Korban Janji! Pemain Top Ini Justru Tak Dipanggil Untuk Piala Dunia 2022

spot_img

Bermain di Piala Dunia merupakan impian hampir semua pemain sepakbola. Namun, beberapa diantara mereka bahkan harus mengubur dalam-dalam mimpi untuk membela tanah kelahiran di daratan Timur Tengah. Karena mereka dianggap tak layak oleh sang pelatih. Kira-kira siapa saja mereka? Berikut daftar pemain top yang diabaikan negaranya di ajang Piala Dunia 2022.

David De Gea

Kiper andalan Manchester United termasuk pemain yang bermain di Piala Dunia 2022. Ia tak dipanggil Luis Enrique untuk masuk skuad La Furia Roja. Tentu saja hal itu langsung menjadi pembicaraan. Apalagi De Gea bahkan tak masuk daftar seleksi. 

Padahal kiper berusia 31 tahun itu tampil apik bersama Manchester United awal musim ini. Ia mau menyesuaikan skema yang diusung Ten Hag dengan melatih akurasi umpan dan ketenangannya dalam mengolah si kulit bundar.

Sebelum tersisih seperti sekarang, David De Gea merupakan tulang punggung lini pertahanan Timnas Spanyol bersama Sergio Ramos dan Gerard Pique. De Gea dianggap sebagai suksesor yang sempurna dari sosok kiper legendaris Spanyol, Iker Casillas.

Dilansir Fourfourtwo, alasan De Gea tak masuk skuad La Roja karena sang pelatih, Luis Enrique menginginkan penjaga gawang yang piawai melakukan transisi dari bertahan ke menyerang. Ia juga menggemari penjaga gawang yang pandai memainkan bola menggunakan kaki. Sementara De Gea belum mencapai level yang Enrique inginkan.

Sergio Ramos

Sergio Ramos adalah nama lain yang jadi korban inovasi dan misi regenerasi yang diusung Luis Enrique di Timnas Spanyol. Ia sempat masuk dalam 55 daftar yang dipanggil seleksi. Namun, kini ia telah dikeluarkan dari skuad Spanyol. Cukup aneh melihat pemain bagus dan berpengalaman macam Ramos absen di Piala Dunia.

Di sisi lain, setelah mengalami musim pertama yang sulit bersama PSG, musim ini Ramos sudah menunjukan peningkatan performa bersama klub Prancis itu. Namun kembalinya performa Ramos bersama PSG belum cukup untuk mendapatkan perhatian lebih dari Luis Enrique.

Ramos pun sempat menyuarakan kekecewaannya. Dikutip Football Faithfull, Ramos merasa sudah sekuat tenaga untuk mencapai level terbaik agar bisa berangkat ke Qatar. Sayangnya, Ramos hanya boleh berusaha, tapi Enrique-lah yang menentukan. Mantan punggawa Real Madrid itu akhirnya gagal tampil di Piala Dunia untuk kelima kalinya. 

Fikayo Tomori

Tidak adanya nama Fikayo Tomori dalam daftar pemain Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2022 memunculkan spekulasi. Beberapa pengamat sepakbola menilai, sang pemain tak dipanggil Southgate karena tak bermain di Liga Inggris. Dan iya, di skuad Inggris hanya Bellingham yang bermain di luar Premier League.

Padahal Fikayo Tomori layak diperhitungkan untuk bermain di Piala Dunia 2022. Ia konsisten dan bermain di top level bersama AC Milan. Ada desas desus kalau Gerbang Selatan menganut asas “Local Pride”.

Southgate disebut-sebut hanya mengutamakan pemain yang bermain di Inggris. Namun, sang pelatih bersicepat membantah hal itu. Southgate mengaku memilih pemain berdasarkan pengalaman. Itulah mengapa Harry Maguire yang berangkat ke Qatar, alih-alih Fikayo Tomori.

Meski begitu kritik tetap datang. Salah satu dari legenda MU, Rio Ferdinand. Rio mengatakan, keputusan Southgate tak membawa Tomori mengecewakan. Apalagi sang pemain telah membantu AC Milan sukses merengkuh scudetto sekaligus membantu kembali ke Liga Champions.

