itu hanya luka kecil. Aku merasa tenang dan kembali bermain,”
Setelah mendapat suntikan energi, Silva kembali yakin bahwa dia bisa kembali merumput dan kesankan banyak penggemar. Dia bertekad mengubah kegagalan dan problema hidup menjadi motivasi bersama Cruzeiro.
Dia resmi kembali ke pelukan Cruzeiro sebagai pemain pinjaman. Sayang, dua musim masa pinjaman di klub yang telah membesarkan namanya tidak berjalan sesuai harapan, dan ia pun balik ke Spanyol dengan menyisakan kontrak satu tahun.
“Kebenarannya adalah aku punya tim, dan itu Real Madrid,”
“Aku dalam momen sulit karena ini tahun terakhir kontrak ku. Real Madrid adalah klub di mana selalu ada pemain level atas, banyak pemain terbaik dunia.
“Aku mengalami kesulitan di awal, mungkin karena aku masih sangat muda, dan aku tidak memiliki tempat reguler di tim. Aku perlu beradaptasi lebih baik. Sekarang aku lebih siap. Aku memainkan beberapa laga di Madrid, ketika bermain aku merasa melakukannya dengan baik. Ketika jadi starter, aku tidak berpikir melakukan kesalahan,” ujarnya (via Marca)
Ketika kembali ke Real Madrid, Lucas Silva hanya ingin mendapat kesempatan. Dia selalu bermimpi untuk bisa tampil bersama el Real di kompetisi tertinggi. Malah, dia juga bermimpi untuk bisa meraih gelar juara bersama raksasa ibukota.
Dia merasa lebih baik ketika sempat kembali ke Brasil. Namun begitu, dia juga ingin bertahan di Eropa.
Sayangnya, cinta Silva kepada Real Madrid bertepuk sebelah tangan. Pada September lalu, Madrid resmi memutus kontrak Lucas Silva. Los Blancos kesulitan menjualnya dan pada akhirnya, pemutusan kontrak pun menjadi pilihan yang tak bisa ditolak.
Seperti yang telah diberitakan, pemutusan kontrak ini dilakukan atas dasar kesepakatan bersama. Pemain yang digadang-gadang menjadi The New Kaka pun harus sudahi mimpinya untuk bersinar.
Setelah sempat berstatus tanpa klub, Lucas Silva akhirnya merapat bersama klub Gremio. Kepindahan Lucas ini membuat Gremio gembira karena mereka mendapatkan gelandang berbakat ini secara gratis.
Pemain 26 tahun tersebut menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dengan klub yang berkompetisi di Serie A Brasil. Silva pun menyambut antusias kebahagiaan Gremio yang menerimanya dengan sangat baik.
“Kepindahan ini sangat membuat ku bangga dan memberi kepuasan luar biasa untuk menerima tantangan ini,” kata Silva
“Aku berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada ku dan jangan ada keraguan karena aku akan memberikan semua yang aku miliki untuk Gremio.”ujarnya.
Silva sendiri menjadi rekrutan kedua Gremio untuk bursa transfer beberapa waktu lalu. Sebelumnya, klub asal Porto Alegre itu berhasil mendapatkan bek kanan Victor Ferraz dengan kontrak dua tahun dari Santos.


