Lagi-lagi Ketemu Ronaldo, Ini Momen Ketika CR7 Hancurkan Diego Simeone!

spot_img

Hasil undian Liga Champions Eropa telah keluar. Meski sempat menuai kontroversi, toh UEFA merilis juga hasil undian babak 16 besar UCL. Manchester United yang awalnya bakal bersua Paris Saint-Germain, tidak jadi. Duel Ronaldo vs Messi pun batal.

Alih-alih terbang ke Paris, MU justru akan melawat ke Madrid. Skuad Rangnick bakal bentrok dengan Atletico Madrid di babak 16 besar UCL. Ini adalah pertemuan pertama kedua tim sejak 30 tahun. Terakhir Atletico bertemu MU adalah di ajang Winners Cup, yaitu November tahun 1991 silam.

Pada saat itu, Los Rojiblancos berhasil meraih kemenangan setelah bermain dua leg. Pada leg pertama di Madrid, mereka menang tiga gol tanpa balas. Lalu, pada leg kedua di Old Trafford, pasukan Manchester Merah hanya mampu mengantongi hasil imbang. Alhasil, Setan Merah pun tersingkir dari Piala Winners.

Namun itu sudah kira-kira tiga dekade lain. Kini kualitas kedua kesebelasan jelas berbeda. Terutama Manchester United yang kini di bawah juru taktik sarat pengalaman, Ralf Rangnick. Belum lagi sosok Cristiano Ronaldo yang berada di kubu United.

Ronaldo bisa menjadi momok menakutkan bagi Simeone. Sebab, sepanjang kariernya Ronaldo selalu mempermalukan pelatih berpaspor Argentina tersebut. Dari 35 pertandingan melawan rival sekota mantan timnya itu, CR7 memukul Simeone dengan mencetak 25 gol ditambah 9 assist

Pada bahasan kali ini, kami akan mengajak kamu kembali mundur ke belakang, untuk menyaksikan ulang betapa ganasnya performa Ronaldo ketika berhadapan dengan Simeone!

Juventus 3-0 Atletico Madrid (2019)

Saat masih bergabung Juventus pada 2019 lalu, CR7 pernah memberi pelajaran Atletico Madrid di babak 16 besar Liga Champions. Walaupun di leg pertama, Juventus harus hancur terlebih dahulu usai mereka tumbang dengan skor 2-0.

Dua gol Atletico Madrid dicetak Jose Gimenez dan Diego Godin. Namun di leg 2, situasi berubah. Juventus yang main di kandang sendiri bermain sangat impresif, terutama Cristiano Ronaldo. Tak tanggung-tanggung pria Portugal itu mencetak hattrick ke gawang Atletico Madrid.

Ronaldo mengawali mimpi buruk Atletico Madrid melalui gol yang dicetak pada menit ke-27. Kemudian dia berhasil menggandakan keunggulan Juve pada menit ke-49. Atletico yang unggul 2-0 pada leg pertama pun harus rela tersingkir dari Liga Champions setelah Ronaldo kembali merobek jala Jan Oblak pada menit ke-86 dan membawa timnya menang 3-0.

Real Madrid 3-0 Atletico Madrid (2017)

Masih di kompetisi Liga Champions Eropa. Kali ini di tahun 2017, Ronaldo yang masih berseragam Real Madrid sukses menghancurkan pasukan Simeone lewat skor 3-0 di semifinal. Tampil di Bernabeu pada leg pertama, Ronaldo bermain sangat percaya diri.

Dia bersama El Real mampu tampil mengesankan. Tak cuma efektif dalam setiap serangannya, mereka juga membuat tim lawan kesulitan membangun peluang.

Di menit ke-10, Madrid sudah berada di atas angin usai Ronaldo membuka keunggulan melalui sundulan kepala. Meski sempat memberi perlawanan, Atletico tetap gagal menyeimbangkan kedudukan. Sebaliknya, Madrid mampu melangkah lebih jauh usai Ronaldo, lagi-lagi mencatatkan namanya di papan skor untuk kedua kalinya. 