Thiago Alcantara

Satu lagi pemain yang menjadi korban dari keputusan kontroversial Luis Enrique adalah Thiago Alcantara. Enrique tak menyebutkan namanya sebagai pemain yang diberangkatkan ke Qatar karena sang pelatih lebih menggemari gelandang-gelandang muda macam Pedri dan Gavi.

Padahal Thiago sendiri memiliki banyak pengalaman bersama Timnas Spanyol. Ia kerap diandalkan untuk mengontrol jalannya pertandingan. Bermain di depan Sergio Busquets, Thiago juga piawai membongkar pertahanan lawan yang memakai blok pertahanan rendah. 

Pengalamannya saat membela Spanyol di Euro 2016, Piala Dunia 2018, dan Euro 2021 sebenarnya akan sangat berguna bagi skuad asuhan Luis Enrique. Ia pun akan berguna sebagai pembimbing yang baik bagi duo Pedri dan Gavi. Sayang, Enrique tak memandang Thiago demikian.

Moussa Diaby

Cukup aneh apabila Didier Deschamps tidak membawa nama Moussa Diaby ke Piala Dunia 2022. Sebab sayap Bayer Leverkusen ini sedang dalam performa yang bagus dalam dua musim terakhir. Sang pemain kini telah mencetak enam gol dari 15 laga Bundesliga. Musim lalu Diaby bahkan mampu mencetak 13 gol untuk Leverkusen.

Sebetulnya Diaby sempat dipanggil oleh Deschamps pada Juni 2022 lalu. Namun, keputusan akhir sang pelatih adalah tidak membawa Diaby ke Qatar. Pelatih yang membawa Prancis juara Piala Dunia 2018 itu lebih memilih untuk memasukan nama punggawa Eintracht Frankfurt, Randal Kolo Muani.

Matt Hummels

Sangat mengejutkan ketika melihat nama Matt Hummels tidak masuk dalam skuad akhir yang disebutkan Hansi Flick. Bek Borussia Dortmund ini sangat berpengalaman bersama Der Panzer. Ia bahkan sudah membela Jerman sejak tahun 2010 silam. Hummels juga masuk dalam skuad Jerman yang menjuarai Piala Dunia 2014.

Usianya memang sudah mencapai 33 tahun. Akan tetapi, ia masih tampil kokoh di lini pertahanan Borussia Dortmund. Hummels sendiri tak cedera. Tampaknya ia tak dipanggil memang karena gaya mainnya tidak sesuai dengan taktik Hansi Flick.

Flick justru memanggil dua kompatriot Hummels di Dortmund, Niklas Sule dan Nico Schlotterbeck yang mana kurang berpengalaman di ajang sebesar Piala Dunia. Jadi tak heran performa keduanya kurang maksimal karena Jerman kehilangan sosok pemimpin lini bertahan yang biasanya diemban oleh Hummels.

Roberto Firmino

Barangkali yang satu ini bisa dibilang apes aja. Roberto Firmino tidak dipanggil ke skuad Timnas Brazil karena pelatih Selecao, Tite memiliki opsi lini depan yang sangat banyak. Dan mereka tengah berada di performa terbaik bersama klubnya masing-masing. Sebut saja Neymar, Gabriel Martinelli, hingga Pedro dos Santos yang membawa Flamengo meraih Copa Libertadores.

Melihat banyaknya opsi, mau nggak mau Tite harus mengorbankan salah satu nama, yaitu Roberto Firmino. Salah satu alasan lain di balik absennya Roberto Firmino dari skuad Piala Dunia Brazil adalah banyaknya opsi penyerang muda yang tersedia untuk Tite. 

Pelatih asal Brazil itu menginginkan lini depan Selecao diisi oleh generasi baru. Maka dari itu, Tite memanggil nama-nama muda macam Antony, Vinicius, hingga Rodrygo. Selain itu, peran Firmino sebagai false nine atau pembagi bola di lini depan bisa diisi oleh Neymar. Sayangnya, Neymar mengalami cedera di pertandingan pembuka. Lantas apakah tak memanggil Firmino adalah sebuah kesalahan? Hmmm, bisa jadi. 

Sumber: Footballfaithull, FFT, BVBBuzz, Bola

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru