Klub-Klub Eropa Untung Besar Usai Pemainnya Pilih Gabung Timnas Indonesia

spot_img

Tak ada yang menyangka, setelah dinaturalisasi, para punggawa baru timnas justru ketiban banyak berkah. Selain banyak digandrungi pecinta bola tanah air, mereka juga ternyata naik nilai jualnya.

Menurut Transfermarkt, per Juni 2024 beberapa pemain timnas mengalami lonjakan nilai jual yang signifikan. Hal tersebut terjadi salah satunya berkat performa apiknya di timnas Garuda. Selain itu, faktor lain seperti umur, hingga trend pemberitaan sang pemain, juga mempengaruhi lonjakan nilai jualnya.

Perubahan signifikan nilai jual tersebut lantas berimbas pada klub pemilik. Klub pemilik untung besar berkat pemainnya gabung Timnas Indonesia. Mau tau klub mana saja yang untung besar?

Sebelum mengetahuinya, baiknya subscribe dan nyalakan loncengnya dulu ya..agar tak ketinggalan konten menarik dari Starting Eleven.

Justin Hubner (Wolverhampton Wanderers)

Klub Liga Inggris Wolverhampton Wanderers adalah salah satu klub yang ketiban durian runtuh. Pemain yang sedang mereka pinjamkan ke Cerezo Osaka, Justin Hubner, nilai jualnya melonjak drastis saat berseragam merah putih.

Menariknya, nilai jual Hubner naik selang beberapa hari setelah Timnas Indonesia memastikan diri lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Menurut data Transfermarkt tanggal 12 Juni 2024, nilai jual Justin Hubner melambung tinggi hingga mencapai Rp6,08 miliar. Sebelumnya, di awal tahun 2024 nilai jual Hubner terpantau masih di angka Rp3,48 miliar.

Sejak dipinjamkan ke Cerezo Osaka bulan Maret lalu, padahal Hubner tampil tak meyakinkan. Ia baru tampil di lima laga saja. Itupun tak selalu main 90 menit. Di salah satu laganya pun, Hubner sempat terkena kartu merah.

Kenaikan nilai jual Hubner praktik terjadi berkat performanya di timnas Garuda. Sejak Piala Asia 2023, Hubner selalu jadi pilihan utama Shin Tae yong di bek tengah. Meski banyak dikritik karena terlalu aktif di medsos dan sering blunder, Justin Hubner terbukti tampil apik saat menghadapi Filipina. Hubner juga masih berusia 20 tahun. Nilai jualnya jika mampu tampil apik terus bersama timnas, bukan tidak mungkin akan terus naik.

Manajer pembinaan Wolves, Steve Davis, yang awalnya berharap Hubner bisa berkembang di Cerezo Osaka, setidaknya kini bisa tersenyum melihat pemainnya nilai jualnya naik. Wolves bisa untung besar jika menjual Hubner ke klub lain setelah masa peminjamannya berakhir pada Desember 2024 mendatang.

Ivar Jenner (FC Utrecht)

Sama seperti Justin Hubner. Ivar Jenner juga mengalami kenaikan nilai jual yang signifikan. Nilai jual Ivar Jenner per tanggal 12 Juni 2024, melonjak hingga mencapai angka Rp6,08 miliar. Padahal sebelumnya pada bulan Januari 2024, pemain FC Utrecht U-21 tersebut nilai jualnya hanya Rp5,21 miliar.

Kenaikan tersebut bukan yang pertama kali dialami Ivar Jenner. Saat ia pertama kali debut berseragam merah putih, nilai jualnya juga sempat mengalami kenaikan yang cukup drastis.

Dikutip dari Transfermarkt, Ivar Jenner saat masih berkewarganegaraan Belanda hanya punya nilai jual Rp434 juta. Namun setelah debut di Timnas Garuda pada bulan Juli 2023, nilai jualnya langsung naik jadi Rp5,21 miliar. Fantastis bukan?

Terbukti, kenaikan nilai jual Ivar Jenner disebabkan karena ia tampil di Timnas Indonesia, bukan di level klub. Di FC Utrecht U-21, ia bahkan baru tampil 11 kali saja di divisi dua Liga Belanda musim ini.

FC Utrecht sebagai klub pemilik, senang melihat pemain mudanya tersebut terus mengalami kenaikan secara nilai jual. Usaha Utrecht selama ini selalu mempersilahkan Jenner membela Timnas Indonesia, terbukti membuahkan hasil.

Keuntungan besar FC Utrecht tersebut bisa dimanfaatkan ketika Ivar Jenner mulai banyak peminat. Masih berusia 20 tahun, pemain yang diapresiasi Roberto Mancini ini punya potensi dilirik klub-klub Eropa lain. Pasca ajang Piala Asia 2023 lalu, ESPN sempat memberitakan bahwa pemain seperti Jenner bisa dilirik klub-klub besar Eropa suatu saat nanti.

Meski pemain jebolan Ajax tersebut masih terikat kontrak dengan FC Utrecht hingga 2026, namun tak menutup kemungkinan jika ada minat dari klub lain, Utrecht akan melepasnya dengan harga terkini.

Calvin Verdonk (NEC Nijmegen)

Sejak mendarat ke Indonesia pada 31 Mei 2024, nilai jual Calvin Verdonk langsung mengalami kenaikan. Mengutip laman Transfermarkt, nilai jual Verdonk saat ini mencapai Rp43,45 miliar. Angka tersebut meroket drastis dibanding pada bulan Maret lalu. Saat itu, nilai jual pesepakbola 27 tahun tersebut masih berada di angka Rp31,7 miliar.

Disamping pemberitaan Verdonk yang semakin santer di media sosial saat gabung Timnas Garuda, faktor performa Verdonk di klubnya NEC Nijmegen juga berpengaruh pada nilai jualnya.

Pemain yang dianggap mirip Dani Carvajal itu, musim ini membawa NEC Nijmegen bercokol di peringkat enam Eredivisie. Performa Calvin Verdonk saat debut bersama Timnas Garuda juga tak luput dari sorotan. Nijmegen sebagai klub pemilik, merasa puas dan bangga dengan penampilan pemainnya tersebut saat melawan Filipina.

Ya, dengan penampilan yang terus konsisten bersama timnas, bukan tidak mungkin nilai jual Verdonk akan terus mengalami kenaikan. Hal tersebut akan menguntungkan bagi NEC Nijmegen jika sewaktu-waktu ingin melego Verdonk.

Meski kontrak masih sisa setahun lagi di Nijmegen, kabarnya Verdonk sudah diminati klub Eredivisie lain seperti AZ Alkmaar. Pihak AZ Alkmaar harus merogoh kocek sesuai dengan nilai jual Verdonk terkini. Atau bisa saja akan lebih tinggi jika Nijmegen menaikan harganya.

Jay Idzes (Venezia)

Venezia termasuk klub yang merasakan imbas dari kenaikan nilai jual Jay Idzes. Nilai jual bang Jay naik per bulan Juni 2024 menjadi Rp43,45 miliar. Padahal sebelumnya pada bulan Maret, nilai jual Bang Jay hanya Rp24,33 miliar.

FYI aja, sebelum dinaturalisasi, pada bulan Desember 2023 nilai jual Bang Jay hanya mencapai Rp15,64 miliar saja. Nilai jual Bang Jay perlahan naik setelah ia debut membela Timnas Indonesia saat melawan Vietnam pada bulan Maret 2024. Menariknya, kenaikan tersebut terjadi tepat beberapa hari setelah Bang Jay debut. Nilai jualnya saat itu menjadi Rp24,33 miliar.

Dua kali kenaikan nilai jual Bang Jay berimbas pada keuntungan besar bagi klub pemiliknya, Venezia. Kini klub berjuluk I Lagunari masih berupaya membentengi Bang Jay dari tawaran menggiurkan klub lain. Venezia tak ingin kehilangan Bang Jay dengan cuma-cuma. Dengan naiknya nilai jual, kini mudah saja bagi Venezia untuk menaikkan harga Bang Jay.

Parma dan Torino adalah dua klub yang getol meminang Bang Jay. Kabarnya bahkan Torino sudah siap menebus nilai jual Bang Jay sesuai kemauan Venezia. Torino sebelum menawar Bang Jay, kabarnya juga sudah menyelesaikan kesepakatan dengan pelatih Venezia, Paolo Vanoli.

Pelatih gondrong tersebut diproyeksikan menggantikan Ivan Juric sebagai pelatih Torino musim depan. Sebagaimana laporan Tuttosport, ternyata Vanoli juga menginginkan Bang Jay ikut bersamanya hijrah ke Torino.

Sumber Referensi : transfermarkt, bola.com, bola.okezone, transfermarkt, bolasport, transfermarkt, jawapos, bola.okezone, transfermarkt

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru