Saat masih berseragam Manchester United, Cristiano Ronaldo dikabarkan nyaris pindah ke Valencia. Nama Cristiano Ronaldo memang sudah tak asing lagi di telinga pecinta sepak bola dunia. Namanya akan selalu melekat dihati jutaan fans penggemar si kulit bundar di seluruh dunia.
Ronaldo, dengan kemampuan olah bola dikakinya akan selalu menebar ancaman ke pertahanan lawan. Saat sudah berada di depan gawang, Pesepak bola yang kini sudah mengoleksi lima trofi Ballon D’or itu tak segan untuk membobol gawang lawan.
Ronaldo muncul ke permukaan pada tahun 2003, saat klub sekaliber Manchester United memboyongnya dari Sporting Lisbon. Kala itu, Ronaldo masih berusia 18 tahun saat diangkut Sir Alex Ferguson ke Old Trafford. Skill bermain bola yang diatas rata-rata menjadi alasan MU merekrutnya dengan harga 12,24 Juta pounds atau setara Rp 236 miliar.
Bersama klub Setan Merah, Ronaldo menulis banyak kisah indah. Salah satunya saat berhasil membantu MU meraih trofi Liga Champions tahun 2008. Di tahun yang sama pula, ia terpilih sebagai pemain terbaik dunia. Ronaldo tampil begitu luar biasa di bawah asuhan Ferguson. Ia mencatatkan 292 laga dengan torehan 118 gol di semua ajang.
Selain itu, berbagai gelar bergengsi juga sudah Ronaldo dapatkan bersama MU, seperti tiga trofi Liga Inggris, 2 piala Liga, satu piala FA, satu Community Shield, satu trofi si kuping besar dan satu trofi Piala Dunia Antar Klub.
Meski meraih banyak prestasi selama enam musim perjalanan karirnya di Manchester United. Ronaldo tak selamanya bahagia di Old Trafford. Ia pernah menghadapi berbagai tantangan atau masalah yang membuatnya tak betah untuk tinggal bersama Setan Merah.
Ketidakbetahan Ronaldo di MU sampai membuatnya ingin meninggalkan Old Trafford. Klub La Liga, Valencia kala itu menjadi tujuan Ronaldo selanjutnya. Kisah Ronaldo nyaris bergabung dengan Valencia ini diungkapkan oleh Mantan direktur Valencia, Amadeo Carboni.
Sang direktur mengungkapkan bahwa dia pernah nyaris merekrut Cristiano Ronaldo dari Manchester United pada 2006 lalu, meski pada akhirnya transfer tak pernah terwujud.
“Kami sudah punya dana dan hampir mendapatkannya (Ronaldo). Kami juga sudah bertemu dengan Jorge Mendes (agen Ronaldo). Tapi kesepakatan itu tidak terwujud,” Ucap Carboni.
Ronaldo membuka pintu untuk meninggalkan MU setelah keikutsertaannya bersama Portugal di Piala Dunia di Jerman.
Di Piala Dunia 2006, Ronaldo memicu kontroversi selama turnamen setelah ia tampaknya berkontribusi terhadap kartu merah Wayne Rooney di babak perempatfinal lawan Inggris. Ronaldo melakukan kedipan mata yang terkenal, sesuatu yang tidak disukai fans Inggris dan beberapa rekannya di Manchester United, termasuk Rooney.
Ronaldo tidak melihat ada yang salah dengan caranya berakting ketika itu, dan ia merasa seharusnya mendapat dukungan yang lebih besar dari MU saat kembali ke Inggris bukannya sebagai sosok yang dibenci.
Saat itu ada spekulasi bahwa hubungan Ronaldo dan Rooney di MU memburuk, bahkan saat itu pemain yang kini membela Juventus itu mengatakan, “Situasinya tidak tepat untuk terus bermain di Manchester. Dalam dua atau tiga hari saya akan memutuskan kemana saya akan pergi.”.
Ronaldo mengaku ingin melanjutkan karir di Spanyol. Ia merasa frustasi di MU karena tak ada satu orang pun yang membela dirinya. “Saya selalu mengatakan saya ingin bermain di Spanyol. Tidak ada yang membela saya di Manchester, meski saya tidak menyakiti siapa pun.”
Dikatakan oleh Carboni, rupanya, Valencia tertarik dengan peluang untuk mendapatkan Ronaldo ketika itu. Mereka berusaha memanfaatkan situasi tak mengenakan Ronaldo di United. Apalagi Los Che saat itu juga memiliki sumber daya finansial yang cukup untuk memboyong seorang Ronaldo.
“Saya tiba di waktu yang tepat. Valencia adalah kota yang paling diuntungkan dari ‘ledakan’ ekonomi, sosial, dan olahraga,” ujar Carboni.
“Kami menemukan sumber-sumber keuangan untuk mendapatkan dia. Kami telah mengatur dengan Nike dan Coca Cola-para sponsor sang pemain. Ketika itu, Ronaldo sudah menghasilkan sepuluh juta bersih per tahun, sesuatu yang banyak untuk klub seperti Valencia.”
“Kami kemudian mencapai tahap di mana Cristiano berpendapat dengan Manchester United. Pada musim 2006/07, Valencia mengalami ‘ledakan’ dan saya menjawab ‘ya’ untuk mendatangkan dia.”.
Carboni mengungkapkan bahwa ia telah berbicara dengan agen Ronaldo, Jorge Mendes. Dan sang agen pun dikatakan telah memberi Valencia lampu hijau untuk merekrut Ronaldo. “Kontrak yang ditandatangani [Jorge] Mendes, tidak ada yang hilang antara Ronaldo, agennya, dan diri saya. Namun, kesepakatan itu tidak terwujud,” ujar Carboni lagi.
Ronaldo pada akhirnya tetap bertahan di Old Trafford dan hubungannya dengan Rooney juga membaik seiring berjalannya waktu. Ronaldo kemudian hengkang ke Real Madrid pada musim panas 2009 dan mengukir kisah manis disana.