Melalui serangan balik, Ronaldo berhasil mencetak dua gol tambahan pada menit ke-73 dan 86.

Keunggulan tiga gol di leg pertama berhasil membawa Real Madrid lolos ke final, meski di leg kedua mereka kalah dengan skor 1-2.

Di akhir turnamen, Real Madrid juga pada akhirnya mampu meraih trofi usai berhasil mengungguli Juventus dengan skor telak 4-1. Di partai itu, Ronaldo lagi-lagi menjadi bintang dengan raihan dua gol yang dicetaknya.

Atletico Madrid 1-4 Real Madrid (2012)

Pada tahun 2012 silam, di kompetisi Liga Spanyol, Ronaldo yang jadi andalan Real Madrid sungguh-sungguh menebar ancaman serius kepada Diego Simeone. Di laga tersebut, Ronaldo mengamuk dengan mencetak hattrick dan membuat Los Galacticos menang 4-1. 

Bermain di Vicente Calderon, Ronaldo berhasil mencetak gol pertamanya pada menit ke-24. CR7 melepas sebuah tendangan bebas spektakuler yang pada akhirnya menjebol gawang Thibaut Courtois. Tembakan itu pun disebut-sebut sebagai salah satu tembakan paling fantastis yang dibuat Cristiano Ronaldo. 

Meski Atletico sempat menyamakan skor lewat aksi Radamel Falcao, Ronaldo kembali membuat Madrid unggul di pertengahan babak kedua, lewat tendangan super lainnya. Hingga tepat pada menit ke-82, Ronaldo berhasil melengkapi aksinya ketika itu lewat sebuah hattrick.

Tak hanya gol, Ronaldo juga memberikan umpan ciamik pada Jose Callejon, yang kemudian memperdaya Courtois. Lewat sebuah tembakan mendatar, Callejon Sukes merobek gawang Courtois. 

Satu kemenangan spektakuler yang diciptakan lewat andil besar Ronaldo itu kemudian berhasil membuat Madrid mengamankan gelar La Liga mereka. Di tangga teratas, Los Blancos mampu meraih total 100 poin, dengan mengungguli Barcelona di tangga kedua yang meraih 91 poin.

Atletico Madrid 1-1 Real Madrid pen.5-3 (2016)

Tahun 2016 lalu, Real Madrid bertemu dengan Atletico di final Liga Champions Eropa. Klub asuhan Diego Simeone tentu punya ambisi lebih usai di tahun 2014 mereka gagal menggondol trofi UCL, meski sudah sampai ke final.

Akan tetapi, perjuangan anak-anak asuh Simeone tidak berjalan mulus. Sergio Ramos berhasil membuka keunggulan El Real pada menit ke-15 dan menutup babak pertama dengan skor 1-0. Akan tetapi, Carrasco sempat membuat laga menjadi imbang usai dirinya mampu menjebol gawang Real Madrid pada menit ke-79.

Setelah pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan, tidak ada lagi gol yang tercipta. Praktis, penentuan gelar juara ketika itu harus dilanjutkan sampai ke babak adu penalti. 

Dalam drama yang sangat menegangkan tersebut, Real Madrid berhasil muncul sebagai juara. Aktornya? Lagi-lagi nama Ronaldo yang jadi momok Diego Simeone. 

Kemenangan Madrid dipastikan lewat gol Ronaldo yang tampil sebagai penendang kelima, setelah algojo keempat Atletico, Juanfran, gagal menyelesaikan tugas.

Yup, Ronaldo memang menjadi ancaman khusus bagi Simeone. Namun, tentu CR7 yang sekarang berbeda. Ia bisa jadi ancaman, tapi bisa jadi sebaliknya. Kita tunggu saja, bagaimana Rangnick memaksimalkan peran Ronaldo sebagai pisau mematikan untuk Simeone.

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru